Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Impelementasi Hukum Terhadap Kepemilikan Airsoft Gun Tanpa Izin Menurut Peraturan Perundang Undangan Nomor 12 Tahun 1951 Oleh Polres Metro Jakarta Barat
Kasus penyalahgunaan airsoft gun sudah semakin marak terjadi dewasa ini beberapa berita akhir-akhir ini kerap kali melaporkan tentang momok airsoft gun yang kerap kali menimbulkan ke tidak tertiban di masyarakat. Baik itu berbentuk penodongan, perampokan, atau bahkan penganiayaan dengan airsoft gun, airsoft gun menjadi suatu alat yang sering disalahgunakan untuk melakukan tindak pidana akhir-akhir ini. Agar penyalahgunaannya dapat ditanggulangi, peredaran dan kepemilikan nya yang tidak memiliki perizinan sudah seharusnya diaturkan, kendati dasar hukum yang mengatur kepemilikan dan peredaran tersebut sudah ada yaitu Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana implementasinya di lapangan secara nyata oleh aparat penegak hukum, apakah implementasi sanksi pidananya sudah sesuai dengan ketentuan Undang- undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 dan sudah sesuai dengan tujuan pemidanaan. Metode penelitian skripsi ini menggunakan metode penelitian empiris, dengan menggunakan pendekatan kualitatif, serta sumber data utamanya adalah data primer yang berbentuk wawancara dengan praktisi dan akademisi. Teknik analisis datanya menggunakan proses transkripsi. Hasil yang didapat berupa data wawancara dari pihak penegak hukum dan ahli hukum. Ditemukan hasil bahwa implementasi sanksi terhadap pemilik airsoft gun yang tidak berizin dan juga pengedar yang tidak resmi sudah sesuai dilakukan sebagaimana dengan ketentuan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1, akan tetapi implementasi tersebut masih sulit untuk dilakukan karena beberapa faktor. Penulis memberi saran bahwa sebaiknya aparat penegak hukum lebih menggalakkan lagi upaya penegakkan hukum tersebut kepada pemilik dan pengedar airsoft gun yang tidak berizin agar penyalahgunaannya dapat semakin ditekan dan tidak merugikan masyarakat. Adapun upaya tersebut berupa upaya preventif
Penerapan Sanksi Pidana Penjara Seumur Hidup Terhadap Anggota Militer Yang Melakukan Tindakan Pidana Pembunuhan Berencana
Kolonel Infanteri Priyanto ialah prajurit TNI AD
yang diberi vonis Majelis Hakim dengan pidana seumur hidup beserta pidana tambahan dipecatnya dari dinas Militer TNI AD. Pada putusan pengadilan itu, Majelis Hakim sudah mengimplementasikan terdapatnya unsur tindak pidana pembunuhan berencana dikarenakan terdapat bukti yang menjabarkan bahwasannya terdakwa telah mempunyai niat tidak mau tanggung terhadap kecelakaan tersebut. Maksud dari penelitian yang dilaksanakan yakni guna melihat penerapan pidana seumur hidup dan dasar alasan membuang Sdr.Handi Saputra dan Sdr.i Salsabila dari Terdakwa Kolonel Infanteri Priyanto. Penelitian yang dilaksanakan memakai metode pendekatan Yuridis Empiris beserta spesifikasi penelitian ini ialah deskriptif analisis berarti penelitian yang bermaksud guna memberi deskripsi secara sistematis, rinci, beserta menyeluruh terkait segala sesuatu yang mempunyai keterkaitan terhadap permasalahan. Metode pengumpulan data dilaksanakan berdasar pada data sekunder beserta data primer, Pengumpulan data sekunder dilaksanakan dengan penelitian kepustakaan menggunakan cara melakukan kajian terhadap konvensi, buku-buku, jurnal, hasil penelitian beserta peraturan perundangan serta dengan media internet berkenaan terhadap hal yang berkaitan atas masalah penelitian. Data primer dihasilkan