E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
Not a member yet
3467 research outputs found
Sort by
HAK RESTITUSI BAGI KORBAN HUMAN TRAFFICKING
Human trafficking merupakan satu isu yang melanda di dunia secara global yang semakin gencar terjadi akan tetapi sangat sulit untuk dideteksi dapat mengancam kehidupan dalam masyarakat dan merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang sering terjadi kepada masyarakat yang lemah secara ekonomi. Pada permasalahan tersebut makan rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah modus operandi pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri terhadap proses terjadinya human trafficking (Putusan No 48/Pid.Sus/2021/PN.Cbn) dan bagaimanakah implementasi pemenuhan hak restitusi terhadap korban human trafficking (Putusan No 48/Pid.Sus/2021/PN.Cbn). Metode yang digunakan dari hasil penelitian ini yaitu penelitian yuridis normatif dilakukan dengan mengkaji dan mendeskripsikan dari peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan hukum seperti buku atau artikel yang membahas mengenai human trafficking. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya permasalahan mengenai modus operandi dalam melakukan perekrutan tenaga kerja Indonesia dan adanya ketidak efektifan dalam mengimplementasi hak restitusi bagi korban human trafficking dalam Undang-Undang No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang
Pemahaman Konsep Matematis dan Self-Confidence Siswa dalam Pembelajaran Model Eliciting Activities (MEAs)
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis serta self confidence siswa yang mendapatkan pembelajaran Model Eliciting Activities dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran secara langsung pada materi Bangun datar segitiga di kelas VII. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan rancangan the nonequivalent posstest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas VII SMP Negeri 2 Singkawang yang terdiri dari lima kelas. Sampel diambil dengan teknik Cluster Random Sampling. Adapun sampel yang dipilih terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIIB sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIC sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis terhadap siswa yang mendapatkan pembelajaran Model Eliciting Activities dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran langsung pada materi segitiga kelas VII SMP Negeri 2 Singkawang. Hal ini dibuktikan dengan uji Mann Whitney U-Test. Hal ini dibuktikan dengan uji Mann Whitney U-Test; dan 2) Self Confidence siswa tergolong tinggi terhadap pembelajaran Model Eliciting Activies. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata self confidence siswa berada pada kriteria sangat tinggi.Kata Kunci:MEAs, Pemahaman Konsep, SC siswa
Perbandingan Pengaruh Pendekatan RME dan Saintifik Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran RME dan pendekatan saintifik tehadap kemampuan literasi numerasi siswa kelas XI di MA Wali Songo Ngabar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen jenis quasi experiment. Desain pada penelitian ini adalah posttest only group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI. Dari delapan kelas XII, diambil dua kelas secara acak untuk penerapan perlakuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian soal posttest terhadap kemampuan literasi numerasi. Teknik analisis data untuk melihat perbandingan pengaruh pendekatan RME dan saintifik dengan analisis deskriptif dan uji independen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan literasi numerasi kelas pendekatan RME dan kelas saintifik dengan selisih nilai sebesar 9. Analisis melalui uji pada taraf signifikansi menunjukkan bahwa pendekatan RME lebih baik dibandingkan dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan literasi numerasi siswa kelas.Kata Kunci:Pendekatan RME, Pendekatan Saintifik, Kemampuan Literasi Numerasi
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa MTs Berdasarkan Self-Confidence Pada PBL Berbantuan Modul STEM
Abstrak. Kemampuan komunikasi matematis adalah kemampuan siswa dalam bentuk menyampaikan ide atau gagasan matematika baik secara tulisan maupun lisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-confidence pada model PBL berbantuan modul STEM. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian campuran (mix method). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Miftahussalam 1 Demak tahun ajaran 2022/2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen dan VIII-E kelas kontrol. Desain penelitian kuantitatif menggunakan true experimental dengan jenis the randomized postest-only control design dengan dua perlakuan. Sedangkan penelitian kualitatif menggunakan metode focused interviews, dengan mengambil 2 siswa disetiap kategori self-confidence. Pada self-confidence terdapat tiga kategori yaitu kategori tinggi, kategori sedang, dan kategori rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan komunikasi matematis pada model PBL berbantuan modul STEM mencapai ketuntasan klasikal dan lebih baik dari model konvensional; (2) terdapat pengaruh positif antara self-confidence terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada model PBL berbantuan modul STEM; (3) Mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-confidence pada model PBL berbantuan modul STEM.Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Matematis, Self-Confidence, Model PBL, Modul STE
