Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Not a member yet
    180 research outputs found

    KESULITAN GURU PKN SD NEGERI 2 DATAR LEBUAY DALAM MENCARI CONTOH KASUS PEMBELAJARAN YANG KONTEKSTUAL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kesulitan yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SD Negeri 2 Datar Lebuay dalam menemukan contoh kasus pembelajaran yang kontekstual. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui angket, wawancara mendalam, observasi kelas, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru mengalami kesulitan dalam mencari contoh kasus yang sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif dan pengalaman hidup siswa sekolah dasar. Kendala lainnya meliputi ketergantungan pada buku teks, rendahnya literasi digital dan akademik, serta terbatasnya pemanfaatan sumber referensi alternatif seperti jurnal ilmiah dan media digital. Dampaknya, guru mengalami hambatan dalam menyusun rencana pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang bermakna. Guru juga menyuarakan perlunya pelatihan khusus serta reformulasi kurikulum yang lebih aplikatif, bahkan mengusulkan pengembalian mata pelajaran PKn ke format Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sistemik dalam meningkatkan kemampuan guru menyusun pembelajaran kontekstual demi tercapainya pendidikan yang efektif, relevan, dan berkarakter

    PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTUAN VIDEO BENIME PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD

    No full text
    Banyak e-modul di sekolah-sekolah yang berfokus pada hafalan prosedural dari pada pemahaman konseptual, terutama dalam Kalimat Langsung dan Tidak Langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul berbantuan video benime pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Analisis data menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan lembar validasi ahli materi, ahli bahasa dan ahli media, angket respon siswa, dan guru. Hasil validasi menilai kelayakan, angket siswa dan guru menentukan kepraktisan, dan hasil pre-test dan post-test mengukur keefektifan. Validasi ahli materi mencapai 90,3%, validasi ahli media mencapai 92,5%, sedangkan validasi ahli bahasa 96,4% dikategorikan sangat layak. Hasil angket respon perta didik terhadap e-modul mencapai 87,6%, dikategorikan sangat baik dan hasil angket respon guru 87,5% dikategorikan sangat baik. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan sebesar 18,6 dengan rata-rata N-gain 0,611, tergolong sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul berbantuan video benime pada pembalajaran Bahasa Indonesia di sd layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5 sekolah dasar

    PROBLEMATIKA KETERBATASAN KUALIFIKASI DAN KETERSEDIAAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 2 BALA-BALAKANG

    No full text
    Penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi dalam penempatan dan distribusi guru, khususnya guru Pendidikan Agama Islam (PAI), di SMP Negeri 2 Bala-Balakang, yang terletak di Pulau Salissingan, daerah terpencil yang bersinggungan antara Provinsi Kalimantan Timur dan Sulawesi Barat. Kendala utama yang ditemukan adalah minimnya infrastruktur dan akses transportasi, yang menghambat pendistribusian guru berkualitas ke daerah tersebut. Meskipun pemerintah telah membuka peluang melalui formasi CPNS dan PPPK, keterbatasan fasilitas dan akses internet masih menghambat terselenggaranya pelatihan guru. Selain itu, kekurangan guru PAI mempengaruhi kualitas pembelajaran agama yang sangat penting untuk pembentukan karakter dan moral siswa. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru melalui pelatihan dan sertifikasi, meskipun akses yang terbatas menjadi hambatan yang signifikan. Meskipun tantangan besar dihadapi, motivasi yang kuat dari guru untuk berkontribusi dalam pendidikan agama tetap menjadi pendorong utama dalam memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa di daerah tersebut

