Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Not a member yet
198 research outputs found
Sort by
MANGROVE EDUCATIONAL TOURISM DESIGN WITH SUSTAINABLE ARCHITECTURE APPROACH IN PANTAI KAMPUNG NIPAH, SERDANG BEDAGAI
Mangrove educational tourism offers an in-depth understanding of the ecologically, economically, and socially valuable mangrove ecosystem. Indonesia, with the largest mangrove ecosystem in the world, faces the challenge of mangrove destruction due to irresponsible land conversion. Conservation efforts through educational tourism can improve the local economy and reduce carbon emissions. A sustainable approach to planning and development, involving the principles of eco-friendly architecture, is essential to protect and restore coastal ecosystems. The implementation of energy strategies, water and waste management, and cultural preservation in the design of tourism villages will ensure environmental sustainability and community well-being. Intensive environmental studies and education can raise global awareness of the importance of mangroves, support sustainable tourism, and contribute to greenhouse gas emission reduction targets
PENGGUNAAN AI DAN ANALISIS DATA UNTUK MENGOPTIMALKAN JADWAL, KINERJA, DAN RETENSI KARYAWAN SECARA EFISIEN
Penjadwalan prediktif yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) membawa transformasi signifikan dalam manajemen tenaga kerja dengan mengoptimalkan penjadwalan karyawan dan meningkatkan efisiensi operasional, yang pada akhirnya berdampak positif pada keterlibatan karyawan dan kepuasan pelanggan. Dalam konteks ini, algoritma penjadwalan prediktif, yang didukung oleh teknologi pembelajaran mesin (ML), memungkinkan bisnis untuk menyeimbangkan kebutuhan operasional dengan preferensi karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih responsif dan fleksibel.Metode penjadwalan tradisional sering kali tidak dapat menangkap fluktuasi permintaan pelanggan dan ketersediaan karyawan, yang menyebabkan masalah seperti kekurangan atau kelebihan staf. Sebaliknya, sistem penjadwalan prediktif menganalisis data historis kinerja dan pola permintaan untuk menentukan jadwal optimal. Sistem ini dapat menyesuaikan jadwal secara dinamis berdasarkan permintaan, memastikan jumlah karyawan yang tepat tersedia pada waktu puncak dan memberikan fleksibilitas saat permintaan rendah. Dari sudut pandang karyawan, penjadwalan prediktif menawarkan jadwal yang lebih konsisten dan adil, mengurangi perubahan mendadak dan memperhitungkan preferensi pribadi. Ketika karyawan merasa dihargai dan memiliki kendali atas jadwal mereka, kepuasan kerja meningkat, menghasilkan retensi yang lebih tinggi dan kinerja yang lebih baik. Kepuasan pelanggan juga berpengaruh positif, karena bisnis dapat memberikan layanan berkualitas tinggi dan mengurangi waktu tunggu dengan ketersediaan staf yang tepat. Penjadwalan yang didorong oleh AI memungkinkan respons cepat terhadap perubahan tak terduga, menjaga konsistensi dan kualitas layanan. Dengan demikian, penjadwalan prediktif diharapkan akan terus membentuk masa depan manajemen tenaga kerja dan pelayana
REAL-TIME STUDENT ENGAGEMENT DETECTION THROUGH FACIAL EXPRESSIONS USING CNN AND YOLO
Understanding students’ emotional engagement is essential for optimizing teaching strategies and improving classroom learning outcomes. This study presents a real-time facial expression recognition system using Convolutional Neural Networks (CNNs) integrated with YOLOv11 to identify students' learning interest during classroom sessions. The system classifies six facial expressions—happiness, surprise, sadness, fear, anger, and disgust—into interested or uninterested categories. The model was developed using a custom dataset of 3,500 annotated student images captured in authentic classroom conditions. A prototyping approach was adopted to build and refine the system through iterative testing. The model achieved 86% classification accuracy with real-time performance averaging 24 frames per second. It was successfully deployed in live classroom settings, enabling teachers to adjust their instruction based on students' emotional feedback. Findings indicated that teachers responded positively to the system's feedback, using it to introduce interactive activities and modify delivery styles when signs of disengagement appeared. Compared to more complex models, this system offers a cost-effective and efficient solution adaptable to typical school environments. Its implementation supports the growing movement toward emotion-aware and AI-driven pedagogy. This study contributes to the body of knowledge in educational affective computing and suggests promising future directions, including the use of multimodal emotion analysis and long-term impact studies on learning engagement
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI PT PELINDO IV (PERSERO) CABANG MAKASSAR NEW PORT
PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Makassar New Port yang menjalankan kegiatan kepelabuhan memiliki tingkat kecelakaan kerja yang tinggi dikarenakan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) belum terlaksana secara menyeluruh. Untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu prinsip dasar yang mengatur Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengatahui tingkat resiko kecelakaan kerja dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada PT. PELINDO IV (Persero) Cabang Makassar New Port . Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan sumber data primer yang diperoleh dengan melakukan observasi langsung dan wawancara dan juga menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui laporan-laporan yang berkaitan dengan objek penelitian. Berdasarkan hasil pengumpulan dan pengolahan data menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) diketahui bahwa area kerja yang memiliki tingkat resiko kerja yang tinggi yaitu pada bagian operasioanal kapal dengan persentase kegiatan yang beresiko rendah (Low) yaitu sebesar 17%, beresiko sedang (Medium) sebesar 33%, beresiko Extreme sebesar 50%. Sedangkan pada operasional lapangan memiliki tingkatan resiko yang lebih rendah dengan persentase kegiatan yang beresiko rendah (Low) yaitu sebesar 50%, beresiko sedang (Medium) sebesar 25%, beresiko tinggi (High) sebesar 25%. Adapun pengendalian resiko pada perusahaan telah melakukan tiga tingkatan hierarki pengendalian resiko yaitu rekayasa teknik, pengendalian administrasi dan alat pelindung diri (APD)
PERANCANGAN APLIKASI MOBILE KALKULASI DAO PENGEBORAN SUMUR MINYAK BERBASIS ANDROID
Perkembangan teknologi mobile telah memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan berbagai industri, termasuk industri minyak dan gas. Dalam konteks ini, aplikasi mobile menjadi alat yang sangat berguna untuk memfasilitasi proses perencanaan dan pelaksanaan operasi pengeboran sumur minyak. Studi ini mengeksplorasi perancangan dan implementasi Aplikasi Mobile Kalkulasi Drill Assembly Offset berbasis Android, dengan fokus pada Sumur Piarawi-1. Aplikasi ini bertujuan untuk menyediakan solusi yang mudah digunakan dan efisien bagi para engineer dan teknisi yang terlibat dalam pengeboran sumur minyak. Fitur utama aplikasi ini mencakup kalkulasi offset untuk menyelaraskan peralatan pengeboran dengan sumur yang ditargetkan, perhitungan yang akurat untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan efisiensi operasional, serta visualisasi data yang intuitif. Melalui integrasi teknologi mobile, pengguna dapat dengan cepat mengakses dan memanfaatkan alat ini di lapangan, mengurangi ketergantungan pada perangkat keras khusus dan meningkatkan fleksibilitas. Dengan demikian, diharapkan aplikasi ini dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keselamatan dalam operasi pengeboran sumur minyak, serta memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas industri secara keseluruhan
SISTEM INFORMASI SEBARAN STUNTING DI KOTA PONTIANAK
Stunting atau sering disebut kerdil atau pendek adalah kondisi dimana anak berusia di bawah lima tahun mengalami kegagalan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Hal ini terutama terjadi dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak janin hingga anak berusia 23 bulan. Anak dikategorikan stunting jika panjang atau tinggi badannya berada di bawah minus dua standar deviasi panjang atau tinggi anak seusianya. Kota Pontianak yang masih kurang menggunakan sistem informasi geografis dalam pemetaan suatu kasus stunting. Kurangnya informasi yang dapat menampilkan dan merangkum data tentang prevalensi kasus stunting di suatu wilayah, sehingga sulit bagi pemerintah untuk menganalisis kasus stunting, terutama di daerah yang rawan dengan tingkat kasus stunting yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi sebaran stunting yang dapat memberikan informasi tentang titik lokasi penyebaran penderita stunting berdasarkan wilayah beserta data kasus penderita stunting di Kota Pontianak berbasis website. Sistem ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam melakukan pengelolaan data dan penyampaian informasi peta digital untuk mengetahui persebaran stunting sesuai dengan wilayah yang ada di Kota Pontianak. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode waterfall. Pengujian sistem menggunakan pengujian blackbox dan user acceptance testing (UAT). Hasil skor pengujian menggunakan perhitungan skala likert dengan tingkat skor persentasenya yaitu 84% untuk super admin (DINKES), 78% untuk admin (Admin Puskesmas), dan 86% untuk user (Petugas Puskesmas), sehingga Sistem Informasi Sebaran Stunting di Kota Pontianak berbasis website yang dibangun dapat diterima. Dapat disimpulkan bahwa fitur yang menampilkan informasi data spasial beserta atributnya dalam bentuk peta persebaran titik koordinat lokasi balita stunting yang tersebar di kelurahan di Kota Pontianak, serta menampilkan indikator warna menunjukan tingkat kasus stunting dari tertinggi hingga terendah, yang dikembangkan dalam sistem pada penelitian ini dapat diterima oleh pengguna. 
