Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN ASESMEN FORMATIF DIGITAL BERBASIS LUMI EDUCATION APP UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATERI DAERAHKU KEBANGGAANKU MATA PELAJARAN IPAS KELAS V

    Full text link
    Asesmen formatif di MI Al Hidayah, khususnya dalam mata pelajaran IPAS, masih didominasi oleh metode konvensional seperti soal tertulis dan diskusi kelas yang kurang optimal dalam mengukur kemampuan berpikir kritis siswa, ketika mereka diberi soal dengan kemampuan berfikir kritis banyak yang belum bisa menjawab soal, minat perserta didik juga masih kurang dalam mengerjakan soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan instrumen penilaian asesmen formatif digital berbasis lumi education app untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan untuk mengetahui hasil pengembangan instrumen penilaian asesmen formatif digital berbasis lumi education app untuk mengukur kemampuan berpikir kritis di kelas V. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Model 4D. Dasar pertimbangan pemilihan penggunaan model 4D ini adalah karena setiap langkah-langkah tahap prosedur pengembangan dijelaskan dengan detail, apa saja yang akan dilakukan peneliti bila mengembangkan produk berupa bahan ajar, buku, soal atau pun bahan ajar lainnya. Model 4D yang dikembangkan memiliki tahapan yaitu tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Dissemination (Penyebaran). Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dokumentasi, validasi ahli Bahasa dan ahli soal, angket respon siswa. Instrumen Penilaian Asesmen Formatif Digital berbasis Lumi Education App pada materi Daerahku Kebanggaanku mata pelajaran IPAS kelas V dinyatakan layak dan valid untuk digunakan dalam penelitian. Kelayakan instrumen ini dibuktikan melalui hasil validasi ahli soal dengan persentase 86% dan validasi ahli bahasa sebesar 100%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat layak. Selain itu, respon siswa melalui angket menunjukkan persentase sebesar 87% yang juga termasuk dalam kategori sangat layak. Dari hasil uji validitas menggunakan SPSS 20, diperoleh 20 butir soal yang valid dengan r hitung lebih besar dari r tabel 0,3783. Sementara itu, hasil uji reliabilitas menunjukkan koefisien sebesar 0,795 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan data tersebut, instrumen ini telah memenuhi kriteria kelayakan, validitas, dan reliabilitas, sehingga dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa secara efektif

    STUDI KOMPARASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN N-HEKSANA DAUN MENGKUDU ( Morinda citrifolis L) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

    Full text link
    Tanaman mengkudu (Morinda citrifolia L.) dikenal memiliki berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol dan n-heksana daun mengkudu menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan reagen DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan dua pelarut yaitu: pelarut polar (etanol) dan nonpolar (n-heksana) untuk mengetahui efektivitas masing-masing pelarut dalam menarik senyawa antioksidan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak etanol memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dengan nilai IC50 13,1 µg/mL dibandingkan dengan ekstrak n-heksana dengan nilai IC50 13,83 yang ditunjukkan oleh nilai IC₅₀ yang lebih rendah. Sebagai pembanding, vitamin C menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 11,06 µg/mL. Perbedaan ini diduga disebabkan oleh perbedaan polaritas pelarut yang memengaruhi jenis senyawa bioaktif yang terekstraksi. Senyawa aktif yang berperan sebagai antioksidan dalam daun mengkudu antara lain flavonoid, fenolik, dan alkaloid. Oleh karena itu, ekstrak etanol dinilai sebagai pelarut yang lebih unggul dalam mengekstrak senyawa bioaktif dari daun mengkudu. Dengan demikian, ekstrak etanol daun mengkudu berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami yang bermanfaat dalam pencegahan penyakit degeneratif akibat stres oksidatif

    EFEKTIVITAS KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNTUK MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLLINE PADA SISWA MTS. AL-YAKIN PUNGPUNGAN

    Full text link
    Perkembangann teknologi digital telah membawa dampak signifikann dalam kehidupann remaja, salah satunya melalui game online yang kini menjadi bagiann dari kesehariann siswa. Namun, penggunaann yang berlebihann menimbulkan permasalahann serius, seperti penurunann motivasi belajar, gangguann konsentrasi, hingga ketidakmampuann mengelola waktu. Fenomenna ini juga terjadi di MTs. Al-Yakin Pungpungan, di manna sebagian siswa mengalami kecanduann game online yang berdampak pada prestasi akademik dan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengann pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam mengurangi kecanduan game online pada siswa. Menggunakann metode kuantitatif dengan desainn one group pre-test post-test, penelitian ini melibatkann 10 siswa yang mendapatkan intervensi selama enam pertemuan. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkann nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang membuktikann adanya penurunan kecanduann secara signifikan. Selama proses konseling, siswa dibantu mengidentifikasi dan mengganti pikiran irasional yang memicu kecanduann dengan pemikiran yang lebih rasional dan adaptif. Dengan demikian, konseling REBT terbukti efektif dalam menurunkann kecanduan game onnline, memperbaiki kontrol diri, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat interaksi sosial siswa di lingkungann sekolah

