Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN FIQIH JUAL BELI PADA SISWA KELAS X DI MA DARUL ULUM BAURENO BOJONEGORO

    Get PDF
    Terdapat beberapa permasalahan di MA Darul Ulum Baureno di antaranya adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap perbedaan antara riba dan jual beli, ketidaktahuan siswa dalam menentukan status halal atau haram suatu barang untuk diperjualbelikan, serta banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). KKM yang ditetapkan adalah 75, sehingga siswa dikatakan tuntas apabila memperoleh nilai minimal tersebut. Kurangnya antusiasme dan kesungguhan siswa dalam mengikuti pembelajaran menjadi salah satu faktor penyebab utama rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap pemahaman materi fikih jual beli di kelas X di MA Darul Ulum Baureno. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 29 anak. Desain yang diterapkan adalah quasi experimental design dan pemilihan subjek dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan angket. Teknik analisis data meliputi uji validitas untuk menilai kelayakan instrumen, uji reliabilitas untuk mengukur konsistensi instrumen, serta uji hipotesis untuk mengetahui signifikansi pengaruh model pembelajaran yang digunakan terhadap pemahaman siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Penerapan metode Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Fikih Jual Beli pada siswa kelas X di MA Darul Ulum Baureno memberikan dampak yang signifikan secara statistik terhadap pemahaman siswa, meskipun signifikansinya baru tampak pada tingkat kepercayaan 90%. (2) Model PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, serta mengembangkan kemauan untuk belajar, dan kemampuan kerja sama. Kata Kunci: Problem Based Learning, fiqih jual beli, pembelajara

    PENGEMBANGAN E-MODUL ETNOMATEMATIKA MOTIF BATIK GEDOG SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI

    Get PDF
    Kurikulum menduduki peranan penting dalam pelaksanaan pendidikan, kurikulum yang berlaku saat ini adalah kurikulum merdeka. Berbagai inovasi dapat dilakukan, salah satunya adalah integrasi teknologi dalam pembelajaran abad 21. Media pembelajaran menjadi penghubung dalam penyampaian materi dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang relevan yaitu E-Modul. Di MTs Syi’ar Islam Maibit, media E-Modul sangat dibutuhkan. Karena berdasarkan hasil wawancara dengan guru matematika di sana, pembelajaran matematika hanya menggunakan bahan ajar buku LKS dan buku paket. Pemahaman materi siswa pada materi transformasi geometri rendah, karena kurang bisa memahami materi dan kesulitan dalam memvisualisasikan bentuk dari buku yang digunakan. Akibatnya, nilai rata-rata siswa berada di bawah KKM. Pengembangan E-Modul berbasis etnomatematika batik gedog dapat mempermudah dalam memahami konsep transformasi geometri dan menumbuhkan nilai kecintaan budaya dalam diri siswa. Penelitian ini termasuk jenis pengembangan atau dikenal Reseach and Development (R&D). Prosedur penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analisis (Analysis), desain (Design), pengembangan (Development), penerapan (Implementation) dan evaluasi (Evaluation). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kelayakan E-Modul etnomatematematika. Penelitian dilaksanakan pada kelas IX. Hasil pada penelitian menunjukkan skor validitas Aiken’s V sebesar 0,86 yang termasuk kategori “Validitas Sangat Tinggi”. Kelayakan media pembelajaran memperoleh skor sebesar 4,01 termasuk kategori kategori “Layak”. Dengan demikian, media E-Modul etnomatematika diharapkan dapat digunakan dalam proses pembelajaran bersama ataupun mandiri dan dapat diuji keefektifannya

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TIPE PICTORIAL RIDDLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN FIKIH KELAS XI DI MA SYI’AR ISLAM MAIBIT RENGEL TUBAN

    No full text
    Pendidikan merupakan proses yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman nilai-nilai keislaman adalah fikih. Namun, berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di kelas XI MA Syi’ar Islam Maibit, diketahui bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran fikih, khususnya dari aspek kognitif, masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh karakter materi yang cenderung abstrak dan teoritis, serta metode pembelajaran yang kurang variatif. Akibatnya, siswa kesulitan memahami konsep-konsep fikih secara mendalam, yang berdampak pada rendahnya nilai tes pengetahuan. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang inovatif dan kontekstual agar proses pembelajaran fikih menjadi lebih menarik, mudah dipahami, dan bermakna, serta mampu meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji validitas untuk mengetahui baik tidaknya instrument penelitian yang digunakan, uji reliabilitas untuk mengetahui instrument penelitian yang digunakan reliabel, uji hipotesis untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikan pada sampel, dan uji N-gain untuk melihat peningkatan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar <0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan model inkuiri tipe pictorial riddle terhadap hasil belajar siswa. Nilai rata-rata pretest sebesar 54,26, sedangkan posttest meningkat menjadi 79,12, dan nilai N-Gain sebesar 0,57 yang termasuk kategori sedang

    PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL BOI-BOIAN TERHADAP KETEPATAN SHOOTING PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMK NEGERI 4 BOJONEGORO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi permainan tradisional Boi-boian terhadap ketepatan shooting futsal pada siswa ekstrakurikuler di SMK Negeri 4 Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sebanyak 29 siswa terlibat dalam penelitian ini, di mana mereka mengikuti pretest untuk mengukur kemampuan shooting sebelum perlakuan, kemudian diberikan latihan menggunakan modifikasi permainan Boi-boian selama 16 sesi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam ketepatan shooting, dengan nilai rata-rata selisih antara pretest dan posttest sebesar 4,17 poin, serta nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa modifikasi permainan tradisional tidak hanya meningkatkan ketepatan shooting, tetapi juga memperkuat aspek kerjasama tim dan konsentrasi siswa selama latihan. Temuan ini mengindikasikan bahwa modifikasi permainan tradisional dapat menjadi metode efektif dalam meningkatkan keterampilan shooting futsal siswa, serta memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan olahraga di lingkungan pendidikan

    PENGARUH KEGIATAN ILQO’ MUFRODAT TERHADAP PEMAHAMAN ARTI KATA AL - QUR’AN DI PONDOK PESANTREN AL ROSYID KENDAL DANDER BOJONEGORO

    No full text
    Pemahaman terhadap isi Al-Qur’an sangat bergantung pada penguasaan bahasa Arab, terutama kosakata (mufrodat). Pondok Pesantren Al Rosyid Kendal Dander Bojonegoro telah menerapkan kegiatan Ilqo’ mufrodat selama lebih dari sepuluh tahun sebagai bagian dari program pembelajaran harian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan tersebut dan pengaruhnya terhadap pemahaman arti kata dalam Al-Qur’an pada santri tingkat MTs. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode deskriptif. Sampel sebanyak 85 santri dipilih dari populasi 574 melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes pemahaman makna ayat, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, Pearson, regresi linier sederhana, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Ilqo’ mufrodat terlaksana dengan baik dan mendapatkan respons positif dari santri. Ditemukan pengaruh signifikan antara kegiatan tersebut dan kemampuan memahami arti kata Al-Qur’an dengan nilai signifikansi p = 0,079 (< 0,10) dan effect size sebesar 0,567 yang tergolong sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa Ilqo’ mufrodat memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman kosakata Al-Qur’an, dan dapat dijadikan sebagai model pembelajaran berkelanjutan di pesantren

    EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN KOLABORATIF PUZZLE PIECES TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SKI KELAS VIII DI MTs TARBIYATUL ISLAM SOKO

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran kurang berinovasi dengan guru menggunakan media puzzle berbasis kertas, sehingga membuat siswa kurang bersemangat saat pembelajaran SKI berlangsung. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa perlu adanya pembaharuan penggunaan media dalam pembelajaran. Variabel bebas dan terikat dalam penelitian ini yaitu media kolaboratif puzzle pieces berbantuan media Miro dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya media puzzle pieces berbantuan media Miro dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII MTs Tarbiyatul Islam Soko. Pendekatan kuantitatif quasi-eksperimen pada penelitian ini menggunakan desain non-equivalent control group desain berupa post-test only two group. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B dan VIII C dengan jumlah siswa 62 siswa. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket/kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji normalisasi, uji hipotesis berupa uji non parametrik uji Mann-Whitney U dikarenakan data sudah normal tapi tidak homogen. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa media kolaboratif puzzle pieces berbantuan media Miro efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, hasilnya diperoleh dari uji non-parametrik Mann-Whitney U diperoleh nilai signifikan (Asmp sig. 2-tailed) sebesar 0,030 yang lebih kecil dari 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ABSENSI SISWA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI RFID BERBASIS WEB DI MAN 2 TUBAN MENGGUNAKAN METODE SCRUM

    No full text
    Dalam era digital saat ini, sistem absensi manual dinilai kurang efisien karena rentan terhadap kesalahan pencatatan dan manipulasi data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem informasi absensi dengan teknologi RFID berbasis web di MAN 2 Tuban dan menggunakan metode Scrum sebagai pendekatan pengembangan sistem. Metode Scrum dipilih karena sifatnya yang iteratif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pengguna. Tahapan penelitian meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta pembuatan desain user interface dan prototipe. Fitur utama yang dirancang meliputi pencatatan absensi real-time, rekapitulasi laporan kehadiran, dan manajemen pengelolaan akun. Evaluasi sistem dilakukan melalui usability testing menggunakan platform Useberry dengan metode single task. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki performa penggunaan yang baik, dengan rata-rata nilai Opinion Scale sebesar 6,48 dari skala 1–7, Task Completion Rate mencapai 100% untuk 20 dari 21 skenario, serta rata-rata waktu penyelesaian tugas dibawah 2 menit yang menempatkan sistem pada kisaran 80-90th percentile dalam grafik SEQ. Berdasarkan hasil tersebut, sistem absensi yang dirancang dinilai mampu memenuhi kebutuhan administrasi di MAN 2 Tuban dan memiliki tingkat usability yang baik serta siap untuk tahap implementasi lanjutan

