Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODUL AJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MATERI WALI SONGO SUNAN GIRI TERINTEGRASI AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MA ISLAHIYAH KALITIDU BOJONEGORO

    Full text link
    Pengembangan modul pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality untuk materi wali songo sunan giri memiliki signifikansi yang tinggi dalam konteks kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, Augmented Reality menawarkan pendekatan inovatif yang berpotensi merevolusi metode pengajaran Pendidikan Agama Islam di lingkungan sekolah. Modul berbasis Augmented Reality tidak hanya berfungsi sebagai jembatan antara teori dan praktik, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, imersif, dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Research and Development (R&D), yaitu metode penelitian yang menghasilkan produk (baik berupa model, modul, dan lain sebagainya), serta terdapat efektifitas dari sebuah produk tersebut. Desain penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan penggunaan angket validasi, yaitu ahli media dan ahli materi. Data validasi dan kepraktisan dianalisis dengan menghitung rata-rata dari masing-masing penilaian. Objek penelitian ini adalah modul ajar sejarah kebudayaan islam materi wali songo sunan giri terintegrasi Augmented Reality untuk siswa MA ISLAHIYAH KALITIDU BOJONEGORO. Berdasarkan hasil penilaian, modul ajar terintegrasi AR memperoleh hasil yang sangat baik dalam dua aspek utama. Pada aspek kesesuaian materi, modul memperoleh persentase sebesar 95,8%, sedangkan pada aspek keterbacaan mencapai 87,5%. Dengan capaian tersebut, modul ini dikategorikan dalam tingkat kelayakan “sangat layak”. Kelayakan modul pada aspek kesesuaian materi menunjukkan bahwa materi yang disajikan telah sesuai dengan standar referensi dan tujuan pembelajaran, serta dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik. Hal ini menjadikan modul ajar berbasis Augmented Reality sebagai inovasi pembelajaran yang efektif, interaktif, dan sesuai untuk diterapkan dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, khususnya di MA Islahiyah Kalitidu, Bojonegoro

    STATUS HARTA BERSAMA PASANGAN KAWIN SIRI SEBELUM ISBAT NIKAH (STUDI KOMPARASI HUKUM PERDATA DENGAN HUKUM ISLAM)

    Full text link
    Perkawinan siri yang dilakukan tanpa pencatatan resmi di Kantor Urusan Agama (KUA) tidak menimbulkan akibat hukum terhadap status pasangan suami istri menurut hukum negara. Salah satu persoalan yang muncul dari perkawinan siri adalah tidak diakuinya harta yang diperoleh selama perkawinan sebagai harta bersama sebelum adanya isbat nikah. Dalam hukum perdata, kedudukan harta bersama hanya berlaku jika perkawinan telah tercatat secara sah. Berbeda dengan itu, hukum Islam memandang bahwa harta yang diperoleh selama ikatan perkawinan tetap dapat dikategorikan sebagai milik bersama jika diperoleh dengan kontribusi kedua belah pihak. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: bagaimana pandangan hukum perdata terhadap status harta bersama pasangan kawin siri sebelum isbat nikah, bagaimana pandangan hukum Islam, dan bagaimana perbandingan antara keduanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami pandangan hukum perdata terhadap status harta bersama pasangan kawin siri sebelum isbat nikah, mengetahui pandangan hukum Islam terhadap hal tersebut, serta menganalisis perbandingan antara kedua sistem hukum dalam konteks tersebut.Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-komparatif. Sumber data utama meliputi Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan kitab Fiqh Islam wa Adillatuhu karya Wahbah al-Zuhaili, serta didukung oleh data sekunder berupa jurnal, skripsi, artikel ilmiah, dan sumber hukum lainnya yang relevan. Analisis dilakukan dengan cara membandingkan pandangan masing-masing sistem hukum terhadap status harta bersama dalam perkawinan siri sebelum isbat nikah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hukum perdata tidak mengakui keberadaan harta bersama dalam perkawinan siri sebelum isbat karena tidak adanya dasar legal formal. Sementara itu, hukum Islam melalui teori al-milkiyyah tetap memberikan pengakuan atas hak masing-masing pihak terhadap harta yang diperoleh berdasarkan kontribusinya. Dengan demikian, terdapat perbedaan prinsip antara keduanya, namun keduanya sama-sama bertujuan untuk memberikan keadilan dan perlindungan terhadap hak kepemilikan

    PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS FILMORA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI MENGENAL SIMBOL PANCASILA SISWA KELAS I MI SALAFIYAH JUMPUT

    Full text link
    Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar seharusnya mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini melalui media digital yang interaktif. Namun, di MI Salafiah Jumput, pembelajaran materi mengenal simbol Pancasila masih kurangnya inovasi dalam pengunaan media pembelajaran menyebabkan materi sulit dipahami. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital interaktif berbasis aplikasi Filmora guna meningkatkan pemahaman siswa kelas 1 terhadap simbol-simbol Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan metode ADDIE yaitu terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evalusasi.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi ,wawancara, angket, tes, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data meliputi teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari ahli materi (96% )ahli media ( 92%)ahli bahasa( (94% )menunjukan bahwa media pembelajaran tersebut sangat layak digunakan ,respon siswa terhadap media pembelajaran vidido interaktif ini juga sangat positif dengan nilai posttest memperoleh nilai ( 87,61%) jadi nilai tersebut masuk dalam kataagori sangat menarik Berdasarkan hasil yang diperoleh dari hasil angket yang di validasi leh bebebrpaa validator dan respon siswa menunjukan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan respon positif dapat meningkatkan pemahaman peseta didik pada materi mengenal symbol pancasila. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif berbasis Filmora yang dikembangkan dinyatakan layak, menarik, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi mengenal simbol Pancasila

    PENGEMBANGAN E-MODUL AJAR BERBASIS LUMIO BY SMART MATERI BERKOMPETISI DALAM KEBAIKAN FASE F PADA MATA PELAJARAN AL QUR'AN HADIS KELAS XI MAN 4 BOJONEGORO

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang interaktif dan relevan dengan perkembangan teknologi dalam menunjang proses pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Khususnya pada materi berkompetisi dalam kebaikan fase F di kelas XI MAN 4 Bojonegoro, peserta didik membutuhkan media ajar yang mampu meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Qur’ani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan e-modul ajar berbasis lumio by Smart sebagai media pembelajaran interaktif yang menarik dan mudah diakses. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R\&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket yang terdiri dari angket validasi ahli, serta angket respon peserta didik dan pendidik. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, serta diujicobakan secara terbatas di kelas XI MAN 4 Bojonegoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul ajar berbasis lumio by smart dinyatakan sangat valid, dengan persentase penilaian oleh ahli media sebesar 96,4%, ahli materi 97,2%, respon peserta didik 91,6%, dan respon pendidik 94,4%. E-modul ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan belajar, mempermudah pemahaman materi, dan menumbuhkan semangat berkompetisi dalam kebaikan sesuai ajaran Al-Qur’an. Dengan demikian, e-modul ini layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis

    PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS KODULAR PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK MATERI AKHLAK PERGAULAN REMAJA KELAS XI DI MA MIFTAHUL ULUM SITIAJI

