Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Not a member yet
    180 research outputs found

    SPHAGNUM ANTISETTICO : TOPICAL ANTISEPTIC FROM SPHAGNUM MOSS WITH AN BEGONIA EXTRACT FOR WOUND CARE

    No full text
    Sphagnum moss a type of moss commonly found in moist environments, typically in tropical regions. Peat contains both solid and liquid fractions and was used in treating skin conditions due to its antiseptic properties. It was added to ointments and medicinal soaps until the late 1960s (Jacek Drobnik, Adam Stebel, 2017). Similarly, the Begonia multangula plant, which has been extensively studied, has shown antibacterial properties that can be used as an antiseptic for wound care. To find an alternative antiseptic that is easy to use, we tested these two plants, which have been researched for their beneficial properties in treating and healing wounds

    SOSIALISASI MAKAN SEHAT MELALUI PENDEKATAN KREATIF UNTUK ANAK USIA DINI DI TK ADHYAKSA XVI BALIKPAPAN

    No full text
    Pola makan sehat pada anak usia dini memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, kognitif, dan emosional yang optimal. Namun, tantangan besar dalam masyarakat adalah rendahnya kesadaran akan pentingnya pola makan sehat bagi anak-anak, terutama di lingkungan perkotaan yang sering kali dipengaruhi oleh konsumsi makanan cepat saji. Program sosialisasi makan sehat ini dilaksanakan di TK Adhyaksa XVI Balikpapan dengan tujuan untuk mengenalkan pentingnya pola makan sehat melalui pendekatan kreatif yang melibatkan permainan edukatif, visualisasi makanan sehat, dan keterlibatan aktif anak dalam memilih serta menyiapkan makanan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif, di mana anak-anak dapat belajar langsung melalui pengalaman yang menyenangkan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan kebiasaan makan sehat di kalangan anak-anak, yang tercermin dalam perubahan perilaku mereka dalam memilih makanan sehat. Selain itu, program ini diharapkan dapat menjadi model untuk diterapkan di sekolah-sekolah lainnya guna mendukung pola makan sehat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Evaluasi dan monitoring terhadap hasil program ini menunjukkan bahwa pendekatan kreatif yang menyenangkan dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kebiasaan makan sehat sejak dini

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENGAJUAN DAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh model pembelajaran pengajuan dan pemecahan masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen dengan tipe desain nonequevalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas XII MA ALMUSTAQIM Arang Limbung tahun ajaran 2024/2025. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas XII IPS I sebagai kelas kontrol dan kelas XII IPS II sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan tekhnik observasi dan tes. Tes yang diberikan berupa pretest dan posttset untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. lembar observasi digunakan untuk melihat keterlaksanaan model pembelajaran pengajuan dan pemecahan masalah Hasil uji hipotesis menggunakan uji independen sampel t-test memperoleh nilai signifikan 0.039 < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran pengajuan dan pemecahan masalah berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi yaitu 84.25  dibandingkan posttest  kelas kontrol yaitu 68.88

    REKONSTRUKSI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS SPIRITUAL REMAJA BERDASARKAN EFESUS 4:14-15

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model rekonstruksi pendidikan agama Kristen (PAK) berbasis Efesus 4:14-15 dalam membentuk identitas spiritual remaja di era modern serta merumuskan strategi implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model rekonstruksi PAK perlu berlandaskan pada pemahaman teologis yang kokoh dari Efesus 4:14-15, mengintegrasikan nilai-nilai Alkitab dengan pendekatan pedagogis modern yang kreatif, transformatif, dan kontekstual, serta melibatkan kolaborasi tripusat pendidikan yaitu keluarga, gereja, dan sekolah. Strategi implementasi yang direkomendasikan antara lain pendekatan dialog interspiritual, pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana, penerapan metode pembelajaran aktif dan reflektif, serta pengembangan resiliensi spiritual remaja secara holistik. Melalui rekonstruksi PAK yang komprehensif, diharapkan dapat membentuk generasi muda Kristen yang berkarakter mulia, kuat dalam iman, dan siap menjadi agen perubahan di tengah kompleksitas dunia modern dengan berpijak pada kebenaran firman Tuhan

    PROBLEMATIKA GURU DALAM MENERAPKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMAN 10 PADANG

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan penerapan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) belum sepenuhnya sempurna. Guru belum memahami secara menyeluruh bagaimana project based learning (PjBL) dilaksanakan terutama dalam mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn). mulai dari prosedur dan langkah-langkah yang digunakan, metode yang digunakan, produk yang dihasilkan, dan lainnya. Guru harus mendalami dan memahami bagaimana pembelajaran berbasis proyek dijalankan sebelum memulainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika guru dalam menerapkan model project based learning (PjBL) pada mata pelajaran PPKn di SMAN 10 Padang dan Untuk menndeskripsikan Bagaimana upaya guru dalam mengatasi problematika yang muncul dalam menerapkan model project based learning ( PjBL) pada mata pelajaran PPKn di SMAN 10 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif informan penelitian ini adalah guru ppkn, wakil kurikulum, siswa dan kepala perpustakaan. Hasil penelitian ini Guru PPKn menghadapi berbagai problematika saat menerapkan PjBL. Salah satu hambatan utama adalah kesulitan merancang prosedur proyek secara sistematis, tidak semua siswa mampu berpartisipasi secara aktif, assasmen yang dilakukkan hanya pada hasil saja tidak pada proses ,keterbatasan waktu dan jadwal pelajaran,kurangnya pelatihan dan pendapingan yang diterima guru, guru sulit untuk melakukkan refleksi karena keterbatasan waktu. Dan upaya guru dalam mengatasi problematika Dalam penerapannya model pembelajaran project based learning ( PjBL) pada mata Pelajaran PPKn, guru PPKn secara sistematis telah melaksanakan setiap Langkah utama model pembelajaran ini, yang meliputi tahap perencanaan proyek, pelaksanaan proyek, presentasi hasil akhir, dan refleksi mendalam terhadap proses yang dilakukan. dengan dukungan fasilitas yang memadai, seperti akses internet, proyektor, dan ruang kelas yang nyaman. Meskipun ada fasilitas yang memadai, implementasi PjBL masih menghadapi banyak masalah

