E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
Not a member yet
3467 research outputs found
Sort by
Strategi Pengembangan Wisata Berbasis Pertanian (Agrowisata) Di Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT
Prospek pengembangan strategi agro-wisata (pariwisata berbasis pertanian) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dengan fokus pada kegiatan pengumpulan data di empat lokasi yang merujuk pada contoh-contoh pengalaman dan kemungkinan pengembangan agro-wisata di daerah ini. Penelitian ini secara khusus dilakukan berdasarkan tinjauan sistematis terhadap pariwisata secara umum dan agro-wisata di tingkat global, regional, dan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data termasuk, antara lain, tinjauan literatur terhadap penelitian sebelumnya, wawancara, observasi lapangan langsung, dan Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) yang dilakukan untuk mendukung penelitian ini. Selain itu, kuantifikasi beberapa data kualitatif juga dilakukan dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan beberapa dimensi penting seperti pengetahuan (pengalaman) informan, kelembagaan pengembangan agro-wisata, pengembangan kapasitas, kapasitas pemantauan/evaluasi dampak agro-wisata, akses (keterjangkauan) pendanaan untuk pengembangan agro-wisata, dan rencana pengembangan agro-wisata di Kabupaten Manggarai. Penelitian ini merupakan salah satu dari sedikit diskusi mengenai hasil agro-wisata di Kabupaten Manggarai. Penelitian ini memiliki peluang untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah dan dapat menjadi pengetahuan komparatif untuk pengembangan agro-wisata di tempat lain
THE APPLICATION OF THE PRINCIPLE OF EQUALITY BEFORE THE LAW IS REVIEWED FROM THE IMPLEMENTATION OF CROWD PUNISHMENT DURING THE COVID-19 PANDEMIC (CASE STUDY OF DECISION NUMBER 221/PID. SUS/2021/PN. JKT. TEAM)
The Covid-19 pandemic has had a significant impact on various aspects of life, including law enforcement in Indonesia. One of the problems that emerged was the application of the legal principle of equality before the law. This study aims to analyze the application of the principle of equality before the law during the Covid-19 pandemic still has weaknesses reviewed from Law Number 6 of 2018 concerning Health Quarantine, by taking a Case Study of Decision Number 221/Pid.Sus/2021/PN. Jkt. Team involving Habib Rizieq Shihab. The research method used is a qualitative approach with the type of case study research. Data were collected through document studies, interviews, and participatory observations. The analysis was carried out using content analysis techniques to identify problems with the effectiveness of law enforcement in cases of crowd crimes during the pandemic. The results of the study show that there is legal uncertainty in the enforcement of crimes against crowd violations during the pandemic. This uncertainty is caused by inconsistencies in the application of the law, lack of transparency in the law enforcement process, and differences in legal interpretation at various levels of court. The case of Habib Rizieq Shihab revealed that there was different treatment in law enforcement, which caused a perception of injustice in society. This study suggests several steps to apply the principle of equality before the law for violators of criminal sanctions. First, consistent and indiscriminate law enforcement is needed to maintain public trust in the legal system. Second, transparency in the law enforcement process must be improved, including the delivery of clear information regarding detention procedures and sanctions given. Third, the government and related institutions need to increase public awareness of the importance of complying with health protocols through effective education campaigns. Fourth, evaluation and revision of policies related to the handling of crowd crimes must be carried out periodically to adjust to the current situation and conditions and accommodate inputs from various parties, which is expected to increase the accuracy in criminalizing crowds during the Covid-19 pandemic, so as to create justice and legal certainty
Mengkaji Dampak Penggunaan Waktu Luang yang Tidak Produktif pada Pembentukan Karakter Siswa
