Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika
Not a member yet
    324 research outputs found

    Profil Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Usaha dan Energi

    Get PDF
    Abstract This study aims to determine the profile of cognitive ability. The research method used descriptive quantitative. The research subjects are 50 eleventh graders from two high schools in Bandung. The research instrument used multiple choice questions with five options to measure cognitive ability and essay questions for 4 of 5 critical thinking skill’s indicators by Ennis's. This study use descriptive analysis techniques based on the percentage of cognitive abilities and critical thinking skill. The results showed on cognitive ability, 62,00% of students are able in C1 cognitive domain; 31,30% are able in cognitive domain C2; 21,30% are able in C3 cognitive domain; 25,00% are able in C4 cognitive domain; And on critical thinking skill, that is; 28,00% of students are able to identifying stated reasons; 10,67% are able to agreement among sources; 11,33% are able to interring explanatory conclussions and hypotheses; And 6,00% are able to select criteria to judge possible solutions. The implication is, student’s cognitive ability and critical thinking skill are still low so there must be an effort to improve them through learning innovations. Keywords: cognitive ability, critical thinking skill, work and energy Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada materi usaha dan energi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian sebanyak 50 siswa kelas XI dari dua Sekolah Menengah Atas di Kota Bandung. Instrumen penelitian menggunakan soal pilihan ganda dengan lima option untuk mengukur kemampuan kognitif dan soal uraian untuk mengukur 4 dari 5 indikator keterampilan berpikir kritis yang dikemukakan oleh Ennis. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif berdasarkan persentase kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kemampuan kogitif, 62,00% siswa mampu dalam ranah kognitif C1; 31,30% siswa mampu dalam ranah kognitif C2; 21,30% siswa mampu dalam ranah kognitif C3; 25,00% siswa mampu dalam ranah kognitif C4; dan pada keterampilan berpikir kritis siswa yaitu, 28,00% siswa mampu dalam indikator mengidentifikasi alasan yang dinyatakan; 10,67% siswa mampu dalam indikator persetujuan di antara sumber; 11,33% siswa mampu dalam indikator menyimpulkan penjelasan, kesimpulan, dan hipotesis; serta 6,00% siswa mampu dalam indikator memilih kriteria untuk mempertimbangkan solusi yang mungkin. Implikasinya, kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, sehingga harus ada upaya untuk meningkatkannya melalui inovasi-inovasi pembelajaran. Kata kunci: kemampuan kognitif, keterampilan berpikir kritis, usaha dan energ

    Efektivitas Kegiatan Praktikum terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas X pada Materi Asas Black di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta Tahun Ajaran 2015/2016

    Get PDF
    Abstract The aim of this research to study the effectiveness of practical activities to learn physics class X results on the principle of black in SMA Muhammadiyah Yogyakarta 4 2015/2016 academic year. The purpose of this study to determine the preparation and implementation of practical activities and to investigate the effectiveness of practical activities to learn physics class X results on the principle of black material. This study was an experimental study. The method used in this study Pre-Experimental with One-group pretest-posttest design. Subjects of research include teachers and students in grade 4 X.C SMA Muhammadiyah Yogyakarta. Data collected by the test, questionnaire, observation, and interviews. In this study showed that the preparation and implementation of the principles black lab activities were apparent from the tools and materials used by 85.2% in both categories. While the initial implementation of related activities, processes, and final practicum activities obtained an overall average percentage of 90.27% senses good category. Practical activities effectively to the learning outcomes physics class X on the principle of black material. Keywords: effectively, Practical activities, the learning outcomes. Abstrak Penelitian tentang efektivitas kegiatan praktikum terhadap hasil belajar fisika kelas X pada materi asas black di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta tahun ajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persiapan dan pelaksanaan kegiatan praktikum serta untuk mengetahui efektivitas kegiatan praktikum terhadap hasil belajar fisika kelas X pada materi asas black. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Pre-Experimental dengan One- Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas X.C SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan tes, angket, observasi, dan wawancara. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa persiapan dan pelaksanaan kegiatan praktikum asas black dilihat dari kondisi alat dan bahan yang digunakan sebesar 85,2% dengan kategori baik. Sedangkan pelaksanaan yang berkaitan dengan awal kegiatan, proses kegiatan dan akhir kegiatan praktikum diperoleh presentase rata-rata keseluruhan sebsesar 90,27% dengan kategori baik. Kegiatan praktikum efektif terhadap hasil belajar fisika kelas X pada materi asas black. Kata kunci: efektivitas, kegiatan praktikum, hasil belajar

