Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
5611 research outputs found
Sort by
PENERAPAN EKSTRAKURIKULER DRUMBAND UNTUK MENGEMBANGKAN MUSICAL INTELLIGENCE UNTUK ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK ISLAM AN NUUR DESA PURWOSARI KECAMATAN PURWOSARI KABUPATEN BOJONEGORO
Musik memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini, khususnya dalam menstimulasi kecerdasan musikal. Kegiatan ekstrakurikuler drumband menjadi salah satu sarana efektif untuk mengembangkan Musical Intelligence melalui latihan ritme, koordinasi gerak, dan ekspresi diri. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan kegiatan drumband dalam mengembangkan kecerdasan musikal anak usia 4–6 tahun serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Pelaksanaan kegiatan drumband dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengenalan alat musik, menseleksi kemampuan anak sesuai bakat yang dimiliki, mengenalkan irama, mengkolaborasikan irama dengan gerak lagu, hingga membentuk kelompok sesuai dengan musik yang dimainkan. Latihan dilaksanakan secara rutin satu mingu sekali sesuai jadwal ekstrakurikuler sekolah. Proses ini tidak hanya menekankan pada keterampilan teknis, tetapi juga membangun kerja sama antar anak, menumbuhkan rasa senang, dan memperkuat hubungan sosial di antara peserta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tahapan tersebut efektif meningkatkan kepekaan musikal, keterampilan mendengar, koordinasi motorik, serta rasa percaya diri anak. Faktor pendukung keberhasilan meliputi peran aktif guru dan pelatih, dukungan penuh orang tua, serta antusiasme anak. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan alat musik, perbedaan kemampuan setiap anak, dan kondisi cuaca yang mempengaruhi jadwal latihan.
Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian lokal di lembaga pendidikan Islam. Secara keislaman, pengembangan potensi anak sejalan dengan QS. An-Nahl: 78 yang menekankan pentingnya memanfaatkan pendengaran, penglihatan, dan hati untuk belajar, serta hadis Nabi yang menegaskan pentingnya pendekatan lembut dalam mendidik anak
PERAN KEPEMIMPINAN KYAI DALAM MENDIDIK DAN MEMBENTUK KARAKTER ECOPRENEURIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA YASPINU SOKO TUBAN
Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspinu Soko Tuban tidak hanya berkontribusi dalam membentuk santri yang mandiri secara ekonomi, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan. Pendekatan berbasis ecopreneurship menjadi solusi inovatif yang menjawab tantangan zaman modern yang menuntut keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan Kyai dalam mendidik santri agar memiliki karakter ecopreneurial, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan kepemimpinan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspinu Soko Tuban.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kyai berperan sentral sebagai pemimpin spiritual, pendidik, dan penggerak budaya pesantren dalam membentuk karakter santri yang mandiri, kreatif, serta peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Keberhasilan tersebut dipengaruhi oleh kharisma dan wibawa spiritual Kyai, dukungan fasilitas internal pesantren, serta lingkungan sosial dan budaya yang mendorong santri untuk berinovasi dalam wirausaha berbasis lingkungan. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi ilmiah dalam pengembangan konsep kewirausahaan berkelanjutan di lingkungan pesantren serta menjadi referensi bagi lembaga pendidikan Islam lainnya
ANALISIS PUTUSAN PERKARA NOMOR: 526/PDT.G/2024/PA.TBN TENTANG GUGATAN POLIGAMI PERSPEKTIF AHMAD MUSTHAFA AL-MARAGHI
Poligami dalam Bahasa Yunani yang memiliki arti kawin dengan banyak
wanita. Dalam bahasa arab adalah “ta’addud” yang mempunyai pengertian banyak
istri. Kasus permohonan ijin poligami seperti ini terjadi di Pengadilan Agama
Tuban. Terdapat kasus permohonan ijin poligami semacam ini yang diterima dan
dikabulkan oleh Pengadilan Agama Tuban pada tanggal 29 Februari 2024 dalam
putusan perkara nomor 526/Pdt.G/2024/PA.Tbn. Alasan pokok permohonan
pemohon adalah bahwa pemohon mengajukan izin poligami disebabkan karena
pemohon mempunyai nafsu sex yang besar, dan termohon kurang dapat melayani
pemohon dengan baik dengan alasan terlalu letih. Oleh karenanya, pemohon sangat
khawatir akan melakukan perbuatan yang dilarang oleh norma agama apabila
pemohon tidak melakukan poligami.
