Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
5611 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL DAN BUDAYA LOKAL ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN ATH-THOLIBIN NGAMBON BOJONEGORO
Kegiatan pembelajaran ialah sebuah rancangan yang dibuat oleh seorang pendidik untuk proses pembelajaran, kegiatan ini harus dirancang menarik. Kegiatan pembelajaran di KB masih cenderung monoton dan hanya memanfaatkan LKA sebagai media pembelajaran sehingga membuat anak kurang minat dalam mengikuti pembelajaran. Salah satu cara agar pembelajaran menarik adalah dengan memanfaatkan media digital sebagai media pembelajaran agar menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, aktif, dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui implementasi pengembangan belajar anak terhadap minat belajar anak usia dini setelah menggunakan media digital. Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program kegiatan berbasis teknologi dan budaya local. Mengetahui bagaimana pengembangan program kegiatan yang mengintegrasikan nilai budaya lokal dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini dilakukan Di Kb Ath-Tholibin Ngambon, Bojonegoro pendekatan penelitian Kualitatif dengan metode observasi dan wawancara.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi media digital berbasis budaya lokal meningkatkan minat dan motivasi belajar anak. Faktor pendukung pada impelementasi kegiatan dengan media digital berbasis budaya lokal adalah peran guru, infrastruktur yang memadai, dan peran orang tua. Faktor penghambat pada implementasi ini adalah terbatasnya fasilitas di KB Ath-Tholibin, serta kurangnya keterampilan guru.
Implementasi pembelajaran dengan media digital berbasis budaya lokal meningkatkan motorik halus anak dengan kegiatan mengenal makanan tradisional dan mewarnai gambar tokoh rakyat, selain itu bisa meningkatkan kemampuan bahasa anak, menambah kosakata anak usia dini dan meningkatkan literasi anak dengan kegiatan menonton video cerita rakyat
MIKROENKAPSULASI EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) METODE KOASERVASI KOMPLEKS DENGAN BAHAN PENYALUT DAN VARIASI JUMLAH EKSTRAK
Daun pepaya (Carica papaya L.) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, dan tanin yang memiliki aktivitas farmakologis penting, termasuk sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Namun, senyawa-senyawa ini sangat sensitif terhadap faktor lingkungan seperti suhu, cahaya, dan oksidasi, yang dapat menyebabkan degradasi dan penurunan efektivitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, digunakan metode mikroenkapsulasi sebagai teknik untuk melindungi senyawa aktif dan meningkatkan stabilitasnya selama penyimpanan dan penggunaan. Dalam penelitian ini, digunakan desain eksperimental murni dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak daun pepaya: Formula 1 (1 g), Formula 2 (3 g), dan Formula 3 (7 g). Proses mikroenkapsulasi dilakukan dengan metode koaservasi kompleks, menggunakan gelatin dan natrium alginat sebagai bahan penyalut, serta glutaraldehid sebagai agen pengikat silang. Evaluasi yang dilakukan meliputi analisis kadar ekstrak, pembuatan kurva baku, dan penentuan efisiensi penjeratan (entrapment efficiency). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penjeratan tertinggi diperoleh pada Formula 1 dengan nilai 70%, diikuti Formula 2 sebesar 68%, dan Formula 3 sebesar 65%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak tidak selalu menghasilkan efisiensi penjeratan yang lebih tinggi. Pada konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi, sistem penyalut dapat menjadi jenuh sehingga sebagian senyawa aktif tidak dapat terenkapsulasi secara efektif. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode koaservasi kompleks efektif untuk mikroenkapsulasi ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.), dengan Formula 1 (1 g ekstrak) sebagai formulasi yang optimal karena memiliki efisiensi penjeratan tertinggi sebesar 70%. Hal ini menunjukkan bahwa pada konsentrasi rendah, sistem penyalut dapat bekerja lebih efisien dalam menjebak senyawa aktif. Pendekatan mikroenkapsulasi ini tidak hanya melindungi senyawa bioaktif dari degradasi lingkungan tetapi juga berpotensi meningkatkan efektivitas dan masa simpan produk akhir yang mengandung ekstrak daun pepaya. Penelitian ini membuka peluang baru untuk pengembangan sediaan farmasi atau suplemen berbasis herbal yang lebih stabil, efektif, dan tahan lama
