Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
5611 research outputs found
Sort by
PENGARUH KOMPOSISI SERAT GELAS TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA KOMPOSIT UPR/ SERAT GELAS DI BODI KENDARAAN
Inovasi material dalam industri otomotif mendorong penggunaan komposit sebagai alternatif material bodi kendaraan yang lebih ringan namun tetap kuat. Salah satu material yang menjanjikan adalah komposit berbasis. Unsaturated Polyester Resin (UPR) yang diperkuat dengan serat fiberglass, karena memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi serta ketahanan terhadap korosi. Meski demikian, performa mekanis komposit sangat dipengaruhi oleh konfigurasi serat yang digunakan, seperti jumlah lapisan dan arah orientasinya (woving atau acak). penelitian ini mencakup bagaimana pengaruh jumlah lapisan dan arah serat terhadap sifat mekanis komposit, khususnya dalam uji tarik, uji lentur, dan uji impak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konfigurasi serat terbaik yang dapat menghasilkan kekuatan mekanik optimum bagi aplikasi bodi kendaraan. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode hand lay-up, dengan dua konfigurasi serat gelas woving 3 lapis dan acak 4 lapis. Pengujian mekanis mencakup uji tarik, uji lentur, dan uji impak. Hasil menunjukkan bahwa komposit serat woving 3 lapis memiliki performa terbaik dalam uji tarik dengan kekuatan maksimum 52,12 MPa dan modulus elastisitas 3,26 GPa, serta dalam uji lentur dengan tegangan maksimum 170,73 MPa dan modulus elastisitas 2,22 GPa. Sementara itu, komposit serat acak 4 lapis mencatatkan nilai impak tertinggi sebesar 14,7 J/mm². Kedua jenis komposit menunjukkan peningkatan signifikan dibanding resin murni. Keunikan dari penelitian ini terletak pada pendekatan perbandingan langsung dua orientasi serat berbeda dalam satu kerangka eksperimen, yang jarang dilakukan pada studi sebelumnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan material ringan berdaya tahan tinggi untuk mendukung efisiensi energi pada kendaraan listrik masa depan
FORMULASI LIMBAH MESOKARP SIWALAN (Borassus Flabellifer) SEBAGAI KRIM TABIR SURYA TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus Musculus) SECARA IN VIVO
Indonesia, sebagai wilayah beriklim tropis, mengalami paparan sinar ultraviolet (UV) yang cukup tinggi, yang berkontribusi terhadap berbagai permasalahan kulit seperti kulit terbakar (sunburn), penuaan dini, hingga risiko kanker kulit. Meskipun krim tabir surya berbasis senyawa kimia sintetis banyak digunakan, penggunaannya sering dikaitkan dengan efek samping seperti iritasi dan reaksi alergi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengembangan produk tabir surya berbahan alami yang aman dan tetap efektif. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai agen fotoprotektif adalah Borassus flabellifer (siwalan), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, karotenoid, dan tanin. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan etanol 70% untuk memperoleh ekstrak mesokarp siwalan. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya kandungan flavonoid, tanin, dan alkaloid. Ekstrak yang diperoleh kemudian diformulasikan ke dalam empat konsentrasi berbeda, yakni 1% (F1), 2,5% (F2), 5% (F3), dan 7,5% (F4). Evaluasi dilakukan terhadap stabilitas fisik yang mencakup uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, serta uji in vivo pada kulit mencit. Dari hasil pengujian,konsentrasi optimal dalam formulasi krim tabir srya pada stabilitas maksimal berada pada formulasi 1 dengan konsentrasi 1%. Sementara itu, formulasi F2 (2,5%) memberikan perlindungan optimal terhadap radiasi UV, yang terlihat dari tingkat eritema paling rendah di antara seluruh kelompok perlakuan. Efektivitas krim tabir surya terhadap sinar UV, formulasi 2 konsentrasi 2,5% menunjukkan 1 titik spot pada mencit replikasi 1, replikasi 2 dan 3 tidak menunjukkan adanya eritema. Pengukuran uji in vivo dilakukan dengan pengamatan pada spot eritema yang muncul pada kulit mencit setelah diberikan perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa Ekstrak mesokarp siwalan berpotensi sebagai bahan aktif alami dalam formulasi krim tabir surya. F2 (2,5%) terbukti paling efektif dalam memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UV berdasarkan hasil uji in vivo, sedangkan F1 (1%) paling stabil secara fisik. Penelitian ini mendukung pemanfaatan Borassus flabellifer sebagai kandidat bahan alami untuk produk kosmetik fotoprotektif yang aman dan ramah lingkungan