dengan melaksanakan penelitian lapangan dengan melakukan wawancara terhadap pihak responden beserta informan mempunyai keterkaitan atas objek penelitian ini. Hasil penelitian yang dilaksanakan memperlihatkan bahwasannya putusan yang diberikan terhadap terdakwa pada permasalahan ini telah selaras atas peraturan perundangan. Hakim ketika menetapkan Putusan pada perkara Putusan Nomor 22-K/PMT.II/AD/II/2022 yang diputus Majelis Hakim dengan Dakwaan Oditur Militer yang terbukti secara sah beserta memberi keyakinan Hakim yakni penjara seumur hidup serta pemecatan dari dinas militer
PENGARUH PELAKSANAAN ETIKA PROFESI DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAGI AUDITOR BPK RI PERWAKILAN KEPULAUAN RIAU
This study uses quantitative data types to analyze the effect of the application of
professional ethics and emotional intelligence on the decision making of auditors of BPK
RI Representative of Riau Islands Province. Questionnaires were used as the initial data
source. Auditors working at the BPK RI Representative of Riau Islands Province are the
subject of this study. The analysis was conducted using multiple linear regression using
SPSS model 25 program. The objective was to evaluate the relationship between the
variables of implementation of professional ethics and emotional intelligence as
independent variables and variable of decision making as dependent variable. The
research shows that the implementation of professional ethics, measured by the values of
independence, integrity and professionalism listed in the BPK Code of Ethics, has a
positive and significant effect on the decision making ability of auditors. Emotional
intelligence, as measured by self-awareness, self-control, motivation, empathy, and social
skills, affects the auditor's decision-making ability.
Keywords: Implementation of Professional Ethics, Emotional Intelligence, Decision Makin
PENGARUH PENYALURAN KREDIT, NON PERFORMING LOAN DAN CURRENT ACCOUNT-SAVING ACCOUNT (CASA) RASIO TERHADAP PROFITABILITAS BANK DIGITAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Kemajuan teknologi menghadirkan pembaruan dalam proses bisnis dan layanan bank
di Indonesia, yakni dengan lahirnya bank yang memberikan pelayanan berbasis digital
kepada nasabah atau disebut Bank Digital. Perkembangan ekosistem bank digital ini
didukung oleh kondisi perekonomian yang telah pulih pasca pandemi COVID
berakhir. Transformasi digital tentunya mendorong munculnya beberapa Bank Digital
yang menjadi Game Changer dalam bisnis jasa keuangan dengan menawarkan
kemudahan dalam produk dan layanan digital. Sejumlah Bank Digital berhasil menjadi
perusahaan publik, mencatat pertumbuhan kredit, mengelola rasio kredit macet,
meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga terutama untuk produk tabungan online
melalui produk digital perbankan yang ditawarkan serta meningkatkan rasio
profitabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Penyaluran
Kredit, Rasio NPL dan Rasio CASA (Current Account-Saving Account) terhadap
Profitabilitas yang diukur melalui rasio Return on Asset (ROA) Bank Digital yang
telah melantai di Bursa Efek Indonesia untuk tahun penelitian 2018-2024. Data
populasi yang digunakan berupa Bank Digital yang telah go-public dan sampel berupa
Bank Digital yang masuk dalam kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti 1
dan 2. Data sekunder untuk penelitian ini yaitu laporan triwulanan dan tahunan bank
yang tersedia dalam laman resmi Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.
