Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    EFL LEARNERS’ PERCEPTIONS OF CHATGPT AS A WRITING ASSISTANT : A STUDY ON UNIVERSITY STUDEN

    Get PDF
    This study explores the perceptions of EFL university students toward the use of ChatGPT as a writing assistant in academic contexts. As artificial intelligence tools like ChatGPT become increasingly integrated into higher education, it is important to understand how students experience and evaluate their use in supporting writing tasks. Using a qualitative descriptive design, data were collected through semi-structured interviews with eight sixth- semester students in the English Education Program at a university in Bojonegoro. All participants had experience using ChatGPT in completing academic writing assignments. The findings show that students generally perceive ChatGPT as a useful tool for improving grammar accuracy, coherence, and vocabulary in their writing. It provides real-time corrections, suggests clearer sentence structures, and helps with idea organization. Moreover, ChatGPT often offers more academic or formal word choices, allowing students to produce writing that meets academic standards. Many students also reported that using ChatGPT made them more confident and motivated in writing because it reduced anxiety and offered instant support. However, some challenges were also identified. These include receiving suggestions that are too general or not contextually appropriate, struggling to maintain their personal writing voice, and concerns about the reliability and originality of AI-generated content. Technical limitations and the risk of overdependence were also noted. In conclusion, students view ChatGPT as a beneficial tool in the academic writing process, especially when used critically and ethically. The study highlights the importance of digital literacy and instructor guidance to help students use AI tools responsibly while maintaining academic integrity and developing independent writing skills

    DEVELOPING ESP-BASED SUPPLEMENTARY READING MATERIALS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN POULTRY FARMING BUSINESS

    Get PDF
    This development research aims to develop an ESP-based textbook for vocational high schools. This research uses the Research and Development (R&D) method with the 4-D (Four D) model. The development steps carried out by the researcher are: 1) Define, 2). Design, 3). Develop, and 4). Disseminate. Participants in this study were 11 vocational high school students of class X ATU SMK Plus Matholi'ul Anwar Maibit. Data collection techniques used interviews and Likert scale questionnaires to obtain responses. Validation was carried out by material experts and media experts. To determine the suitability of the product, the results of the trial responses from teachers and students were obtained. The developed media was tested on 11 class X students at SMK Plus Matholi'ul Anwar Maibit. The results of the validation by material experts produced a score of 71 with a percentage of 94.6%, including very valid criteria related to contextual evaluation factors, practicality, and content suitability. With very valid criteria, the average score for the graphic feasibility element obtained in the media expert validation was 92.7% with a total score of 51. In a limited-scale trial, students at SMK Plus Matholi'ul Anwar Maibit obtained an average score of 61% of the total score of 687, which is a high criterion. Meanwhile, the average score of answers from teachers was 81.3% with a total score of 61, which is in the very high range. From these results, it is concluded that ESP-based textbooks for vocational high school students are adequate and appropriate to be used in supporting the English learning process of the independent curriculum for vocational high school class X ATU

    PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERINTEGRASI EDUCANDY PADA MATERI CERITA TENTANG DAERAHKU MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH

    Get PDF
    Pembelajaran di kelas IV MIS Babul Ulum Kanten masih mengalami kendala. Hal ini didasarkan pada hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas IV, yang menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan dalam memahami materi. Penyebab utamanya adalah bahan ajar yang digunakan hanya terpacu pada buku saja, padahal siswa kelas IV membutuhkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi karena gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi dalam bentuk bahan ajar digital berupa e-modul sesuai dengan karakteristik gaya belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan emodul berbasis pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi educandy pada materi cerita tentang daerahku mata pelajaran IPAS kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development yang menggunakan model ADDIE yakni Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, validasi oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta angket respon siswa dalam uji coba skala kecil dan besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berupa e-modul yang dikembangkan sangat layak diimplementasikan dalam pembelajaran. Persentase validasi ahli media sebesar 89%, ahli materi sebesar 90%, dan ahli bahasa sebesar 100%, semua penilaian masuk dalam kategori sangat layak. Respon siswa terhadap e-modul sangat setuju, yaitu persentase pada uji coba skala kecil sebesar 91% dan persentase pada uji coba skala besar sebesar 93% dan keduanya termasuk kategori sangat setuju. Dengan demikian e-modul berbasis pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi educandy dapat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik gaya belajar masing-masing peserta didik