    UPAYA MENINGKATKAN TEKNIK DASAR SERVIS PENDEK BACKHAND BULU TANGKIS DENGAN METODE MODELING

    No full text
    Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk meningkatkan  keterampilan pada teknik  dasar servis pendek backhand bulu tangkis dengan menggunakan metode modeling pada siswa kelas IX SMP An-Nurmaniyah. Pelaksanaan  penelitian  dilaksanakan  di  lokasi SMP An-Nurmaniyah yang  beralamat  di  Jl. Dr Cipto Mangunkusumo (H. Mencong) No. 62 Paninggilan Utara, Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX.4 SMP An-Nurmaniyah dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian  Tindakan  Kelas  (PTK),  dengan  adanya  tahapan-tahapan  berupa  siklus  dalam pembelajarannya. Data yang diperoleh dari hasil belajar siswa dipaparkan dalam bentuk tabel dengan  menggunakan  rumus  yang  telah  ditetapkan.  Sesuai  dengan  buku  Kriteria  Ketuntasan Minimal  (KKM)  mata  pelajaran  penjas  tingkat  SMP, hasil  belajar  telah  cukup  baik.  Dari 37 siswa sudah 31 siswa (84%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, hanya 6 orang siswa (16%) siswa yang belum memiliki ketuntasan dalam belajar. Dengan nilai rata-rata kelas yang diperoleh 80 (Tuntas)

    MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BERLANDASKAN AJARAN BUDDHA PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

    No full text
    Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang berlandaskan ajaran Buddha dalam konteks lembaga pendidikan. Dengan menekankan pada prinsip-prinsip Metta (cinta kasih), Karuna (kasih sayang), Mudita (simpati), Upekkha (keseimbangan), Sila (moralitas), Samadhi (konsentrasi), dan Panna (kebijaksanaan), jurnal ini menganalisis bagaimana nilai-nilai luhur Buddha dapat membentuk praktik MSDM yang holistik, etis, dan berkelanjutan. Fokus utama adalah pada rekrutmen, pengembangan, retensi, dan evaluasi kinerja tenaga pendidik dan kependidikan, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan mendukung pertumbuhan spiritual bagi seluruh civitas akademika. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan model MSDM yang unik dan relevan bagi lembaga pendidikan Buddha di era modern

    Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa SMK Darul Dakwah dalam Mata Pelajaran PAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Darul Dakwah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan satu siklus, yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hal ini terlihat dari hasil observasi kegiatan di kelas dan hasil kuesioner untuk melihat prespektif siswa terhadap keterampilan berpikir kritis mereka. Selain itu, siswa juga menunjukkan partisipasi aktif selama proses pembelajaran, termasuk kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun argumen berdasarkan materi yang dipelajari. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI sebagai upaya pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa

    PENERAPAN UJIAN PRAKTIK SEBAGAI EVALUASI NON-TES DI SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA

    No full text
    Evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran, karena membantu guru, siswa, dan pihak terkait menilai keberhasilan pembelajaran. Selain tes, terdapat teknik lain dalam evaluasi yang disebut evaluasi non-tes. Teknik ini dilakukan tanpa menggunakan tes, melainkan melalui pengamatan, wawancara, kuesioner, atau penilaian dokumen. Berbeda dengan tes yang berfokus pada aspek kognitif, evaluasi non-tes lebih banyak digunakan untuk menilai aspek afektif dan psikomotorik, seperti sikap, keterampilan, dan hasil kerja siswa. Evaluasi non-tes melibatkan pengamatan langsung dan sistematis terhadap perilaku siswa, sehingga membutuhkan waktu dan persiapan lebih dibandingkan tes. Teknik ini cocok untuk mengukur soft skill siswa, terutama kemampuan mereka menerapkan apa yang telah dipelajari dalam bentuk yang dapat diamati. Dengan demikian, evaluasi non-tes menjadi pelengkap penting dalam menilai hasil belajar secara menyeluruh. Penelitian ini menunjukkan bahwa SMA Al Islam 1 Surakarta telah menerapkan ujian praktik dalam pembelajaran PAI, seperti presentasi hadis, pembuatan komik, mind mapping, video, portofolio, ujian lisan, dan praktik ibadah. Kendala yang dihadapi berasal dari siswa, seperti kebingungan atau kurangnya motivasi dalam mengerjakan tugas. Namun, guru terus mendorong dan membantu siswa untuk menyelesaikan tugas dengan baik

    STUDI KUALITATIF PELAKSANAAN PRAKTIKUM SMA

    No full text
    Kegiatan  praktikum termasuk ke dalam metode pembelajaran eksperimen yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa berkaitan dengan teori pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu guna mengetahui bagaimana pelaksanaan praktikum yang ada di SMA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum di SMA sudah melaksanakan praktium, memiliki laboratorium, dan alat bahan praktikum sudah cukup lengkap. Namun ada beberapa kekurangan yaitu pada saat praktikum tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan belum memiliki labora

    0

    full texts

    180

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