Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Not a member yet
198 research outputs found
Sort by
THE IMPACT OF BREBES-TEGAL TOLL ROAD CONSTRUCTION ON LOCAL TRAFFIC CONDITIONS
The construction of the Brebes-Tegal Toll Road is expected to improve transportation connectivity and economic efficiency in the region. This new infrastructure project aims to ease travel between major urban centers, facilitate trade, and reduce travel time for commuters. However, the new infrastructure may also impact local traffic conditions and accident rates in surrounding areas. This study investigates these effects, providing insight into potential benefits and challenges for local transportation systems. The study aims to analyze the impact of the Brebes-Tegal Toll Road construction on local traffic flow and accident rates in the surrounding areas. Specifically, it seeks to determine whether the construction improves or worsens traffic conditions and if there are significant changes in accident rates. To achieve this goal, this research uses a qualitative approach through a Likert scale questionnaire distributed to gather data on local residents' perceptions of traffic changes and safety. Respondents rated their observations on traffic flow, congestion, and accident frequency before and after the toll road construction. The study surveyed a sample of 113 respondents drawn from the local population in areas surrounding the Brebes-Tegal Toll Road. The respondents include cadets of PKTJ, regular road users, residents, and local business operators who experience the effects of the toll road in their daily activities. The findings indicate that while the Brebes-Tegal Toll Road has moderately improved traffic flow by reducing congestion on local roads, there is also a reported increase in accident rates near toll road access points. Respondents noted enhanced road quality and speed of travel on the toll road itself, yet some areas experienced higher accidents risks, likely due to increased vehicle volume and changes in traffic patterns. To mitigate the increased accident rates, it is recommended that traffic safety measures be implemented, such as better road signage, speed management near toll entrances, and public education campaigns on road safety in high-risk areas. Further collaboration with local authorities can enhance traffic flow and minimize accidents
PENGENDALIAN HAMA BERASAL TUMBUHAN: PERSPEKTIF MOLEKULER, EKOLOGI & TEKNOLOGI
Tujuan: Untuk mengeksplorasi dan mensintesis pengetahuan terkini tentang pengelolaan hama botani, menekankan interaksi hama tanaman dari perspektif evolusi, molekuler, dan ekologi. Studi ini mengevaluasi senyawa nabati dan pendekatan bioteknologi sebagai alternatif berkelanjutan terhadap pestisida sintetis. Desain Studi: Tinjauan komprehensif literatur ilmiah tentang pengelolaan hama botani, dengan fokus pada pendekatan interdisipliner. Metodologi: Studi ini meninjau data tentang pertahanan kimia tanaman, interaksi molekuler, dan inovasi bioteknologi untuk pengendalian hama berkelanjutan. Laporan ini menganalisis kemampuan senyawa yang berasal dari tumbuhan dalam mengganggu fisiologi hama dengan dampak ekologis yang minimal. Wawasan dari genomik, biologi molekuler, dan ekologi diintegrasikan untuk mengusulkan kerangka pengelolaan hama berkelanjutan. Hasil: Pestisida nabati menunjukkan efektivitas dalam menargetkan jalur fisiologis hama sekaligus mengurangi gangguan ekologi. Studi molekuler mengungkapkan interaksi signifikan antara senyawa yang berasal dari tumbuhan dan sistem hama, didukung oleh metode bioteknologi canggih. Penelitian genomik dan ekologi menggarisbawahi pendekatan yang seimbang untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus meminimalkan kerusakan lingkungan. Kesimpulan: Pengendalian hama tumbuhan merupakan alternatif yang menjanjikan dan berkelanjutan dibandingkan pestisida sintetik. Hal ini mengatasi tantangan pertanian saat ini sekaligus mendorong keberlanjutan ekologi jangka panjang. Temuan ini menyoroti potensi strategi berbasis tanaman untuk memajukan metode pengendalian hama yang tepat dan ramah lingkungan yang selaras dengan tujuan keberlanjutan global. Penelitian lebih lanjut sangat penting untuk memvalidasi dan memperluas solusi ini di berbagai sistem pertanian
