Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Not a member yet
180 research outputs found
Sort by
Transformasi Guru Penggerak PPKn dalam Pembelajaran Abad 21 pada SMP di Kota Padang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi guru penggerak PPKn dalam menghadapi pembelajaran Abad 21 pada SMP di Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan informan penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jenis data terdiri dari data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk transformasi guru penggerak PPKn dalam menghadapi pembelajaran Abad 21 pada SMP di Kota Padang meliputi 1) Integrasi teknologi dalam pembelajaran, 2) penerapan pembelajaran berdiferensiasi, 3) pengembangan keterampilan 6 C yang meliputi critical thinking, creativity, collaboration, communication, character, dan citizenship,4) coaching bagi rekan sejawat, dan 5) guru penggerak PPKn berperan memotivasi guru-guru lain untuk bertransformasi dengan menggerakkan komunitas belajar serta menjalankan program unggulan sekolah. Faktor pendukung transformasi guru penggerak PPKn dalam menghadapi pembelajaran Abad 21 pada SMP di Kota Padang didukung oleh 1) tersedianya sarana teknologi, 2) keterbukaan guru penggerak PPKn untuk beradaptasi, dan 3) dukungan dari manajemen sekolah. Sedangkan hambatan yang dialami guru penggerak PPKn dalam bertransformasi yaitu guru penggerak mengalami beban secara fisik dengan tugas tambahan diluar pembelajaran serta beban secara mental dengan status sebagai guru penggerak. Selain itu dengan jadwal mengajar yang padat membuat guru penggerak PPKn kesulitan meluangkan waktu untuk merancang pembelajaran inovatif, dan kesulitan membagi waktu untuk memperbarui dan menyempurnakan materi dan model pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BUKU SAKU MENGELOLA PEMANIS BUATAN DALAM PRODUK PANGAN PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI PANGAN
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku dan menilai kelayakan buku saku mengelola pemanis buatan dalam produk pangan untuk mata kuliah Teknologi Pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Model pengembangan yang diterapkan adalah model DDD-E, yang meliputi tahapan: 1) Decide atau menetapkan tujuan; 2) Design atau membuat rancangan; 3) Develop atau mengembangkan produk; 4) Evaluate atau mengevaluasi setiap proses dan tahapannya. Buku saku diuji kelayakannya oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan pengguna, yaitu mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga yang telah mengambil mata kuliah Teknologi Pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian ahli materi mencapai 88% (sangat layak), ahli media sebesar 91,3% (sangat layak), dan ahli bahasa sebesar 89,5% (sangat layak). Hasil penilaian pengguna meliputi uji one-to-one dengan persentase 80% (sangat layak), uji small group sebesar 85% (sangat layak), dan uji field test mencapai 80% (sangat layak). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media buku saku mengelola pemanis buatan dalam produk pangan dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran sebagai media pembelajaran yang membantu mahasiswa memperdalam materi secara lebih efekti
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK KESULITAN BELAJAR MEMBACA KELAS VI DI SD NEGERI ROCEK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kesulitan belajar membaca kelas VI di SD Negeri Rocek 3 dengan menggunakan media pembelajaran aplikasi game edukasi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dengan subjek tunggal / Single Subjek Researc (SSR). Desain penelitian menggunakan desain reversal A-B-A. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VI di SD Negeri Rocek 3 dengan kondisi siswa kesulitan dalam membaca permulaan pada huruf konsonan kapital. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. A nalisis data yang digunakan berupa statistik deskriptif dengan penyajian yang dituangkan dalam bentuk grafik pada penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh pada baseline-1 dimana kondisi awal/kondisi alamiah subjek memperoleh hasil 33,33 %, kemudian pada fase intervensi (B) memperoleh hasil 84, 16%, dan pada kondisi akhir/baseline-2 (A2) memperoleh hasil sebesar 70%. Persentase data overlap pada fase intervensi (B) ke fase baseline-1 (A1) dan pada fase baseline-2 (A2) ke fase intervensi (B) yaitu 0% dan meningkat pada analisis antar kondisi pada intervensi dengan Baseline-2 yaitu 20%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan penggunaan media aplikasi game edukasi dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan belajar membaca kelas VI di SD Negeri Rocek 3