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan: Bagaimana
putusan hakim Pengadilan Agama Tuban Nomor 526/Pdt.G/2024/PA.Tbn tentang
gugatan poligami dan Bagaimana analisis putusan perkara Nomor:
526/Pdt.G/2024/Pa.Tbn Tentang Gugatan Poligami Perspektif Ahmad Musthafa
Al-Maraghi.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif komparatif dengan
pendekatan metode deskriptif. Sumber data pada penelitian ini meliputi data primer
yang berasal dari salinan putusan perkara Nomor: 526/Pdt.G/2024/Pa.Tbn,
sedangkan data sekundernya berasal dari sumber hukum seperti buku, pendapat ahli
, tafsir dari Ahmad Mustofa Al-Maraghi, dan jurnal-jurnal. Metode pengumpulan
data penelitian ini diperoleh dari dokumentasi/studi pustaka. Adapun data yang
diperoleh diolah menggunakan metode deskriptif analitis dengan menggunakan
pendekatan kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: pertama, alasan pokok
yang diajukan oleh pemohon adalah pemohon mempunyai nafsu sex yang besar,
dan sang istri kurang dapat melayani dengan baik keinginannya karena dengan
alasan terlalu letih. Oleh karena itu, pemohon sangat khawatir jika tidak melakukan
poligami akan melakukan perbuatan yang dilarang oleh norma agama. Keduanya
telah menjalin hubungan yang sudah lama, dan saling mencintai. Ahmad Musthafa
Al-Maraghi dalam sebuah kitab tafsirnya memberikan definisi poligami dapat
dilakukan jika dalam keadaan darurat. Poligami diperbolehkan bagi seseorang yang
sangat-sangat membutuhkan dalam keadaan benar-benar darurat dengan memiliki
syarat orang tersebut wajib mampu berlaku adil serta dapat menghindari perbuatan
yang melewati batas
EFEKTIVITAS ISBAT NIKAH TERPADU (Studi Kasus Pelaksanaan Isbat Nikah di Kecamatan Malo Tahun 2020)
Fenomena Nikah yang tidak tercatat di tengah masyarakat sangat tidak terelakkan keberadaanya. Hal ini hampir terjadi semua wilayah seluruh Indonesia. Baik secara Nasional maupun lokal. Tidak terkecuali di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Kegiatan pernikahan yang tidak tercatatkan di Kantor Urusan Agama meski tidak dikatakan tidak sah melainkan lebih bertujuan dilakukan penertiban administrasi bagi pasangan suami istri untuk kepentingan hal hal hal yang berhubungan dengan administratif agar tidak terjadi masalah hukum dikemudian hari.Istbat Nikah menjadi salah satu solusi yang kemudian dalam prakteknya dilakukan secara terpadu.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran proses melakukan kegiatan Istbat nikah itu sendiri berdasarkan aturan aturan hukum yang berlaku dan bertujuan memfasilatsi masyarakat yang telah menikah namun tidak dicatatkan pernikahannya di KUA. Mendapatkan surat nikah melalui Istbat nikah adalah langkah maju dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah secara kolaboratif yakni melibatkan Pengadilan Agama, Kantor urusan Agama dan Kependudukan yang dampaknya sangat diarakan oleh masyarakat.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan atau field reasech. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Startegi analisis yang digunkan oleh peneliti adalah dengan menggunakan strategi analisis interaktif. Data yang sudah diperoleh kemudian dioleh dengan menggunkan metode dsskriptif dan dianalisis menggunakan terori efektifitas.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa isbat nikah terpadu berjalan sesuai dengan prosedur yakni adanya kolaborasi tiga instansi Pengadilan Agama, KUA dan Disdukcapil, terlaksana secara terpadu di satu waktu dan satu tempat. Kegitan Isbat nikah terpadu ini berjalan dengan efektif terbukti pelaksanaan dan hasilnya sesuai dengan indikator efektivitas
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEIMANAN PADA KITAB SYARH TIJAN ADDARORI KARYA SYEKH NAWAWI ALBANTANI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MADRASAH ALIYAH MANBAIL FUTUH DAN SMK MANBAIL FUTUH BEJI JENU TUBAN
Penelitian ini menganalisis penerapan nilai-nilai keimanan dari kitab Syarh Tijan Addarori karya Syekh Nawawi Albantani untuk membentuk karakter siswa di Madrasah Aliyah dan SMK Manbail Futuh Beji Jenu Tuban. Penelitian kualitatif ini fokus pada tiga hal: nilai-nilai keimanan dalam kitab, cara penerapannya, dan hasilnya. Kitab Syarh Tijan Addarori mengandung nilai-nilai keimanan dalam dua aspek: akidah dan akhlak. Aspek akidah meliputi keyakinan kepada Allah (sifat wajib, mustahil, jaiz), keyakinan kepada Rasul (kenabian), dan keyakinan kepada hari akhir (sam'iyyat). Aspek akhlak mencakup akhlak kepada Allah (rendah hati, syukur, ikhlas) dan akhlak kepada diri sendiri (menjauhi syirik dan perilaku merugikan).