Kata Kunci: Bank Digital; Kredit; Non Performing Loan; CASA; ROA
Technological advances have brought updates to business processes and banking
services in Indonesia, namely the birth of banks that provide digital-based services to
customers or called Digital Banks. The development of this digital banking ecosystem
is supported by the economic conditions that have recovered after COVID pandemic
ended. Digital transformation has certainly encouraged the emergence of several
Digital Banks that have become Game Changers in the financial services business by
offering convenience in digital products and services. A number of Digital Banks have
succeeded in becoming public companies, recording credit growth, managing the nonperforming
loan
ratio,
increasing
the
growth
of
third-party
funds,
especially
for
online
savings
products through the digital banking products offered, and increasing the
profitability ratio. Objective of this research is to determine the effect of Loan
disbursement, NPL and CASA (Current Account-Saving Account) Ratio on the
Profitability of Digital Banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the 20182024
research year. The population data used is go-public Digital Banks and the
sample is Digital Banks that are included in the Bank Group category based on Core
Capital 1 and 2. Secondary data used in the research are quarterly and annual bank
reports which are available on the official websites of the Indonesian Stock Exchange
and the Financial Services Authority.
Keywords: Digital Bank; Loan; Non Performing Loan; CASA; RO
PENGARUH KENAIKAN TARIF PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN HARGA POKOK PENJUALAN TERHADAP PENDAPATAN PERUSAHAAN DI BIDANG INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2021-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak pertambahan nilai dan
harga pokok penjualan perusahaan terhadap pendapatan pada Perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 20212023.
Variabel
independen
dalam
penelitian
ini
mencakup
ukuran
perusahaan
yang
diukur
dengan
total
pendapatan
perusahaan,
pajak
pertambahan
nilai
yang
merujuk
pada
kenaikan
tarif
serta
serta
harga
pokok
penjualan.
Penelitian
ini
menggunakan
pendekatan
kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda. Data yang
digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan
manufaktur yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Pengujian penelitian
ini menggunakan Statistic Program and Service Solution (SPSS) versi 25 dan
Tingkat signifikansi 5%.
Kata Kunci: Pajak Pertambahan Nilai, Harga Pokok Penjualan, Pendapatan
Perusahaan, Industri Manufaktur, BEI.
This study aims to analyze the impact of Value-Added Tax (VAT) and the Cost of
Goods Sold (COGS) on the revenue of manufacturing companies listed on the
Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. The independent
variables in this research include company size, measured by total company
revenue, VAT referring to the rate increase, and COGS. This research employs a
quantitative approach with multiple regression analysis techniques. The data used
in this study are secondary data obtained from the annual reports of manufacturing
companies listed on the IDX during the research period. The statistical testing of
this research is conducted using the Statistical Program and Service Solution
(SPSS) version 25 with a significance level of 5%.
Keywords: Value-Added Tax, Cost of Goods Sold, Company Revenue,
Manufacturing Industry, IDX
Analisis implementasi UU ITE dalam menjamin kepastian hukum terhadap kasus pencemaran nama baik dan kebebasan berpendapat di indonesia
Penelitian ini membahas implementasi UU ITE dalam menangani kasus pencemaran nama baik di Indonesia, khususnya dalam konteks Putusan Nomor 202/Pid.Sus/2023/PN.Jkt.Tim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme hukum yang diterapkan, efektivitas penegakan hukum, serta dampak keputusan pengadilan terhadap para pihak yang terlibat. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan literatur hukum siber di Indonesia, sementara secara praktis, memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan dan aparat penegak hukum dalam mengimplementasikan UU ITE secara lebih efektif dan adil. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, mengandalkan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan studi kepustakaan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan UU ITE dalam kasus pencemaran nama baik harus diimbangi dengan kepastian hukum dan perlindungan hak kebebasan berpendapat, sementara saran yang diberikan adalah peningkatan kesadaran dan edukasi hukum bagi masyarakat serta penegak hukum mengenai batasan kebebasan berpendapat di era digital
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Earning Quality pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang Terdaftar di BEI Tahun 2020 - 2022
Kualitas laba menjadi perhatian utama bagi berbagai pihak yang
berkepentingan dalam perusahaan, termasuk investor. Penelitian ini menganalisis
faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba pada perusahaan sektor kesehatan
yang terdaftar di BEI selama periode pandemi COVID-19, yaitu tahun 2020-2022.