    Identifikasi Miskonsepsi dan Penyebab Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test Pada Sub-Materi Fluida Dinamik: Azas Kontinuitas

    Get PDF
    In Physics learning, misconception is often experienced by students, including on Dynamic Fluid materials namely Continuity Platform. This study aims to identify misconceptions that occur in the subject matter of the Continuity Platform and identify the concept's weakness as the cause of the misconception. The study was conducted on 37 students in one high school in Bandung with one shoot research method. The diagnosis of student misconceptions is done using a four-tier diagnostic test instrument which is the development of a three-tier test instrument by adding a confidence level to the third tier. The results of the diagnosis showed that students who experienced misconceptions of 28%, students who understand some 35%, students who understand the concept only 6%, students who do not understand the concept of 30% and students who cannot be coded 0%. Based on the results of the observation on the learning process and the analysis on the third and fourth tier answers, misconception that occurs is generally due to the student's inappropriate logic that students assume that the fluid has a large speed has a large fluid pressure, and fluid has a small speed has a small fluid pressure

    Analisis Hubungan antara Sikap Penyelesaian Soal dan Hasil Belajar Mahasiswa Calon Guru Fisika

    Get PDF
    Abstract This study aims to examine the correlation between students’ attitude and approach and achievement that involved 60 pre-service physics teachers of Tanjungpura University. A quantitative approach was applied to gather students’ attitude and approach data through problem solving survey (APESOFI) which consists of seven indicators: using representation, the role of the equation, checking the answers, the role of physics concepts, discussion and asking, problem solving strategies, and interested in solving the problem. The results show that the correlation between students’ attitude an approach and achievement is 0.24 (p = 0.06). Furthermore, one of indicator - problem solving strategies and students’ achievement – has significant correlation .33 (p = 0.01). Also, 70% of students have the same approach to experts while solving the problem. It indicates the problem solving strategies is one of the aspects that can affect students’ success to solve the problems. Accordingly, instructors should facilitate students with various strategies or approaches to problem solving. Keywords: APESOFI, correlation, problem solving strategies. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap penyelesaian soal fisika dan hasil belajar mahasiswa calon guru fisika tahun pertama program studi Pendidikan Fisika Universitas Tanjungpura yang melibatkan 60 orang. Penelitian kuantitatif digunakan untuk memperoleh data sikap mahasiswa dengan memberikan Angket Penyelesaian Soal Fisika (APESOFI) dengan tujuh indikator: penggunaan representasi, peran matematika dan rumus, memeriksa kembali jawaban, peran konsep, berdiskusi dan bertanya, strategi penyelesaian soal, dan ketertarikan menyelesaikan soal. Kemudian nilai akhir mata kuliah Fisika Dasar dijadikan sebagai data hasil belajar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa korelasi antara sikap dan hasil belajar 0,24 dengan p = 0,06. Selanjutnya, hubungan salah satu indikator yaitu strategi penyelesaian soal dengan hasil belajar menunjukkan korelasi yang signifikan yaitu 0,33 (p = 0,01). Selain itu, 70% mahasiswa memiliki sikap yang sesuai dengan strategi yang digunakan ahli dalam menyelesaikan soal. Hal ini mengindikasikan bahwa strategi penyelesaian soal merupakan salah satu yang menentukan keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan soal. Dengan demikian pengajar atau dosen perlu memfasilitasi mahasiswa dengan beberapa strategi atau pendekatan dalam menyelesaikan soal. Kata-kata Kunci: APESOFI, korelasi, hasil belajar, strategi penyelesaian soa

