Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Pengaruh pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan pendapatan terhadap pengambilan keputusan investasi generasi z di kota Jakarta Barat

    No full text
    Abstract : This study aims to analyze the effect of financial knowledge, financial attitudes, and income on Generation Z's investment decisions in West Jakarta. This research uses quantitative methods whose data collection uses questionnaires distributed to generation Z respondents. The sample in this study is Generation Z aged 17-27 years in the city of West Jakarta who invest in the capital market. The sampling technique that will be used is the Non-Probability Sampling technique using the Purposive Sampling method, which is a sampling technique with consideration of certain criteria that have been determined in advance by the researcher. Data analysis techniques to test each variable and hypothesis testing using Partial Least Square (PLS) 4 software. This study found that financial knowledge and financial attitudes have a positive and significant effect on investment decisions, and income has a positive but insignificant effect on investment decisions. Keywords: Investment Decision, Financial Knowledge, Financial Attitude, Income, Generation Z Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan,sikap keuangan, dan pendapatan terhadap keputusan investasi Generasi Z kota Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang pengumpulan datanya menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden generasi Z.Sampel dalam penelitian ini adalah Generasi Z usia 17-27 tahun di kota Jakarta Barat yang berinvestasi di pasar modal . Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah teknik Non-Probability Sampling dengan menggunakan metode Purposive Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan kriteria tertentu yang telah ditentukan terlebih dahulu oleh peneliti. Teknik analisis data untuk menguji masing-masing variabel dan pengujian hipotesis dengan menggunakan bantuan software Partial Least Square (PLS) 4. Penelitian ini menghasilkan bahwa pengetahuan keuangan dan sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan tehadap keputusan investasi, dan pendapatan bepengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap keputusan investasi. Kata Kunci :Keputusan Investasi, Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan, Pendapatan, Generasi

    Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terhadap Penjualan Kosmetik Yang Tidak Memiliki Izin Edar Melalui E-Commerce (Studi Putusan Nomor: 687/Pid.Sus/2021/Pn Ckr)

    No full text
    Studi ini membahas Indonesia, sebagai pasar yang menggiurkan dalam industri kosmetik, menghadapi tantangan besar dalam memastikan keamanan dan standar kualitas produk kecantikan. Banyak wanita rela menghabiskan lebih untuk tampil menarik menggunakan berbagai produk kosmetik, meningkatkan permintaan dan diversifikasi produk di pasaran. Namun, maraknya produk kosmetik tanpa izin edar memicu risiko signifikan terhadap kesehatan dan kesejahteraan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami kerangka perlindungan hukum bagi konsumen terhadap peredaran kosmetik berbahaya yang dijual melalui e-commerce, serta mengevaluasi mekanisme penyelesaian sengketa antara pelaku usaha dan konsumen. Melalui metode hukum normatif dan pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini mengungkap praktik penjualan kosmetik tanpa izin dan implikasinya terhadap konsumen serta merekomendasikan strategi peningkatan pengawasan dan penegakan hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran konsumen, memperketat regulasi, dan menguatkan pengawasan pasar untuk melindungi hak konsumen dan memastikan kesehatan publik

    Pengaruh self-congruence, consumer-influencer congruence, consumer- product congruence dan influencer-product congruence terhadap impulse buying produk emina

    No full text
    Abstract : Having a perfect and charming appearance is a desire for everyone. The growing awareness of the importance of self-care has triggered the growth of the domestic beauty industry. Cosmetics companies are rapidly expanding, and many local cosmetic brands are starting to emerge. This study aims to analyze the effect of self, consumer, product, and influencer congruence on impulse buying of Emina products. The sample was selected using a non-probability sampling technique, specifically purposive sampling.. The sample consists of 120 female teenagers who have purchased Emina products in Jakarta. Data were analyzed using the SEM method with the SmartPLS 4.0 application. The results showed that self-congruence and influencer–product congruence have a positive and significant effect, while consumer–influencer congruence and consumer–product congruence have a positive but not significant effect. Keywords: Self, Influencer, Product, Consumer, Congruence, impulse buying Abstrak : Berpenampilan sempurna dan menawan adalah dambaan semua orang. Kesadaran yang meningkat akan pentingnya perawatan diri memicu pertumbuhan industri kecantikan. Perusahaan kosmetik berkembang pesat, dan banyak merek kosmetik local mulai bermunculan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self, consumer, product dan influencer congruence, terhadap impulse buying produk Emina. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability yaitu purposive sampling .Sampel pada penelitian ini adalah remaja perempuan yang pernah membeli produk Emina di Jakarta sebanyak 120. Data dianalisis menggunakan metode SEM dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukan Self–Congruence dan Influencer– Product Congruence berpengaruh positif dan signifikan sedangkan Consumer– Influencer Congruence dan Consumer–Product Congruence berpengaruh positif namun tidak signifikan. Keyword : Self, Influencer, Product, Consumer, Congruence, impulse buyin

    PERAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIATOR LINGKUNGAN KERJA, KOMPENSASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN

    No full text
    (A) GUSTI AYU SINTA WIDHIADNYANI (115210371) (B) THE EFFECT OF WORK ENVIRONMENT, COMPENSATION, AND ORGANIZATIONAL CULTURE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT PT XYZ WITH JOB SATISFACTION AS A MEDIATING VARIABLE Abstract: Employee performance is a critical element in a company's success but is often influenced by work environment, compensation, and organizational culture. This study aims to analyze the effect of work environment, compensation, and organizational culture on employee performance, with job satisfaction as a mediating variable. The research was conducted at PT XYZ using a quantitative approach. A sample of 140 employees was selected using non-probability sampling with a convenience sampling method. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results show that the work environment, compensation, and organizational culture have a positive and significant effect on job satisfaction and employee performance. Moreover, job satisfaction is proven to be a significant mediating variable in these relationships. The work environment has the most dominant influence, emphasizing the need for companies to ensure adequate workplace facilities and a conducive work atmosphere. This study provides essential insights for company management in designing strategies to enhance employee satisfaction and performance by improving the quality of the work environment, implementing competitive compensation systems, and fostering supportive organizational culture. Although this research has some limitations, its findings still contribute positively and significantly. The novelty of this study lies in the use of job satisfaction as a mediating variable to address the research gap in previous studies. (C) Keywords: Work environment, compensation, organizational culture, job satisfaction, employee performance. (A) GUSTI AYU SINTA WIDHIADNYANI (115210371) (B) PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, KOMPENSASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. XYZ DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Abstrak: Kinerja karyawan adalah elemen penting dalam keberhasilan perusahaan, namun sering kali dipengaruhi oleh lingkungan kerja, kompensasi, dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di PT XYZ dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 140 karyawan dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja, kompensasi, dan budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti menjadi variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan tersebut. Lingkungan kerja ditemukan memiliki pengaruh dominan, menunjukkan perlunya perusahaan untuk memastikan fasilitas kerja yang memadai dan suasana kerja yang kondusif. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi manajemen perusahaan dalam merancang strategi untuk meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan melalui peningkatan kualitas lingkungan kerja, sistem kompensasi yang kompetitif, dan budaya organisasi yang mendukung. Meskipun di dalam penelitian ini terdapat beberapa keterbatasan, hasil penelitian ini tetap memberikan kontribusi yang positif dan signifikan. Keterbaruan dalam penelitian ini adalah penggunaan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi untuk menutup research gap pada penelitian terdahulu. (C) Kata Kunci: Lingkungan kerja, kompensasi, budaya organisasi, kepuasan kerja, kinerja karyawan

    Pengaruh pengalaman magang dan kecerdasan emosional terhadap kesiapan kerja generasi z di Jabodetabek

    No full text
    Abstract: Generation Z in Indonesia dominates the workforce and excels in digital skills. However, Generation Z faces challenges related to the perception of companies that view them as less prepared for work, which drives efforts from the government and educational institutions to enhance their work readiness. This study aims to analyze the effect of internship experience and emotional intelligence on the work readiness of Generation Z in Jabodetabek. This research uses a quantitative method with a survey of 150 respondents selected through non-probability sampling using a convenience sampling approach. Data was collected through a questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS). The results show that both internship experience and emotional intelligence have a positive and significant impact on work readiness. The findings indicate that internship experience has a greater effect on work readiness compared to emotional intelligence, highlighting the importance of strengthening internship programs to prepare Generation Z to meet labor market demands. This research provides benefits for Generation Z in the Jabodetabek area to determine strategies for enhancing work readiness through leveraging internship opportunities and developing emotional intelligence, both of which have proven to significantly help them face intense job competition and improve their chances of being hired by companies. Keywords: Internship experience, emotional intelligence, work readiness. Abstrak: Generasi Z di Indonesia, mendominasi angkatan kerja dan unggul dalam keterampilan digital. Namun, generasi Z menghadapi tantangan berkaitan dengan persepsi perusahaan yang menganggap mereka kurang memiliki kesiapan kerja, sehingga hal ini mendorong upaya pemerintah dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kesiapan kerja generasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman magang dan kecerdasan emosional terhadap kesiapan kerja Generasi Z di Jabodetabek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei terhadap 150 responden yang dipilih melalui nonprobability sampling dengan pendekatan convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman magang dan kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman magang memberikan efek yang lebih besar terhadap kesiapan kerja dibandingkan kecerdasan emosional, mengindikasikan pentingnya penguatan program magang untuk mempersiapkan generasi Z dalam memenuhi tuntutan pasar kerja. Penelitian ini memberikan manfaat bagi generasi Z di wilayah Jabodetabek untuk menentukan strategi meningkatkan kesiapan kerja melalui pemanfaatan kesempatan magang dan pengembangan kecerdasan emosional, yang keduanya terbukti berpengaruh signifikan dalam membantu mereka menghadapi persaingan kerja yang ketat dan meningkatkan peluang diterima di perusahaan. Kata Kunci: Pengalaman magang, kecerdasan emosional, kesiapan kerja