PENGEMBANGAN E-EVALUATION BERBANTUAN WEBSITE WIZER.ME PADA MAPEL IPAS TOPIK C BAGAIMANA WUJUD BENDA BERUBAH KELAS 4 SD
Tujuan penelitian ini menghasilkan E-evaluation Berbasis Website Wizer.me yang layak sebagai evaluasi siswa pada pembelajaran IPAS materi wujud dan perubahannya. Penelitian dan pengembangan ini untuk mengevaluasi siswa dengan menggunakan website Wizer.me dengan mendeskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan dari evaluasi siswa. Metode dalam penelitian menggunakan 4D namun hanya tahap devolepment. Subjek penelitian dilakukan kepada siswa dan guru kelas IV SD 3 Bambang, wajak. Salah satu permasalahan pada penelitian ini karena keterbatasan media untuk evaluasi siswa. Jadi siswa tidak pernah menggunakan media elektronik untuk melakukan evaluasi. Pada instrumen yang dilakukan pada penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, lembar angket kepraktisan guru, angket kepraktisan siswa. Hasil uji kelayakan berdasarkan ahli media memperoleh hasil 83,3% dengan kategori layak, perolehan hasil dari ahli materi 87,5% dengan kategori layak, dan perolehan hasil dari ahli Bahasa 75% dengan kategori layak. Hasil uji kepraktisan guru memperoleh hasil 95% dengan kategori sangat praktis, dan hasil kepraktisan siswa diperoleh 92% dengan kategori sangat praktis. Dari uji kepraktisan E-evaluation tersebut disimpulkan bahwa E-evaluation Berbasis Website Wizer.me praktis dan mudah diakses oleh siswa dalam evaluasi pada materi
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas IV yang peneliti lakukan di SDN Pasirsari 03 saat siswa diinstruksikan untuk membaca teks cerita dalam pelajaran bahasa Indonesia oleh guru, ditemukan siswa tidak dapat membaca teks cerita. Tempat pelaksanaan penelitian ini di SDN Pasirsari 03 Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan pengembangan (Research and Development) yang dikembangkan oleh Dick and Carey dan Robert Maribe Branch dengan menggunakan model ADDIE.
Persentase kelayakan yang diberikan oleh ahli media yaitu 91,59% oleh ahli bahasa 100%, dan oleh ahli materi 96%, serta hasil lembar kuesioner minat baca siswa yang terdiri dari 15 pernyataan memperoleh persentase 88,18%. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil memperoleh hasil persentase 89,78% dan hasil uji coba kelompok besar memperoleh persentase 91,5%. Hasil tersebut dikategorikan sebagai media sangat valid digunakan untuk meningkatkan minat baca siswa pada pelajaran bahasa Indonesia kelas I
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KELAS II SDN 5 RASAU JAYA
Tujuan penelitian dan pengembangan ini yaitu mengembangkan media buku cerita bergambar yang layak untuk peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 5 Rasau Jaya. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu, analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket ahli media, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil kelayakan ahli materi pada pengembangan produk media buku cerita bergambar ditunjukkan dengan persentase 92% dikategorikan “Sangat Layak:”. Selanjutnya hasil kelayakan ahli media pada produk media buku cerita bergambar ditunjukkan dengan persentase 82% dikategorikan “Sangat Layak”. Selanjutnya hasil kelayakan ahli bahasa pada produk media buku cerita bergambar ditunjukkan dengan persentase 89% dikategorikan “Sangat Layak”. Berdasarkan data dari para ahli, diperoleh hasil data kelayakan yaitu 88% dengan kriteria “Sangat Layak” dengan demikian media buku cerita bergambar “Petualangan Tidayu Festival Bineka Tunggal Ika di Sekolah” sangat layak di gunakan sebagai media pembelajara
PENGEMBANGAN BUKU SAKU PADA MATERI PERUBAHAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS ISOLASI BAKTERI AKUMULASI TIMBAL(Pb) KELAS X SMA
Pengembangan buku saku berbasis hasil penelitian isolasi dan identifikasi bakteri akumulasi logam berat timbal(PB) telah divalidasi dan dinyatakan sangat valid untuk digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Biologi. Buku saku ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perubahan dan pelestarian lingkungan hidup serta kesadaran terhadap dampak pencemaran logam berat pada ekosistem perairan.Waduk Koto Panjang merupakan ekosistem perairan yang dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk budidaya ikan dalam Keramba Jaring Apung (KJA). Aktivitas budidaya ini berkontribusi terhadap peningkatan kandungan bahan organik dan logam berat, terutama timbal (Pb), yang dapat menurunkan kualitas lingkungan perairan dan memengaruhi kesehatan organisme akuatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku dengan mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri akumulator timbal (Pb) pada ikan mas (Cyprinus carpio) dari KJA Waduk Koto Panjang sebagai media pembelajaran Biologi pada materi Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup untuk kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksperimen dan pengembangan media pembelajaran. Sampel ikan mas diperoleh dari KJA Waduk Koto Panjang, kemudian dilakukan isolasi bakteri dari organ insang dan usus menggunakan metode spread plate dan streak plate pada media Nutrient Agar (NA) yang mengandung 0,3 g Pb. Isolat bakteri yang diperoleh diidentifikasi berdasarkan karakteristik makroskopis, mikroskopis (pewarnaan Gram), serta uji biokimia (TSIA, SCA, SIM). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa terdapat tiga genus bakteri akumulator Pb, yaitu Enterobacter sp., Proteus sp., dan Pseudomonas sp., dengan karakteristik morfologi dan biokimia yang berbeda
ANALISIS KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI TINGKAT SEKOLAH DASAR
Kemampuan berhitung merupakan kemampuan yang dimiliki semua anak tanpa terkecuali anak berkebutuhan khusus sekalipun untuk mengelola angka yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan berhitung anak tunagrahita ringan di salah satu SD inklusif kabupaten Malang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Karakteristik yang muncul pada anak tunagrahita ringan saat pengerjaan soal diantaranya: anak tidak bisa fokus dalam waktu yang lama, pembelajaran harus selalu diajarkan berulang ulang, harus selalu adanya pendamping dari seorang guru, dan mereka juga senang bercerita. Kemampuan berhitung pada anak tunagrahita ringan kelas 5 tergolong banyak mengalami keterlambatan dalam berhitung. Diantaranya anak tunagrahita ringan hanya bisa melakukan penjumlahan dan pengurangan dalam bentuk sederhana. Adapun 2 indikator yang peneliti gunakan yaitu pengenalan angka 20-50 dan penjumlahan serta pengurangan angka 20-50 untuk digunakan sebagai bahan analisa. Pada tahap pengerjaan soal di hari pertama siswa mampu memahami masalah dan siswa mampu mengetahui hal apa yang selanjutnya akan dilakukan setelah memahami masalah. Pada tahap regulasi hari kedua siswa mampu memilih strategi yang akan digunakan untuk menyelesaikan soal dan siswa mampu mengaplikasikan strategi yang dipilih untuk menyelesaikan soal. Dan yang terakhir pada tahap evaluasi yaitu di hari ketiga siswa mampu memahami dan menyelesaikan soal dengan baik dan benar. Dengan adanya analisis kemampuan berhitung ini dapat mengidentifikasi tingkat kemampuan berhitung pada anak tunagrahita ringan, yang mana hal itu dapat membantu guru maupun orang tua untuk merancang program pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mereka
URGENSI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MEMBANGUN MINAT BELAJAR SISWA
Teknologi dalam pembelajaran sangat penting untuk menumbuhkan minat siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pentingnya menggunakan teknologi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar siswa di SMA 2 Sarolangun. Data dikumpulkan melalui wawancara siswa dan analisis literatur dari berbagai artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi dalam lingkungan belajar yang lebih interaktif dan efektif dapat meningkatkan minat siswa, partisipasi aktif, dan pencapaian akademik siswa secara signifikan. Sebaliknya, pembelajaran tanpa bantuan teknologi cenderung kurang menarik dan siswa tidak termotivasi untuk belajar. Oleh karena itu, penerapan teknologi menjadi strategi penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan efektif
TRANSFORMASI PENDIDIKAN ABAD 21 MELALUI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Abad ke-21 membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dan kontribusi teknologi pendidikan dalam mendukung pembelajaran kolaboratif siswa di era digital, dengan fokus pada penerapan program Merdeka Belajar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang meliputi tahap pengumpulan, analisis, dan sintesis data dari berbagai referensi yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan tidak hanya memperkaya pengalaman pembelajaran, tetapi juga meningkatkan interaksi dan kolaborasi di antara siswa. Selain itu, hasil penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi yang efektif dapat memperbaiki hasil akademik siswa serta mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai bagaimana teknologi dapat dioptimalkan dalam konteks pendidikan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa di masa depan