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMODELAN MATEMATIKA PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL ( SPLDV)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemodelan matematika pada sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan pada peserta didik kelas VIII MTs Salafiyah Banjarworo Bangilan Tuban. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi dan Tes soal kemampuan pemodelan. Teknik analisis data reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan uji keabsahan data dengan menggunakan Trianggulasi meliputi Sumber, Teknik dan Waktu, Perpanjangan keikutsertaan, dan Ketekunan observasi. Hasil penelitian ini adalah kemampuan pemodelan matematika peserta didik yang menjadi sampel penelitian dalam menyelesaikan masalah kontekstual matematika dibagi menjadi 3 kategori yaitu: 2 peserta didik berada pada kategori kemampuan pemodelan tinggi pada level 5, Sedangkan 2 peserta didik berada pada kategori kemampuan pemodelan sedang pada level 4, dan yang terakhir 2 peserta didik berada pada kategori kemampuan pemodelan rendah pada level 1. Selanjutnya kemampuan pemodelan matematika peserta didik MTs Salafiyah Banjarworo Bangilan Tuban berada pada level 1, 4 dan 5

    PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SAINS BILINGUAL BERBASIS EDUTAINMENT UNTUK MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS III DI MI DARUL ULUM PASINAN BAURENO BOJONEGORO

    Get PDF
    Pembelajaran di MI Darul Ulum Pasinan Baureno Bojonegoro saat ini masih mengandalkan metode ceramah dan LKS yang cenderung monoton, yang berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa serta kemampuan literasi yang belum optimal. Program trilingual yang baru dimulai juga belum sepenuhnya terintegrasi. Situasi ini menunjukkan perlunya inovasi dalam pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan kognitif siswa, seperti multitasking, berpikir kritis, dan fleksibilitas mental, untuk meningkatkan prestasi akademik dan pemahaman konsep. Mengingat rendahnya kemampuan literasi siswa dan kebutuhan akan pembelajaran yang menggabungkan materi sains dan bahasa asing dengan cara yang menyenangkan, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran sains bilingual berbasis edutainment. Modul ini dirancang untuk secara efektif meningkatkan kemampuan literasi siswa sekaligus mendorong penguasaan bahasa Inggris sejak dini melalui pendekatan interaktif yang dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar dalam konteks bilingual. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan penelitian mencakup pendefinisian kebutuhan, perancangan modul, pengembangan produk, dan penyebarluasan modul pembelajaran sains bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) yang dilengkapi dengan unsur edutainment untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif. Hasil evaluasi dari ahli materi (94%), ahli media (92%), ahli bahasa Indonesia (95%), dan ahli bahasa Inggris (97,5%) menunjukkan bahwa modul tersebut sangat layak digunakan. Respon siswa terhadap modul ini juga sangat positif, dengan rata-rata nilai angket sebesar 90,74%, yang masuk dalam kategori sangat menarik. Hasil ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan efektif dalam mengoptimalkan literasi siswa pada mata pelajaran IPAS dan bahasa Inggris, menjadikannya solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah

    PENGEMBANGAN ASESMEN SUMATIF BERBASIS QUIZALIZIE PADA MATERI KEMATIAN DAN KEHIDUPAN ALAM BARZAKH KELAS XI MA DARUL ULUM BAURENO

