Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    PENGARUH GAME BASED LEARNING MENGGUNAKAN BAAMBOOZLE TERHADAP MINAT BELAJAR AKIDAH AKHLAK MATERI AKHLAK TERCELA RIYA’ KELAS VII MTs SUNAN DRAJAT

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas VII mata pelajaran akidah akhlak, yang disebabkan oleh banyak siswa yang menganggap pelajaran akidah akhlak bersifat monoton dan tidak menarik karena lebih banyak menghafal konsep atau definisi tanpa keterlibatan emosional dan praktik langsung. Guru akidah akhlak Bapak Irfan juga menjelaskan bahwa terdapat keterbatasan dalam penggunaan media interaktif atau pembuatan game interaktif yang menggugah minat belajar mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan game based learning menggunakan baamboozle, dan menganalisis pengaruh game based learning baamboozle terhadap minat belajar akidah akhlak kelas VII MTs Sunan Drajat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre- eksperimen jenis one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa kelas VII. Intrumen yang digunakan berupa kuesioner (angket) yang sesuai denggan variabel x dan y. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t- test dengan bantuan SPSS 27.0. Penerapan metode game based learning dengan menggunakan media baamboozle terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi berjalan dengan baik melalui kerja sama antara pihak sekolah, guru, dan siswa. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan skor minat belajar siswa sebagai hasil dari perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap minat belajar akidah akhlak setelah diterapkannya game based learning baamboozle. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) 0.001 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa game based learning menggunakan baamboozle berpengaruh dan dapat meningkatkan minat belajar akidah akhlak materi riya’

    PENGARUH LATIHAN RESISTANCE BAND TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT ATLET PENCAK SILAT DI KECAMATAN BANGILAN

    Full text link
    Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas latihan Resistance Band dalam meningkatkan kecepatan tendangan sabit pada atlet pencak silat di Kecamatan Bangilan, Jawa Timur. Kecepatan tendangan merupakan komponen penting dalam pencak silat, khususnya dalam menghasilkan poin melalui teknik tendangan sabit yang menjadi salah satu teknik serangan dominan. Latihan menggunakan Resistance Band dipandang mampu meningkatkan kekuatan otot tungkai dan koordinasi neuromuskular, yang berkontribusi terhadap peningkatan kecepatan gerakan. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest–posttest design dengan sampel purposif sebanyak 16 atlet pencak silat yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu memiliki pengalaman latihan minimal satu tahun dan mampu melakukan tendangan sabit dengan teknik yang benar. Intervensi latihan Resistance Band dilakukan selama 6 minggu dengan total 16 sesi. Kecepatan tendangan diukur menggunakan tes kecepatan tendangan sabit selama 10 detik pada pretest dan posttest. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik pada rata-rata jumlah tendangan, yaitu dari 17,56 (pretest) menjadi 23,81 (posttest) tendangan per 10 detik. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan resistance band efektif dalam meningkatkan kecepatan tendangan sabit dan dapat diaplikasikan sebagai metode latihan yang relevan dalam program pengembangan performa atlet pencak silat. Kata kunci: Resistance Band, kecepatan tendangan sabit, pencak silat, performa atlet

    ANALISIS REKONSTRUKSI MANAJEMEN KELEMBAGAAN DALAM MENGHASILKAN KUALITAS LULUSAN MADRASAH DINIYAH AL MUSTHOFA DAN MADRASAH DINIYAH AS SYAFIIYAH DANDER BOJOENGORO

    Full text link
    Madrasah Diniyah sebagai lembaga pendidikan keagamaan Islam memiliki peran strategis dalam melestarikan nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter bangsa. Namun, realitas empiris menunjukkan berbagai problematika kompleks dalam aspek manajemen kelembagaan yang berimplikasi pada kualitas penyelenggaraan pendidikan, meliputi sentralisasi kepemimpinan, keterbatasan infrastruktur, defisiensi SDM, lemahnya perencanaan strategis, dan minimnya sistem administrasi. Kondisi ini menuntut adanya rekonstruksi komprehensif sistem manajemen kelembagaan yang bersifat transformasi sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi manajemen kelembagaan untuk menghasilkan lulusan pada Madrasah Diniyah Al Musthofa dan As Syafiiyah Dander Bojonegoro, dengan fokus pada model, proses, dan hasil rekonstruksi. Pemilihan kedua lembaga didasarkan pada karakteristik manajemen yang dinamis dan reputasi sebagai praktik terbaik. Metodologi menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi multi situs melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi dengan teknik analisis tematik menggunakan kerangka Teori Institusional. Hasil penelitian mengidentifikasi dua model rekonstruksi efektif: Model Komprehensif (Al Musthofa) dengan transformasi sistematis multi-dimensi melalui diversifikasi struktural dan integrasi teknologi, serta Model Adaptif (As Syafiiyah) dengan fleksibilitas tinggi melalui optimalisasi sumber daya. Proses rekonstruksi berlangsung dalam empat tahap: identifikasi tekanan, perencanaan strategis, implementasi bertahap, dan institusionalisasi dengan pola isomorfisme sebagai respons terhadap tekanan lingkungan institusional. Rekonstruksi menunjukkan peningkatan signifikan dalam legitimasi institusional, kualitas lulusan, kapasitas organisasi, adaptabilitas, sustainabilitas, dan efektivitas organisasi. Kontribusi teoretis mencakup pemahaman aplikabilitas Teori Institusional dalam pendidikan Islam dan konseptualisasi model rekonstruksi kontekstual. Secara praktis, penelitian memberikan panduan bagi pengelola madrasah diniyah, rekomendasi kebijakan fleksibel, dan membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang manajemen kelembagaan pendidikan Islam dalam era digitalisas