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KARIER DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMATANGAN KARIER SISWA KELAS XI DI SMKN 1 BOJONEGORO
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kematangan karier siswa kelas XI SMKN 1 Bojonegoro, yang ditandai dengan kebingungan dalam menentukan pilihan karier, ketidaksesuaian antara bakat, minat, dan jurusan dengan
arah karier yang akan ditempuh, serta lemahnya kesiapan menghadapi dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kematangan karier siswa serta menguji efektivitas layanan bimbingan karier dengan teknik sosiodrama dalam mengembangkan kematangan karier. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) tipe one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI dengan tingkat kematangan karier rendah. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui uji normalitas, uji-t, dan uji
efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan antara skor pretest dan posttest setelah diberikan layanan bimbingan karier menggunakan teknik sosiodrama. Berdasarkan uji-t diperoleh nilai thitung
sebesar 13,011 lebih besar dari ttabel 2,093, yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Uji efektivitas menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,56 yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, layanan
bimbingan karier dengan teknik sosiodrama efektif dalam mengembangkan kematangan karier siswa SMK
IDENTIFIKASI MINYAK ATSIRI BUNGA TAPAK DARA (Catharantus roseus (L.) G.Don) MENGGUNAKAN GC-MS DAN POTENSINYA SEBAGAI LINIMENT ANTI JERAWAT
Jerawat (Acne vulgaris) merupakan gangguan inflamasi kulit yang dipicu oleh infeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus, serta produksi sebum berlebih. Penggunaan antibiotik sintetis yang tidak tepat menimbulkan resistensi, sehingga perlu alternatif alami yang lebih aman dan efektif. Tapak dara (Catharanthus roseus) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, dan terpenoid, yang memiliki potensi sebagai antibakteri dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan minyak atsiri bunga tapak dara menggunakan GC-MS dan mengevaluasi potensi antibakterinya terhadap S. aureus sebagai bahan liniment anti jerawat. Metode yang digunakan meliputi destilasi uap untuk ekstraksi minyak atsiri dari simplisia bunga tapak dara, dilanjutkan identifikasi senyawa volatil menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Formulasi liniment dibuat dalam tiga konsentrasi (F1 10%, F2 20%, F3 30%) dan diuji terhadap S. aureus menggunakan metode difusi cakram. Evaluasi fisik sediaan liniment juga dilakukan, meliputi uji pH, homogenitas, dan organoleptik. Hasil GC-MS menunjukkan bahwa minyak atsiri mengandung 11 senyawa aktif, dengan komponen dominan yaitu Isopropyl Myristate (74,11%), Phenethyl Alcohol (16,35%), dan β-Citronellol (5,47%). Uji antibakteri menunjukkan bahwa formula F2 dengan konsentrasi 20% menghasilkan zona hambat terbesar (31,30 mm), mendekati kontrol positif (34,03 mm). Semua sediaan menunjukkan pH aman untuk kulit (6,0–6,5) dan homogenitas yang baik. Minyak atsiri bunga tapak dara memiliki potensi signifikan sebagai agen antibakteri alami terhadap S. aureus, dengan konsentrasi 20% menjadi formulasi paling optimal dalam pengembangan liniment anti jerawat. Penelitian ini mendukung pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif aman dan efektif dalam perawatan kulit
Analisis Jumlah Lapisan Dan Arah Serat Terhadap Sifat Mekanis Pada Komposit Polyester/Serat Rami
Material komposit berbasis serat alam saat ini menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan untuk menggantikan bahan sintetis, karena sifatnya yang ramah lingkungan dan mampu memberikan kekuatan mekanis yang baik. Salah satu serat alam yang berpotensi sebagai bahan penguat adalah serat rami, yang dikombinasikan dengan matriks polyester dapat menghasilkan material komposit yang kuat dan ringan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh arah dan jumlah lapisan terhadap sifat mekanis komposit polyester (serat rami). Pembuatan spesimen dilakukan dengan metode hand lay-up menggunakan tiga variasi: tanpa serat, dua lapis serat searah, dan dua lapis serat tenun. Hasil pengujian menunjukkan bahwa spesimen dengan serat tenun memiliki performa tertinggi pada uji tarik dengan tegangan sebesar 33,31 MPa dan modulus elastisitas 1,8 GPa. Pada uji lentur, spesimen ini juga menghasilkan tegangan tertinggi sebesar 16,39 MPa dan modulus elastisitas 58,3 MPa. Pengujian impak menunjukkan bahwa spesimen dengan serat tenun memiliki kemampuan serap energi tertinggi yaitu 4,97 Joule dan harga impak 130,46. Secara keseluruhan, penggunaan serat rami dengan orientasi tenun mampu meningkatkan kekuatan tarik dan ketangguhan benturan komposit. Namun demikian, efektivitas penguatan sangat bergantung pada penyusunan dan distribusi serat yang tepat
