Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
5611 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK ANALISIS KELAS BERDASARKAN NILAI AKADEMIK DI PONDOK PESANTREN MANSYAUL HUDA 02
Pondok Pesantren Mansyaul Huda 02 melaksanakan program muhadhoroh dengan sistem klasifikasi santri berdasarkan rata-rata nilai akademik. Namun, pendekatan ini belum sepenuhnya mencerminkan kemampuan santri karena mengabaikan variasi dan pola nilai pada setiap mata pelajaran. Penelitian ini menerapkan algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan santri berdasarkan kesamaan pola nilai dari mata pelajaran inti seperti Fiqih, Akhlak, Tauhid, Tajwid, Nahwu, dan Shorof. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data mining, melalui tahapan penggunaan data sekunder, preprocessing, perhitungan jarak Euclidean, dan penentuan centroid, yang menghasilkan tiga klaster: Ula (42 santri), Wustho (28 santri), dan A’la (42 santri). Evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI) menunjukkan nilai sebesar 2,25, yang menunjukan kualitas klaster yang cukup baik. Selain itu, sistem berbasis komputer dikembangkan untuk menyajikan hasil klaster, rekomendasi kelas, dan pengelolaan data santri secara interaktif. Sistem ini mampu meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi dalam pengambilan keputusan akademik, serta menjadi solusi digital dalam pengelolaan pendidikan berbasis data yang dapat dijadikan referensi oleh lembaga pendidikan Islam lainnya
Sistem Klasifikasi Tingkat Kerusakan Kunci Motor Menggunakan Random Forest dengan Hyperparameter Tuning
Kerusakan kunci motor sering menjadi kendala bagi pengguna, sementara proses identifikasinya masih bergantung pada teknisi yang dapat memakan waktu lama dan bersifat subjektif. Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi tingkat kerusakan kunci motor menggunakan metode Random Forest dengan optimasi hyperparameter. Dataset terdiri dari 1000 sampel yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara teknisi, dengan preprocessing data menggunakan teknik SMOTE untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas. Model dilatih dan dioptimasi dengan Random Forest menggunakan GridSearchCV serta dievaluasi dengan akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest yang dioptimasi mencapai akurasi 85,5%, meningkat dari 81,5% sebelum tuning, sehingga mampu mengidentifikasi tingkat kerusakan kunci motor dengan lebih cepat dan akurat. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan perbaikan dan membantu pengguna mengambil tindakan sebelum kerusakan semakin parah
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN TERHADAP KEHALALAN DAN KELAYAKAN PRODUK MAKANAN KHAS TUBAN “AMPO” DI DESA BEKTIHARJO KECAMATAN SEMANDING KABUPATEN TUBAN
Ampo adalah makanan tradisional berbahan dasar tanah liat yang telah lama dikonsumsi oleh masyarakat di Kabupaten Tuban, khususnya di Desa Bektiharjo. Praktik ini tidak hanya berkaitan dengan budaya turun-temurun, tetapi juga berkembang menjadi aktivitas ekonomi dengan peredaran produk secara bebas di lingkungan sekitar.
Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: Bagaimana Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap kehalalan produk makanan khas Tuban “Ampo” di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, bagaimana Tinjauan Peraturan Menteri Kesehatan terhadap kelayakan produk makanan khas Tuban “Ampo” di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tinjauan Hukum Ekonomi syariah terhadap kehalalan produk makanan khas Tuban “Ampo” di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, serta untuk mengetahui Tinjauan Peraturan Menteri Kesehatan terhadap kelayakan produk makanan khas Tuban “Ampo” di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang mengacu pada penelitian lapangan (field research). Dengan sumber data ada dua, yakni sumber data primer dan sumber data sekunder. Pada proses pengumpulan data, metode yang digunakan diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan metode yang digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis data adalah metode deduktif analisis menggunakan teori t}ayyib dan khabi<th, d{arar dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada teori t}ayyib dan khabith. Sedangkan dalam teori d}arar pada kaidah (apabila terjadi pertentangan antara dua macam mafsadat, maka harus diperhatikan yang lebih besar bahayanya dengan melakukan yang lebih ringan), terdapat dua mafsadat tidak dapat dihindari, maka yang lebih ringan dipilih untuk mencegah yang lebih besar. Dari enam prinsip Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga, menunjukkan bahwa dalam pemilihan bahan baku dan pengolahan makanan belum sepenuhnya memenuhi standar higiene sanitasi jasaboga. Sedangkan pada penyimpanan bahan makanan, penyimpanan makanan jadi, pengangkutan makanan dan penyajian makanan telah memenuhi standar higiene sanitasi jasaboga
ANALISIS KEADILAN GENDER ISLAM TERHADAP PROGRAM BIMBINGAN KELUARGA MASLAHAT OLEH LKKNU KOTA MALANG
Hubungan suami istri dalam institusi keluarga semestinya dilandasi prinsip kesalingan, keadilan, dan penghargaan terhadap peran masing-masing. Namun, dalam kenyataan sosial, budaya patriarki yang mengakar kuat kerap menimbulkan ketimpangan gender, khususnya dalam ranah domestik.Perempuan sering kali diposisikan sebagai subordinat dan dibebani tanggung jawab rumah tangga secara eksklusif. Dalam konteks ini, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kota Malang melalui Program Bimbingan Keluarga Maslahat hadir sebagai upaya untuk mendorong terwujudnya keluarga yang harmonis dan adil gender berdasarkan nilai-nilai Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan pelaksanaan Program Bimbingan Keluarga Maslahat oleh LKKNU Kota Malang dalam mengupayakan transformasi relasi suami istri yang berkeadilan gender. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana program tersebut berhasil mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesetaraan dalam rumah tangga serta bagaimana nilai-nilai Islam dijadikan rujukan dalam membentuk relasi yang saling menghargai dan bertanggung jawab secara bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif
analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan penyelenggara dan peserta program, serta dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deduktif untuk menafsirkan data dengan merujuk pada konsep keadilan gender dalam Islam. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengkaji realitas sosial masyarakat dan program intervensi keagamaan secara kontekstual dan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Bimbingan Keluarga Maslahat oleh LKKNU Kota Malang berperan penting dalam memperkenalkan nilai-nilai kesetaraan gender yang berbasis Islam. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu bimbingan, minimnya anggaran, serta kuatnya pengaruh budaya patriarki, program ini mampu memberikan ruang dialog dan refleksi bagi pasangan suami istri mengenai pentingnya pembagian peran yang adil. Dengan pendekatan berbasis spiritualitas Islam dan prinsip keadilan, program ini secara bertahap mendorong transformasi relasi rumah tangga ke arah yang lebih maslahat dan setara
ANALISIS PENJUALAN PRODUK TEMBAKAU MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING
Perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang luas dalam pemanfaatan data sebagai landasan utama dalam menentukan keputusan strategis, khususnya di bidang penjualan. Penelitian ini mengaplikasikan algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan data penjualan produk tembakau, sehingga menghasilkan segmentasi yang bermanfaat bagi proses evaluasi dan pengambilan keputusan manajerial. Data yang dianalisis mencakup 144 jenis produk, yang masing-masing memiliki atribut jumlah transaksi, volume penjualan, dan rata-rata penjualan. Tahapan penelitian terdiri atas pra-pemrosesan data, penerapan algoritma K-Means, dan penilaian hasil klasterisasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI). Hasil dari proses klasterisasi menunjukkan pembagian produk ke dalam tiga kategori, yaitu sangat laku, cukup laku, dan kurang laku. Segmentasi ini memberikan dampak positif dalam menyusun strategi pengelolaan stok serta meningkatkan efektivitas pemasaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan metode K-Means mampu memperkuat efisiensi dalam analisis data penjualan serta mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data secara lebih tepat
CHARACTER STRENGTHENING THROUGH THE DEVELOPMENT OF A P5 RA MODULE BASED ON LOCAL WISDOM IN BOJONEGORO TRADITIONAL CUISINE