    Pengaruh emotional intellingence terhadap entrepreneurial intention dengan mediasi self efficacy pada generasi z kota Jakarta Barat

    No full text
    Abstract: This study aims to research about the influence of emotional intelligence on entrepreneurial interest, with self-efficacy as a mediating variable, focusing on Gen Z in West Jakarta. A quantitative method with a causal research design was used, and data were collected through a survey of 100 respondents selected using purposive sampling with a non-probability method. SmartPLS version 4 was employed to analyze the relationships among the variables in this study. The findings indicate that emotional intelligence has a positive and significant relationship with self-efficacy and entrepreneurial interest. Furthermore, self-efficacy acts as a mediator, strengthening the influence of emotional intelligence on entrepreneurial intent. These results provide valuable insights for the government, educational institutions, and industry sectors to enhance entrepreneurship development programs based on emotional intelligence and self-efficacy. With the right approach, the entrepreneurial potential of Gen Z can be optimized to support economic growth and reduce unemployment in Indonesia. Future research is recommended to research the role of technology and other diverse variables, using samples from different geographical areas, for a deeper understanding of this topic. Keywords: Emotional Intellingence, Entrepreneurial Intention, and Self Efficacy Abstrak: Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh kecerdasan emosional terhadap minat kewirausahaan dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi pada Gen Z di Jakarta Barat. Dengan menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian kausal, data dikumpulkan melalui survei terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan metode non- probability. Penelitian ini menggunakan SmartPLS versi 4 untuk menguji hubungan antara variabel dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap efikasi diri dan minat berwirausaha. Selain itu, efikasi diri berperan sebagai mediator dalam hubungan ini, memperkuat pengaruh kecerdasan emosional terhadap niat kewirausahaan. Penemuan ini memberikan wawasan penting bagi pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor industri untuk meningkatkan program pengembangan kewirausahaan berbasis kecerdasan emosional dan efikasi diri. Dengan pendekatan yang tepat, potensi kewirausahaan Gen Z dapat dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Penelitian selanjutnya disarankan dapat meneliti lebih dalam mengenai peran teknologi dan variabel lain yang lebih beragam dengan sampel di geografis yang berbeda untuk pemahaman yang lebih mendalam untuk topik penelitian ini. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Intensi Berwirausaha, dan Efikasi Dir

    Pengaruh customer experience dan customer perceived value dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi terhadap customer loyalty gym mahasiswa/i Universitas Tarumanagara

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh customer experience dan customer perceived value terhadap customer loyalty mahasiswa/i Universitas Tarumanagara pengguna gym, dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi. Metode survei kuantitatif digunakan dengan kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada 265 responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), yang memungkinkan identifikasi hubungan langsung maupun tidak langsung antara customer experience, customer perceived value, customer satisfaction, dan customer loyalty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer experience dan customer perceived value secara signifikan memengaruhi customer loyalty, baik secara langsung maupun melalui mediasi customer satisfaction. Temuan ini mengungkapkan bahwa customer satisfaction memiliki peran penting dalam memperkuat dampak positif customer experience dan persepsi nilai terhadap loyalitas. Dalam hal ini, pengalaman yang menyenangkan, fasilitas yang berkualitas, serta nilai yang dirasakan sesuai dengan biaya yang dikeluarkan menjadi faktor utama dalam membangun customer loyalty. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis dengan memperkaya literatur tentang perilaku pelanggan pada fasilitas kebugaran, terutama terkait hubungan antara customer experience, customer perceived value, customer satisfaction, dan customer loyalty. Fokus penelitian pada mahasiswa Universitas Tarumanagara memberikan wawasan penting bagi pengelola gym dalam memahami kebutuhan dan harapan pengguna dengan karakteristik unik, seperti gaya hidup yang dinamis dan keterbatasan anggaran. Rekomendasi strategis yang diberikan mencakup peningkatan customer experience melalui inovasi layanan, penyediaan fasilitas berkualitas, serta menciptakan nilai tambah yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa Universitas Tarumanagara. Kata kunci: Pengalaman Pelanggan, Nilai yang Dirasakan Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelanggan. ABSTRACT This study aims to analyze the effect of customer experience and customer perceived value on customer loyalty among students of Universitas Tarumanagara who use gym facilities, with customer satisfaction as a mediating variable. A quantitative survey method was used, employing a structured questionnaire distributed to 265 respondents. The collected data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM- PLS), which allowed for the identification of both direct and indirect relationships between customer experience, customer perceived value, customer satisfaction, and customer loyalty. The results indicate that both customer experience and customer perceived value significantly affect customer loyalty, both directly and through the mediation of customer satisfaction. The findings reveal that customer satisfaction plays a crucial role in strengthening the positive impact of customer experience and perceived value on loyalty. In this context, providing an enjoyable experience, quality facilities, and perceived value that aligns with the costs incurred are key factors in building customer loyalty. This study contributes to the academic literature by enriching the understanding of customer behavior in fitness facilities, particularly concerning the relationships between customer experience, customer perceived value, customer satisfaction, and customer loyalty. The focus on Universitas Tarumanagara students provides valuable insights for gym managers in understanding the needs and expectations of this user group, characterized by dynamic lifestyles and budget constraints. Strategic recommendations include enhancing customer experience through service innovation, providing high-quality facilities, and creating value that aligns with the needs of Universitas Tarumanagara students. Keywords: Customer Experience, Customer Perceived Value, Customer Satisfaction, Customer Loyalty