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA JAJANAN TRADISIONAL BERBANTUAN DENGAN AUGMENTED REALITY (AR) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI GEOMETRI
Kurangnya media pembelajaran yang kontekstual menjadi salah satu penyebab rendahnya minat belajar matematika siswa. Jajanan tradisional yang memuat konsep geometri bangun ruang dimanfaatkan dalam penelitian ini untuk mengeksplorasi nilai-nilai etnomatematika dan mengembangkan media pembelajaran berbantuan Augmented Reality (AR) bagi siswa kelas VIII MTs. Al Falah Bangilan. Jajanan seperti kue talam, lapis legit, dan onde-onde memiliki bentuk geometris yang relevan seperti kubus, balok, limas, hingga tabung. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Media AR dikembangkan dalam bentuk model 3D jajanan tradisional disertai penjelasan konsep geometri, rumus luas permukaan, dan volume, serta latihan soal. Validasi ahli dilakukan oleh Dosen dan Guru Matematika yang menunjukkan media masuk kategori “Sangat Valid” dengan persentase (95,65%). Sedangkan implementasi dan evaluasi dilakukan melalui angket respon peserta didik yang menunjukkan media masuk kategori “Sangat Layak” dengan persentase (88,12%). Media ini dinilai mampu meningkatkan pemahaman konsep geometri, mengaitkan bentuk bangun ruang dengan objek nyata, serta meningkatkan minat belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran etnomatematika berbasis AR ini valid, layak digunakan, dan berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini juga mendukung pelestarian budaya lokal dan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran yang kontekstual dan interaktif. Kata Kunci: Etnomatematika, Jajanan Tradisional, Augmented Reality, Geometri, Media Pembelajaran, ADDIE
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KARIER MELALUI MEDIA POHON KARIER TERHADAP PILIHAN JURUSAN STUDI LANJUT SISWA SMK TARUNA BALEN BOJONEGORO
Pemilihan jurusan studi lanjut ialah mekanisme yang dilangsungkan oleh siswa untuk memilih jurusan yang bakal diambil di perguruan tinggi. Mekanisme ini sangat penting karena akan memdampaki masa depan siswa. Studi lanjut ialah mekanisme melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi setelah menyelesaikan tingkat pendidikan sebelumnya. Di penyelidikan ini didasari oleh sebuah permasalahan yang banyak dialami murid yaitu kurangnya pemahaman siswa kepada potensi diri, prospek karier, dan informasi studi lanjut, yang berdampak pada kesalahan dalam pengambilan keputusan jurusan setelah lulus SMK. Adapun faktor-faktor pemilihan jurusan studi lanjut yang membuat murid bingung dalam memilih jurusan studi lanjut di SMK Taruna Balen Bojonegoro, salah satu faktor yang membuat murid bingung dalam memilih jurusan studi lanjut yaitu konsep diri yang bisa memdampaki bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri, termasuk minat, nilai, dan aspirasi, akan memengaruhi keputusan dalam memilih jurusan studi lanjut. Di penyelidikan ini upaya yang dilangsungkan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan karier lewat media pohon karier kepada pilihan jurusan studi lanjut siswa di SMK Taruna Balen Bojonegoro. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Adapun populasi dalam penelitian ini ialah 125 siswa dan 95 siswa sebagai sampel. Instrumen yang dipergunakan berupa angket pilihan jurusan studi lanjut yang mencakup aspek minat, bakat dan potensi diri, faktor lingkungan, informasi dan pemahaman, prospek karier, serta pengambilan keputusan. Data dianalisis mempergunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan antara hasil pretest dan posttest. Temuan hasil penelitian ini membuktikan bahwasanya 10,5% murid masuk pada kategori tinggi, 34,7% murid dengan kategori tinggi, 54,7% murid masuk pada kategori rendah, serta 0% murid dengan kategori sangat rendah atau sama dengan