Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Not a member yet
198 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGADAAN PERSEDIAAN MATERIAL MRO di PT X DENGAN METODE ABC-AHP
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan material Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di PT. X dengan menerapkan metode Klasifikasi ABC dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini difokuskan pada pengelompokan material berdasarkan nilai penggunaannya serta pemilihan strategi pengadaan yang paling efektif dengan mempertimbangkan kriteria waktu, kualitas, kuantitas, harga, dan sumber. Berdasarkan analisis awal, PT. X menghadapi tantangan dalam pengadaan material MRO, termasuk ketergantungan pada pemasok tunggal, waktu pengadaan yang tidak optimal, serta kendala dalam menjaga kualitas dan jumlah material yang sesuai kebutuhan operasional. Metode yang digunakan meliputi kombinasi Klasifikasi ABC untuk mengelompokkan material ke dalam kategori A, B, dan C berdasarkan nilai penggunaannya, serta AHP untuk menentukan bobot kriteria pengadaan dan memilih strategi pengadaan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori A mencakup material dengan nilai pemakaian tertinggi, yang memerlukan perhatian lebih dalam pengadaan. Berdasarkan analisis AHP, kriteria waktu (33,4%) dan kualitas (22,5%) menjadi faktor yang paling penting dalam pengambilan keputusan. Strategi pengadaan yang paling optimal adalah Single Item Multi Supplier (SIMS), dengan bobot 0.28135, yang dapat mengurangi ketergantungan pada satu pemasok dan meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan oleh PT. X serta perusahaan lain dalam industri energi untuk mengelola rantai pasokan material MRO secara lebih efisien.
RANCANG BANGUN APLIKASI PRESENSI KARYAWAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GPS DAN SWAFOTO DI JNE CABANG UTAMA PADANG
Sistem presensi karyawan memiliki peran penting dalam mencatat kehadiran dan mendukung operasional perusahaan. JNE Cabang Utama Padang saat ini menggunakan sistem presensi berbasis fingerprint scanner yang terbukti akurat, namun memiliki beberapa keterbatasan. Keterbatasan tersebut antara lain ketergantungan pada koneksi internet wifi kantor, potensi error pada waktu presensi saat listrik padam, serta risiko penularan penyakit akibat penggunaan perangkat yang memerlukan sentuhan fisik. Oleh karena itu, diperlukan solusi presensi yang lebih adaptif dan efisien. Penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi presensi berbasis teknologi GPS dan swafoto untuk menggantikan sistem fingerprint scanner. Teknologi GPS memastikan karyawan melakukan presensi di lokasi kerja yang sesuai, sedangkan swafoto digunakan sebagai bukti fisik kehadiran, mengurangi potensi kecurangan. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan framework Laravel yang menawarkan skalabilitas, kemudahan pengembangan, serta tingkat keamanan yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki beberapa keunggulan, seperti kemudahan penggunaan melalui perangkat mobile, pengurangan risiko kerusakan perangkat keras, serta peningkatan akurasi dan efisiensi proses presensi. Dengan aplikasi ini, manajemen dapat memantau data presensi secara real-time, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, dan meningkatkan produktivitas operasional di JNE Cabang Utama Padang
ANALISIS EFISIENSI SISTEM ANTRIAN CHECK IN COUNTER MASKAPAI AIRASIA DI TERMINAL INTERNASIONAL BANDAR UDARA I GUSTI NGURAH RAI
An efficient queue system at the check in counter is essential for the smooth operation of an airport. It directly impacts the passenger experience and helps airlines optimize their services in response to fluctuations in passenger numbers. This study analyzes the efficiency of the AirAsia check in counter queue system at the International Terminal of I Gusti Ngurah Rai Airport in Denpasar. The analysis method used in this study is a quantitative descriptive approach employing a Multi-Channel Single Phase (M/M/S) queue model. Data was collected through documentation and observation of the AirAsia check in counter queues at the airport. The data collection took place during both peak and low seasons in August 2024, allowing for a comprehensive understanding of the queue system's efficiency and the patterns of changes in passenger density levels. The analysis considered the number of available counters, passenger waiting times, and queue costs. The results indicate that during the peak season, the configuration of five counters is the optimal choice, yielding an average waiting time of 0.747 minutes and a queue cost of IDR 1,932,543.49. In contrast, during the low season, a configuration of four counters offers the best balance, resulting in a waiting time of 0.256 minutes and a queue cost of IDR 1,391,718.63. Thus, a strategy is required to adjust the number of counters according to passenger density levels to enhance the efficiency of check in services
Recommendation System Selection of Boarding House Using Website Based Profile Matching Method