    PENGARUH FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL ATTITUDE TERHADAP FINANCIAL WELL-BEING : FINANCIAL BEHAVIOR SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

    No full text
    (A) JOCELYN ANDRENE 115210067 (B) THE EFFECT OF FINANCIAL LITERACY AND FINANCIAL ATTITUDE ON FINANCIAL WELL-BEING : FINANCIAL BEHAVIOR AS A MEDIATING VARIABLE (C) cxcvi + 196 Pages, 29 Tables, 9 Pictures, 6 Attachments (D) FINANCIAL MANAGEMENT (E) Abstract: Currently, the rate of poverty reduction and inequality in urban areas is moving slowly. As a province with a high population density, West Java still faces social inequality and welfare issues. Data from Central Bureau of Statistics shows that Bogor Regency has the highest number of poor residents in West Java for the year 2024. This research was conducted with the aim of examining the effect of financial literacy and financial attitude on the financial well-being of the people of Bogor Regency, mediated by financial behavior. The population in this study consists of all residents of Bogor Regency who already have an income and have completed a bachelor's degree (S1), with a sample size of 303 people used in this research. The data analysis technique used in this study is Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS version 4.1.0.8 as the software used to support the data processing. The results of this study show that financial literacy and financial behavior have a positive effect on financial well-being, financial literacy and financial attitude have a positive effect on financial behavior, financial attitude doesn’t affect financial well-being, and financial behavior mediates the effect of financial literacy and financial attitude on financial well-being. (F) Keywords: Financial Literacy, Financial Attitude, Financial Behavior, Financial Well-being (G) References 109 (1991 – 2024) (H) Ary Satria Pamungkas, S.E., M.M. (A) JOCELYN ANDRENE 115210067 (B) PENGARUH FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL ATTITUDE TERHADAP FINANCIAL WELL-BEING : FINANCIAL BEHAVIOR SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (C) cxcvi + 196 Halaman, 29 Tabel, 9 Gambar, 6 Lampiran (D) MANAJEMEN KEUANGAN Abstrak: Saat ini, laju penurunan kemiskinan dan kesenjangan di daerah perkotaan bergerak dengan lambat. Sebagai provinsi dengan tingkat penduduk yang padat, Provinsi Jawa Barat masih menghadapi ketimpangan sosial dan masalah kesejahteraan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak di Provinsi Jawa Barat untuk tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh financial literacy dan financial attitude terhadap financial well-being masyarakat Kabupaten Bogor dengan dimediasi oleh financial behavior. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kabupaten Bogor yang telah memiliki penghasilan dan telah menyelesaikan jenjang pendidikan Strata 1 (S1) dimana jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 303 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan SmartPLS versi 4.1.0.8 sebagai software yang digunakan untuk mendukung proses pengolahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa financial literacy dan financial behavior berpengaruh positif terhadap financial well-being, financial literacy dan financial attitude berpengaruh positif terhadap financial behavior, financial attitude tidak berpengaruh terhadap financial well-being, serta financial behavior memiliki peran memediasi pengaruh financial literacy dan financial attitude terhadap financial well- being. (E) Kata Kunci: Financial Literacy, Financial Attitude, Financial Behavior, Financial Well-being (F) Daftar Acuan 109 (1991 – 2024) (G) Ary Satria Pamungkas, S.E., M.M

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