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR NEARPOD BERBASIS FINGER MATH MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA MATERI PERKALIAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA

    No full text
    Pembelajaran matematika di sekolah dasar diharuskan mampu mengembangkan kemampuan numerasi secara optimal melalui bahan ajar yang inovatif sesuai dengan perkembangan zamanya. Namun, di MIN 1 Bojonegoro diketahui bahwa pembelajaran matematika hanya menggunakan bahan ajar berupa buku paket dari kemendikbud dan Lembar Kerja Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar nearpod berbasis finger math pada materi perkalian untuk meningkatkan kemampuan numerasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan (Development), Implementasi, dan Evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan layak dan efektif digunakan. Validasi oleh ahli desain bahan ajar memperoleh nilai 90% (sangat layak), ahli bahasa 87,14% (sangat layak), dan ahli materi 96% (sangat layak). Respon siswa sangat positif, dengan uji coba kelompok kecil memperoleh 88,36% dan kelompok besar 90,45% (kategori sangat efektif). Uji N-Gain menunjukkan nilai 0,57 (sedang) dengan skor 57% (cukup efektif) pada kelompok kecil, serta 0,68 (sedang) dengan skor 68% (cukup efektif) pada kelompok besar. Dengan demikian, bahan ajar nearpod berbasis finger math terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik

    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TS-TS (TWO STAY – TWO STRAY) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MTs AL-HIDAYAH LAJOKIDUL SINGGAHAN TUBAN

    No full text
    Pemahaman siswa terhadap materi Fiqih di MTs Al-Hidayah Lajokidul masih tergolong rendah. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran serta penggunaan model pembelajaran yang bersifat pasif dan berpusat pada guru. Pembelajaran yang didominasi oleh penjelasan satu arah membuat siswa menjadi kurang terlibat secara langsung, sehingga mereka kesulitan dalam memahami materi secara mendalam dan kontekstual. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan siswa dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Salah satu model yang dapat digunakan adalah model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Fiqih dan siswa kelas VIII di MTs Al-Hidayah Lajokidul Singgahan Tuban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TS-TS diimplementasikan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi ke dalam kelompok kecil, lalu dua siswa tetap di kelompok (stay) dan dua siswa lainnya bertamu (stray) ke kelompok lain untuk berbagi dan memperoleh informasi. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa karena melibatkan mereka secara aktif dalam proses pembelajaran, melatih keterampilan komunikasi, kerja sama, dan berpikir kritis. Suasana belajar menjadi lebih hidup, kolaboratif, dan menyenangkan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Fiqih

    TINJAUAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK GANTI RUGI LENSA APEXEL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

    No full text
    Di era modern ini, praktik sewa-menyewa barang semakin berkembang, namun kerap menimbulkan masalah hukum, khususnya terkait ganti rugi saat terjadi kerusakan. Sejauh ini, penelitian tentang ganti rugi dalam praktik sewa menyewa telah banyak dilakukan, namun sebagian besar berfokus pada objek seperti kendaraan dan alat berat. Penelitian mengenai praktik ganti rugi pada jasa penyewaan lensa yang bersifat digital dan informal melalui platform media sosial masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengisi kekosongan kajian hukum terhadap praktik ganti rugi sewa lensa berbasis media social, khususnya ditinjau dari perspektif Hukum Perlindungan Konsumen dan Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah terkait bagaimana praktik ganti rugi pada jasa penyewaan lensa Apexel di Media Sosial Instagram, serta meninjau bagaimana pandangan Hukum Perlindungan Konsumen dan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Ganti Rugi Lensa Apexel Di Media Sosial Instagram. Adapun tujuan dari penelitin ini adalah untuk mengetahui praktik ganti rugi pada jasa penyewaan lensa Apexel di Media Sosial Instagram, serta bagaimana pandangan Hukum Perlindungan Konsumen dan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik ganti rugi lensa apexel di Media Sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan. Sumber data primer dari hasil wawancara dan observasi, dan data sekunder yang berasal dari buku, jurnal, dan internet. Proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan metode deskriptif analisis melalui pendekatan kualitatif berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Pasal 19 ayat (2), teori ijarah dan teori Wa’ad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ganti rugi yang membebani penyewa secara penuh tanpa musyawarah dan pengecekan profesional tidak mencerminkan keadilan. Ketentuan tersebut bertentangan dengan Pasal 19 ayat (2) UUPK yang menekankan penggantian setara nilai barang, bukan harga baru. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, akad sewa-menyewa dalam kasus ini diperbolehkan (mubah) karena memenuhi syarat sah, yaitu para pihak yang berakad sudah cakap hukum, objek sewa memiliki manfaat yang jelas, tidak mengandung unsur haram, serta dapat digunakan sesuai fungsi dan jangka waktu yang disepakati. Namun, ketika dianalisis dengan teori Wa’ad, akad ini tidak memenuhi salah satu rukun dan syarat Wa’ad yaitu Al-maw’ud bih karena tidak ada janji eksplisit dari penyewa, tidak ada objek janji yang disepakati, dan penetapan ganti rugi tidak dilakukan secara adil dan jelas

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