    Full text link
    Kemajuan teknologi yang sangat pesat membuat para guru harus berinovasi dan memanfaatkan teknologi agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Penggunaan teknologi kini telah merambah berbagai bidang, salah satunya adalah sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Berdasarkan pengamatan terhadap proses pembelajaran di MA Miftahul Ulum Sitiaji, sebagian besar siswa kurang menikmati pelajaran dan kurang berpartisipasi aktif di dalam kelas. Para siswa merasa bosan akibat suasana pembelajaran yang monoton dan minimnya inovasi dalam materi ajar yang diterapkan. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba mengembangkan e-modul interaktif berbasis kodular pada mata pelajaran akidah akhlak materi akhlak pergaulan remaja kelas XI di MA Miftahul Ulum Sitiaji. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, serta respons dari pendidik dan peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik deskriptif, yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan. Berdasarkan hasil penelitian, jenis penelitian Research and Development (R&D) yang melibatkan tahapan analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Hasil kelayakan uji validasi e-modul interaktif berbasis kodular pada mata pelajaran akidah akhlak materi akhlak pergaulan remaja untuk penilaian aspek desain memperoleh nilai rata-rata 91% dengan kriteria sangat layak. Kemudian, pada aspek materi memperoleh nilai rata-rata 100% dengan kriteria sangat layak. Aspek kepraktisan memperoleh nilai rata-rata 90% dengan kriteria sangat layak, dan pada aspek keterbacaan memperoleh nilai rata-rata 95% dengan kriteria sangat layak. Dengan demikian, e-modul interaktif berbasis kodular pada mata pelajaran Akidah Akhlak, materi akhlak pergaulan remaja kelas XI di MA Miftahul Ulum Sitiaji, telah teruji kelayakannya untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran

    KEABSAHAN WASIAT LISAN TANPA ADANYA SAKSI PERSPEKTIF MAZHAB SYAFI`I (Studi Kasus di Desa Nguruan Kecamatan Soko)

    Full text link
    Wasiat merupakan amanah penting dalam Islam karena berkaitan langsung dengan pembagian harta setelah pewasiat meninggal. Secara hukum, wasiat boleh disampaikan secara lisan, namun dalam praktik sering menimbulkan masalah, terutama jika tidak disaksikan orang lain. Seperti kasus di Desa Nguruan, muncul konflik antar ahli waris karena wasiat hanya diketahui oleh penerima dan tidak ada saksinya. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah wasiat lisan tanpa saksi sah menurut Mazhab Syafi’i yang dianut mayoritas umat Islam Indonesia. Di sisi lain, hukum positif seperti Kompilasi Hukum Islam (KHI) justru mensyaratkan adanya saksi. Rumusan masalah Bagaimana praktik wasiat lisan tanpa adanya saksi di Desa Nguruan Kecamatan Soko? ,dan Bagaimana pendapat Mazhab Syafi`i tentang praktik wasiat lisan tanpa adanya saksi di Desa Nguruan Kecamatan Soko?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana praktik wasiat lisan tanpa adanya saksi yang ada di Desa Nguruan kecamatan soko, serta mengetahui bagaimana pandangan Mazhab Syafi`i terhadap praktik wasiat lisan tanpa adanya saksi di Desa Nguruan kecamatan soko Penelitian ini merupakan field research, dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang sumber datanya meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara yang berhubungan dengan wasiat lisan. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui pengumpulan sumber-sumber yang ada seperti Kitab, Buku, Jurnal, Komplikasi Hukum Islam, dan sumber lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa praktik wasiat lisan di Desa Nguruan dilakukan tanpa melibatkan saksi, yang kemudian memicu perselisihan di antara para ahli waris. Walaupun Mazhab Syafi’i membolehkan wasiat secara lisan, ketiadaan saksi menyebabkan lemahnya kekuatan pembuktian dan membuka peluang terjadinya konflik. Dalam perspektif Mazhab Syafi’i, kehadiran saksi dianjurkan sebagai bukti untuk menjamin keabsahan wasiat apabila timbul sengketa. Dengan demikian, wasiat lisan tanpa saksi seperti yang terjadi dalam kasus ini dipandang tidak sah atau setidaknya tidak memiliki dasar hukum yang kuat menurut Mazhab Syafi’i, sehingga sulit untuk dilaksanakan secara hukum Islam

    EFEKTIVITAS MEDIA MIND MAPPING DENGAN FITUR GAMIFIKASI BERBASIS PREZI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS XI MATERI ILMU MAWARIS DI MA DARUL ULUM BAURENO BOJONEGORO