    PERAN SAKO PANDU MA'ARIF NU DALAM MENANAMKAN NASIONALISME DAN PATRIOTISME DENGAN BERLANDASKAN NILAI-NILAI KE ASWAJAAN (DI LP MA'ARIF NU MWC NU KEDUNGADEM BOJONEGORO)

    No full text
    Penelitian ini mengkaji peran strategis Satuan Komunitas (SAKO) Pandu Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda, dengan landasan kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (ASWAJA). Di tengah arus globalisasi dan tantangan disrupsi sosial, pemahaman dan praktik Nasionalisme serta Patriotisme menjadi krusial untuk menjaga keutuhan bangsa. SAKO Pandu Ma'arif Nahdlatul Ulama, sebagai organisasi kepanduan yang bernaung di bawah lembaga pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama, memiliki potensi besar dalam membentuk karakter anggota yang cinta tanah air dan berdedikasi tinggi, selaras dengan ajaran ASWAJA yang menekankan moderasi, toleransi, dan kebangsaan

    PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI TEORI HUMANISTIK PERSPEKTIF ABRAHAM MASLOW PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB PGRI KALITIDU BOJONEGORO

    No full text
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: proses pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak berkebutuhan khusus di SLB PGRI Kalitidu yaitu tunagrahita pembelajarannya dalam bentuk visual. Tunanetra pembelajarannya menggunakan “Braille Alphabet”, sedangkan tunarungu melalui visualisasi menggunakan bahasa isyarat dan tulisan. Proses pelaksanaan pembelajaran anak tunagrahita disampaikan sesuai pada anak umum lainnya, tunanetra menggunakan metode ceramah, sedangkan anak tunarungu menggunakan bahasa isyarat. Faktor pendukung pembelajaran pendidikan agama Islam melalui teori humanistik yaitu kesadaran dan komitmen pendidik, lingkungan belajar yang inklusif, pelatihan dan pengembangan profesional pendidik, dukungan sekolah, kolaborasi pihak sekolah dan orang tua, dan keterlibatan dan partisipasi aktif peserta didik. Sedangkan faktor penghambatnya keterbatasan media pembelajaran

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BOARD GAME/ULAR TANGGA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA HIDAYATUL ATHFAL BENDO KAPAS BOJONEGORO

    No full text
    Kemampuan membaca awal merupakan fondasi penting dalam perkembangan literasi anak usia dini. Pada tahap usia 4–5 tahun, anak mulai mengenal simbol-simbol huruf, bunyi, dan makna kata yang menjadi dasar untuk keterampilan membaca selanjutnya. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik anak, yakni melalui metode yang menyenangkan dan interaktif. Salah satu media yang potensial digunakan adalah board game, karena bersifat visual, komunikatif, serta mendukung pembelajaran dalam suasana bermain yang kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media board game terhadap peningkatan kemampuan membaca awal anak usia 4–5 tahun di RA Hidayatul Athfal Bendo Kapas Bojonegoro. Selain itu, penelitian ini juga menggambarkan tahapan pelaksanaan pembelajaran menggunakan board game yang dirancang sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 20 anak kelompok A, dan data dikumpulkan melalui tes membaca awal sebelum dan sesudah tiga kali sesi pembelajaran menggunakan board game. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan membaca awal anak sebelum dan sesudah menggunakan media board game. Rata-rata nilai pretest sebesar 48,43 (kategori Mulai Berkembang) meningkat menjadi 86,50 pada posttest (kategori Berkembang Sangat Baik). Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, yang berarti hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan penggunaan media board game terhadap peningkatan kemampuan membaca awal anak. Selain berdampak secara kognitif, penggunaan board game juga turut memperkuat keterampilan sosial, emosional, dan motivasi belajar anak dalam proses literasi awal