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SD NEGERI 1 LENGKONG

    No full text
    Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu mata pelajaran yang esensial di Sekolah Dasar adalah matematika, yang bertujuan tidak hanya untuk penguasaan materi tetapi juga untuk pengembangan kompetensi siswa. Namun, minat belajar siswa terhadap matematika sering kali rendah akibat model pembelajaran yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri 1 Lengkong melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan 25 siswa dan dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make A Match secara signifikan meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Pada Siklus I, ketuntasan belajar mencapai 64% dengan nilai rata-rata 74. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 88% dengan nilai rata-rata 84,6. Distribusi nilai siswa menunjukkan peningkatan konsisten dari Pra-Siklus hingga Siklus II, dengan nilai tertinggi mencapai 100. Model ini juga mendorong interaksi sosial siswa, meningkatkan kemampuan kerja sama, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Strategi yang diterapkan mencakup penggunaan media pembelajaran berupa kartu soal dan jawaban, diskusi kelompok, dan pemberian penghargaan. Penerapan model Make A Match terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, sekaligus mengurangi kesenjangan pemahaman di antara siswa

    Pengembangan Model Pembelajaran Berkarakter Buddhis Untuk Meningkatkan Kesadaran Etis Dikalangan Remaja Buddhis

    No full text
    Penelitian ini melakukan Tinjauan Pustaka Sistemarik (SLR) yang berfokus pada pengembangan model pembelajaran berkarakter buddhis untuk meningkatkan kesadaran etis. Tinjuan ini bertujuan untuk mengeksplorasi artikel – artikel yang dipublikasikan. Pencarian sitematis mengahasilkan 26 publikasi, dengan proses penyaringan kemudian menyisakan tujuh artikel yang telah melalui penelaahan sejawat dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia. Kriteria inklusi mencakup artikel  yang membahas tentang pengembangan, karakter dan kesadaran. menggabungkan fitur-fitur utama artikel terpilih, termasuk detail publikasi, penulis, tujuan penelitian, desain, deskripsi, dan metode yang digunakan dalam pengembangan penelitian ini. Temuan menyoroti hubungan proses dan hasil yang diperoleh dalam melakukan penelian pengembangan yang berhubungan dengan karakter dalam meningkatkan kesadaran etis

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DAN LITERASI MINAT BACA SISWA

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya kemampuan berbicara dan minat literasi membaca pada siswa di kelas II di SD Negeri 1 Plandi. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara dan minat literasi membaca siswa melalui penerapan model pembelajaran Role Playing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah sebanyak 15 siswa yang terdiri dari 5 siswa peremuan dan 10 siswa laki-laki. Pelaksanaan tindakan dilaksanakan 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Peningkatan kemampuan berbicaradan minat literasi membaca pada siswa setiap siklus setelah diterapkan metode pembelajaran Role Playing pada siswa kelas II di SD Negeri 1 Plandi. Semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran menunjukan bahwa kemampuan berbicara dan minat literasi pada siswa mengalami peningkatan. Meskipun rata-rata prasiklus sebesar 56,46% memenuhi persyaratan kwalifikasi, beberapa klaim masih memerlukan perbaikan. Siklus 1 menunjukan peningkatan dibanding prasiklus sebelumnya dengan rata-rata 73,66% dengan kriteria tinggi. Mereka mencapai rata-rata 87,66% dengan standart sangat tinggi pada siklus 2. Kenaikan pada tiap tahap dikarenakan penerapan model pembelajaran Role Playing dalam penelitian. Seperti deketahui model pembelajaran Role Playing dapat melatih siswa ntuk memahami dan mengingat isi bahan yang akan diperankan, siswa akan terlatih berinisitif dan berkreatif, dapat menanamkan semangat peserta didik dalam memecahkan masalah ketika memerankan scenario yang dibuat, dan keterlibatan para para peserta permainan peran bisa meniptakan baik perlengkapan emosional maupun intelektual  pada maslah yan dibahas

    Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan Lingkungan Keluarga Terhadap Intensi Berwirausaha Dimediasi Oleh Pergaulan Teman Sebaya Pada Siswa SMKN 40 Jakarta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara Pendidikan Kewirausahaan dan Lingkungan Keluarga Terhadap Intensi Berwirausaha yang dimediasi oleh Pergaulan Teman Sebaya pada Siswa SMKN 40 Jakarta. Penelitian ini dilakukan selama tujuh bulan Februari 2022 sampai dengan bulan Agustus 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey atau penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan 138 responden Siswa SMKN 40 Jakarta dari berbagai jurusan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang positif antara Pendidikan Kewirausahaan terhadap Intensi berwirausaha, Lingkungan Keluarga Terhadap Intensi Berwirausaha, Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Intensi Berwirausaha Dimediasi Oleh Pergaulan Teman sebaya, Lingkungan Keluarga Terhadap Intensi Berwirausaha Dimediasi Oleh Pergaulan Teman Sebaya, Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Intensi Berwirausaha

    Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 SDN Gendingan 03

    No full text
    Kurikulum Merdeka diciptakan supaya siswa  merasa lebih leluasa dalam  pendidikan  dan  dapat  mengembangkan  potensinya  sesuai  minat, bakat, dan kemampuan siswa itu sendiri maupun oleh guru. Kurikulum merdeka mengharuskan pendidik agar dapat mengelola pembelajaran secara efektif dengan bantuan sarana dan prasarana yang disesuaikan dengan kemmpuan masing masing peserta didik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi.  Pembelajaran  berdiferensiasi  adalah  sebuah  keberagaman  yang  mana terjadinya  suatu  kegiatan  untuk  mencari  tahu  tentang  siswa dan  memperhatikan  respon  belajar  siswa  sesuai dengan   kebutuhannya. Oleh karena itu, ingin dikaji dan digali lebih lanjut bagaimana penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi yang dilaksanakan di SDN Gendingan 03 khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskripti. Data penelitian diperoleh melalui 3 cara yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan pemaparan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 di SDN Gendingan 03 dilaksanakan dengan baik dan dilaksanakan melalui beberapa serangkaian tahap yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi

    METODE ROLL READING BERBASIS KOLABORATIF: UPAYA MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS DAN DIALOG BAHASA ARAB SISWA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Roll Reading berbasis kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan membaca teks dan berdialog dalam bahasa Arab di tingkat Madrasah Tsanawiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus di SMPIT Al-Madinah dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang. Pada siklus pertama, ditemukan kendala dalam penguasaan kosakata dan pengucapan siswa. Oleh karena itu, pada siklus kedua dilakukan perbaikan dengan menambahkan sesi pengenalan kosakata dan panduan pengucapan sebelum membaca teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam membaca dan berdialog, serta membantu mereka memahami teks dengan lebih baik. Observasi mencatat bahwa 85% siswa aktif terlibat dalam kegiatan membaca dan berdialog. Pendekatan kolaboratif yang diterapkan juga mendorong siswa untuk bekerja sama dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berbahasa Arab. Dengan demikian, metode Roll Reading berbasis kolaboratif terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca dan berbicara bahasa Arab sisw

    TINJAUAN HASIL MENGGAMBAR ORNAMEN KARO DENGAN OBJEK HEWAN DAN TUMBUHAN PADA SISWA KELAS VIII SMP SWASTA RK DELI MURNI BANDAR BARU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mendeskripsikan hail karya siswa SMP Swasta RK Delimurni Bandar Baru dalam menggambar ornamen Karo dengan objek hewan dan tumbuhan berdasarkan unsur Seni Rupa yaitu bentuk, warna dan proporsi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu metode prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan mendeskrisikan keadaan objek peneliti secara apa adanya. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII Swasta RK Delimurni Bandar Baru. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII Gentlenes sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes dan observasi. Instrumen penelitian adalah menggunakan HP dan lembar penilaian karya. Teknik analisis data adalah menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan data dan fakta yang ada di lapangan lalu di deskrisikan dengan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil gambar ornamen karo siswa dengan objek hewan dan tumbuhan secara keseluruhan dari 30 sample yang telah diambil dan ditinjau berdasarkan unsur bentuk, warna dan gelap terang, hasil karya ilustrasi kartun siswa dengan objek binatang sudah baik dalam penggarapan unsur bentuk, warna dan gelap. Dari 30 siswa yang memiliki kategori Sangat Baik (A) berjumlah 4 siswa, siswa yang memiliki kategori Baik (B) berjumlah 12 siswa sedangkan siswa yang memiliki kategori Cukup (C) berjumlah 14 siswa. Berdasarkan nilai siswa, nilai paling tinggi sebesar 95 dan paling rendah sebesar 57

    0

    full texts

    180

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