Penerapan nilai-nilai ini disesuaikan dengan karakteristik setiap jenjang pendidikan. Di MA, menggunakan metode pesantren tradisional (bandongan) dengan kitab berbahasa Arab melalui tiga tahapan terstruktur. Di SMK, menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi dengan terjemahan kitab karena siswa tidak memiliki latar belakang pesantren.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan fokus kajian implementasi nilai-nilai keimanan dalam kitab Syarh Tijan Addarori dalam membentuk karakter siswa. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan menggunakan metode triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil implementasi menunjukkan dampak positif pada karakter siswa. Siswa MA mengalami peningkatan pemahaman masalah, kemajuan ibadah, rasa syukur, sikap rendah hati, dan kualitas ketauhidan. Siswa SMK menunjukkan penurunan pelanggaran tata tertib, peningkatan pemahaman ketauhidan dan semangat beribadah, perubahan sudut pandang positif, dan sikap rendah hati. Penelitian membuktikan efektivitas nilai-nilai keimanan kitab Syarh Tijan Addarori dalam pembentukan karakter dengan pendekatan yang adaptable sesuai konteks pendidikan
Implementasi Program Muhadarah dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking dan Kemandirian Siswa MTs Islamiyah Attanwir Talun Bojonegoro
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Muhad{arah dalam meningkatkan kemampuan public speaking dan kemandirian siswa di MTs Islamiyah Attanwir Talun Bojonegoro. Program Muhad{arah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pengembangan keterampilan komunikasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru pembina, siswa, dan kepala madrasah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Muhad{arah berjalan secara terstruktur dan konsisten, melibatkan seluruh siswa MTs Islamiyah Attanwir Talun Bojonegoro dari kelas VII hingga IX secara bergiliran. Dalam pelaksanaannya, siswa diberi kebebasan memilih tema, menyiapkan materi, dan tampil di hadapan audiens, yang secara tidak langsung melatih kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab individu. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan public speaking siswa, seperti intonasi, artikulasi, ekspresi, dan penguasaan audiens. Selain itu, program ini juga berdampak positif terhadap penguatan kemandirian belajar siswa, sesuai dengan prinsip Self-Regulated Learning (SRL), yakni perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi diri.
Dengan demikian, program Muhad{arah dapat dijadikan sebagai strategi pendidikan yang integratif dalam mengembangkan potensi siswa baik dalam aspek akademik maupun kepribadian. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan Islam dalam merancang kegiatan serupa untuk menumbuhkan kemandirian dan keterampilan komunikasi siswa
IMPLEMENTASI PROGRAM KHIDMAH DALAM MEMBENTUK INTEGRITAS DAN LOYALITAS SANTRI PONDOK PESANTREN AL-ANWAR 3 SARANG REMBANG
Latar belakang penelitian adalah pengabdian santri di pondok meruapakan salah satu cara memberikan Pendidikan kepada santri untuk memberikan penguatan nilai-nilai baik yang ada di pondok pesantren untuk bekal santri mengamalkan ilmu ketika sudah pulang. Tesis ini bertujuan meneliti implementasi program khidmah yang diselenggarakan di Pondok Pesantren AlAnwar 3 Sarang Rembang, yang mana selama ini khidmah telah menjadi ciri khas dan tradisi di lembaga pendidikan tersebut; dan menganalisa efektifitas implementasi program khidmah dan loyalitas bagi santri terhadap integritas santri di Pondok Pesantren sebagai bagian dari karakter unggul yang ditunjukkan dengan adanya indikator kejujuran, komitmen, bertanggungjawab, loyalitas, dan menghargai waktu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan budaya khidmah yang telah menjadi program kegiatan terhadap integritas santri di Pondok Pesantren. Adapun sumber penelitian berupa sumber data primer yang didapatkan melalui observasi non partisipasi dan observasi partisipasi secara langsung di Pondok Pesantren, mendokumentasikan aktivitas yang terjadi di pesantren serta melakukan wawancara dengan pengasuh, direktur pesantren, pengurus dan para santri yang berkhidmah sesuai dengan konsep yang telah didasarkan oleh pondok pesantren. Sementara itu data sekunder berupa buku, jurnal, tesis, undang – undang, data dan artikel yang diperoleh dari internet.