Pengamatan dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Cirebon selama kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan Satu (PLP 1). Latar belakang masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah hasil dari mengobservasi kami menemukan siswa menggunakan waktu luang tidak produktif seperti menghabiskan waktu luang mereka dengan bermain gadget, dan berselancar di media sosial yang berdampak negatif terhadap pembentukan karakter siswa. Berdampak negatif terhadap karakter siswa seperti kurangnya 1.disiplin, 2.tanggung jawab, dan 3.penurunan motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan siswa menggunakan waku luang tidak produktif dan dampak-dampak penggunaan waktu luang tidak produktif terhadap pembentukan karakter siswa. Langkah-langkah dalam memperoleh data dalam penelitian ini adalah 1. Melalui observasi datang langsung ke SMA, 2. Mewawancarai guru dan siswa, dan kami melakukan 3. Dokumentasi. Kami akan mengolah seluruh data yang diperoleh dengan suatu deskripsi konteks sehingga akan mendapatkan suatu hasil dan kesimpulan. Hasil dari penelitian adalah penggunaan waktu luang yang tidak produktif berdampak negatif pada pembentukan karakter siswa serta pentingnya upaya bersama dari pihak sekolah, orang tua, masyarakat, dan siswa sendiri untuk membangun karakter siswa yang positif dengan menggunakan waktu luang lebih produktif
Analisis Penggunaan Alat Peraga Cerdas Terhadap Kecerdasan Logis-Matematis Mahasiswa
Pendidikan adalah upaya yang disengaja, sistematis, serta direncanakan untuk membentuk atau mengembangkan kebiasaan yang diperlukan di masa depan. Integral adalah operasi pusat dalam kalkulus integral. Proses penyelesaian integral memiliki berbagai metode dan tidak terbatas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Melalui evaluasi dan kuesioner, peneliti menggunakan teknik tersebut untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Teknik analisis Guttman adalah teknik yang digunakan dalam menganalisis data. Jawaban “ya” bernilai 1 dan jawaban “tidak” memiliki nilainya 0. Kemudian data akan dianalisis berdasarkan indikator yang telah ditentukan dan akan dijelaskan dalam bentuk deskripsi. Subjek penelitian ini dipilih siswa, terdiri dari 5 siswa. Studi ini membahas penggunaan alat bantu pengajaran cerdas roda integral dalam mempelajari materi integral dengan memperhatikan kemampuan kecerdasan logis-matematika siswa. Peneliti menggunakan latihan ini sebagai uji coba alat bantu pengajaran roda cerdas integral. Dapat dilihat bahwa subjek tidak memiliki kesulitan memecahkan masalah menggunakan props ini sehingga mereka dapat menjawab pertanyaan praktek dengan benar. Dalam penelitian ini, belajar menggunakan bantuan visual mampu meningkatkan kemampuan logis- matematika siswa
Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Diferensiasi
Pengajaran matematika harus bersifat saling aktif, menarik, menyusuri, menstimulasi, menarik dan berpengaruh, serta harus menumbuhkan pengembangan kreativitas, bakat dan potensi siswa. Hal ini konsisten dengan konsep pendekatan berdiferensiasi. Oleh sebab itu ilmuwan mengadakan studi literatur mengenai topik yang dibahas. Tujuan artikel ini adalah menjelaskan model pembelajaran berbasis masalah dalam pendidikan matematika dengan pendekatan berdiferensiasi. Studi literatur ini didasarkan pada artikel ilmiah dan buku. Berdasarkan hasil analisis, dapat dibuat kesimpulan bahwa pendekatan diferensiasi dapat diintegrasikan ke dalam beberapa model pembelajaran, salah satunya adalah pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berdiferensiasi dapat digunakan dalam pendidikan matematika sebab memenuhi keinginan belajar siswa sesuai yang mereka inginkan, preferensi akademik, dan tingkat kematangan akademik
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan dan Konsumsi Energi di Kabupaten Semarang
Ketahanan pangan menurut Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2012 adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan pangan rumah tangga petani berdasarkan proporsi pengeluaran pangan dan konsumsi energi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik sebagai metode dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan recall yang dibantu menggunakan kuesioner. Jumlah seluruh populasi petani di Kabupaten Semarang sebanyak 126 ribu kemudian diambil sampel sebanyak 60 petani dengan pengambilan sampel ditentukan secara stratified purposive sampling. Analisis data menggunakan klasifikasi silang antara proporsi pengeluaran pangan dengan konsumsi energi dari Jonsson dan Toole. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketahanan pangan rumah tangga petani di Kabupaten Semarang menunjukkan 13,3 % tahan pangan, 10 % rentan pangan, 30% kurang pangan, dan 46,7 % rawan pangan