Dengan menggunakan metode regresi linier berganda, penelitian ini menguji
pengaruh variabel firm size, board size, dan liquidity terhadap kualitas laba. Hasil
penelitian memberikan kontribusi empiris pada literatur yang ada dengan
mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang relevan dalam konteks sektor
kesehatan selama periode yang penuh tantangan.
Kata Kunci : Kualitas laba, Firm Size, Board Size, Liquidity
Earnings quality is a primary concern for various stakeholders, including
investors. This study analyzes the factors affecting earnings quality in healthcare
companies listed on the IDX during the COVID-19 pandemic (2020-2022). By
employing multiple linear regression analysis, the research investigates the impact
of firm size, board size, and liquidity on earnings quality. The research contributes
empirically to the existing literature by identifying specific factors relevant to the
healthcare sector during this challenging period.
Keywords: Earnings quality, Firm Size, Board Size, Liquidit
PERSEPSI AUDITOR DALAM PENERAPAN ATLAS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AUDIT YANG EFEKTIF DAN EFISIEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi auditor dalam penerapan atlas
untuk meningkatkan kualitas audit yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan
untuk menguji hipotesis yaitu (1) apakah aplikasi ATLAS memiliki kualitas memadai
di dalam melaksanakan prosedur audit, (2) apakah pelatihan penggunaan aplikasi
mendukung proses pengimplementasian aplikasi ATLAS di dalam melaksanakan
prosedur audit, (3) apakah aplikasi ATLAS telah membantu meningkatkan efektivitas
audit atas laporan keuangan, (4) apakah aplikasi ATLAS telah membantu
meningkatkan efisiensi audit atas laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data kuesioner yang
disebarkan melalui Google Form yang dilakukan terhadap aplikasi ATLAS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara umum, Aplikasi ATLAS telah mematuhi
persyaratan SPAP berbasis ISA. Namun, pada tahap perencanaan audit, masih belum
tersedia kertas kerja yang secara spesifik mendukung diskusi tim audit terkait area
yang rentan terhadap kesalahan penyajian material akibat kecurangan. Secara
keseluruhan, tingkat persetujuan responden terhadap kualitas aplikasi, pelatihan
penggunaan aplikasi, peningkatan efektivitas audit, serta peningkatan efisiensi audit
masing-masing mencapai 79,43%, 72,34%, 79,17%, dan 81,65%. Hal ini
mengindikasikan bahwa Aplikasi ATLAS memiliki kualitas yang baik, sehingga
mampu mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam proses audit laporan
keuangan.
Kata kunci: Aplikasi ATLAS, Efektifitas, Efisiensi
This study aims to understand auditors' perceptions of the implementation of ATLAS
in improving the effectiveness and efficiency of audit quality. The research seeks to
test the following hypotheses: (1) whether the ATLAS application possesses adequate
quality in carrying out audit procedures, (2) whether training on the application
supports the implementation of the ATLAS application in conducting audit
procedures, (3) whether the ATLAS application has helped enhance the effectiveness
of financial statement audits, and (4) whether the ATLAS application has helped
improve the efficiency of financial statement audits. The study uses a quantitative
method with data collected through questionnaires distributed via Google Forms
regarding the ATLAS application. The results indicate that, in general, the ATLAS
application complies with the ISA-based SPAP requirements. However, during the
audit planning stage, specific working papers to support audit team discussions on
areas prone to material misstatements due to fraud are not yet available. Overall,
respondent approval levels regarding application quality, application training,
improvement in audit effectiveness, and enhancement of audit efficiency reached
79.43%, 72.34%, 79.17%, and 81.65%, respectively. This indicates that the ATLAS
application has good quality, enabling it to support the improvement of effectiveness
and efficiency in financial statement audit processes.