    PENERAPAN PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY DAN TEKNIK RELAXATION BENSON TERHADAP SISWA KELAS XI DENGAN SELF-REGULATED LEARNING RENDAH: STUDI KASUS SEKOLAH SMAN 1 PADANGAN

    Full text link
    Kemampuan Self-Regulated Learning (SRL) merupakan aspek penting dalam kesuksesan belajar siswa, terutama di jenjang sekolah menengah atas yang dituntut untuk lebih mandiri dan terstruktur dalam proses belajarnya. Namun, tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dalam mengelola fokus, motivasi, serta perilaku belajar secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses perubahan SRL pada siswa yang mengalami hambatan dalam belajar mandiri, melalui layanan konseling individu berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang dipadukan dengan teknik Relaxation Benson. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan tiga siswa kelas XI di SMAN 1 Padangan sebagai partisipan utama. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan SRL pada ketiga siswa, ditandai dengan perubahan positif dalam aspek metakognisi (kesadaran diri dalam belajar), motivasi (peningkatan minat dan tujuan belajar), serta perilaku belajar (penurunan penundaan dan peningkatan konsistensi). Pendekatan CBT efektif dalam membantu siswa mengidentifikasi pikiran negatif dan menggantinya dengan pikiran rasional, sementara teknik Relaksasi Benson membantu meredakan stres dan meningkatkan kesiapan belajar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan kognitif-perilaku dan relaksasi dapat menjadi strategi intervensi yang efektif bagi guru BK dalam menangani permasalahan SRL siswa. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi studi lanjutan yang mengeksplorasi implementasi pendekatan serupa dalam konteks pendidikan yang lebih lua

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS VIDEO MENGGUNAKAN LUMI H5P PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS X MATERI HAJI DAN UMROH DI MA WALISONGO

    Full text link
    Kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran fikih terutama pada materi haji dan umrah di MA Walisongo Sugihwaras belum pernah menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi atau aplikasi. Media pembelajaran yang digunakan selama ini terbatas pada penggunaan buku ajar yang telah tersedia. Sehingga pembelajaran yang berlangsung kurang interaktif, sehingga dibutuhkan media interaktif berbasis teknologi atau aplikasi yang dapat menumbuhkan motivasi dan minat siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis video menggunakan Lumi H5P pada mata pelajaran Fikih kelas X dengan fokus materi Haji dan Umrah di MA Walisongo. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil pengembangan berupa media video interaktif yang memuat penjelasan materi, visualisasi ibadah haji dan umroh, serta latihan soal yang mendukung keterlibatan aktif siswa. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, guru, dan peserta didik. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tergolong sangat layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Dengan media ini, siswa lebih termotivasi dan mudah memahami konsep serta praktik ibadah haji dan umroh secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fikih yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan era digital

    ANALISIS PENYELESAIAN SENGKETA LELANG BARANG AGUNAN DI BANK BRI CEPU PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH

    Full text link
    Gadai dan lelang umum digunakan di Indonesia saat nasabah gagal bayar kredit. Namun, di Bank BRI Cepu sering muncul sengketa karena ketidakteraturan seperti kurangnya pemberitahuan kepada debitur dan respon bank. Kasus ini penting dikaji dari perspektif hukum positif dan ekonomi syariah untuk menilai kesesuaian prosedur lelang dengan prinsip keadilan dan perlindungan hak debitur serta kreditur. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: bagaimana proses lelang barang agunan di Bank BRI Cepu, bagaimana implementasinya dalam perspektif hukum positif dan hukum ekonomi syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi prosedur lelang tersebut dari dua sudut pandang hukum positif dan hukum ekonomi syariah, serta menggali nilai-nilai keadilan dalam praktiknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan advokat dan staf bank, serta dokumentasi dari kasus-kasus lelang yang terjadi di Bank BRI Cepu, serta data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, dan internet. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mengkaji aspek hukum positif yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 dan Sulh, serta prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah seperti kafalah dan waris. Pelaksanaan lelang agunan di Bank BRI Cepu kurang patuh pada prosedur hukum dan keadilan syariah. Walau hukum positif beri hak eksekusi kreditur, kurangnya transparansi dan komunikasi dengan debitur berpotensi melanggar hukum dan menimbulkan ketidakadilan. Dalam pandangan hukum positif lelang barang agunan di Indonesia harus mengikuti prosedur resmi, termasuk pemberitahuan debitur. Jika dilanggar, debitur berhak menggugat. Penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui Sulh, yaitu musyawarah damai yang mengutamakan keadilan dan kesepakatan bersama. Dalam hukum ekonomi syariah, kafalah berfungsi sebagai perlindungan kreditur tanpa merugikan debitur, namun praktik lelang sering kurang maksimal dalam pemberitahuan dan musyawarah, menimbulkan ketidakadilan. Selain itu, lelang agunan sering mengabaikan hak waris saat debitur meninggal, menimbulkan konflik. Oleh karena itu, lembaga keuangan syariah perlu mengintegrasikan aturan kafalah dan waris agar proses lelang adil dan sesuai syariat