tidak ada murid yang masuk dalam kategori sangat rendah. Efektivitas layanan bimbingan karier lewat media pohon karier hasil pretest sebanyak 150,52 dan setelah dilangsungkan layanan bimbingan karier lewat media pohon karier nilai posttest meningkat menjadi 191,84. Hasil penelitian membuktikan adanya peningkatan signifikan skor rata-rata antara pretest dan posttest setelah diberikan layanan bimbingan karier lewat media pohon karier. Pada hasil uji hipotesis nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sejumlah 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Berlandaskan temuan diatas, bisa ditarik kesimpulan bahwasanya efektivitas layanan bimbingan karier lewat media pohon karier kepada pilihan jurusan studi lanjut siswa di SMK Taruna Balen Bojonegoro efektif dalam membantu siswa menentukan pilihan jurusan studi lanjut secara lebih tepat dan terarah. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penggunaan media pohon karier sebagai alat bantu visual dan reflektif dalam layanan bimbingan karier. Media ini tidak hanya menyajikan informasi karier secara sistematis, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif siswa dalam mekanisme eksplorasi diri dan perencanaan masa depan. Pendekatan ini terbukti meningkatkan keterlibatan emosional dan kognitif siswa dalam menentukan arah studi lanjut, sesuatu yang belum banyak diangkat dalam penelitian-penelitian sebelumnya
PENGARUH MEDIA NUMERASI GEOMETRI DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN BERFIKIR SIMBOLIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA MAMBAUL ISLAM LOSARI KECAMATAN SOKO KABUPATEN TUBAN
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak, termasuk kemampuan berpikir simbolik yang merupakan bagian penting dari perkembangan kognitif. Kemampuan ini memungkinkan anak menggunakan simbol seperti angka, gambar, dan bentuk untuk merepresentasikan objek dan ide. Namun, berdasarkan observasi awal di RA Mambaul Islam Losari, masih banyak anak usia 5–6 tahun yang mengalami kesulitan dalam mengenali lambang bilangan, membilang, dan melakukan operasi sederhana. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual dalam kegiatan belajar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh media numerasi geometri sebagai alternatif dalam menstimulasi kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experiment design tipe one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 25 anak usia 5-6 tahun yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi tes pretest dan postest, lembar observasi aktivitas anak, serta wawancara guru. Proses penelitian diawali dengan pengukuran kemampuan awal (pretest), dilanjutkan dengan pemberian perlakuan berupa pembelajaran menggunakan media numerasi geometri, dan diakhiri dengan pengukuran hasil akhir (posttest). Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui signifikansi perbedaan hasil pretest dan posttest serta menggunakan alat analisis software SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media numerasi geometri dalam menstimulasi kemampuan berpikir simbolik anak usia 5–6 tahun di RA Mambaul Islam Losari. Pada tahap pretest, rata-rata nilai anak sebesar 18 dan 76% anak berada dalam kategori rendah. Setelah diberikan perlakuan, rata-rata nilai meningkat menjadi 33 dan 92% anak masuk kategori baik. Hasil uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Dengan demikian, penggunaan media numerasi geometri terbukti tidak hanya dapat diterapkan secara efektif dalam pembelajaran, tetapi juga berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini di RA Mambaul Islam Losari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban
PEMBELAJARAN TULIS ARAB PEGON MODEL KLASIKAL UNTUK PENGUASAAN KITAB KUNING DI PONPES SUNAN DRAJAT KEDUNGSANTREN CAMPUREJO DAN PONPES MAMBA'UL FUTUH BELUN TEMAYANG BOJONEGORO
Salah satu institusi yang masih terus intens mengajarkan dan mendalami bahasa Arab adalah pesantren. Pola pembelajaran pesantren memiliki beberapa kekhasan, diantaranya adalah kurikulum dan buku ajarnya yang hampir sama antara satu dengan yang lainnya mulai dari dulu sampai sekarang, yakni menggunakan buku ajar yang disebut dengan kitab kuning. Di pondok pesantren terutama yang memiliki budaya masyarakat kuat atau pesantren berbasis salaf, sampai saat ini masih tetap mempertahankannya dengan menggunakan metode klasik Arab pegon tersebut dikarenakan untuk melestarikan budaya.