    Full text link
    Pendidikan Agama Islam memegang peranan penting dalam pembentukan karakter peserta didik, namun dalam praktiknya masih sering menghadapi berbagai kendala, terutama dalam hal metode dan media pembelajaran yang kurang menarik. Salah satu materi yang dianggap kompleks oleh siswa adalah Ilmu Mawaris. Pembelajaran yang monoton dan minim interaksi membuat siswa kesulitan memahami materi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan media yang inovatif dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa, salah satunya adalah penggunaan media mind mapping dengan fitur gamifikasi berbasis Prezi, yang diyakini dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MA Darul Ulum Baureno. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji hipotesis, dan uji N-Gain dengan bantuan SPSS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran mind mapping berbasis Prezi dengan fitur gamifikasi terhadap peningkatan pemahaman siswa dalam materi Ilmu Mawaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media mind mapping dengan fitur gamifikasi berbasis Prezi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji N-Gain yang termasuk dalam kategori sedang dengan skor rata-rata 0,63 dan hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif solusi untuk pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif pada materi-materi yang bersifat kompleks, khususnya dalam mata pelajaran Fikih

    DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MI TINJAUAN LITERATUR DALAM MEANINGFUL LEARNING MINDFUL LEARNING DAN JOYFUL LEARNING

    No full text
    Rendahnya keterlibatan aktif dan kebermaknaan belajar siswa MI menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan deep learning dalam pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah melalui tiga pendekatan utama: meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 20 artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, dianalisis secara tematik untuk menelaah pola penerapan, strategi pembelajaran, serta dampaknya terhadap capaian belajar siswa MI. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ketiga pendekatan tersebut dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat koneksi antara materi dan kehidupan nyata, serta membangun kesadaran belajar yang reflektif dan menyenangkan. Disimpulkan bahwa deep learning berkontribusi positif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna di tingkat MI. Implikasinya, guru MI perlu merancang kegiatan belajar yang mendorong pemahaman mendalam, kesadaran diri, serta lingkungan belajar yang menyenangkan dan kolaboratif

    PENGARUH MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN PASSING BAWAH BOLA VOLI DI SMK MUHAMMADIYAH 1 CEPU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bola voli yang dimodifikasi terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah pada siswa SMK Muhammadiyah 1 Cepu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan passing bawah siswa yang disebabkan oleh kesulitan penguasaan teknik dasar, kurangnya kepercayaan diri, serta penggunaan bola standar yang relatif berat dan keras bagi pemula. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan passing bawah sebelum perlakuan (pretest) dan sesudah perlakuan (posttest). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired Sample t-Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bola voli yang dimodifikasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar keterampilan passing bawah, dengan nilai t hitung sebesar 15,84, derajat kebebasan (df) sebesar 19, dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan bola voli yang dimodifikasi secara signifikan mampu meningkatkan hasil belajar keterampilan passing bawah bola voli pada siswa SMK Muhammadiyah 1 Cepu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya pada materi permainan bola voli

    HUBUNGAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN LITERASI FISIK PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI DI KECAMATAN SOKO

    No full text
    Perkembangan media dalam dunia pendidikan telah membawa perubahan signifikan terhadap berbagai aspek pembelajaran, termasuk dalam bidang Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Media pembelajaran menjadi salah satu peningkat pemahaman siswa tentang pentingnya melakukan aktivitas fisik, namun belum banyak diterapkan sehingga banyak yang belum diketahui mengenai hubungan dari media pembelajaran yang digunakan secara efektif dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik, termasuk dalam pengembangan literasi fisik. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan media pembelajaran dan literasi fisik peserta didik kelas VII SMP Negeri di Kecamatan Soko. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan metode survei untuk mengumpulkan data dengan kuesioner. Terdapat 450 peserta didik yang menjadi sampel pada penelitian ini, rancangan penelitian ini dilakukan observasi setelah itu diberikan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dan Uji Hipotesis. Besar hubungan dari media pembelajaran dan literasi fisik peserta didik yaitu 41%. Hasil Penelitian ini menunjukkan media pembelajaran berhubungan dengan literasi fisik peserta didik kelas VII SMP Negeri di Kecamatan Soko dan dibuktikan dengan Uji Hipotesis dengan nilai signifikansi 0,000 (≤ 0,05) yang menunjukan bahwa Ha atau Hipotesis diterima

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