E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
Not a member yet
3467 research outputs found
Sort by
Analisis determinan perilaku penggunaan E-Wallet pada masa pandemi Covid-19
Abstract. This study aims to analyze the determinants of e-wallet usage behavior including perceived ease of use, usability, risk and government support. The population includes students from Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Faculty of Economics and Business. The sampling technique uses purposive sampling with the criteria of students who are still active and utilizing e-wallets during the corona-19 virus pandemic with a sample of 172 respondents using the PLS-SEM technique. The findings show that: a person\u27s behavior in using e-wallets can be positively and partially influenced by users\u27 perceptions of ease of use, of their usefulness, and perceptions of avoiding the risks of using cash. However, e-wallet usage behavior is not influenced by user perceptions of government support. to increase the use of e-wallets, electronic money issuers should focus on how to shape user perceptions of the ease of use and clarity of use and avoid risks when transacting using cash. Keywords: Perceived Ease of Use; Perceived Government Support; Perceived Risk of Cash; Perceived Usefulness; Usage Behavior. Abstrak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh determinan perilaku penggunaan e-wallet mencakup persepsi kemudahan penggunaan, kegunaannya, risiko serta dukungan pemerintah. Populasi meliputi para mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang masih aktif dan memanfaatkan e-wallet saat pandemic virus corona-19 dengan sampel sebanyak 172 responden menggunakan teknik PLS-SEM. Temuannya memperlihatkan bahwa: perilaku seseorang dalam penggunaan e-wallet dapat dipengaruhi secara positif dan secara parsial oleh persepsi para penggunanya pada kemudahan penggunaan, pada kegunaannya, dan persepsi menghindari risiko penggunaan uang tunai. Namun, perilaku penggunaan e-wallet tidak dipengaruhi oleh persepsi penggunanya atas dukungan pemerintah. Agar penggunaan e-wallet meningkat, sebaiknya penerbit uang elektronik menitikberatkan bagaimana membentuk persepsi penggunanya merasakan faktor kemudahan penggunaan dan kejelasan kegunaannya serta menghindari risiko ketika bertransaksi memakai uang secara tunai. Katakunci: Perilaku Penggunaan; Persepsi Dukungan Pemerintah; Persepsi Kegunaan; Persepsi Kemudahan Penggunaan; Persepsi Risiko Uang Tunai
EFFORTS TO UNDERSTAND COMMUNITY LAW THROUGH UTILIZATION OF LEGAL CONSULTATION AND AID UNITS
Legal Counseling for Residents of Moncongloe Lappara Village, Moncongloe District, Maros Regency in Understanding Legal Issues Through Utilization of the Legal Consultation and Aid Unit at the Faculty of Law, Hasanuddin University conducted by the PPMU-PK-M Team of Hasanuddin University Research and Community Service Institute for partners (Village Heads of Moncongloe Lappara). A number of legal problems occurred in Moncongloe Lappara Village, Moncongloe District, Maros Regency, such as cases of buying and selling land belonging to other people, criminal acts of consumer protection, fraud, and the environment, so PPMU-PK-M activities can become a forum for the community and village officials in mapping problems and finding legal solutions by providing legal education and understanding for the community and village officials
JURIDICAL REVIEW LIMITS FOR THE USE OF CREATIONS BY OPPORS ASSOCIATED WITH THE ROYALTY COLLECTION SYSTEM IN INDONESIA
The development of the digital world has affected intellectual property rights, one of which is song or music copyright. Songs created by a songwriter or sung by a singer aim to convey a message and express what the songwriter or singer feels and sees. Songs are objects that are protected by law so they cannot be used carelessly, permission is needed to use songs that are the work of other people or parties. In Law Number 28 of 2014 concerning Copyright, it regulates how the licensing process goes so that the song can be sung by other than the creator. The research method used is normative juridical research, namely research that is oriented based on the main legal material by examining theories, concepts, legal principles, legal systematics, level of legal synchronization, legal history, comparative law, and statutory regulations. invitation related to this research. The creator of the song is the copyright holder. The songwriter may use a creation as long as there is a license permit, which in the agreement is what is called royalties. In Law Number 28 of 2014 concerning Copyright it is explained that royalties are compensation for the utilization of economic rights. In each use, there are economic rights that are the rights of the creator, copyright holder, or owner of related rights. In collecting royalties, it can be delegated to an institution in the form of a legal entity, called LMK. The aim of the research was to find out the relationship between the use of works by creators and the royalty collection system in Indonesia
Tinjauan Kemampuan Mahasiswa Dalam Analisis Problem with Contradiction Information (PWCI) berbasis Living Values Education (LVE) Pada MK PKn SD
