Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    KEEFEKTIVAN MEDIA PEMBELAJARAN (MARI) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DAN MINAT SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan penggunaan media pembelajaran MagicBook Augmented Reality (MARI) dalam meningkatkan pemahaman konsep dan minat belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Balen Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan One Group pre-test dan post-test design pada satu kelompok eksperimen. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Balen, sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII A yang sebelumnya pernah menggunakan media MARI. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan angket minat belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media MARI secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa, namun tidak memberikan peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman konsep matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa media MARI efektif dalam memotivasi dan meningkatkan minat belajar siswa, namun perlu pengembangan lebih lanjut agar mampu meningkatkan pemahaman konsep secara optimal. Disarankan adanya penelitian yang lebih mendalam terhadap faktor pendukung dan hambatan dalam penerapan media ini agar hasilnya dapat lebih maksimal

    KEEFEKTIFAN PANDUAN PELATIHAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK MELALUI TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MENINGKATKAN KETERBUKAAN DIRI SISWA SMP

    Get PDF
    Keterbukaan diri merupakan hal penting bagi siswa karena dengan keterbukaan diri yang baik, siswa mampu menyampaikan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara jujur dalam interaksi sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di SMPN 5 Bojonegoro, yaitu masih banyak siswa yang menunjukkan perilaku tertutup, cenderung diam saat diskusi kelompok, enggan mengungkapkan pendapat, menghindari berbagi pengalaman pribadi, serta merasa cemas saat berbicara di depan orang lain. Siswa juga menunjukkan ketakutan akan penilaian orang lain dan kurang percaya diri saat berinteraksi di lingkungan sosial sekolah. Rendahnya keterbukaan diri ini berisiko menimbulkan tekanan emosional, kesulitan menjalin relasi, dan menurunnya kemampuan komunikasi interpersonal. Dalam penelitian ini upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa yaitu dengan melakukan layanan konseling kelompok menggunakan teknik Cognitive Restructuring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan panduan pelatihan layanan konseling kelompok melalui teknik Cognitive Restructuring dalam meningkatkan keterbukaan diri siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan Pre-Experimental Design dengan bentuk desain One Group Pretest-Posttest Design. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 984 siswa, dan 285 siswa sebagai sampel. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa dengan tingkat keterbukaan diri rendah. Temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 95 siswa termasuk kategori rendah dengan jumlah presentase 34%, 168 siswa kategori sedang dengan jumlah presentase 58%, dan 22 siswa kategori tinggi dengan jumlah presentase 8%. Dengan rata-rata hasil pretest sebesar 81,13 dan setelah dilakukan layanan nilai posttest meningkat menjadi 123,13. Selain itu, perubahan juga terlihat dari perilaku siswa yang awalnya tertutup menjadi lebih terbuka dan percaya diri. Pada hasil uji hipotesis nilai Asymp.sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik Cognitive Restructuring efektif untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa di SMPN 5 Bojonegoro

    IMPLEMENTASI MEDIA FLASH CARD DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HAFALAN SURAT PENDEK PADA SANTRI JILID 1 METODE AN-NAHDLIYAH DI TPQ AL-HUDA DANDER BOJONEGORO

    Get PDF
    Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan agama di Indonesia, khususnya pengajaran Al-Qur'an, dalam membentuk karakter generasi muda. Meskipun jumlah Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) meningkat, tantangan dalam menghafal surat pendek masih ada, seperti yang terlihat di TPQ Al-Huda Dander Bojonegoro, di mana 60% santri jilid 1 mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi metode pengajaran dan media, serta dominasi metode konvensional yang kurang menarik bagi siswa usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hafalan surat pendek melalui implementasi media Flash Card, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penggunaannya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Flash Card, terutama dengan metode An-Nahdliyah, membuat proses belajar lebih menarik dan interaktif, sehingga memudahkan santri dalam memahami dan mengingat materi. Faktor pendukung keberhasilan meliputi motivasi belajar, kompetensi pengajar, dan dukungan lingkungan, sedangkan faktor penghambat mencakup kurangnya fasilitas belajar di rumah, keterbatasan pengetahuan pengajar, dan lingkungan keluarga yang kurang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Flash Card memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas hafalan surat pendek, dengan keberhasilan yang sangat bergantung pada kolaborasi antara pengajar, peserta didik, dan orang tua. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengajar dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih bervariasi dan menarik

    PREDIKSI PROFIT PENJUALAN MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES DENGAN TEKNIK SMOTE

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah model prediksi profit penjualan berdasarkan data transaksi dengan menggunakan algoritma Naive Bayes serta meningkatkan performa model melalui penerapan teknik Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data publik yang diperoleh dari situs Kaggle, terdiri dari 1.194 data transaksi penjualan di wilayah Amerika Serikat pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Profit pada setiap transaksi diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu High dan Low, berdasarkan nilai median dari keseluruhan profit. Model Naive Bayes pertama kali diuji tanpa SMOTE, kemudian dibandingkan dengan model yang dilatih ulang menggunakan data yang telah seimbang melalui SMOTE. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model Naive Bayes tanpa SMOTE menghasilkan akurasi sebesar 71%, sementara setelah penerapan SMOTE, akurasi meningkat menjadi 75%. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik klasifikasi seperti precision, recall, dan f1-score. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik SMOTE efektif dalam meningkatkan performa prediksi model klasifikasi profit penjualan

    PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VII SMPLB PUTRA HARAPAN BOJONEGORO

    Get PDF
    Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diajarkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) tentu berbeda dengan sekolah regular pada umumnya, materi diajarkan disesuaikan dengan kondisi kognitif dan kebutuhan masing-masing anak tunagrahita. Salah satu media yang bisa digunakan sebagai alternatif pembelajaran PAI yaitu melalui media pembelajaran animasi. Penggunaan animasi dalam pembelajaran terpadu merupakan langkah untuk memberikan kemudahan bagi guru dalam mengaplikasikan materi pembelajaran sesuai dengan peran dan fungsinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskiptif kualitatif yang berarti mengeksplorasi atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, dengan jenis penelitian lapangan (Field research) yang berarti menjelaskan fenomena atau objek yang diteliti secara mendalam dan komprehensif. Sumber data pada penelitian ini meliputi data primer yang berasal dari hasil wawancara dan observasi, sedangkan data sekundernya berasal dari buku-buku, jurnal, dan internet. Metode pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil sebegai berikut: (1) Penggunaan media animasi dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti untuk anak tunagrahita merupakan strategi yang efektif karena dapat menarik perhatian, mempermudah pemahaman konsep abstrak, dan meningkatkan keterlibatan siswa. Media animasi berasal dari YouTube atau hasil desain sendiri, ditayangkan melalui proyektor atau TV android. (2) Faktor pendukung penggunaan media animasi dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti bagi anak tunagrahita adalah ketersediaan media pembelajaran yang memadai, pemilihan animasi yang tepat, kondisi mood siswa, dan dukungan dari orang tua. Faktor penghambatnya adalah jaringan internet yang tidak stabil

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI TPA AN NUUR PURWOSARI KABUPATEN BOJONEGORO

    Get PDF
    Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pilihan untuk mengenalkan warna kepada anak usia dini. Mengenalkan warna kepada anak dapat membentuk struktur kognitif dalam proses pembelajaran dan mengetahui warna secara konsep berdasarkan pengalaman belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penerapan berdiferensiasi untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak usia 2-3 tahun dan mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung dapam penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti merupakan pendekatan Kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Melalui wawancara kepada Ketua pengelola dan Guru kelas di TPA An Nuur Purwosari. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak usia 2-3 tahun di TPA An Nuur Purwosari terdapat 3 strategi dengan berdiferensiasi berdasarkan konten yaitu materi yang akan dipelajari, berdiferensiasi berdasarkan proses yaitu kegiatan yang akan dilakukan dikelas, dan berdiferensiasi berdasarkan produk yaitu hasil setelah pembelajaran. Implementasi berdiferensiasi ini dirancang sesuai minat dan kebutuhan belajar siswa dengan cara anak memilih berbagai permainan-permainan yang telah disediakan guru untuk mengajarkan anak mengenal warna. Faktor pendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak usia 2-3 tahun meliputi kebutuhan belajar anak terpenuhi, memunculkan rasa percaya diri karena mampu memilih sesuai minat dan gaya belajar. Sedangkan faktor penghambat memerlukan waktu yang cukup lama, dibutuhkan media yang bervariatif dan kurang dukungan orang tua dari pembelajaran di rumah

    PENGEMBANGAN MEDIA NOTE BOARD BERBASIS VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS TAḤFĪẒ MA WALISONGO SUGIHWARAS BOJONEGORO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media note board berbasis visual untuk meningkatkan kompetensi menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas Taḥfīẓ MA Walisongo Sugihwaras. Berdasarkan hasil observasi, penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media untuk menghafal Al-Qur’an bagi peserta didik kelas taḥfīẓ MA Walisongo Sugihwaras. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan model pendekatan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa media note board berbasis visual dengan bahan dasar papan white board yang dikembangan dengan penambahan icon-icon yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas taḥfīẓ MA Walisongo Sugihwaras. Hasil validasi ahli media mendapatkan nilai rata-rata 95,32%, ahli materi 97,77%, respon peserta didik 86,5% yang semua ini termasuk kriteria sangat layak. Sedangkaan peningkatan kompetensi menghafal Al-Qur’an peserta didik yang dinilai oleh guru kelas taḥfīẓ melalui preetest dan posttest mendapatkan nilai rata-rata 0,556 yang termasuk dalam kriteria peningkatan sedang. Hasil ini menunjukan bahwa media note board berbasis visual sangat layak dan mampu meningkatakan kompetensi menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas taḥfīẓ MA Walisongo Sugihwaras

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN TIPE KONFLIK KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH MATERI SALAT JUMAT DI MTs AL-MA’ARIF RENGEL.

