Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    تحليل الأفعال الكلامية الإنجازية في كلام كياهي محمد مصلوحان صالح (دراسة براغماتية)

    No full text
    محمد لطفي أسراري، ( 210601018) تحليل الأفعال الكلامية الإنجازية في كلام كياهي محمد مصلوحان صالح (دراسة براغماتية)، قسم اللغة العربية وأدبها، 2025. البراغماتية هي دراسة المعنى الذي ينقله المتكلم ويفسره المستمع. والأفعال الكلامية الإنجازية هي الكلام الذي يراد إيصاله للمستمع، ولها الغرض والوظيفة حيث معناها بسياق معين. استخدم هذا البحث نظرية غيوفري نيل ليش. حيث ركزت النظرية على الأهداف الاجتماعية، لذا فهي تناسب مع بحوث دراسة الشخصية مثل هذا البحث. عدّ البحث في الأفعال الكلامية الإنجازية مهمة في علم البراغماتي لفهم القصد التواصلي من المتكلمين. والأهداف من هذا البحث هو أولاً، لمعرفة شكل الأفعال الكلامية الإنجازية ومعناها في كلام كياهي مصلوحان صالح. ثانيًا، لمعرفة وظيفة الأفعال الكلامية الإنجازية في كلام كياهي محمد مصلوحان صالح. ثالثًا، لمعرفة تأثير كلام كياهي مصلوحان صالح لطلابه. واستخدم هذا البحث المنهج الوصفي الكيفي الذي تم اختياره لفهم الأفعال الكلامية الإنجازية في كلام كياهي مصلوحان صالح بعميق. مع جمع البيانات من خلال المقابلات والملاحظة والتوثيق. ثم تحليلها باستخدام التقنيات الوصفية النوعية، وهي التسجيل، والاستماع، وتدوين الملاحظات، وتصنيف البيانات، وعرض البيانات. خلصت نتائج البحث، أولا، هناك ستة وثلاثون كلمة من كلام كياهى مصلوحان صالح التي تندرج في شكل الأفعال الكلامية الإنجازية بنظرية ليش، بتفاصيلها الإخبارية (٥)، والتوجيهية (١٠)، والالتزامية (٣)، والتعبيرية (١٥)، والإعلانية (٣). ثانيًا، هناك (٢٥) كلمة من كلام كياهي مصلوحان صالح مدرجة في وظيفة الأفعال الكلامية الإنجازية لنظرية ليش، بتفاصيل التنافسي (١٠)، افراحي (٨)، تعاوني (٥)، تعارضي (٢). ثالثًا، إن تأثير كلام كياهي مصلوحان صالح يؤثر بشكل كبير على شركاء الكلام، ليفعلوا ما يريده المتكلم. ولكن هناك كلام واحد فقط غير فعال ومؤثر. الكلمة الرئيسية : الأفعال الكلامية الإنجازية ، كياهى مصلوحان صالح، براغماتي

    EFEKTIVITAS ASESMEN FORMATIF BERBASIS SOCRATIVE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MAPEL SKI KELAS XI MAN 3 BOJONEGORO

    No full text
    Penggunaan media pembelajaran konvensional membuat peserta didik kurang bersemangat dalam belajar, sehingga hasil belajar yang didapat kurang optimal. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas asesmen formatif berbasis aplikasi Socrative dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI di MAN 3 Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI MAN 3 Bojonegoro yang berjumlah 179 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling, dengan kelas XI 3 sebagai kelas kontrol dan kelas XI 4 sebagai kelas eksperimen, masing-masing terdiri dari 32 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes hasil belajar menggunakan soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Rata-rata nilai posttest peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa asesmen formatif berbasis Socrative efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam

    ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERAN HAKIM SEBAGAI JUDEX FACTIE DALAM PERKARA SENGKETA TANAH WARIS (STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA BOJONEGORO NO. 1472/Pdt.G/2023/PA.Bjn)