Penelitian ini bertujuan mengungkapkan pembelajaran tulis arab pegon model klasikal terhadap peningkatan penguasaan kitab kuning, dengan fokus penelitian: (1) Perencanaan pembelajaran tulis arab pegon model klasikal,
(2) Pelaksanaan pembelajaran tulis arab pegon model klasikal, (3) Evaluasi pembelajaran tulis arab pegon model klasikal. Penelitian ini pada Pondok Pesantren Sunan Drajat Kedungsantren Campurejo Bojonegoro dan Pondok Pesantren Mamba’ul Futuh Belun Temayang Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data hermeneutik yaitu memberikan interpretasi sesuai konteks yang sedang berlangsung, diawali dengan reduksi data, penyajian data, interpretasi dan penarikan kesimpulan. Pengecekkan keabsahan temuan dengan cara perpanjangan keikutsertaan peneliti, teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber, teori, dan metode serta ketekunan pengamatan. Informan penelitian yaitu Pengasuh Pondok Pesantren, ustadz dan ustadzah di Pondok Pesantren Sunan Drajat Kedungsantren Campurejo Bojonegoro dan Pondok Pesantren Mamba’ul Futuh Belun Temayang Bojonegoro. Hasil penelitian di kedua pondok pesantren tersebut yaitu: 1) Perencaaan pembelajaran terdiri dari beberapa langkah penting, mulai dari analisis kebutuhan siswa, penyusunan kurikulum, pemilihan metode pembelajaran, hingga penyediaan sumber daya yang memadai. 2) Pelaksanaan pembelajaran meliputi pengenalan aksara, penerjemahan, pemahaman gramatika, penggunaan simbol tarkib, latihan menulis dan membaca. 3) Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tes tulis, tes praktik membaca dan penilaian terhadap pemahaman materi terkait pembelajaran
tulis arab pegon
LITERASI DIGITAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN WAWASAN KEAGAMAAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL ANWAR 3, SARANG, REMBANG, JAWA TENGAH
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: fenomena penggunaan literasi digital di kalangan santri Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Sarang, Rembang Dalam rangka menjawab tantangan zaman, pada tahun 2006 K.H. Maimoen Zubair mulai mengembangkan sistem pendidikan formal di lingkungan pesantren dengan mendirikan Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) serta membentuk cabang baru dari Pondok Pesantren Al-Anwar 1, yaitu Pondok Pesantren Al-Anwar yang kemudian diasuh oleh putra sulung beliau, K.H. Abdulloh Ubab Maimoen. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2009, Al-Anwar 2 memperluas layanan pendidikannya dengan membuka jenjang Madrasah Aliyah (setingkat SMA). dampak penggunaan literasi digital terhadap motivasi belajar dan wawasan keagamaan santri di Pondok Pesantren Al- Anwar 3 Sarang, Rembang Kegiatan harian santri di Pondok Pesantren Al- Anwar 3 Sarang berlangsung dalam ritme yang yang disusun secara teratur oleh pengurus pesantren dengan persetujuan Pengasuh. Sejak dini hari, para santri telah memulai aktivitasnya dengan rutinitas ibadah. Sekitar pukul
04.00 WIB, santri bangun untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Setelah itu, mereka mengikuti kegiatan wirid rutin setelah subuh dengan membaca rātib al-ḥadad secara bersama-sama. Tradisi ini menjadi dasar pembentukan karakter ilmiah dan spiritual santri, yang diawali dengan suasana tenang dan penuh keberkahan di waktu fajar, Adanya fenomena literasi digital ini turut mempengaruhi motivasi belajar dan wawasan keagamaan para santri Al-Anwar 3 Sarang, ada yang positif juga negatif. Diantara dampak positifnya adalah literasi digital memfasilitasi akses referensi modern yang membantu santri menyusun makalah, tugas kuliah, dan membantu kreatifitas kegiatan pesantren. Literasi digital memperluas akses santri terhadap khazanah keislaman klasik maupun kontemporer sehingga santri mampu menggabungkan kajian kitab kuning dengan referensi digital dalam musyawarah, bahtsul masail, dan diskusi keagamaan. Selain itu, dengan adanya media digital yang beraneka ragam mendorong mereka menjadi produsen wacana Islam moderat yang santun, toleran, dan konstruktif di ruang digital sebagaimana yang diajarkan oleh para guru dan kyai