    ANALISIS INTEGRASI NILAI-NILAI PESANTREN DALAM KURIKULUM FORMAL DI SMK SUNAN BEJAGUNG DAN SMK MIFTAHUL HIKMAH TUBAN

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai pesantren dalam kurikulum formal di SMK Sunan Bejagung dan SMK Miftahul Hikmah Tuban. Penelitian bertujuan menganalisis konsep, implementasi, dan hasil integrasi nilai-nilai kepesantrenan dalam kurikulum formal untuk menjawab tantangan mempertahankan identitas pesantren di era pendidikan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus komparatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis fenomenologi multi situs. Hasil penelitian menunjukkan konsep integrasi dibangun atas tiga pilar: perencanaan terintegrasi partisipatif, pengorganisasian holistik, dan fleksibilitas kurikuler melalui kombinasi Kurikulum Merdeka dan KMA 183/184. Implementasi dilakukan melalui ritual pembelajaran, metode variatif, inovasi kitab kuning, dan program khusus seperti Ubudiyah, Madrasah Diniyah, dan kaligrafi. Hasilnya menunjukkan pencapaian dalam organisasi kurikulum yang akomodatif, inovasi pembelajaran yang memadukan tradisi-modernitas, kompetensi spiritual terstruktur, dan penguatan identitas keislaman siswa. Penelitian memberikan implikasi teoretis bagi pengembangan teori integrasi pendidikan Islam, implikasi praktis berupa model konkret bagi pengelola lembaga dan rujukan kebijakan, serta implikasi metodologis untuk pengembangan metode penelitian pendidikan Islam terintegrasi. Kesimpulan menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai pesantren dalam kurikulum formal dapat menghasilkan model pendidikan holistik dan berkarakter yang menjadi alternatif solusi pendidikan Islam kontemporer

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTU POWTOON TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI BAB TOLERANSI KELAS VIII SMPN 2 SOKO TUBAN

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran yang hanya mengandalkan informasi dari guru dan kurangnya tingkat keltelrlibatan siswa dalam prosels pelmbellajaran diselbabkan olelh pelnggunaan stratelgi pelmbellajaran dan modell pelmbellajaran yang tidak telpat, hal ini juga belrakar pada pelnggunaan stratelgi celramah yang belrsifat klasikal tanpa pelrnah disellingi delngan stratelgi maupun model pembelajran yang lelbih melnarik selrta melnantang siswa untuk belrusaha melmelcahkan masalah selndiri. Akibatnya, hasil bellajar siswa tidak melngalami adanya pelningkatan, siswa kurang belrselmangat dalam kelgiatan pelmbellajaran dan tingkat kelaktifannya juga masih relndah. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa perlu adanya pembaharuan penggunaan metode dan media dalam pembelajaran. Variabel bebas dan terikat dalam penelitian ini yaitu metode think pair share berbantu powtoon dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode think pair share berbantu powtoon terhadap hasil belajar siswa pada mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti bab toleransi kelas VIII SMPN 2 Soko Tuban. Pendekatan kuantitatif quasi-eksperimen pada penelitian ini menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMPN 2 Soko Tuban dengan jumlah siswa sebanyak 64 siswa. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa tes, angket/kuesioner dan dokumentasi. Analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan uji hipotesis yaitu berupa analisis uji independen sampel t tes. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa metode think pair share berbantu powtoon memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VIII, hasilnya diperoleh dari uji t (Independent Sample Test), dan data yang diperoleh yaitu nilai thitung 9,920 > ttabel 2,040 dengan signifikansi (2-tailed) 0,000 < 0,05. Berdasarkan hal tersebut maka disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima

    PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) CHATGPT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM UPAYA MENUMBUHKAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMA BUDI UTOMO GADINGMANGU PERAK JOMBANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, faktor penghambat dan pendukung, serta mengetahui sejauh mana hasil penerapan Artificial Intelegent (AI) ChatGPT pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam upaya menumbuhkan motivasi dan minat belajar siswa SMA Budi Utomo Gadingmangu Perak Jombang. Pendekatan kualitatif pada penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek secara langsung. Dengan disertai sumber data primer yaitu data yang dikumpulkan langsung dari sumbernya terdiri dari guru, siswa, dan kepala sekolah. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data berupa pengumpulan data, kondensasi data, kemudian menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intellegence (AI) ChatGPT memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Budi Utomo Gadingmangu Perak Jombang dengan memfasilitasi pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan personal. Namun, tantangan seperti risiko ketergantungan dan plagiarisme perlu diatasi dengan pengawasan guru dan pendekatan yang bijak dalam penggunaan teknologi

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII

    Full text link
    Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika akibat metode pembelajaran yang kurang variatif. Model STAD dinilai mampu meningkatkan keterlibatan siswa melalui kerja sama dalam kelompok heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII di MTs Mambaul Ulum Ngraho tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi-experiment) dan desain penelitian one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah satu kelas VII yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes uraian pemecahan masalah yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan model pembelajaran STAD. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 23,33 dengan simpangan baku 9,23, sedangkan rata-rata posttest meningkat menjadi 88,06 dengan simpangan baku 7,33. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan dengan uji-t berpasangan. Hasil uji menunjukkan thitung = 75,71 dengan p-value ≈ 6,07 × 10⁻²³, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Selisih rata-rata sebesar 64,72 poin mengindikasikan bahwa model STAD efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