    No full text
    Sengketa waris yang berkaitan dengan tanah merupakan salah satu persoalan hukum yang kompleks dan sering memicu konflik antar ahli waris di Indonesia. Masyarakat yang belum sepenuhnya memahami ketentuan hukum waris, baik dari aspek hukum Islam, hukum perdata, maupun adat, sering kali mengalami kesulitan dalam menyelesaikan persoalan warisan. Ketika tanah waris dikuasai secara sepihak dan bahkan telah disertifikatkan tanpa melalui proses pembagian yang sah, ketegangan antar pihak kerap tidak terhindarkan. Kasus yang terjadi di Pengadilan Agama Bojonegoro No. 1472/Pdt.G/2023/PA.Bjn menjadi cerminan dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hakim sebagai judex factie dalam perkara sengketa tanah waris, khususnya bagaimana hakim menilai fakta-fakta hukum dan bukti yang diajukan dalam persidangan serta bagaimana prinsip keadilan substantif dan access to justice ditegakkan dalam proses peradilan agama. Penelitian ini juga bertujuan untuk memahami dasar yuridis yang digunakan hakim dalam menyatakan ketidaksahan sertifikat tanah yang telah diterbitkan, serta bagaimana pembagian waris dilakukan berdasarkan hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum kualitatif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara langsung dengan hakim, serta studi dokumen terhadap putusan perkara. Penelitian ini juga menggunakan data primer berupa dokumen putusan pengadilan dan hasil wawancara, serta data sekunder dari literatur dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran hakim sebagai judex factie dalam perkara ini telah dijalankan secara aktif, menyeluruh, dan sesuai dengan prinsip keadilan. Hakim tidak hanya fokus pada legalitas administratif, seperti kepemilikan sertifikat tanah, melainkan juga mempertimbangkan konteks sosial, struktur keluarga, dan keabsahan klaim berdasarkan hukum waris Islam. Putusan yang dikeluarkan menunjukkan penerapan prinsip keadilan substantif dan akses terhadap keadilan yang nyata, di mana semua pihak memperoleh ruang untuk memperjuangkan haknya. Dengan demikian, peran hakim tidak hanya sebagai pemutus hukum, tetapi juga sebagai penegak nilai keadilan sosial dan spiritual dalam masyarakat

    EFEKTIVITAS PERMAINAN ASOSIATIF TERHADAP OPTIMALISASI SENSOR INDRA PENGECAP PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KB TUNAS MUTIARA TAPELAN BOJONEGORO

    No full text
    Optimalisasi sensor indra pengecap pada anak usia 3-4 tahun merupakan salah satu aspek penting dalam proses tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan asosiatif dan efektivitas permainan asosiatif dalam mengoptimalkan indra pengecap anak usia 3-4 tahun di KB Tunas Mutiara Tapelan Bojonegoro. Penelitian ini dilatarbelakngi oleh masih kurangnya metode pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah guna untuk optimalisasi sensor indra pengecap anak usia 3-4 tahun. Permainan asosiatif adalah bentuk permainan yang melibatkan interaksi sosial anak dengan teman sebayanya yang dapat merangsang perkembangan berbagai aspek sensorik, salah satunya indra pengecap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif eksperimental. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak KB Tunas Mutiara Tapelan yang berjumlah 30 anak yang dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test guna untuk mengetahui perbedaan antara nilai pretest dan posttest siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan asosiatif dalam optimalisasi sensor indra pengecap anak usia 3-4 tahun pada KB Tunas Mutiara Tapelan dikatakan efektif. Hal ini berdasarkan hasil uji hipotesis yang mendapatkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti hipotesis diterima. Faktor pendukung yang dapat mempengaruhi optimalisasi sensor indra pengecap anak adalah dengan adanya konsistensi guru serta orang tua dalam membiasakan anak untuk mengenal berbagai rasa sehingga dapat menstimulus sensor indra pengecapnya. Kesimpulannya, permainan asosiatif memiliki peran yang signifikan terhadap optimalisasi sensor indra pengecap anak usia 3-4 tahun, dan dapat dijadikan sebagai salah satu metode pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini lainnya

    ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENYELESAIAN KEGAGALAN PENGIRIMAN BARANG (STUDI KASUS PERUBAHAN MODA DARI DARAT KE UDARA YANG MENGAKIBATKAN GAGAL KIRIM DI KANTOR POS CABANG SENORI)