ANALISIS PENERAPAN SISTEM ANTRIAN PADA PELAYANAN TOKO KUE CHEESECUIT CABANG ANTAPANI, KOTA BANDUNG, JAWA BARAT
Cheesecuit adalah toko yang menjual makanan berupa kue yang sedang viral di Kota Bandung. Permasalahan yang sering terjadi dalam kasus viral ini yaitu sistem antrian yang tidak efektif dalam proses pelayanan di kasir. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis penerapan system antrian pelanggan yang saat ini digunakan proses transaksi di Cheesecuit cabang Antapani Jl. Purwakarta No.53 RT.002/006 Antapani Kidul, Kota Bandung. Peneliti mengambil data waktu kedatangan dan waktu pelayanan pada pelanggan yang akan melakukan transaksi dengan disiplin antrian first-in, first-out (FIFO). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jalur antrian (M/M/1):(GD/ ) atau Single Server Models. Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan data yang sudah di olah dengan sebesar 83% dan idle time 17%, waktu rata-rata yang dihabiskan dalam antrian (Wq) adalah selama 0,28 jam atau 16,8 menit, Jumlah rata-rata pelanggan yang menunggu untuk dilayani dalam barisan antrian (Lq) adalah sebanyak 4,17 atau 4 orang, Waktu rata-rata pelanggan dalam suatu sistem (Ws) selama 0,33 jam atau 19,8 menit, Jumlah rata-rata pelanggan dalam suatu sistem (Ls) yaitu sebanyak 5 orang. Setiap pelanggan memerlukan waktu sekitar 3 menit untuk dilayani oleh pelayan. Expected Total Cost (ETC) yang mencakup Expected Operating Cost (EOC) dan Expected Waiting Cost (EWC) ditemukan sebesar Rp 176.990,92 per hari. EOC, yang mencakup biaya operasional seperti gaji karyawan dan peralatan, mencapai Rp 168.874,32 per jam, sementara EWC, yang mencerminkan biaya akibat pelanggan menunggu, bernilai Rp 11.160,60 per hari. Rekomendasi untuk penambahan tempat duduk atau tempat menunggu yang nyaman serta menambahkan nomor antrian
PENCIPTAAN FILM DOKUMENTER EXPOSITORY HUKUM CAMBUK DI PROVINSI ACEH
Penerapan syariat Islam di Indonesia terlihat di Provinsi Aceh, salah satunya melalui hukum cambuk yang diatur dalam Qanun Jinayah sebagai wujud status istimewa Aceh. Tema hukum cambuk diangkat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat yang cenderung memandangnya negatif. Film dokumenter berdurasi 18 menit ini menggunakan pendekatan expository menceritakan tentang prosedur berjalannya hukum cambuk di Kota Banda Aceh dengan tujuan untuk menyampaikan informasi secara langsung dan membangun argumentasi penonton. Proses penciptaan meliputi persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian, dengan fokus pada penerapan hukum cambuk di Kota Banda Aceh. Pengkarya memilih untuk mengangkat fenomena hukum cambuk ini dalam bentuk film dokumenter dengan bertujuan ingin memberikan pemahaman atau gambaran mengenai hukum cambuk yang diterapkan di Aceh. Film dokumenter Hukum Cambuk di Tanah Cut Nyak juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada penonton terhadap hukum yang diterapkan oleh pemerintah Aceh. Dengan hadirnya pendapat-pendapat dari hasil wawancara dari pihak narasumber WH Kota Banda Aceh, MPU Aceh, Kejaksaan Kota Banda Aceh, Algojo,Ahli fiqih,dan masyarakat non-muslim yang hidup berdampingan dengan hukum cambuk di Kota Banda Aceh
ANALISIS KUALITAS TETAS TELUR AYAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE SQC (STATISTICAL QUALITY CONTROL) DI PT. JAPFA COMFEED INDONESIA, TBK UNIT MAROS
PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk, merupakan sebuah Perusahaan agri-food terintegrasi di Indonesia yang bergerak dalam produksi pakan ternak, produksi bibit ayam (Day Old Chick) hingga produksi makanan olahan. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk kini telah tersebar di seluruh Indonesia dengan divisi yang berbeda beda, dimulai dari divisi unggas, divisi daging, divisi aquaculture, dan beberap divisi bisnis lainnya. Dari banyaknya divisi Perusahaan yang tersebar, salah satunya adalah yang terletak di Tanralili, Kabupaten Maros yaitu PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk unit Maros, sebuah unit yang bergerak di divisi unggas khususnya pada penetasan telur dan pembibitan Day Old Chick (DOC). Kegagalan menetas disebabkan oleh kerusakan telur tetas selama proses penetasan yang dipengaruhi beberapa faktor selama proses penetasan berlangsung ataupun dari faktor lainnya meliputi pekerja, mesin, bahan baku, induk ayam, dan lain sebagainya. Kondisi tersebut dapat merugikan perusahaan karena mengurangi jumlah DOC yang dihasilkan, sehingga perlu adanya pengendalian kualitas yang tepat selama proses penetasan berlangsung untuk meminimalisir jumlah kerusakan telur tetas ayam boiler dan meningkatkan hasil produksi Day Old Chick di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk unit Maros (PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk unit Maros, 2024). Upaya untuk mengurangi produk rusak terdapat beberapa metode pengendalian kualitas yang dapat digunakan. Salah satu metode pengendalian kualitas yang dapat digunakan adalah SQC (Statistical Quality Control). Pengendalian kualitas SQC (Statistical Quality Control) merupakan teknik penyelesaian masalah yang digunakan sebagai pemonitor, pengendali, penganalisis, pengelola, dan memperbaiki proses menggunakan metode-metode statistik
SISTEM INFORMASI HELPDESK BERBASIS WEB PADA UNIVERSITAS SAINTEK MUHAMMADIYAH JAKARTA
Layanan Helpdesk merupakan sistem yang dicari oleh pengguna dalam menyelesaikan masalah atau memerlukan informasi dan bantuan atas suatu produk/jasa. Akan tetapi, Belum adanya sistem yang merekomendasikan alternatif solusi penanganan masalah yang dapat melayani respon dengan cepat untuk mahasiswa di Universitas Saintek Muhammadiyah. Oleh karena itu, peneliti membuat sistem informasi helpdesk berbasis Web yang dapat memberikan solusi yang cepat baik seputar layanan ataupun keluhan informasi kampus dan akademik bagi mahasiswa & civitas akademik. Metodologi pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall dengan pendekatan SDLC (System Development Life Cycle) yang ciri pengerjaannya setiap fase harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke fase selanjutnya. Yaitu melalui tahap analisa data, desain pada sistem, uji coba/testing, dan operasi pemeliharaan sistem yang sudah berjalan. Untuk pendekatan metode penulisan ini menggunakan metode kualitatif yaitu mengumpulkan dan menganalisis data. Hasil yang diharapkan dari penelitian adalah terciptanya sebuah Sistem Helpdesk yang dapat menampung masalah dan keluhan, juga mempermudah proses pelayanan kampus dan menjawab pertanyaan seputar layanan informasi & akademik kampus melalui website dalam mengatasi permasalahan agar lebih cepat proses penanganannya. Sistem Informasi Helpdesk Berbasis Web ini adalah sebuah alat untuk membantu penggunanya mengatasi persoalan/pertanyaan yang di desain dan disesuaikan untuk menyediakan layanan seputar kampus Universitas Saintek Muhammadiyah
EFEKTIVITAS PRODUKSI FILM FIKSI DIAH DI KABUPATEN DHARMASRAYA UNTUK MENDUKUNG NARATIF
Penelitian ini menganalisis efektivitas produksi film fiksi Diah yang diselenggarakan di Kabupaten Dharmasraya, dengan fokus pada bagaimana pemilihan lokasi dan sumber daya lokal mendukung narasi budaya Jawa. Film ini mengangkat tema tradisi, mistisisme, dan konflik keluarga yang melibatkan karakter Diah yang berjuang antara tradisi Jawa dan modernitas. Pengkarya film memanfaatkan lokasi-lokasi lokal seperti rumah joglo dan pendopo tari di Dharmasraya untuk menciptakan atmosfer otentik yang mendalam, meskipun Kabupaten Dharmasraya bukan daerah yang dikenal dengan budaya Jawa. Properti budaya lokal, seperti keris pusaka dan wayang, digunakan untuk memperkaya identitas budaya dalam film, sambil menghemat biaya pengadaan properti. Selain itu, penggunaan bahasa Jawa dan Indonesia dengan logat Jawa menguatkan karakterisasi dan memperjelas konflik antara karakter-karakter yang berpegang pada tradisi dan yang lebih modern. Efektivitas produksi juga tercermin dari pemanfaatan sumber daya lokal yang mengurangi biaya logistik dan menciptakan kesan yang kuat pada audiens. Penelitian ini menunjukkan bahwa produksi film yang efektif tidak hanya bergantung pada anggaran besar, tetapi juga pada manajemen produksi yang cermat, pemilihan lokasi yang relevan, dan penggunaan elemen-elemen budaya yang mendalam. Diah menjadi contoh penting bagi industri film dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk menghasilkan karya yang otentik dan narati