Tesis ini membuktikan bahwa: Pertama, implementasi program khidmah di Pondok Pesantren Al-Anawar 3 Sarang Rembang dengan menempatkan para santri di unit–unit kegiatan milik lembaga, akan menumbuhkan komitmen, bertambahnya loyalitas kepada guru dan pesantren dan tumbuhnya sikap dalam menghargai waktu sebagai indikator dari integritas yang menjadi tujuan utama dari implementasi program khidmah di Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Sarang Rembang
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN SUMATIF BERBANTU PROPROFS QUIZ MAKER PADA MATA PELAJARAN ASWAJA MATERI MENELADANI ULAMA NU KELAS XI MA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan instrumen asesmen digital yang inovatif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi dalam pembelajaran Aswaja, khususnya materi Meneladani Ulama NU. Penelitian bertujuan mengembangkan instrumen asesmen sumatif berbasis ProProfs Quiz Maker yang valid, reliabel, dan praktis digunakan pada pembelajaran di MA Matholiul Falah Simo Soko Tuban.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, serta diujicobakan kepada 33 siswa kelas XI. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) validasi ahli materi memperoleh kelayakan 94% (sangat layak), validasi ahli media 98% (sangat layak), dan respon siswa 97,7% (sangat layak); (2) uji validitas empiris menghasilkan 23 butir soal valid dari 35 butir, sedangkan reliabilitas KR-20 sebesar 0,880 (kategori sangat tinggi); (3) tingkat kesukaran didominasi kategori sedang (65,7%), daya beda mayoritas baik–sangat baik. Fitur locked browser, randomisasi soal, dan umpan balik otomatis terbukti efektif mencegah kecurangan dan meningkatkan keterlibatan siswa. Kesimpulannya, instrumen asesmen sumatif berbasis ProProfs Quiz Maker layak digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran Aswaja yang interaktif, akurat, dan sesuai tuntutan pembelajaran abad ke-21
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DENGAN PENDEKATAN INKUIRI PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMPN 1 KANOR BOJONEGORO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di SMPN 1 Kanor Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran konvensional yang cenderung berpusat pada guru. Model Jigsaw, sebagai bagian dari pembelajaran kooperatif, diyakini dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran melalui kerja sama kelompok dan pertukaran informasi antaranggota.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental). Desain yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Kanor Bojonegoro yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap keaktifan belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata keaktifan belajar siswa pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti
PENERAPAN MODEL SELF-ORGANISED LEARNING ENVIRONMENT BERBANTUAN GOOGLE SITES PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MAASSALAM BANGILAN TUBAN
Penelitian ini didasarkan pada rendahnya kualitas pembelajaran di MA Assalam Bangilan Tuban yang masih berorientasi pada hafalan, kurang interaktif, dan minim pemanfaatan teknologi. Model SOLE hadir sebagai alternatif pembelajaran yang menekankan pada kemandirian, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi internet, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Self-Organised Learning Environment (SOLE) berbantuan Google Sites dalam pembelajaran Fikih di MA Assalam Bangilan Tuban, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model SOLE meliputi perencanaan (penyusunan tujuan, materi, strategi, media, dan evaluasi pembelajaran), pelaksanaan (eksplorasi materi secara mandiri dan kelompok melalui Google Sites), dan evaluasi (formatif dan sumatif menggunakan kuis, tanya jawab, serta ujian tertulis). Faktor pendukung antara lain ketersediaan fasilitas, kompetensi guru, kurikulum yang fleksibel, dan motivasi siswa. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan literasi digital siswa, koneksi internet yang tidak stabil, dan waktu eksplorasi yang terbatas. Model SOLE berbantuan Google Sites terbukti meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep Fikih, serta penguasaan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut terhadap integrasi teknologi dalam pembelajaran berbasis pesantre