    No full text
    Dalam era digital dan meningkatnya aktivitas jual beli online, jasa pengiriman barang memegang peran penting dalam kelancaran distribusi logistik. Namun, tidak jarang terjadi kegagalan dalam pengiriman yang merugikan konsumen, seperti yang terjadi di Kantor Pos Cabang Senori akibat perubahan moda transportasi dari darat ke udara tanpa pemberitahuan. Kondisi ini menimbulkan sengketa antara konsumen dan penyedia jasa yang memerlukan penyelesaian secara adil dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa yang dilakukan oleh Kantor Pos Cabang Senori terhadap konsumen yang mengalami kerugian akibat kegagalan pengiriman barang, serta meninjau penyelesaiannya dari perspektif hukum ekonomi syariah. Kegagalan pengiriman yang dikaji dalam penelitian ini terjadi akibat perubahan moda transportasi dari darat ke udara tanpa pemberitahuan kepada konsumen, yang mengakibatkan keterlambatan dan kerugian material. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak kantor pos dan konsumen, sedangkan data sekundernya berasal dari buku-buku, kitab fikih, jurnal, dan internet. Teori yang digunakan dalam analisis adalah teori akad ijārah ala al- a’mal, wanprestasi, prinsip ishlah, dan ganti rugi (ta’widh) dalam penyelesaian sengketa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyelesaian sengketa di Kantor Pos Cabang Senori mengikuti prosedur formal berupa pengajuan komplain melalui loket layanan dengan mengscan kode QR, setelah dilakukan verifikasi oleh kantor pos, konsumen yang memenuhi syarat akan memperoleh kompensasi. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan kendala seperti keterlambatan dalam proses penyelesaian dan kurangnya sosialisasi terhadap hak-hak konsumen. Dari perspektif hukum ekonomi syariah, akad ijārah dalam transaksi ini tidak sah, karena terjadi wanprestasi dari pihak kantor pos (mu’jir) yang tidak dapat melaksanakan kewajiban, yaitu manfaat (mu’jar alaih) dari akad tersebut tidak tersampaikan. Pihak kantor pos tidak menerapkan prinsip ishlah dalam penyelesaian sengketa, dan pihak kantor pos juga tidak memberikan ganti rugi (ta’widh) dari kegagalan pengiriman di kantor pos, hal tersebut dikarenakan kebijakan kantor pos yang hanya menanggung ganti rugi terhadap barang yang hilang atau rusak. Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Kegagalan Pengiriman, PT Pos Indonesia, ijārah, Ta’widh, Ishla

    ANALISIS JUAL BELI AKUN PREMIUM CAPCUT KONTRA DISCLAIMER DI APLIKASI SHOPEE PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG HAK CIPTA NO. 28 TAHUN 2014 DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH

    No full text
    Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam transaksi ekonomi, termasuk jual beli online. Salah satu dampak negatifnya adalah munculnya praktik penjualan akun CapCut Premium ilegal di platform seperti Shopee. Padahal, secara resmi langganan CapCut Premium hanya bisa dilakukan melalui aplikasi CapCut itu sendiri. Penjual di Shopee menawarkan layanan ini dengan harga yang jauh lebih murah dari harga resmi, yang berpotensi melanggar Undang-Undang Hak cipta dan dalam hukum ekonomi syariah. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah terkait bagaimana mekanisme praktik jual beli akun Premium CapCut di Shopee, bagaimana pandangan hukum ekonomi syariah terhadap praktik tersebut, dan bagaimana ketentuan dalam Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014 menanggapi aktivitas jual beli ilegal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jual beli akun premium CapCut di aplikasi Shopee perspektif Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014 dan hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Untuk sumber data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, dan internet. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif, yang didasarkan pada teori jual beli dalam Islam, haq al-ibtikar (hak cipta), serta Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli akun CapCut Premium di Shopee dilakukan dengan cara menjual kembali akun yang telah memiliki akses CapCut Premium, tanpa izin resmi dari pemilik aplikasi. Dalam pandangan hukum ekonomi syariah, transaksi jual beli akun CapCut Premium melalui Shopee dianggap tidak sah karena akun tersebut tidak memenuhi kriteria sebagai objek jual beli (mabi’) yang sah menurut fikih muamalah. Praktik ini termasuk tindakan ilegal yang melanggar hukum dan bertentangan dengan prinsip jual beli dalam ajaran Islam. Penjualan tersebut juga melanggar haq al-ibtikar (hak cipta), karena akun yang dijual merupakan produk berlisensi milik CapCut dan diperjualbelikan tanpa izin resmi. Sedangkan menurut Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014, tindakan ini termasuk melanggar Undang-Undang Hak Cipta pasal 40 tentang kompilasi ciptaan atau data. Oleh karena itu, kegiatan tersebut dinilai tidak memiliki keabsahan, baik menurut ketentuan dalam hukum Islam maupun berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS JEOPARDYLABS UNTUK MENINGKATKAN ASPEK KOLABORATIF PADA SISWA DALAM MATA PELAJARAN SKI KELAS X MADRASAH ALIYAH AL-ROSYID KENDAL BOJONEGORO