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi fikih, khususnya salat Jumat, yang selama ini diajarkan secara tekstual dan berpusat pada hafalan semata. Permasalahan ini semakin diperparah dengan penggunaan metode ceramah yang menjadikan guru sebagai satu-satunya sumber informasi, sehingga interaksi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran sangat minim. Akibatnya, siswa kesulitan memahami konsep fikih secara mendalam dan tidak mampu mengaitkan materi dengan praktik kehidupan seharihari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan konflik kognitif terhadap peningkatan pemahaman siswa pada materi fikih salat Jumat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain preeksperimental tipe one-group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa kelas VII MTs Al-Ma’arif Rengel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pre-test dan post-test) serta wawancara dengan guru dan siswa. Instrumen telah divalidasi secara isi dan konstruk, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk) dan uji hipotesis (paired sample t-test) melalui Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa. Rata-rata skor siswa meningkat dari 55,33 pada pre-test menjadi 73,67 pada post-test, dengan hasil uji t sebesar -7,021 dan p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari model pembelajaran yang diterapkan. Selain hasil kuantitatif, data kualitatif dari wawancara menunjukkan bahwa siswa merasa lebih tertantang, aktif berdiskusi, dan lebih memahami materi secara mendalam. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan konflik kognitif terbukti efektif untuk mengatasi dominasi hafalan akibat metode ceramah dan meningkatkan kualitas pemahaman fikih siswa

    IMPLEMENTASI PROGRAM ASESMEN KOMPETENSI MADRASAH INDONESIA (AKMI) DAN DAMPAKNYA TERHADAP LITERASI MULTI DIMENSIONAL PESERTA DIDIK KELAS VIII MTs MATHOLIUL FALAH SIMO

    No full text
    Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan program evaluasi yang bertujuan untuk mengukur literasi membaca, numerasi, sains, dan sosial budaya siswa madrasah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program AKMI dan dampaknya terhadap literasi multi dimensional peserta didik kelas VIII MTs Matholiul Falah. Hasil AKMI menunjukkan siswa memperoleh nilai rata-rata di tingkat CK 5 (cakap) untuk semua jenis literasi dengan skor keseluruhan 91 yang berada di atas rata-rata nasional dan kabupaten. Kendala utama berupa keterbatasan fasilitas komputer diatasi dengan meminjam perangkat dari madrasah lain, sementara koneksi internet yang kurang stabil menghambat pelaksanaan. Tindak lanjut implementasi dilakukan melalui pengiriman dua guru untuk mengikuti Bimtek Tindak Lanjut (BTL) AKMI, perubahan paradigma pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered, dan implementasi literasi terintegrasi dalam semua mata pelajaran. Meskipun menunjukkan kompetensi literasi siswa yang cukup baik, hasil ini masih memerlukan peningkatan untuk mencapai level yang lebih tinggi. Dampak konkret terhadap peningkatan kompetensi literasi siswa belum terukur optimal karena program ini baru pertama kali dilaksanakan. Diperlukan waktu yang lebih lama dan konsistensi dalam penerapan metode pembelajaran berbasis literasi untuk dapat mengangkat kompetensi siswa dari level "cakap" ke level "terampil"

    DAMPAK MENONTON KONTEN TIKTOK PADA PERILAKU KEAGAMAAN DALAM PERSPEKTIF ASWAJA SISWA KELAS IX MTs SUNAN BONANG PARENGAN TUBAN

    No full text
    Perkembangan era digital telah membawa pengaruh besar terhadap perilaku masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satu platform media sosial yang banyak digandrungi adalah TikTok, yang menyediakan beragam jenis konten mulai dari hiburan, edukasi, hingga konten bernilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dalam menonton konten TikTok terhadap perilaku keagamaan siswa kelas IX di MTs Sunan Bonang Parengan Tuban dalam perspektif Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok yang bersifat keagamaan dan edukatif memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman nilai-nilai Islam, sedangkan konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Aswaja dapat menimbulkan penyimpangan perilaku keagamaan. Selain itu Kesimpulan dari penelitian ini adalah dampak positif yang dihasilkan dari aplikasi TikTok terhadap perilaku Islami siswa kelas IX di MTs Sunan Bonang Parengan Tuban. yaitu, membuat siswa mengamalkan isi dakwah dalam kehidupan sehari-hari, membuat siswa disiplin dalam menjaga diri dari perbuatan maksiat, dan belajar tentang bacaan Al-Qur’an dan Sholawat. Dampak negatif menonton TikTok oleh siswa kelas IX di MTs Sunan Bonang Parengan Tuban yaitu, membuat siswa merasa ingin mengikuti trend yang sedang ada pada TikTok, membuat siswa lupa waktu, membuat siswa malas untuk belajar dan mengulur waktu untuk beribadah. Upaya yang dilakukan guru adalah mengarahkan siswa untuk membuat atau menyaksikan konten-konten yang positif dan terdapat nilai Islami. upaya pencegahannya yaitu, dengan mengedukasi kepada setiap siswa tentang menonton media sosial termasuk TikTok

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