Abstrak. Riset ini berupaya menelisik kompetensi mahasiswa dalam menganalisis berbagai permasalahan sosial yang memerlukan penelaahan bijak berdasar pada teori serta realitas pengiring. Urgensitas lainnya adalah keberadaan nilai kehidupan yang sejatinya sebagai faktor X pada setiap kejadian/ peristiwa sosial seringkali tidak tercermati secara gamblang yang berakhir hanya sebagai misteri-misteri tak terpecahkan. Hal-hal tersebutlah yang kemudian menjadi acuan peneliti dalam melaksanakan pembelajaran mengacu pada pola kemampuan analisis PWCI berbasis LVE yang dikemas dalam bentuk tugas video kontradiktif pembelajaran MK PKn SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian riset kualitatif dengan metode deskriptif analisis pada mahasiswa PGSD pengontrak MK PKn SD dengan teknik triangulasi data dilanjut teknik analisis data interaktif Huberman hingga didapatkan hasil penelitian kemampuan analisis PWCI berdasarkan LVE mahasiswa dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu : penelaahan idealitas keilmuan salah satu materi pelajaran PKn SD yang hendak dikaji, analisis kondisi realitas sasaran, penentuan nilai kehidupan yang hendak dimunculkan dalam bentuk video, pengkajian kontradiksi kondisi realitas dengan ideal teoritis serta nilai kehidupan.Kata Kunci:Kemampuan AnalisisPermasalahan dengan Informasi KontradiktifPendidikan Nilai-Nilai KehidupanMK PKn S
THE INFLUENCE OF LEVEL CROSSINGS ON ECONOMIC GROWTH AND SOCIAL DYNAMICS IN CIREBON CITY
Cirebon City is one of the metropolitan areas stipulated in PP No. 26 of 2008 namely RTRWN as a National Activity Center (PKN) in developing metropolitan areas, especially in Ciayumajakuning area. The Cirebon City has become the center of economic growth, resulting in an increase in the flow of urbanization and in line with social dynamics that must be considered due to urban city activities. One of the impacts of urban cities is the increase in traffic density, causing a decrease in traffic performance. The purpose of this study is to determine the existing conditions of railroad level crossings in Cirebon City and see their impact on traffic performance, social dynamics and economic growth in Cirebon City. The research method used is a survey method, including traffic volume surveys, train frequency surveys, and calculating queue lengths and calculating delays. Based on the result of a survey on 8 roads in the Cirebon City with an average capacity of 3191 smp/hour, the degree of saturation is 0.5, the Level of Service value is C, which means the flow is stable, the speed can be controlled by traffic. However, if it is review based on an economic analysis related to the loss of community income due to level crossings if it is assumed that the average income of the people of Cirebon City is IDR 2.304.943.51 each individual experiences losses ranging from IDR 0 – IDR 768.314 for one month depending on the how long the individual experiences waiting time at a level crossing. If analyzed based on fuel consumption, each individual experiences a loss of IDR 0 – IDR 30.294 per month depending on the waiting time and the type of fuel used and if it is associated with the economic growth of Cirebon City, it is expected to increase the contribution of GRDP for each sector and respondents feel that level crossing are very important affect their travel interest
EFEKTIVITAS PROGRAM PAJALE PADA KOMODITAS JAGUNG DI INDONESIA
Program Pajale (padi, jagung, kedelai) merupakan sebuah program yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak periode awal pemerintahannya. Khususnya pada komoditas jagung, program Pajale ini dianggap berhasil karena dapat menurunkan impor dan dan menaikkan ekspor secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas dari program Pajale dibandingkan dengan periode sebelumnya pascareformasi. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan rentang waktu antara tahun 1998 sampai tahun 2019. Metode yang digunakan adalah dengan menghitung Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), Import Dependency Ratio (IDR), dan Self Sufficiency Ratio (SSR). Hasil dari analisis ISP menunjukkan bahwa dalam komoditas jagung, Indonesia termasuk ke dalam negara yang memiliki ketergantungan impor. Meskipun masih mengimpor, menurut analisis IDR, rata-rata impor jagung Indonesia semakin menurun ketika periode 2014-2019. Hal ini sejalan dengan perhitungan nilai SSR yang menunjukkan bahwa ekspor komoditas jagung Indonesia meningkat secara signifikan.Kata Kunci: Jagung; Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP); Import Dependency Ratio (IDR); Self Sufficiency Ratio (SSR
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Sayuran Secara Online Di Cirebon
Persaingan dalam bisnis menuntut para pelaku usaha untuk mampu memahami kondisi pasar, kebutuhan konsumen, dan strategi yang efektif untuk memanfaatkan peluang yang tersedia. Dalam upaya mengatasi persaingan yang semakin ketat dalam bisnis pertanian, terutama pada pemasaran produk sayuran, penting untuk menemukan cara baru guna memenangkan persaingan dan mempertahankan keuntungan. Salah satu cara yang dapat dipertimbangkan untuk dilakukan yaitu dengan efisiensi pada rantai pasok dengan cara penjualan atau pemasaran sayuran secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh faktor electronic word of mouth (e-WOM), lifestyle, dan diskon terhadap keputusan pembelian produk sayuran secara online di Cirebon serta menganalisis faktor mana yang paling dominan memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Data penelitian terdiri dari data primer dan sekunder. Sampel berjumlah 70 responden dan merupakan konsumen yang pernah melakukan pembelian sayuran secara online. Metode sampling yang digunakan yaitu nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa electronic word of mouth (e-WOM), lifestyle, dan diskon secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Faktor lifestyle merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian
Minat Anak Petani Terhadap Pekerjaan Di Sektor Pertanian
ABSTRAK Indonesia sedang mengalami darurat regenerasi petani. Darurat regenerasi petani ini bisa disebabkan oleh majunya perkembangan teknologi yang membuka wawasan pemuda semakin luas dan terbuka pada pekerjaan industri karena yang berpendidikan tinggi dan memiliki ketrampilan tinggi lebih berminat untuk bekerja di perusahaan ataupun industri. Banyaknya generasi muda yang bekerja keluar sektor pertanian menyebabkan turunnya regenerasi petani. Regenerasi petani semakin darurat ketika anak-anak petani juga cenderung memilih pekerjaan non pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat anak petani tetap memilih pekerjaan di sektor pertanian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2023. Responden penelitian sebanyak 90 orang anak petani yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu model persamaan struktural menggunakan aplikasi Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 faktor yang mempengaruhi minat anak petani bekerja di sektor pertanian yaitu pendapatan dan luas lahan orang tua. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya minat anak petani bekerja di sektor pertanian adalah anggapan bahwa pekerjaan di sektor pertanian terlalu memelahkan dan pendapatan yang dihasilkan tidak begitu besar. Kondisi demikian memerlukan adanya sosialisai dari pemerintah dengan melakukan penyuluhan, agar orang tua mendorong anaknya bekerja di sektor pertanian dengan teknik yang lebih modern. Kata kunci : Anak Petani, Darurat Regenerasi Petani, Minat
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENGONSTRUKSI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBANTUAN VIDEO YOUTUBE PADA SISWA KELAS X SMA
Tujuan penelitian ini yang pertama untuk mendeskripsikan desain pembelajaran siswa dalam mengkonstruksi teks laporan hasil observasi. Kedua untuk mengetahui aktivitas siswa dalam mengkonstruksi teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Ketiga untuk mengetahui Keefektifan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran mengkonstruksi teks laporan hasil observasi berbantuan video youtube pada siswa kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan tes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis menggunakan deskripsi dan statistik (uji T menggunakan aplikasi SPSS). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa model pembelajaran berbasis masalah dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA berlangsung efektif diterapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata pascates dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari pascates menggunakan model inquiri. Berdasarkan perencanaan pembelajaran yang tepat dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran mengonstruksi teks laporan hasil observasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di kelas eksperimen termasuk kategori sangat baik (SB). Dengan demikian, proses pembelajaran mengkonstruksi teks laporan hasil observasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah menjadikan siswa aktif dan kreatif selama pembelajaran
KETERAMPILAN KOMUNIKASI BARISTA: ANALISIS PADA “NGOPICIREBON”
The increasing number of coffee consumption in the community makes coffee shops need credible baristas who have obtained learning qualifications, have experience and knowledge of coffee, and even use machines. Communication skills, such as the soft and hard skills of the Baristas, become the centre of the point. The method used is qualitative with symbolic interaction theory. The study results are an understanding of the communication skills of baristas, such as soft and hard skills, according to ngopicirebon and coffee consumers. The results of this study indicate that there are many skills that baristas must understand, including punctuality, proximity to consumers, hospitality, coffee taste, communicativeness, and the use of coffee tools. They are always required to hone skills, especially communication, to create customer satisfaction. Baristas can process coffee with expertise and creativity to determine the enjoyment of coffee and its artistic taste or the beauty made in serving a cup of coffee that consumers can enjoy. Baristas need communication skills so that they are competent in their field.
Keywords: barista, communication skill, ngopicirebonPeningkatan jumlah konsumsi kopi dalam masyarakat membuat coffeshop membutuhkan barista yang memiliki kredibilitas, seperti telah melalui kualifikasi pembelajaran, memiliki pengalaman, dan pengetahuan tentang kopi bahkan sampai pada penggunaan mesin. Keterampilan komunikasi seperti soft skill dan hard skill para Barista menjadi center of point. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teori interaksi simbolik. Adapun hasil penelitian yaitu adanya pemahaman mengenai keterampilan komunikasi seperti soft skill dan hard skill para Barista menurut ngopicirebon, dan konsumen kopi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa banyak skill yang harus dipahami Barista, diantaranya ketepatan waktu, kedekatan dengan konsumen, hospitality, cita rasa kopi, komunikatif, sampai pada penggunakan alat-alat kopi. Mereka dituntut untuk selalu mengasah skill terutama komunikasi untuk menciptakan kepuasan konsumen. Barista dapat mengolah kopi dengan keahlian, kreativitas sehingga dapat menentukan kenikmatan cita rasa kopi dan artistiknya atau keindahan yang dibuat dalam penyajian secangkir kopi dan dapat dinikmati oleh konsumen. Perlu adanya keterampilan komunikasi yang dimiliki Barista agar mereka berkompetensi dibidangnya.
Kata Kunci: barista, keterampilan komunikasi, ngopicirebo