    No full text
    Kurangnya pemahaman guru dalam menggunakan dan mengembangkan media pembelajaran menjadi salah satu faktor siswa menjadi kurang aktif sehingga kurangnya interaksi dengan siswa lainnya dan juga sering cepat bosan dalam proses pembelajaran. Padahal di abad 21 ini, harusnya siswa mempunyai softskill dalam aspek kolaboratif dalam pembelajaran. Salah satu mata pelajaran yang sering membuat siswa bosan dan tidak terlalu aktif yaitu sejarah kebudayaan Islam (SKI), yang mana dalam proses pembelajarannya masih sering menggunakan metode yang sederhana, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang dalam berkolaborasi. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis jeopardylabs untuk meningkatkan aspek kolaboratif pada siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam materi perkembangan Islam masa Khulafaur Rasyidin kelas X Madrasah Aliyah, dan untuk mengetahui keefektifan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis jeopardylabs untuk meningkatkan aspek kolaboratif pada siswa dalam materi perkembangan Islam masa Khulafaur Rasyidin kelas X Madrasah Aliyah. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara, dokumentasi, validasi dan kuesioner. Penilaian dalam pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis jeopardylabs ini meliputi validasi ahli media, validasi ahli materi, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Tahapan-tahapan dalam pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis jeopardylabs ini yaitu berdasarkan dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluate). Dengan tahapan pengembangan yaitu: tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Hasil dari penelitian pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis jeopardylabs ini yaitu meliputi validasi ahli media memperoleh nilai 67% dengan kategori layak, validasi ahli materi memperoleh nilai 97% dengan kategori sangat layak, uji coba kelompok kecil dan kelompok besar sama-sama memperoleh hasil signifikansi 0,000 dengan pengambilan Keputusan nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka terdapat perbedaan signifikan yang artinya terdapat peningkatan pada aspek kolaboratif siswa dengan penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis jeopardylabs pada mata pelajaran SKI khususnya dalam materi perkembangan Islam masa Khulafaur Rasyidin. Maka dapat dinyatakan bahwa produk media pembelajaran interaktif berbasis jeopadylabs sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran

    REKAYASA BUKTI USAHA UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN PENGAJUAN KPP (KARTU PEDAGANG PRODUKTIF) PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYARĪ´AH