ANAK PEKERJA SEKS KOMERSIAL SEBAGAI KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksploitasi seksual terhadap anak pekerja seks komersial ditinjau dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdangan Orang dan untuk mengetahui efektifitas penerapan hukum yang berdasarkan Putusan Nomor 341/Pid.Sus/2021/ PN Jkt.Utr. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan perundang-undang dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer yaitu peraturan perundang-undangan dan putusan hakim. Bahan hukum sekunder yang digunakan yaitu literature buku dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian ini. Serta bahan hukum tersier seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Kamus Hukum. Keseluruhan bahan hukum tersebut dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu 1) eksploitasi seksual terhadap anak pekerja seks komersial ditinjau dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdangan Orang, dalam undang-undang tersebut sudah sangat jelas mengenai segala hal yang diatur mengenai huykumannya. 2) untuk mengetahui efektifitas penerapan hukum yang berdasarkan Putusan Nomor 341/Pid.Sus/2021/ PN Jkt.Utr. Mengingat atas perbuatan terdakwa keluarga korban mengalami kerugian atas penderitaan jasmani dan rohani
Efektifitas Pembelajaran Concept Mapping Group Resume pada Pemahaman Matematis Materi Bilangan Bulat
Pengembangan kemampuan berpikir logis dalam pembelajaran melibatkan pemecahan suatu masalah, penalaran, serta deduksi. Menurut Sholekah pada pembelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran yang didalam proses pembelajarannya tidak hanya bergatung pada hafalan rumus, tetapi juga diperlukan adanya pemahaman yang lebih mendalam. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Concept Mapping Group Resume (CMGR) efektif digunakan dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa pada materi bilangan bulat. Berdasarkan hasil wawancara dan data angket, siswa memberikan respon yang cukup positif terhadap efektivitas pembelajaran Concept Mapping Group Resume (CMGR) dalam meningkatkan pemahaman matematis pada materi bilangan bulat
IMPLEMENTATION OF NIK TO NPWP MATCHING AS AN ADMINISTRATIVE REFORM EFFORT IN TAXATION
This research aims to analyze the implementation of matching the Population Identification Number (NIK) to the Taxpayer Identification Number (NPWP) as an effort to reform tax administration in Indonesia. The method used is normative research, namely by analyzing legal documents such as related laws and regulations. The discussion includes the implementation of matching NIK and NPWP in increasing the accuracy of tax data, the challenges faced in the implementation process, as well as solutions that can be applied to overcome these problems. The research results show that matching NIK to NPWP can increase efficiency and transparency in tax administration, even though there are challenges such as building and maintaining public trust, as well as a lack of public understanding, and technical problems in the integration system. Therefore, intensive outreach and strengthening of information technology infrastructure is needed to ensure successful implementation. The conclusion of this research confirms that matching NIK to NPWP is a strategic step in creating a better, transparent and accountable tax system, and can minimize the potential for tax leakage in Indonesia
THE ROLE OF CLASS I SEMARANG RUPBASAN IN THE MANAGEMENT OF EVIDENCE BASED ON INDONESIAN LAW NUMBER 1 OF 2023
Evidence management is a vital part of the criminal justice system which requiring professional and accountable handling. This article explores the role of Semarang Class I RUPBASAN in managing evidence under Law Number 1 of 2023. Using an empirical juridical method, the study combines a normative review of the legal framework with field practices. Primary data were obtained from interviews with RUPBASAN officers and law enforcement officials, while secondary data came from relevant legal documents and literature. The study reveals that Semarang Class I RUPBASAN (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara) plays a strategic role in registering, maintaining, and executing evidence, including destruction and auction based on court decisions. However, the implementation of Indonesian Law Number 1 of 2023 faces obstacles such as warehouse overcapacity, risk of evidence damage, and lack of inter-agency coordination. Recommended solutions include modernizing storage facilities, enhancing officer training, and improving collaboration with law enforcement and related agencies. Despite these challenges, the law offers an opportunity to improve transparency and accountability in evidence management