    No full text
    Pelaksanaan asesmen banyak pendidik yang masih menggunakan cara konvensional dengan menggunakan kertas soal atau buku LKPD. Beberapa permasalahan pun muncul, diantaranya adalah para pendidik yang merasa terbebani karena harus mendokumentasikan lembar kerja peserta didik, juga biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian kertas dan lain sebagainya. Disisi lain peserta didik hanya mendapat hasil dari pertanyaan yang di kerjakan tanpa mendapatkan feedback atau koreksi atas soal yang telah dikerjakan dan kegiatan asesmen menjadi tidak menarik serta tidak berkesan, hal seperti ini seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode R&D dan model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MA Darul Ulum Baureno. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan juga angket. Pengembangan asesmen sumatif ini divalidasi oleh dua validator, yakni ahli materi dan ahli asesmen. Data validitas, reliabilitas, kepraktisan dan keterbacaan dianalisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif. Hasil dari penelitian pengembangan tersebut yakni kesesuaian materi mendapat skor 95% dengan kriteria “sangat layak”, validitas isi mendapat skor 97,5% dengan kategori “sangat layak”, validitas konstruk mendapat skor 100% dengan kriteria “sangat layak”, validitas empiris dari total 30 butir soal mendapatkan 25 butir soal dengan kategori valid dan 5 butir soal dengan kategori tidak valid, reliabilitas 0.782349 dengan kategori “reliabel tinggi” aspek kepraktisan mendapat skor 95% dengan kriteria “sangat layak”, aspek keterbacaan mendapat skor 94% dengan kriteria “sangat layak”. Dapat disimpulkan bahwa asesmen sumatif berbasis Quizalizie ini sangat layak untuk dikembangkan

    PERAN DANA DESA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI DESA NGAMPEL KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO

    No full text
    Pentingnya optimalisasi Dana Desa sebagai salah satu sumber pendanaan untuk meningkatkan layanan PAUD, khususnya di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Pemanfaatan Dana Desa untuk PAUD menjadi bagian dari komitmen pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan, baik dalam aspek fisik seperti infrastruktur pendidikan, maupun aspek non-fisik seperti kesejahteraan guru dan partisipasi masyarakat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi pemanfaatan Dana Desa dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, serta mengevaluasi efektivitas dari program tersebut. Fokus penelitian meliputi peningkatan sarana dan prasarana lembaga PAUD, pemberian insentif kepada guru, serta partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala desa, pengelola PAUD, dan wali murid. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola implementasi dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan anak usia dini di Desa Ngampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan Dana Desa berjalan efektif dalam mendukung layanan PAUD. Penguatan sarana-prasarana seperti pembangunan ruang kelas dan fasilitas sanitasi berkontribusi langsung pada terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Di sisi lain, insentif bagi guru PAUD berdampak positif terhadap peningkatan motivasi dan profesionalisme. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan hingga pengawasan program menumbuhkan rasa kepemilikan dan memperkuat pembangunan sosial berbasis komunitas. Dengan demikian, pemanfaatan Dana Desa di Desa Ngampel telah mampu meningkatkan kualitas layanan PAUD secara menyeluruh

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN SUMATIF BERBANTUAN ARTICULATE STORYLINE 3 MATERI KONSEP JUAL BELI MATA PELAJARAN FIKIH FASE E DI MA SALAFIYAH ASY-SYAFI’IYAH JATIROGO

    No full text
    Asesmen yang menarik dan relevan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Fikih yang sering disajikan secara konvensional. Kebutuhan akan instrumen asesmen digital yang interaktif mendorong pengembangan media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen sumatif berbantuan Articulate Storyline 3 pada materi konsep jual beli Fikih Fase E di MA Salafiyah Asy-Syafi’iyah Jatirogo.Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: (1) Analysis untuk mengidentifikasi kebutuhan dan karakteristik siswa; (2) Design untuk merancang instrumen digital yang sesuai dengan tujuan pembelajaran; (3) Development berupa pembuatan soal dan konten interaktif dengan Articulate Storyline 3; (4) Implementation melalui uji coba terbatas; dan (5) Evaluation melalui validasi ahli, analisis hasil uji coba, serta revisi produk. Sumber data dalam penelitian ini meliputi dosen ahli asesmen, dosen ahli materi, guru mata pelajaran PAI, serta 30 peserta didik kelas X dari MA Salafiyah Asy-Syafi’iyah Jatirogo, yang dipilih secara purposive untuk mendapatkan data yang relevan dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan sangat layak dan praktis. Validitas isi, konstruk, dan materi masing-masing mencapai 100%, 88%, dan 96%. Sebanyak 30 dari 40 soal dinyatakan valid melalui uji Corrected Item-Total Correlation, dan reliabilitas instrumen sebesar 0,863 (kategori sangat layak). Aspek kepraktisan dan keterbacaan memperoleh skor rata-rata 90% dan 88%. Temuan ini mengindikasikan bahwa instrumen asesmen berbasis Articulate Storyline 3 efektif digunakan sebagai alat evaluasi inovatif dalam pembelajaran Fikih di tingkat Madrasah Aliyah

    PENGEMBANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF TRUE OR FALSE QUIZ MENGGUNAKAN APLIKASI SOCRATIVE PADA MATERI PUASA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VIII MTS AL-YAKIN PUNGPUNGAN

    No full text
    Pelaksanaan asesmen diagnostik kognitif perlu dilakukan, hal ini bertujuan untuk membantu pendidik dalam menerapkan metode ataupun rangkaian pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Asesmen diagnostik kognitif yang sering digunakan menggunakan cara konvensional, kurang efektif dan efisien. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti mengembangkan sebuah asesmen diagnostik kognitif true or false quiz menggunakan aplikasi Socrative pada materi puasa mata pelajaran fikih kelas VIII Mts Al-Yakin pungpungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu, Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan validasi dari ahli asesmen dan ahli materi. Objek penelitian ini adalah asesmen diagnostiik kognitif menggunakan aplikasi Socrative yang berkaitan dengan materi puasa untuk peserta didik kelas VIII di MTs Al-Yakin Pungpungan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui dalam proses validasi pengembangan asesmen diagnostik kognitif true or false quiz menggunakan aplikasi Socrative ini pada kesesuaian materi memiliki validitas isi sebesar 100%, validitas konstruk 95%. Validitas Empiris dari 35 soal terdapat 26 soal yang valid, Reliabilitas sebesar 0,884, Kepraktisan 90,6% dan Keterbacaan sebesar 100%

    TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP BIAYA TAMBAHAN DALAM SETIAP TRANSAKSI JUAL BELI DI FASHION STORE MELALUI METODE PEMBAYARAN QRIS

    No full text
    Dalam era digital, metode pembayaran nontunai seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) semakin diminati karena kemudahan dan efisiensinya. Namun, di lapangan ditemukan praktik pembebanan biaya tambahan sebesar 0,7% kepada konsumen oleh salah satu Fashion Store di Bojonegoro. Padahal, sesuai ketentuan Bank Indonesia, biaya tambahan tersebut merupakan tanggung jawab merchant, bukan konsumen. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai mekanisme pembebanan biaya tambahan dalam transaksi QRIS serta kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah dan hukum perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana mekanisme pembebanan biaya tambahan pada transaksi QRIS di Fashion Store, (2) bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik tersebut, dan (3) bagaimana tinjauan hukum perlindungan konsumen terhadap pembebanan biaya tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa biaya tambahan sebesar 0,7% tidak diinformasikan kepada konsumen di awal transaksi dan baru diketahui setelah pembayaran selesai, dan pihak merchant sering mendapat komplain dari konsumen tentang biaya tambahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembebanan biaya tambahan sebesar 0,7% dalam transaksi QRIS oleh merchant tidak dibenarkan, baik menurut syariah maupun hukum positif. Dalam perspektif syariah, praktik ini mengandung gharar karena tidak ada transparansi di awal akad, dan bertentangan dengan Fatwa DSN MUI No. 116/DSN-MUI/IX/2017 yang menekankan keadilan dan keterbukaan. Secara hukum positif, biaya tambahan tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab merchant, bukan konsumen, sebagaimana diatur dalam Pasal 52 ayat (1) PBI No. 23/6/PBI/2021, serta ditegaskan dalam PBI No. 21/18/PBI/2019, PMK No. 69/PMK.03/2022, dan diperjelas dengan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