    No full text
    Peristiwa Rekayasa bukti usaha untuk memenuhi persyaratan pengajuan kartu pedagang produktif di Kabupaten Bojonegoro akhir-akhir ini banyak dilakukan oleh beberapa orang untuk mendapatkan beasiswa ataupun bantuan pemerintah yang mana peristiwa ini muncul akibat adanya ketidaksesuaian antara persyatan admistrasi dengan kondisi faktual dilapangan. Calon penerima bantuan atau beasiswa tersebut nekat melakukan rekayasa bukti usaha yang mana aslinya mereka tidak memiliki usaha, dengan cara meminjam atau menggunakan usaha milik orang lain dan usaha tersebut diatas namakan dirinya. Cara tersebut dilakukan untuk memenuhi perysratan pengajuan kartu pedagang produktif yang mana kartu tersebut adalah satu persyaratan yang harus punya untuk bisa mendapatkan beasiswa. Rumusan masalah dari penelitian ini mendeskripsikan praktik rekayasa bukti usaha untuk memenuhi persyaratan kartu pedagang produktif (KPP) perspektif Maqāsid al-Syarī’ah dan menganalisis tinjauan Maqāsid al-Syarī’ah dengan teori ghisy serta teori Hīlah terhadap praktik rekayasa bukti usaha. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui praktik rekayasa bukti usaha untuk memenuhi persyaratan pengajuan kartu pedagang produktif dengan perspektif Maqāsid al-Syarī’ah. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam menganalisi praktik ini dengan menggunakan kualitatif dengan menggunakan penelitian lapangan (field research). Serta terdapat dua sumber data yaitu data primer yang bersumber dari wawancara langsung dan data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, artikel, dll. Penelitian ini bersifat deskriftif analitis dengan menggunakan teori Maqāsid al-Syarī’ah, ghisy dan hīlah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, pertama mekanisme praktik rekayasa bukti usaha melibatkan manipulasi informasi dan menyembunyikan fakta mengenai kondisi usaha. tindakan ini dilakukan dengan berbagai alasan, seperti untuk mendapatkan beasiswa atau bantuan pemerintah, dan melibatkan pemalsuan dan menampilkan gambar usaha yang tidak ada. Kedua, perspektif Maqāsid al-Syarī’ah, praktik ini bertentangan dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan serta melanggar perlindungan terhadap agama dan harta. Dalam teori ghisy tindakan ini termasuk penipuan yang melanggar hukum. Sementara menurut teori hīlah,rekayasa bukti usaha adalah hīlah yang diperbolehkan karena memiliki tujuan kemaslahatan atau untuk mendapatkan beasiswa tanpa mengambil hak orang lai

    PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS (SMART APPS CREATOR) MATERI NAFSU SYAHWAT, GHADAB MAPEL AKIDAH AKHLAK KELAS X MA SALAFIYAH ASY-SYAFI’IYAH JATIROGO

    No full text
    Pendidikan di era digital menuntut inovasi media pembelajaran yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan peserta didik. Salah satu persoalan dalam pembelajaran Akidah Akhlak adalah penyampaian materi abstrak seperti "Nafsu Syahwat dan Ghadab", yang kurang diminati jika disampaikan secara konvensional. Kurangnya penggunaan media interaktif membuat proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Hal ini menjadi latar belakang pengembangan e-modul interaktif berbasis Smart Apps Creator (SAC) di MA Salafiyah Asy-Syafi’iyah Jatirogo. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan e-modul interaktif berbasis SAC sebagai alternatif media pembelajaran pada materi Nafsu Syahwat dan Ghadab untuk siswa kelas X, agar lebih menarik, mudah dipahami, serta dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa. E-modul ini diharapkan menjadi solusi dalam memperkaya metode pembelajaran dan meningkatkan kualitas interaksi peserta didik dengan materi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta uji coba terhadap guru dan siswa. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media untuk mengukur kelayakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan dinilai sangat layak, dengan tingkat kelayakan materi 97,5%, media 89,3%, kepraktisan dari siswa 95,7%, dan dari guru 90%. E-modul berbasis SAC ini dapat diakses melalui perangkat Android secara offline, dilengkapi teks, gambar, dan navigasi interaktif. Media ini efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang bersifat abstrak dalam pelajaran Akidah Akhlak

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MICROSITE S.ID DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MAPEL AKIDAH AKHLAK KELAS X MA SALAFIYAH ASY-SYAFI'IYAH JATIROGO

    No full text
    Pengembangan media pembelajaran interaktif merupakan pemanfaatan teknologi yang meliputi unsur teks, gambar, audio, animasi, dan video yang memungkinkan siswa terlibat aktif dalam materi pelajaran. Hal tersebut diyakini mampu meningkatkan minat belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas X MA Salafiyah Asy-Syafi'iyah Jatirogo. Berdasarkan uraian latar belakang diatas, rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana proses pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis microsite s.id; (2) bagaimana tingkat kelayakan media; dan (3) bagaimana hasil pengembangan media tersebut dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MA Salafiyah Asy-Syafi'iyah Jatirogo. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi dari ahli, dan angket respon dari guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis microsite s.id yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan. Validasi dari ahli media memperoleh skor 88%, ahli materi 92%, dan respon siswa 83,8% yang semuanya termasuk dalam kategori sangat layak. Selain itu, validasi dari ahli pembelajaran menunjukkan skor rata-rata 90%. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis microsite s.id dapat dijadikan alternatif yang efektif dalam meningkatkan minat siswa dalam mempelajari mata pelajaran Akidah Akhlak

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