IMPLEMENTASI MEDIA CHROMEBOOK BERBASIS CANVA PRO DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI-BP SMA PLUS AL AMANAH BALONGSUMBER DANDER BOJONEGORO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media Chromebook berbasis Canva Pro dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI-BP di SMA Plus Al Amanah Balongsumber Dander Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa SMA Plus Al Amanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pembelajaran media Chromebook berbasis Canva Pro dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan menyenangkan. Implementasi media Chromebook berbasis Canva Pro telah berjalan dengan baik, guru memanfaatkan Canva Pro untuk membuat media pembelajaran visual yang menarik, dan siswa mengakses materi tersebut melalui Chromebook dengan antusias. Hasil penggunaan media ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif, mudah memahami materi, dan lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran PAI-BP. Media ini juga melatih keterampilan literasi digital dan kreativitas siswa sesuai kebutuhan abad 21. Dengan demikian, penggunaan media Chromebook berbasis Canva Pro terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis teknologi digital
Penggunaan Kitab Taisirul Khalaq Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Untuk Menanamkan Akhlakul Karimah Siswa Kelas Viii Mts Assalam Bangilan Tuban
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kitab Taisirul Khalaq dalam mata pelajaran Akidah Akhlak serta menelaah efektivitasnya dalam menanamkan akhlakul karimah pada siswa kelas VIII MTs ASSALAM Bangilan Tuban. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pembentukan karakter mulia di kalangan remaja, khususnya di lingkungan pendidikan Islam. Secara akademik, masih terdapat kendala dalam penyampaian materi Akidah Akhlak yang mampu menyentuh aspek afektif dan perilaku siswa secara mendalam. Banyak materi disampaikan secara kognitif dan teoritis, sehingga belum sepenuhnya berdampak pada perubahan sikap dan perilaku siswa. Hal ini menjadi tantangan bagi guru dalam memilih metode dan sumber ajar yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral secara nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan (field research) yang dilaksanakan di MTs ASSALAM Bangilan Tuban. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII serta guru pengampu mata pelajaran Akidah Akhlak. Analisis data dilakukan secara induktif dengan merujuk pada teori-teori pendidikan akhlak Islam dan implementasi kitab dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kitab Taisirul Khalaq dalam mata pelajaran Akidah Akhlak memberikan dampak positif terhadap pembentukan akhlak siswa. Siswa tidak hanya memahami konsep-konsep akhlak secara teoritis, tetapi juga menunjukkan perubahan sikap dalam perilaku sehari-hari, seperti meningkatnya kejujuran, kedisiplinan, dan sikap hormat terhadap guru dan orang tua. Dengan demikian, integrasi kitab klasik dalam proses pembelajaran terbukti efektif dalam menanamkan akhlakul karimah dan memperkuat karakter siswa sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Kitab Taisirul Khalaq merupakan media yang efektif dalam pembelajaran akhlak, karena menyajikan materi yang sesuai dengan kebutuhan pembentukan karakter siswa dan mudah dipahami. Oleh karena itu, pendekatan ini layak dipertimbangkan sebagai model pembelajaran akhlak di lembaga pendidikan Islam lainnya
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN MATEMATIKA TENTANG DATA KELAS V MI MIFTAHUL JANNAH BAGI KELAS INKLUSIF DI DESA KARANG TENGAH TUBAN 2025