    Analisis Aplikasi Konsep Gaya dalam Fisika yang Berkaitan dengan Bidang Biologi

    Get PDF
    Abstract In general, students of Biology faculty study program of Universitas Galuh Ciamis viewed physics as a difficult subject (based on interview result of writer with some students). This statement is reinforced by the acquisition of less satisfactory physics courses. They are less interested in the subject of physics with a variety of reasons including counting material that requires them to memorize many formulas and theories. In the course of physics in the biology program should be equipped application of concepts and principles of physics in the field of biology. It is very important to facilitate students in mastering and enjoying physics courses. In this study, documentation study of biology books in the subjects of General Biology in 1st semester. Based on the analysis there are application of the concept of style in the subject material of General Biology namely: capillarity style on xylem and phloem; Force on muscle tissue; And food peristaltic style. The results of this study are useful as a basis for the preparation of physics-oriented teaching materials of biological science, so that biology students are expected to be interested in physics. As a recommendation that analysis of the application of concepts and principles of physics in biology must be done in a continuous manner. Keywords: Style concept application. Abstrak Pada umumnya  mahasiswa prodi pendidikan biologi FKIP Universitas Galuh Ciamis  memandang fisika sebagai mata kuliah yang sulit (berdasarkan hasil wawancara penulis dengan beberapa mahasiswa). Pernyataan ini diperkuat  dengan perolehan nilai mata kuliah fisika yang kurang memuaskan. Mereka kurang tertarik pada mata kuliah fisika dengan berbagai alasan diantaranya banyak materi hitungan yang mengharuskan mereka menghapal banyak rumus dan teori. Dalam perkuliahan fisika pada prodi biologi seharusnya dilengkapi aplikasi konsep dan prinsip-prinsip fisika dalam bidang biologi. Hal tersebut sangat penting untuk mempermudah mahasiswa dalam menguasai dan menyukai mata kuliah fisika. Dalam penelitian ini dilakukan studi dokumentasi terhadap buku biologi pada mata kuliah Biologi Umum pada semester 1. Berdasarkan analisis terdapat aplikasi konsep gaya dalam materi mata kuliah Biologi Umum yaitu : gaya kapilaritas pada xilem dan floem; gaya pada jaringan otot; dan gaya peristaltik makanan. Hasil studi ini bermanfaat sebagai dasar pijakan dalam penyusunan bahan ajar fisika yang berorientasi ilmu hayati, sehingga mahasiswa biologi diharapkan tertarik terhadap fisika. Sebagai rekomendasi bahwa analisis aplikasi konsep dan prinsip fisika dalam biologi mesti dilakukan secara berkesimbungan. Kata kunci: Aplikasi konsep gaya

    Penerapan Model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik

    Get PDF
    Abstract This study aims to determine the implementation of learning using Process Oriented Guided Inquiry Learning model (POGIL) and the influence of application of POGIL learning model to the critical thinking skills of students. The method used in this research was pre-experimental design, with the one-group pretest-posttest design. The sample of this research was class X MIA E which amounted to 36 people selected by using simple random sampling technique. The results showing the average of all teacher activity of meetings was 88.88% and 87.04% for the students' activities were in the very good category. In addition, there was an increase in the critical thinking skills of students on the static fluid concept of 0.61 which was included in the medium category. Thus, POGIL learning model can be used as an alternative in improving students' critical thinking skills on the static fluid concept. Keywords: POGIL, critical thinking skills, static fluid Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dan pengaruh penerapan model pembelajaran POGIL terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode dalam penelitian ini menggunakan pre-experimental design, dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian ini yaitu kelas X MIA E yang berjumlah 36 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata seluruh pertemuan aktivitas guru sebesar 88,88% dan aktivitas peserta didik 87,04% yang termasuk pada kategori sangat baik. Selain itu, terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi fluida statis sebesar 0,61 yang termasuk pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran POGIL dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi fluida statis. Kata-kata Kunci: POGIL, keterampilan berpikir kritis, fluida stati

    Desain Instrumen Rubrik Kemampuan Berkolaborasi Siswa SMP dalam Materi Pemantulan Cahaya