The CORE Learning Model of Junior High School Students for Improving the Mathematical Reasoning Ability
Abstract. Mathematical reasoning is a skill that must be owned by students. The lack of students\u27 reasoning ability is caused by the teacher\u27s lack of ideas in applying the learning model. The CORE is one of the appropriate learning models to be applied in class This study aims to determine the effect of the CORE learning model on the mathematical reasoning ability of junior high school students, to describe the improvement in students\u27 mathematical reasoning ability after the implementation of the CORE and to determine the advantages of the CORE from the analysis of several literatures library. The research approach used is qualitative literature study. The data collection method used is documentation, which is like tracing written sources that contain the same topics and themes as this study, namely the application of the CORE to improve the mathematical reasoning ability of junior high school students. The results showed that the student\u27s responses to the CORE learning model were positive. The results of this study are that the CORE influence students\u27 mathematical reasoning ability in mathematics learning and the CORE learning model can improve junior high school students\u27 mathematical reasoning ability.Keywords: CORE Learning Model, Mathematics, Mathematical Reasoning
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Kelompok MIPA dan Kelompok IPS Pada Kurikulum 2013
Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi dimensi tiga ditinjau dari tahapan Polya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII berjumlah 4 siswa terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki cara tersendiri dalam proses memecahkan masalah. Seluruh siswa sudah mampu melalui tahapan pemecahan masalah menurut Polya yaitu: memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali proses dan hasil meskipun masih terdapat kekurangan dalam prosesnya. Selain itu, jika siswa dibagi ke dalam kelompok belajar, siswa MIPA tampil lebih baik daripada siswa IPS. Sedangkan jika dikategorikan berdasarkan gender, siswa perempuan memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dibandingkan dengan siswa laki laki.Kata Kunci: Pemecahan Masalah Polya, Dimensi Tiga, MIPA IPS, Kurikulum 2013
Analisa Kelayakan Usaha Produksi Dodol Buah Jambu Biji Merah (Studi Kasus di CV. Bagus Agriseta Mandiri Bumiaji-Kota Batu Jawa Timur)
Dodol buah Jambu Biji Merah (JBM) merupakan salah satu produk dari perusahaan CV. Bagus Agriseta Mandiri yang berlokasi di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Pengetahuan terkait kelayakan usaha suatu perusahaan merupakan suatu hal yang penting untuk diketahui baik oleh perusahaan maupun investor. Analisa kelayakan usaha merupakan suatu analisa yang dilakukan terhadap beberapa aspek. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah produksi dodol JBM oleh perusahaan ini sudah layak untuk dijalankan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis finansial berdasarkan data yang diperoleh baik dari catatan, website, media sosial dan dokumen. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa legalitas usaha ini sudah lengkap mulai dari adanya PIRT, Halal, SNI dan sertifikat ISO 9001:2008. Dari aspek organisasi dan manajemen, perusahaan ini sudah baik dalam mengalokasikan pekerja dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dari segi teknis dan produksi usaha ini sudah memiliki lokasi produksi yang strategis dilihat dari jarak bahan baku, pekerja dan pemasaran, serta keberlangsungan produksi yang terjamin. Dari aspek finansial usaha ini memiliki BEP sebesar 105 unit dari 192 unit per produksi serta BEP rupiah sebesar Rp. 540.445 dari 988.416, nilai B/C Rasio sebesar 1,2 dan Payback Period sebesar 0,3 tahun dari 1 tahun masa investasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha ini sudah layak untuk dijalankan baik dari aspek hukum, organisasi dan manajemen, teknis dan produksi, finansial serta pasar dan pemasaran
Characteristics of the Application of Economic Law in Development in Indonesia
Economic law develops as the background of the rapid growth and development of economic activity in almost all parts of the world. The presence of the main economic law aims to regulate and limit all economic activities for the implementation of economic activity and economic development are not always appropriate and ignore the rights and interests of the wider community. Law of increasing economic development, one example when entering the era of the free market. Objective application of the law in the Indonesian economy is to set the rule of law to be easy in terms of planning related to the economy and pemerataannya for economic policy towards a pro-people. Therefore, it is necessary that every topic of discussion was the economy or technology experts and legal experts are concerned, especially regarding the development of various forms of corporate law in the Indonesian economy to come, which, according to the Working Group for the Economy, Finance and Industry (Ekuin) seen as a problem that is still not enough to be touched by the Indonesian Corporate Law. Economics that must be addressed in the conceptual, systemic and professional, but also the field of economic law and must be studied in line with the policy direction of the economy
Pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompleksitas tugas terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening
Abstract. The research aims to analyze and determine the effect of transformational leadership and task complexity on performance and the effect of transformational leadership and task complexity on employee performance mediated by motivation on employee performance mediated by motivation. Research is descriptive quantitative type. The population is all employees at the SFR Class I Bandung Monitoring Center, consisting of 40 individuals, consisting of 34 individual civil servants (excluding the Head of UPT) and 6 administrative PPNPN persons using total sampling. The analysis used is PLS-SEM (Partial Least Square Structural Equation Model). The results of the analysis show that there is a positive effect of Transformational Leadership on Performance and is statistically significant. There is a negative effect of Task Complexity on Performance but not significant. There is a positive influence of Transformational Leadership on Performance which is mediated by Motivation and is not significant. There is a negative effect of Task Complexity on Performance which is mediated by Motivation and is not statistically significant Keywords: Transformational leadership; Employee Performance; Task Complexity; Motivation Abstrak. Riset bertujuan menganalisa serta mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional, dan kompleksitas tugas terhadap kinerja serta pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompleksitas tugas terhadap kinerja pegawai yang diperantarai oleh motivasi terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh motivasi. Riset berjenis kuantitatif deskriptif. Populasi ialah seluruh pegawai di Balai Monitor SFR Kelas I Bandung sebanyak 40 individu, terdiri atas 34 individu PNS (tidak termasuk Kepala UPT) dan 6 orang PPNPN administrasi menggunakan total sampling. Analisa yang dipakai ialah PLS-SEM (Partial Least Square Structural Equation Model). Hasil analisis terdapat pengaruh positif Kepemimpinan Transformasional pada Kinerja dan secara statistik signifikan. Terdapat pengaruh negatif Kompleksitas Tugas terhadap Kinerja namun tidak signifikan. Adanya pengaruh positif Kepemimpinan Transformasional pada Kinerja yang dimediasi oleh Motivasi dan tidak signifikan. Terdapat pengaruh negatif Kompleksitas Tugas pada Kinerja yang dimediasi oleh Motivasi dan secara statistik tidak signifikan. Katakunci: Kepemimpinan Transformasional; Kinerja Pegawai; Kompleksitas Tugas; Motivasi
Analisis pengaruh loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel perantara
Abstract. This study were to determine the effect of perceived corporate image, partnership company support, logistics service quality, and complaint handling on loyalty through customer satisfaction as an intermediary variable. The population in this study were partners in broiler farming companies in Cirebon, West Java. The technique of drawing data using a questionnaire of 100 respondents which is then processed using the SEM PLS analysis tool. This study found that there are variables that positively affect customer satisfaction which include company image, logistic service quality, compalint handling. There are variables that can influence directly with a positive value on customer loyalty including company image, compalint handling and customer satisfaction itself. As for the negative effect directly on customer loyalty is partnership company support, The variables that can influence indirectly with the mediation of customer satisfaction on customer loyalty include company image, logistic service quality and complaint handling. Keywords: Complaint Handling; Corporate image; Logistic Service Quality; Loyalty.; Partnership Company Support; Satisfaction. Abstrak. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persepsi citra perusahaan, partnership company support, logistic service quality, dan complaint handling terhadap loyalitas melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel perantara.. Populasi dalam penelitian ini adalah mitra perusahaan budidaya ayam broiler di Cirebon, Jawa Barat. Teknik penarikan data menggunakan kuisioner terhadap 100 responden yang kemudian diolah menggunakan SEM PLS. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat variabel yang mempengaruhi secara positif terhadap kepuasan pelanggan yang meliputi citra perusahaan, logistic service quality, compalint handling. Terdapat variabel yang dapat mempengaruhi secara langsung dengan nilai positif terhadap loyalitas pelanggan meliputi citra perusahaan, compalint handling dan kepuasan pelanggan. Adapun berpengaruh negatif secara langsung terhadap loyalitas pelanggan adalah partnership company support, Adapun variabel yang dapat mempengaruhi secara tidak langsung dengan pemediasi kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan meliputi citra perusahaan, logistic service quality dan complaint handling. Katakunci: Citra perusahaan; Complaint Handling; Kepuasan; .Logistic Service Quality; Loyalitas; Partnership Company Suppor