This character development can be carried out through the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile and the Rahmatan Lil Alamin (P5 RA) which is based on local regional wisdom. Bojonegoro is an area rich in local wisdom such as batik and typical food. However, the majority of students have low knowledge and skills in understanding local wisdom. So, there is a need for a P5 RA module based on local wisdom. The aim of this research is to develop a phase B P5 RA module based on local wisdom. This module will highlight material about Bojonegoro Traditional Cuisine. This research uses the ADDIE method with detailed stages of analysis, design, development, implementation and evaluation. The research results showed that the module developed had high validity in terms of content, language and visual design, and received positive responses from teachers and students. The implementation of the module succeeded in increasing students' understanding of Pancasila values and the local culture of Bojonegoro. This research recommends the use of similar modules as part of contextual learning in the Merdeka Curriculum
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATA PELAJARAN FIKIH MATERI PUASA KELAS X
Pengembangan media pembelajaran interaktif dalam pelajaran Fikih berbasis Macromedia Flash di MA Darussalam Kedungrejo Sumberrejo Bojonegoro, latar belakang yang memengaruhi yaitu cara mengajar saat ini masih menggunakan alat yang biasa seperti buku konvensional LKS. Banyak guru belum tertarik menggunakan media baru, sehingga membuat siswa tidak tertarik dan pemahaman mereka kurang baik. Dengan membuat media pembelajaran ini, khususnya pada materi Puasa, diharapkan suasana belajar lebih menarik dan meningkatkan
pemahaman serta pengamalan siswa terhadap materi yang diajarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash pada materi Puasa bisa digunakan di MA Darussalam Kedungrejo Sumberrejo Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan
metode pengembangan R&D versi Borg dan Gall yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk, serta validasi dan uji coba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, pre test, dan post test. Angket digunakan untuk meminta pendapat dari validator materi dan media. Pre test diberikan sebelum proses belajar dimulai, sedangkan post test diberikan setelah proses belajar selesai. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas X di MA Darussalam Kedungrejo Sumberrejo Bojonegoro. Hasil validasi dari validator materi terhadap media pembelajaran interaktif
berbasis Macromedia Flash untuk materi Puasa mendapatkan skor dengan persentase 80,42% yang termasuk dalam kriteria Sangat Layak. Skor validasi dari validator media mendapatkan skor 45 dengan persentase 81,81% yang juga termasuk dalam kriteria Sangat Layak. Selain itu, hasil tanggapan siswa
menunjukkan nilai rata-rata sebesar 82,76%. Pencapaian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash yang dikembangkan sangat layak dan menarik untuk digunakan di MA Darussalam Kedungrejo Sumberrejo Bojonegoro
EXPLORING STUDENTS’ PERCEPTIONS OF AUGMENTED REALITY IN IMPROVING ENGLISH SPEAKING SKILLS: A QUALITATIVE STUDY AT JUNIOR HIGH SCHOOL LEVEL
This study explores junior high school students' perceptions of the use of Augmented Reality (AR) applications to improve their English speaking skills. Specifically, the study investigates how AR affects students' motivation, engagement, pronunciation, fluency, and overall confidence in speaking English in an EFL classroom context. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through semi-structured interviews and classroom observations involving seven eighth-grade students from a tutoring institution in Bojonegoro. Findings indicate that students had largely positive perceptions of AR, highlighting its interactive features—such as virtual object overlays, game-like speaking prompts, factors in making learning enjoyable and less intimidating. AR was perceived to significantly improve pronunciation accuracy and fluency by providing immersive practice opportunities, while also enhancing intrinsic motivation through visual and auditory stimulation. Challenges identified included limited device access and technical glitches, but students cited peer collaboration and teacher guidance as effective mitigations. The study concludes that AR serves as a transformative tool for developing speaking skills at the junior high school level and recommends its integration into the curriculum with adequate technological support
RICE QUALITY IDENTIFICATION FOR INDONESIAN FOOD STANDARDS BASED ON ELECTRONIC NOSE
Rice is a staple food in Indonesia, where its quality is regulated by the National Food Standards outlined in National Food Agency Regulation No. 2 of 2023 on Rice Quality and Labeling Requirements. Rice is classified into four grades: premium, medium 1, medium 2, and medium 3. The widespread practice of mislabeling lower-quality rice as a premium through repackaging highlights the critical need for quality control measures. An electronic nose (e-nose) is a reliable device for food quality control. Previous studies have demonstrated its ability to classify rice into two quality grades with 80% accuracy. This study uses exponential data transformation and the Naive Bayes algorithm to enhance the classification accuracy for four rice quality grades according to national standards. The methodology includes signal acquisition, feature extraction using statistical parameters, exponential data transformation, classification, and performance evaluation. The results show that exponential data transformation improves classification accuracy to 97%. This technology can be implemented for automated quality control in milling facilities, storage warehouses, and distribution centres, ensuring consistent rice quality while enhancing supply chain efficiency. The e-nose-based model offers a fast and reliable solution, minimising reliance on human operator