    No full text
    Abstract This study aims to develop a rubric of students' collaboration skills in junior high school on light reflection materials. The collaboration skills are one of the important competencies of the 21st century so that teachers in the field must have their rubric to measure students' collaboration skills. The rubric is based on the adaptation and modification of the collaboration skills section of the International Reading Association (IRA) (2005). The research method used is the method of research and development of 4D (define, design, develop and disseminate) 2D (restricted and design) design model. Aspects that are adapted and modified are contributions, time management, problem solving, working with others and research techniques that are trained on the activity of light reflecting material. Each aspect is given a score of 1 - 4 with 1 (less), 2 (sufficient), 3 (good) and 4 (excellent). Through the define and design stage, a collaboration scoring rubric for junior high school students has been developed in light reflection materials based on adaptation and modification of the collaboration skills framework of the International Reading Association (IRA) (2005). Keywords: collaboration skills, collaboration rubric skills, group investigation.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rubrik penilaian kemampuan berkolaborasi siswa SMP terkait materi pemantulan cahaya. Kemampuan berkolaborasi adalah salah satu kompetensi penting abad ke-21 sehingga guru di lapangan harus memiliki rubrik tersendiri untuk mengukur kemampuan berkolaborasi siswa. Rubrik disusun berdasarkan adaptasi dan modifikasi rubrik kemampuan berkolaborasi dari International Reading Association (IRA) (2005). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan model intruksional 4D (define, design, develop and disseminate) yang dibatasi hanya 2D (define and design). Aspek yang diadaptasi dan dimodifikasi yaitu kontribusi, manajemen waktu, pemecahan masalah, bekerja dengan orang lain dan teknik penyelidikan yang dilatihkan pada kegiatan percobaan pemantulan cahaya. Setiap aspek diberi skor 1 - 4 dengan keterangan 1 (kurang), 2 (cukup), 3 (baik) dan 4 (sangat baik). Melalui tahap define dan design yang dilakukan, telah dikembangkan rubrik penilaian kemampuan berkolaborasi untuk siswa SMP dalam materi pemantulan cahaya berdasarkan adaptasi dan modifikasi rubrik kemampuan berkolaborasi dari International Reading Association (IRA) (2005). Kata-kata Kunci: kemampuan berkolaborasi, rubrik kemampuan berkolaborasi, grup investigasi

    Integrated Lecture Tools to Improve Student Competencies to Develop Physical Learning Media Design

    Get PDF
    Abstract Have been developed a lecture tool for Physics Learning Media Development course. Development applies the ASSURE model, with activities: analysis stages, formulating objectives, selecting media, selecting course materials, developing lecturing tools, implementations to collect student responses, and evaluations. The tools consist of syllabus, hand out, Student Activity Sheet, and Student Performance Appraisal Sheet. This research product has been tested on Physics Education Student of FMIPA UNJ. Student's response to lectures was collected using a fourteen-item questionnaire. The average score given by the students to the lecture is 72.03 good category. Student Performance Making Learning Media Design using this research product average 77,95 good category. Based on the student's response and the student's performance score in making the design of physics learning media, it can be concluded that the integrated lecture tools developed are worthy to be used as teaching materials for the Context Based Learning Media Learning course. Keywords: Lecture tools, Media design, Media development. Abstrak Telah dikembangkan perangkat perkuliahan untuk mata kuliah Pengembangan Media Pembelajaran  Fisika. Pengembangan menerapkan penelitian pengembangan yang mengacu pada model ASSURE, dengan tahapan analisis kebutuhan, merumuskan tujuan, memilih media, memilih materi perkuliahan, menyusun perangkat perkuliahan, implementasi untuk mengumpulkan respon mahasiswa, dan evaluasi. Perangkat perkuliahan yang dikembangkan terdiri dari silabus, hand out, Lembar Kegiatan Mahasiswa, dan Lembar Penilaian Kinerja Mahasiswa. Produk penelitian ini sudah diujicobakan terhadap mahasiswa Pendidikan Fisika FMIPA UNJ. Respon mahasiswa terhadap perangkat perkuliahan dijaring menggunakan angket yang terdiri dari empat belas butir. Rerata skor yang diberikan mahasiswa terhadap perangkat perkuliahan adalah 72,03 kategori baik. Kinerja mahasiswa Membuat Desain Media Pembelajaran  menggunakan produk penelitian ini  rerata 77,95 kategori baik. Berdasarkan respon mahasiswa dan nilai kinerja mahasiswa dalam membuat desain media pembelajaran fisika, dapat disimpulkan bahwa perangkat perkuliahan terintegrasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mata kuliah Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Konteks. Kata kunci: Perangkat perkuliahan, Desain media, Pengembangan media

    Front Matter JPPPF Volume 3 Nomor 2, Desember 2017

    No full text

    Back Matter JPPPF Volume 3 Nomor 2, Desember 2017

    No full text

    276

    full texts

    324

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