Keywords: ATLAS Application, Effectiveness, Efficienc
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BPKAD) PROVINSI RIAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan Sistem Informasi
Pemerintah Daerah (SIPD) dalam pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan oleh
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang merupakan aplikasi
yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat untuk digunakan dalam proses perencanaan,
penatausahaan dan pelaporan pengelolaan keuangan pada pemerintah daerah. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari
wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SIPD telah digunakan oleh
BPKAD Provinsi Riau mulai dari tahapan perencanaan, penatausahaan dan pelaporan
pengelolaan keuangan daerah terutama terkait penggunaan anggaran yang telah
disahkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Terdapat
kelemahan yang masih dihadapi dalam penggunaan SIPD dan menyebabkan
terkendalanya pengelolaan keuangan daerah terutama dalam tahapan penatausahaan dan
pelaporan anggaran.
Kata Kunci: Sistem Informasi Pemerintah Daerah; Badan Pengelolaan Keuangan dan
Aset Daerah; hambatan
This research aims to provide an overview of the use of the Regional Government
Information System (SIPD) in regional financial management carried out by the
Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD), which is an application
required by the central government for use in the planning, implementation and
reporting process of financial management in local government. This research uses a
qualitative descriptive method with data obtained from interviews. The results of this
research show that SIPD has been used by BPKAD Riau Province starting from the
planning, implementation and reporting stages of regional financial management,
especially regarding the use of budgets that have been approved in the Regional
Revenue and Expenditure Budget (APBD). There are weaknesses that are still faced in
the use of SIPD and cause problems with regional financial management, especially in
the budget implementation and reporting stages.
Keywords: Regional Government Information System; Regional Financial and Asset
Management Agency; obstacl
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO
Pengelolaan keuangan pemerintah daerah memiliki peran krusial dalam mewujudkan
tata kelola yang baik, dimana Sistem Pengendalian Internal (SPI) menjadi instrumen
penting untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan SPI pada Pemerintah
Kabupaten Rote Ndao dan mengidentifikasi factor-faktor penghambatnya. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan
data sekunder. Data primer diperoleh dari kuesioner SPI yang diisi oleh pejabat terkait
dan hasil wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Laporan Hasil
Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Kabupaten Rote Ndao, Ikhtisar Hasil Pemeriksaan
Semester (IHPS), dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Daerah (IHPD) Provinsi Nusa
Tenggara Timur.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kelemahan SPI seperti kurangnya kompetensi
pegawai, pemisahan tugas yang tidak memadai, dan lemahnya mekanisme pemantauan
merupakan faktor yang memengaruhi munculnya permasalahan kelemahan SPI pada
LHP atas LKPD Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
penguatan pengendalian internal melalui peningkatan kompetensi pegawai, pemisahan
fungsi yang jelas, dan monitoring yang lebih ketat diperlukan untuk memastikan
pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel.
Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Temuan Kelemahan Sistem Pengendalian
Internal, COSO, Akuntansi Sektor Publik
The management of local government finances plays a crucial role in achieving good
governance, with the Internal Control System (ICS) serving as a key instrument to
ensure accountability and transparency in financial reporting. This study aims to
analyze the effectiveness of ICS implementation in the Rote Ndao Regency Government
and identify the factors that hinder its effectiveness. The study employs a qualitative
descriptive method using primary and secondary data. Primary data were obtained
from ICS questionnaires completed by relevant officials and interviews, while
secondary data were sourced from Audit Reports (LHP) on the Rote Ndao Regency's
Financial Statements (LKPD), the Semester Audit Summary (IHPS), and the Regional
Audit Summary (IHPD) of East Nusa Tenggara Province.
The results indicate that ICS weaknesses, such as insufficient employee competence,
inadequate task segregation, and weak monitoring mechanisms, are factors
contributing to ICS deficiencies highlighted in the audit reports on the LKPD of Rote
Ndao Regency. The study concludes that strengthening internal control through
improved employee competence, clear task segregation, and stricter monitoring is
necessary to ensure more accountable financial management.
Keywords: Internal Control System, Internal Control System Weakness findings,
COSO Framework, Accounting Public Secto