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi matematika, khususnya pada topik data. Kondisi ini terjadi karena pembelajaran masih berpusat pada guru dengan metode yang monoton sehingga siswa cenderung pasif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw serta hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan pemahaman matematika pada siswa kelas V inklusif di MI Miftahul Jannah, Desa Karang Tengah, Tuban. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek utama guru matematika sekaligus wali kelas V dan melibatkan siswa sebagai objek penelitian. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk mengetahui proses penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw serta kendala yang muncul dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi data. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam kerja sama kelompok. Hambatan yang ditemui antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan antar siswa, dan tantangan dalam pengelolaan kelas inklusif. Secara keseluruhan, penerapan model jigsaw terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih baik
PENERAPAN NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KITAB TA’LIM MUTA’ALLIM PADA KEGIATAN TADRIBUDDAKWAH DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN AL-BAHROIN
Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tidak hanya berfungsi mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk akhlak dan keterampilan sosial santri. Salah satu rujukan penting dalam proses tersebut adalah Ta’lim al-Muta’allim karya Imam Az-Zarnuji, yang menekankan nilai adab, kesungguhan, kesabaran, keikhlasan, dan pengamalan ilmu. Nilai-nilai ini menjadi dasar penting dalam pelaksanaan program Tadribud Dakwah di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Bahroin, yaitu pelatihan dakwah santri secara langsung kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan nilai-nilai pendidikan Islam dalam Ta’lim al-Muta’allim pada kegiatan Tadribud Dakwah. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan nilai-nilai pendidikan Islam dalam Ta’lim al-Muta’allim pada kegiatan Tadribud Dakwah, khususnya bagaimana nilai adab, keikhlasan, kesungguhan, dan kesabaran diimplementasikan santri dalam praktik dakwah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang mendalam. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan sehingga diperoleh gambaran utuh mengenai keterkaitan antara ajaran kitab klasik dengan pengalaman dakwah santri di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Ta’lim Muta’allim telah terimplementasi dalam sikap santri. Keikhlasan tampak dalam kesiapan berdakwah tanpa pamrih, kesungguhan terlihat dari persiapan materi dan keberanian berbicara, sedangkan kesabaran, disiplin, dan tawadhu’ muncul saat menghadapi kendala di lapangan. Implementasi nilai tersebut berkontribusi pada peningkatan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial santri. Meski demikian, masih terdapat hambatan berupa rasa gugup, keterbatasan pengalaman, dan kesenjangan antara teori kitab dengan praktik dakwah. Pesantren berupaya mengatasi hal ini melalui pembinaan intensif, evaluasi rutin, dan pendampingan ustaz/ustazah agar santri lebih siap menghadapi masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kajian kitab klasik dan praktik dakwah kontekstual untuk mencetak santri yang berilmu, berakhlak, dan siap berperan di masyarakat
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIN DALAM MENINGKATKAN SIKAP SPIRITUAL DAN SOSIAL DI MA PLUS AL MUHIBBIN JATIROGO TUBAN
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA) merupakan program yang dianjurkan oleh pemerintah untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai pancasila dan ajaran islam dikalangan siswa untuk menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks dalam pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA) yang diterapkan dalam kurikulum merdeka. Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA) bisa dilaksanakan melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, kokurikuler, dan budaya madrasah. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin berbasis media wayang dalam meningkatkan sikap spiritual dan sosial pada siswa di MA Plus Al Muhibbin Jatirogo Tuban, dengan fokus penelitian: (1) konsep P5PPRA berbasis media wayang dalam meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa, (2) implementasi P5PPRA berbasis media wayang dalam meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa, (3) capaian implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila dan rahmatan lil alamin berbasis media wayang dalam meningkatkan sikap spiritual dan sosial siswa. Penelitian ini pada siswa di MA Plus Al Muhibbin Jatirogo Tuban.
Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam di MA Plus Al Muhibbin Jatirogo Tuban. Observasi dilakukan untuk mengetahui perubahan sikap apa yang terjadi pada siswa, perilaku apa yang menjadi kebiasaan siswa. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali konsep dan penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin yang diterapkan disekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin berbasis media wayang bisa meningkatkan sikap spiritual dan sosial pada siswa dengan terwujudnya ketaatan beribadah, berperilaku syukur, berdoa, toleransi dalam beribadah, jujur, disiplin, mandiri, saling bekerja sama. Dengan adanya sikap tersebut akan menjadikan siswa menjadi lebih teladan dalam berbagai hal
Strategi Guru MI dalam Membentuk Etika Digital pada Peserta Didik di Era Media Sosial
Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang diterapkan oleh guru Madrasah
Ibtidaiyah (MI) dalam membentuk etika digital pada peserta didik di era media sosial. Dengan meningkatnya
penggunaan media sosial di kalangan anak-anak dan remaja, pendidikan etika digital menjadi sangat penting untuk
memastikan bahwa siswa dapat menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi
langsung, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru MI mengintegrasikan nilai
nilai karakter ke dalam pembelajaran etika digital, memanfaatkan diskusi kelompok, dan menggunakan teknologi
sebagai alat pembelajaran. Selain itu, kolaborasi dengan orang tua juga terbukti penting dalam mendukung
pendidikan etika digital. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan perbedaan
latar belakang siswa, saran untuk meningkatkan efektivitas pendidikan etika digital mencakup peningkatan
kapasitas guru, pengembangan kurikulum yang sistematis, dan keterlibatan orang tua. Dengan demikian,
penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pendidikan etika digital di MI dan strategi yang dapat
diterapkan untuk membentuk generasi muda yang cerdas dan berkarakter di era media sosial. tanpa ada rujukan
atau rumu
ANALISIS JUAL BELI DENGAN SISTEM PEMBAYARAN SECARA TUNAI DAN KREDIT BERDASARKAN HUKUM EKONOMI SYARIAH
Hukum Islam telah mengatur sistem jual beli. Jual beli secara syara' berarti menukar harta dengan harga utuk kepemilikan. Menurut para ulama, etimologi perdagangan berarti menjual atau mengganti. focus penelitian ini adalah (1) bagaimana analisis jual beli dengan sistem pembayaran secara tunai dan kredit berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah pada department store di Desa Klepek Kecamatan Sukosewu. (2) Bagaimana akad jual beli yang diterapkan pada department store di Desa Klepek Kecamatan Sukosewu berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah. (3) Bagaimana hukum jual beli dengan sistem pembayaran tunai dan kredit berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui analisis jual beli dengan sistem pembayaran secara tunai dan kredit berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah pada department store di Desa Klepek Kecamatan Sukosewu. (2) untuk mengetahui akad jual beli yang diterapkan pada department store di Desa Klepek Kecamatan Sukosewu berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah. (3) untuk mengetahui hukum jual beli dengan sistem pembayaran tunai dan kredit berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang menggunakan sistem pembayaran secara tunai saat membeli sesuatu di department store Desa Klepek Kecamatan dapat melakukan pembayaran secara langsung pada awalnya. Jika Anda membeli barang dengan kredit, Anda memiliki kemampuan untuk mencicil barang selama dua belas kali dan dapat melakukan angsur setiap bulan. Department store menggunakan akad murabahah, yang berarti pembayaran dengan angsuran yang disepakati antara penjual dan pembeli. Jual beli di Department Store yang dilakukan secara tunai dapat dianggap sahih jika memenuhi ketentuan syariat. Praktik jual beli dengan kredit (bai' al taqsith) ini diizinkan. Pada penjualan "mindring" di department store, penjual dan pembeli telah mencapai kesepakatan tentang angsuran
Identifikasi Flavonoid Hasil Pelarut Etil Asetat Pada Ekstrak Serai Dapur (Cymbopogon Ciratus) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis
Lemongrass (Cymbopogon citratus) is a plant widely used by Indonesian people as a culinary spice; however, its utilization is still limited to the stem, while the leaves have not been optimally utilized. Lemongrass leaves have the potential to contain bioactive compounds, particularly flavonoids, which possess natural antioxidant activity. This study aimed to identify the flavonoid content, quantitatively determine the presence of flavonoid compounds, and evaluate the effectiveness of solvents in extracting flavonoids from lemongrass.The extraction of lemongrass leaves was carried out using ethyl acetate as the solvent. Flavonoid identification was conducted through phytochemical screening, which was indicated by the formation of a red color as a positive result. Quantitative analysis of flavonoids was performed using the UVVis spectrophotometric method.The results showed that the lemongrass leaf extract gave a positive result for the flavonoid test, as evidenced by the formation of a red color in the phytochemical screening. UVVis spectrophotometric analysis showed absorbance values of 0.834, 0.880, and 0.889, indicating the presence of flavonoid compounds in the lemongrass leaf extract. The use of ethyl acetate was proven to be effective in extracting flavonoid compounds, thereby supporting the optimization of lemongrass utilization as a source of natural antioxidants.Based on these results, it can be concluded that lemongrass leaf extract contains flavonoid compounds with potential natural antioxidant activity, and ethyl acetate is an effective solvent for flavonoid extraction