PERBANDINGAN HASIL BUSANA PESTA MALAM PADA SATIN DUCHES DAN SATIN MAXMARA MENGGUNAKAN TEKNIK PRINTING MOTIF GALAKSI
Busana pesta malam yaitu busana yang dipakai saat acara pesta malam hari dan formal, dengan menggunakan kain yang memiliki tekstur kilau dan lembut. Teknik printing telah menjadi salah satu metode yang digunakan untuk mewujudkan desain pada kain satin duches dan maxmara dalam perwujudan busana. Tujuan Penelitian: 1) Membandingkan hasil jadi busana pesta malam yang dibuat dari kain satin duches dan satin maxmara menggunakan teknik printing motif galaksi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan eksperimen, penyebaran angket, dan dokumentasi. Sampel didapatkan dari populasi dihitung menggunakan rumus Isaac and Michael pada tingkat kesalahan 5% sejumlah 72 responden oleh Mahasiswa Tata Busana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Fakultas Teknik angkatan 2020-2022. Teknik analisis menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian: 1) Pengujian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam perbandingan hasil jadi busana pesta malam antara kain satin duches dan satin maxmara menggunakan teknik printing dengan motif galaksi. Kain satin duches memiliki hasil yang lebih baik dalam beberapa indikator penilaian jenis kain, hasil jahit, kualitas hasil cetakan, kehalusan hasil cetakan, keserasian motif serta hasil akhir keseluruhan busana pesta malam. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi referensi tentang penggunaan teknik printing pada bahan tekstil dan dapat menjadi inspirasi dalam pembuatan busana dengan menciptakan tekstil sendiri.
DESIGNING CONVENTION AND EXHIBITION CENTER WITH GREEN ARCHITECTURE APPROACH IN MEDAN CITY
The convention and exhibition center is a place to conduct MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) activities where the activities carried out are activities such as state conference meetings, meetings, art exhibitions, product exhibitions, concerts, and other events [1]. In the city of Medan, the facilities are still very limited along with the increase in population and the increasing need for meeting rooms and exhibition rooms, so the "Convention and Exhibition Center" was designed. The plan of this building is located on the street. H. Adam Malik, West Medan District, Medan City, North Sumatra.There are several problems in the West Medan area, namely an untidy environment and a lack of greenery in the area. Therefore, the application of Green Architecture was chosen to have a positive impact on residents and the surrounding environment by applying applicable principles. By carrying out several methods and design steps, this will present solutions to functional needs and green architecture solutions that answer design problems
DESIGNING NORTH SUMATRA PROVINCIAL LIBRARY WITH GREEN ARCHITECTURE APPROACH IN MEDAN CITY
Indonesia is one of the countries that has a low interest in reading. This is concluded from the results of the “Most Littered Nation In the World” research conducted by Central Connecticut State University in March 2016, which states that Indonesia is ranked 60th out of 61 countries regarding reading interest (Devega, 2017).In addition, according to data from Siswati (2010:124), the IAEEA publication dated November 28, 2007 on reading interest from 41 countries shows that the reading ability of Indonesians is comparable to the southern hemisphere countries of New Zealand and South Africa. According to BPS in 2006, Indonesians still do not use reading as a way to get information. They found that 85.9 percent of Indonesians would rather watch television and listen to the radio than read (23.5 percent). This means that 23.5 percent of Indonesians read to get new information. This data shows that people do not need to read.To address the existing problems, the North Sumatra Provincial Library will be designed with a green architecture approach based on information and communication technology, in order to support the library's function as an information center with recreational nuances that are expected to be enjoyed by the entire community so as to realize a modern library that can keep up with the time