The increasing demand for boarding houses in Padang City, especially from students, raises challenges in choosing a place to live that suits their needs. This research aims to develop a web-based boarding house selection recommendation system using the Profile Matching method. This method matches the user's ideal profile with the actual profile of the boarding house based on criteria such as price, distance, room size, and facilities. The system is designed and developed with a focus on applying the Profile Matching method, which calculates the difference (gap) between ideal and actual profiles to produce the best recommendation. System testing was conducted through Whitebox Testing and Rating Validation Test to assess the accuracy of the system. The results show that the system is able to provide boarding house recommendations effectively with an accuracy of 100%. This system is expected to help students in making more efficient and directed decisions
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI HOMESTAY DI KAWASAN WISATA MANDEH MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) BERBASIS WEBSITE
Kawasan Wisata Mandeh merupakan destinasi unggulan di Sumatera Barat yang dikenal dengan keindahan alam laut, gugusan pulau-pulau kecil, dan keanekaragaman hayati bawah lautnya. Potensi wisata yang tinggi di kawasan ini mendorong peningkatan kebutuhan akan akomodasi yang memadai, termasuk homestay. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Rekomendasi Homestay di Kawasan Wisata Mandeh dirancang sebagai solusi atas keterbatasan informasi dan kesulitan wisatawan dalam menentukan homestay yang sesuai kebutuhan. Sistem ini dibangun berbasis web menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk melakukan perhitungan dan perankingan berdasarkan kriteria harga, jarak, fasilitas, dan bonus. Penelitian ini menggunakan pendekatan Agile dalam pengembangan sistem serta menggunakan Laravel sebagai framework dan MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi homestay secara efektif dan efisien sesuai preferensi pengguna, sehingga dapat membantu mempercepat proses pengambilan keputusan wisatawan dalam memilih homestay yang tepat
ANALISIS SENTIMEN ULASAN PENGGUNA SEABANK DI GOOGLE PLAY MENGGUNAKAN PERBANDINGAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN SUPPORT VECTOR MACHINE
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari perasaan pengguna terhadap ulasan yang mereka buat untuk aplikasi SeaBank yang menggunakan algoritma Naive Bayes (NB) dan Support Vector Machine (SVM). Aplikasi perbankan digital seperti Seabank telah menjadi kebutuhan sehari-hari. Sejak peluncurannya pada Februari 2021 oleh PT Bank Seabank Indonesia, telah mendapat banyak perhatian. Selama penggunaan aplikasi ini, banyak ulasan menunjukkan pendapat pengguna tentang kinerja, layanan, dan keamanan aplikasi. Memahami sentimen positif dan negatif dari ulasan pengguna. Seabank dapat mengetahui tingkat kepuasan pelanggan, kekurangan aplikasi, dan area perbaikan. Untuk mencapai hal ini, analisis data dan klasifikasi ulasan pengguna sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana dua algoritma klasifikasi, Naive Bayes (NB) dan Support Vector Machine (SVM), digunakan untuk mengklasifikasikan sentimen ulasan pengguna dengan 523 data digunakan untuk pengujian, dengan perbandingan 80% pelatihan dan 20% pengujian. Hasil pelabelan menunjukkan 418 105 sentimen positif dan 105 sentimen negatif; hasil tes akurasi dengan matrix confusion menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes (NB) memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi sebesar 95% sedangkan algoritma Support Vector Machine (SVM) memiliki nilai akurasi terendah sebesar 94%
APLIKASI NANOCOATING PADA BODY OTOMOTIF UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA DAN DAYA TARIK VISUAL
Aplikasi nanocoating pada body otomotif telah menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan performa dan daya tarik visual kendaraan. Nanocoating, yang terdiri dari partikel nanometer, memberikan lapisan pelindung yang sangat efisien terhadap korosi, goresan, dan kotoran, serta meningkatkan ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Selain itu, sifat hidrofobik dari nanocoating memungkinkan air dan kotoran untuk mudah mengalir, menjaga kebersihan dan penampilan kendaraan. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas nanocoating dalam meningkatkan daya tarik visual melalui peningkatan kilau dan warna yang lebih cerah, serta dampaknya terhadap performa, termasuk pengurangan gesekan dan peningkatan efisiensi bahan bakar. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan nanocoating tidak hanya memperpanjang umur kendaraan, tetapi juga memberikan nilai tambah estetis yang signifikan. Dengan demikian, nanocoating merupakan alternatif yang menjanjikan untuk industri otomotif dalam menghadapi tantangan lingkungan dan tuntutan konsumen akan kendaraan yang lebih menarik dan tahan lama
THE EFFECT OF TALENT MANAGEMENT AND PERFORMANCE ALLOWANCES ON EMPLOYEE PERFORMANCE WITH EMPLOYEE WELFARE AS AN INTERVENING VARIABLE AT THE REGIONAL OFFICE OF THE NATIONAL LAND AGENCY OF NORTH SULAWESI PROVINCE