PREDIKSI PENJUALAN LAPTOP DI TOKOPEDIA MENGGUNAKAN PENERAPAN FUZZY INFERENCE SYSTEM DENGAN METODE MAMDANI
Penerapan logika fuzzy telah banyak digunakan untuk memprediksi hasil penjualan berbagai jenis produk, dengan hasil yang sering mendekati realitas di lapangan. Ketika permintaan laptop meningkat, para penjual harus menambah stok untuk memenuhi permintaan. Toko laptop harus merencanakan dan memprediksi penjualan sebelum memasarkan produk. Untuk mencapai hasil yang diharapkan, Anda harus memiliki manajemen penjualan yang tepat. Sebagai produk, laptop memiliki berbagai kualitas, spesifikasi, dan harga, yang berkontribusi pada daya tariknya di mata pelanggan. Akibatnya, penjual harus hati-hati memilih merek dan spesifikasi laptop yang sesuai dengan preferensi pasar. Dengan menggunakan metode Mamdani (Fuzzy Inference System), penelitian ini bertujuan untuk menggunakan logika fuzzy untuk menganalisis dan membuat keputusan dengan cepat tentang merek dan spesifikasi laptop yang populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logika fuzzy dengan metode Mamdani dapat digunakan untuk mengevaluasi merek, harga , serta menentukan kategori laptop yang memiliki potensi penjualan terbaik
PENERAPAN UI/UX SISTEM INFORMASI E-INVENTORY MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN (UCD) DAN USER EXPERIENCE QUESTIONNAIRE (UEQ)
Retail Payment and Merchant Relationship Department (Departemen RPMR) BRI Regional Office Palembang masing menggunakan sistem manual dengan Microsoft Office berupa Excel dalam proses pendataan merchandise/souvenir. Dari sistem manual tersebut, terdapat permasalah yang terkadang mengakibatkan kesalahan pada saat pendataan stok barang, kesulitan untuk pembuatan laporan barang masuk dan barang keluar, serta membutuhkan waktu lama saat mencari barang yang dibutuhkan. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, penggunaan teknologi informasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan dan memudahkan dalam pengolahan data secara cepat dan akurat. Salah satunya dengan penerapan website sistem informasi e-inventory yang dapat mempermudah pekerja mengetahui jumlah stok barang yang dimiliki, serta membantu proses pendataan barang masuk dan keluar. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan metode perancangan UI/UX dengan serangkaian proses perancangan sistem yaitu User Centered Design (UCD) agar proses interaksi website bisa mempermudah penggunanya. Website sistem informasi e-inventory diuji dengan Black Box Testing yang menunjukkan hasil Valid pada aspek User Interface (UI) sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien sesuai keinginan pengguna. Metode User Experience Questionnaire (UEQ) dilakukan untuk mengevaluasi aspek User Experience (UX) yang mendapatkan hasil Excellent dengan skala rata-rata Daya tarik (1,90), Kejelasan (2,30), Efisiensi (2,25), Ketepatan (2,40), dan Stimulasi (1,85), serta mendapat hasil Good pada skala Kebaruan (1,30)
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS GOOGLE SITE DI MADRASAH IBTIDAIYAH AN-NAHDLIYIN BONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Akademik berbasis Google Sites di MI An-Nahdliyin Bone, dengan fokus mengatasi tantangan administrasi sekolah yang sebelumnya dilakukan secara manual. Pengembangan sistem menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang melibatkan lima guru, lima siswa, dan lima orang tua sebagai responden. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan data akademik, pengumuman sekolah, jadwal pelajaran, dan formulir online, dengan memanfaatkan integrasi Google Drive sebagai penyimpanan berbasis cloud. Hasil pengujian berdasarkan standar ISO 25010 menunjukkan bahwa sistem ini memenuhi aspek functional suitability, portability, maintainability, dan usability. Sistem berfungsi sesuai kebutuhan tanpa kendala teknis, dapat diakses dengan baik di berbagai perangkat dan browser, mudah dikelola serta diperbarui, dan memperoleh skor kepuasan rata-rata 85% dari responden, termasuk dalam kategori "sangat layak." Dengan demikian, Sistem Informasi Manajemen Akademik berbasis Google Sites di MI An-Nahdliyin tidak hanya efektif dalam meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga berkontribusi pada digitalisasi pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pengujian lebih lanjut dengan jumlah responden yang lebih luas dan pelatihan mendalam bagi pengguna untuk mengoptimalkan pemanfaatan sistem
EVALUASI KEBUTUHAN INDUSTRI KONSTRUKSI TERHADAP LULUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DALAM BIDANG MANAJEMEN KONSTRUKSI
Industri konstruksi Indonesia saat ini sedang berkembang pesat seiring dengan berbagai proyek infrastruktur yang sedang dan akan dilaksanakan. Pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, dan gedung tinggi menuntut tenaga kerja yang memiliki kemampuan untuk mengelola proyek-proyek besar ini dengan efisien. Manajemen konstruksi menjadi aspek yang krusial dalam memastikan bahwa proyek-proyek ini selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. Metodologi yang digunakan dalam makalah ini adalah kajian pustaka atau studi literatur, dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan seperti jurnal, buku, artikel, dan laporan terkait industri konstruksi, pendidikan teknik sipil, dan manajemen proyek. Penulis tidak melakukan penelitian lapangan, tetapi mengandalkan riset yang ada untuk mendalami topik ini
Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ada kesenjangan antara kurikulum pendidikan teknik sipil dengan kebutuhan industri konstruksi, terutama dalam bidang manajemen konstruksi. Kurikulum pendidikan teknik sipil di Indonesia masih lebih berfokus pada aspek teknis daripada manajerial. Selain itu, lulusan teknik sipil juga perlu lebih dipersiapkan untuk menguasai teknologi yang digunakan dalam manajemen proyek