    PENGEMBANGAN E – MODUL INTERAKTIF BERBASIS SIMPLEBOOKLET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK FASE E MAN 2 TUBAN

    Full text link
    Kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Salah satu bentuk inovasi yang potensial adalah penggunaan e-modul interaktif. Media ini mampu meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa melalui penyajian materi yang variatif dan interaktif, serta mendukung pembelajaran mandiri. Dalam konteks pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Tuban, keterbatasan bahan ajar menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas e-modul interaktif berbasis Simplebooklet guna meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak fase E. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D dengan model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan penggunaan angket validasi yaitu ahli media dan ahli materi, serta angket pengguna yaitu respon guru dan respon siswa. Data validasi dan respon pengguna dianalisis dengan menghitung rata-rata dari masing-masing penilaian. Objek penelitian ini adalah e-modul interaktif berbasis simplebooklet yang berkaitan dengan materi Jadikan Islam Wasathiyah sebagai Rahmatan Lil Alamin untuk siswa kelas X di MAN 2 Tuban. Penelitian ini berhasil mengembangkan e-modul interaktif berbasis Simplebooklet pada mata pelajaran Akidah Akhlak fase E melalui lima tahapan sistematis yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. E-modul dikembangkan berdasarkan prinsip pembelajaran konstruktivisme dan telah divalidasi oleh ahli media (89%) serta ahli materi (98%), dengan respon sangat positif dari guru (91%) dan siswa (93%). Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul interaktif “Sangat Layak” digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, Hasil uji coba lapangan menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, dari rata-rata nilai pretest 61,66 menjadi 88,33 pada posttest. Analisis N-Gain sebesar 0,716 menunjukkan bahwa e-modul interaktif memiliki efektivitas tinggi dalam meningkatkan hasil belajar siswa

    IMPLEMENTASI METODE SENTRA PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TK ISLAM AN-NUUR PURWOSARI BOJONEGORO

    Full text link
    Kemampuan berkomunikasi pada anak usia dini merupakan keterampilan dasar yang harus dikembangkan sejak dini agar anak mampu menyampaikan keinginannya dan memahami instruksi dengan baik. Metode sentra peran dipilih karena memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi, berdialog, dan berinteraksi melalui kegiatan bermain peran yang menyenangkan dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode sentra peran dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak usia 5–6 tahun di TK Islam An-Nuur Purwosari Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sentra peran diimplementasikan melalui aktivitas bermain peran yang menarik dan kontekstual, seperti menjadi dokter, kasir, atau guru. Anak diberi kebebasan memilih peran dengan pendampingan guru sebagai fasilitator. Anak-anak terlihat aktif menyampaikan ide, merespons lawan bicara, serta berdialog secara spontan sesuai peran yang dimainkan. Hambatan yang ditemukan antara lain jumlah anak yang cukup banyak, perbedaan kemampuan komunikasi, keterbatasan alat peraga, dan waktu yang terbatas. Faktor pendukung keberhasilan metode ini antara lain kompetensi guru, sarana prasarana yang memadai, serta dukungan dari orang tua dan lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, metode sentra peran efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak, terutama dalam aspek keberanian berbicara, menyampaikan pendapat, dan berinteraksi sosial

    PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KINCIR HIJAIYAH UNTUK MENINGKATKAN PENGENALAN HURUF HIJAIYAH PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KB NURUL UMMAH 12 DESA MAYANGREJO KEC.KALITIDU KAB. BOJONEGORO

    Full text link
    Kemampuan mengenal huruf Hijaiyah merupakan aspek penting dalam pembelajaran awal bagi anak usia dini, terutama dalam konteks Pendidikan agama islam. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran kincir Hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan pengenalan huruf Hijaiyah pada anak usia 3-4 tahun di KB Nurul Ummah 12. Media kincir Hijaiyah merupakan alat bantu pembelajaran yang dirancang secara menarik dan menyenagkan untuk mempermudah anak dalam mengenali huruf-huruf Hijaiyah sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok Bermain usia 3-4 tahun yang berjumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes pengenalan huruf Hijaiyah sebelum dan sesudah penggunaan media kincir Hijaiyah. Data hasil tes dianalisis menggunakan uji statistic paired sample T-Test untuk mengetahui pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan pengenalan huruf Hijaiyah setelah diterapkannya media pembelajaran kincir Hijaiyah, Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pretest sebesar 63,6% menjadi 86,4% pada posttest, yang didukung oleh hasil uji statistic dengan nilai signifikansi (p)<0,05. Dengan demikian, penerapan media pembelajaran kincir Hijaiyah memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengenalan huruf Hijaiyah pada anak usia din

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