This study aims to determine the Influence of Talent Management and Performance Allowances on Employee Performance with Employee Welfare as an Intervening Variable at the Regional Office of the National Land Agency of North Sulawesi Province. The type of research used in this study is quantitative descriptive. The population in this study were employees working at the Regional Office of the National Land Agency of North Sulawesi Province with a sample size of 114 employees. Data collection techniques in this study. Data analysis techniques using structural equation modeling (SEM) with Smart PLS version 4.0 analysis. The results of the study indicate that: (1) talent management has a positive and significant effect on employee well-being, (2) talent management has a positive and significant effect on employee performance, (3) performance allowances have a positive and significant effect on employee well-being, (4) performance allowances have a positive and significant effect on employee performance, (5) employee well-being has a positive and significant effect on employee performance. (6) talent management has a positive and significant influence on employee performance through employee well-being as an intervening variable, (7) performance allowances have a positive and significant influence on employee performance through employee well-being as an intervening variable
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN TERHADAP PENGEMBANGAN TANAMAN UBI JALAR DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN
Ubi jalar merupakan tanaman umbi yang memiliki nilai gizi tinggi dan sumber karbohidrat selain nasi. Dalam rangka peningkatan ketahanan pangan maka pengembangan ubi jalar di wilayah pegunungan papua dirasa penting terutama di Daerah Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan, karena memiliki potensi alam, tanah dan lingkungan serta iklim dan cuaca yang sangat mendukung.upaya mengembangan tanaman ubi jalar. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatis. Hasil pembahasan menjelaskan bahwa lingkungan sangat berpengaruh bagi pengembangan tanaman ubi jalar, lapisan tanah sangat berpengaruh dengan tanah berdebu dilapisan atas dan tanah yang sesuai adalah 1,3-1,5 g/ml. Teknik budidaya ubi jalar dilakukan dengan pengolahan tanah terlebih dahulu,persiapkan bibit dan cara penanamannya, serta pemeliharaan ubi jalar agar terbebas dari gulma. Perlu juga adanya pengendalian hama dan penyakit agar tidak menghambat pertumbuhan dan produksi ubi jalar serta cara panen dan penyimpanan ubi jalar yang aman dan sesuai agar tidak rugi dalam produksi petani nantinya. Sehingga diharapkan daerah Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua dapat menjadi lahan pangan untuk pengembangan tanaman ubi jalar agar kebutuhan ekonomi masyarakat dapat terpenuhi dengan cara pengolahan modern dewasa ini
KAJIAN HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA DALAM KEGAGALAN BANGUNAN KONSTRUKSI DALAM PEKERJAAN
Latar iBelakang: Peraturan iUndang-Undang iNomor i2 iTahun i2017 itentang iJasa iKonstruksi, iyang imenggantikan iUndang-Undang iNomor i18 iTahun i1999, iperaturan itentang ijasa ikonstruksi idi iIndonesia imengalami ipergeseran ibesar. iPenghapusan isanksi ipidana iatas ikegagalan ibangunan, iyang isebelumnya idiatur idalam iPasal i45 iUU iNo. i18/1999, imerupakan isalah isatu iperubahan iundang-undang iyang isignifikan. iNamun, iketidakjelasan itentang isiapa iyang ibertanggung ijawab iatas ikegagalan ikonstruksi imenyebabkan isemakin ibanyak isengketa idalam iindustri ikonstruksi.Penelitian iyang idilakukan iini ibertujuan iuntuk imendalami ifaktor ipenyebab isengketa iyang idi idalam ipekerjaan ikonstruksi, iserta imengeksplorasi iberbagai imekanisme ipenyelesaian isengketa ikonstruksi iyang itimbul iakibat ikegagalan ibangunan. iHal iini ipenting iuntuk imemberikan iwawasan itentang iupaya-upaya iyang idapat iditempuh iagar isengketa ikonstruksi idapat idiselesaikan idengan iadil idan iefisien. Kajian iPustaka/ iMetodologi: Menurut imetodologi iyang idigunakan idalam imakalah iini, iPasal i1 iayat i(10) iUU iNo. i2 iTahun i2017 imendefinisikan ikegagalan ibangunan isebagai ikeadaan idi imana ibangunan iruntuh iatau itidak iberfungsi isetelah ipenyerahan ipekerjaan ikonstruksi iselesai. iBanyak ihal idapat imenyebabkan ikegagalan ikonstruksi; iini itermasuk ipelanggaran iterhadap istandar iteknis, ikesalahan idalam iperencanaan iatau ipelaksanaan, idan ielemen ieksternal iyang itidak idapat idiprediksi.. Kesimpulan: Dari ihasil ipenelitian iyang itelah idilakukan i idan ipembahasan idapat idisimpulkan ibahwa: 1.) Faktor iutama ipenyebab isengketa idalam ipekerjaan ikonstruksi iadalah ikonflik ikepentingan iantara ipihak-pihak iyang iterlibat, ikesalahan idalam imenafsirkan ikontrak, iketerlambatan ipembayaran, iserta ikegagalan ibangunan iakibat ikesalahan iteknis iatau iketidakpatuhan iterhadap istandar. 2.) Pada idasar inya ipenyelesaian isengketa iyang idilakukan imelalui imekanisme imusyawarah imufakat, ilitigasi, idan inon-litigasi. iMasing-masing imekanisme imemiliki ikelebihan idan ikekurangan, inamun ipenyelesaian isecara inon-litigasi ilebih idisarankan iuntuk iefisiensi idan iefektivitas