Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    529 research outputs found

    Pendampingan Implementasi Hibryd Learning dengan Mengintegrasikan Inquiry Based Learning dan Google Classroom

    No full text
    Pandemi Covid-19 membuat terjadinya perubahan pada bidang pendidikan. Perubahan dalam dunia pendidikan tersebut apabila dihadapkan dengan perkembangan teknologi saat ini tentunya tidak akan mengalami hambatan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan saat ini dunia berada dalam era revolusi industri 4.0. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan pada pihak sekolah di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran e-learning yang dilakukan oleh guru-guru disekolah sebagian besar menggunakan Google Classroom. Kegiatan pembelajaran e-learning yang dilakukan oleh guru-guru disekolah tersebut berjalan dengan optimal dan baik, tetapi tentunya terdapat beberapa kekurangan dan kelemahan dalam  implementasin pembelajaran ini. Solusi dalam mengatasi permasalahan dalam pembelajaran e-learning di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang salah satunya adalah dengan mengintegrasikan model pembelajaran kedalam teknologi. Dalam hal ini berarti perlu adanya kemampuan pedagogik saat pengoperasian teknologi. Model pembelajaran yang cocok diterapkan untuk mengatasi permasalahan mitra adalah menggunakan model Inquiry. Metode yang akan dilakukan adalah 1) Sosialisasi pertama antara pelaksana pengabdian dengan pihak Sekolah, 2) Sosialisasi kedua penyampaian materi pengabdian kepada pihak Sekolah, 3) Analisis perangkat dan desain pembelajaran daring Sekolah, 4) Pemaparan temuan dari kegiatan analisis perangkat dan desain pembelajaran daring, 5) Pelatihan pada Guru dan pihak Sekolah dalam menggunakan LMS Google classroom berbasis inquiry, 6) Pelatihan pada siswa dalam menggunakan LMS Google classroom berbasis inquiry, 7) Praktik pembelajaran daring menggunakan perangkat dan desain yang sudah dirancang, dan 8) Review atau refleksi terhadap kegiatan praktik pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang bisa membuat desain pembelajaran di google classroom dengan menggunakan sintak inquiry. Assistance in Hybrid Learning Implementation by Integrating Inquiry-Based Learning and Google Classroom The COVID-19 pandemic has brought about a change in the education sector. When faced with current technological developments, changes in the world of education will certainly not experience obstacles in the implementation of learning activities. This is because the world is currently in the era of the industrial revolution 4.0. Based on the results of observations and interviews conducted with the school at Junior High School Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang, e-learning learning activities carried out by teachers in schools mostly use Google Classroom. The e-learning learning activities carried out by the teachers at the school are running optimally and well. Still, of course, there are some shortcomings and weaknesses in implementing this learning. One of the solutions to overcome problems in e-learning learning at Junior High School Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang is to integrate the learning model into technology. In this case, there is a need for pedagogic skills when operating the technology. The learning model that is suitable to be applied to overcome partner problems is to use the Inquiry model. The methods that will be carried out are 1) The first socialization between service implementers and the school, 2) The second socialization of the delivery of service material to the school, 3) Analysis of school online learning tools and designs, 4) Presentation of findings from online learning device analysis and design activities, 5) Training for teachers and schools in using the inquiry-based Google classroom LMS, 6) Training for students in using the inquiry-based Google classroom LMS, 7) Online learning practices using devices and designs that have been designed, and 8) Reviewing or reflecting on activities learning practices that have been carried out. This service activity shows that teachers at Junior High School Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang can make learning designs in Google Classroom using the inquiry syntax

    Pelatihan Pemasaran Online Usaha Home Industry Kerajinan Semen Pekon Keputran Kabupaten Pringsewu

    No full text
    Kemudahan berbisnis melalui pemanfaatan media sosial mendorong penulis dan tim untuk mengadakan kegiatan pengabdian berupa pendampingan dan pelatihan bagi pengusaha home industry kerajinan semen di Desa Keputran, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Salah satu potensi perkembangan teknologi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pemasaran adalah media sosial yang dapat menembus batas jarak, ruang, dan waktu. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan manfaat bagi para pengusaha dalam memasarkan produk yang akhirnya memberikan dampak bertambahnya mitra, pesanan, dan juga pendapatan. Dengan bertambahnya pendapatan maka kegiatan usaha terus berputar dengan siklus yang normal bahkan mengalami trend yang semakin meningkat. Hasil akhir yang ingin dicapai adalah bertambahnya taraf hidup pengusaha dan juga warga di sekitar Desa Keputran, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Online Marketing Training for Home Industry Cement Crafts in Pekon Keputran, Pringsewu Regency Abstract The ease of doing business through social media encourages writers and the team to hold service activities in the form of mentoring and training for the cement craft home industry in Keputran Village, Sukoharjo District, Pringsewu Regency, Lampung. One of the potential developments in technology that can be used as a marketing medium is social media that can penetrate the boundaries of distance, space, and time. This training aims to provide benefits for entrepreneurs in marketing products. With the increase in income, business activities continue to rotate with a normal cycle and even experience an increasing trend. The final result to be achieved is increasing the standard of living of entrepreneurs and also residents around Keputran Village, Sukoharjo District, Pringsewu Regency, Lampung

    Pengembangan Kemampuan Menulis Ilmiah Berbantuan Manajemen Referensi Mendeley bagi Guru-Guru SMA/Sederajat di Kabupaten Bintan

    No full text
    Sebuah karya tulis ilmiah yang berisi karya inovatif dalam proses pembelajaran sangat diperlukan oleh guru-guru sebagai syarat kenaikan pangkat dalam pengembangan profesi mereka, termasuk guru-guru SMA/sederajat di Kabupaten Bintan. Namun, pada umumnya mereka mengalami kendala dalam membuat karya tulis ilmiah disebabkan kesulitan dalam mencari sumber referensi yang relevan dengan topik penelitian, keterbatasan pengetahuan dalam TIK, dan kesulitan dalam mengolah kalimat agar tidak terdeteksi sebagai kegiatan plagiasi. Tujuan kegiatan ini agar para guru SMA/sederajat di Kabupaten Bintan dapat membuat karya tulis ilmiah yang sesuai kaedah penulisan yang baik dan bebas plagiasi dengan bantuan manajemen referensi Mendeley. Pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk workshop/pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan projek. Kegiatan dilakukan selama dua hari dalam bentuk workshop dan dua hari dalam bentuk tugas mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dianggap berhasil karena sebesar 80% peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang manajemen referensi Mendeley dan mampu mengaplikasikannya ke dalam bentuk karya tulis ilmiah yang bebas plagiasiKata Kunci: GMP; Terasi Tutok, Standarisasi; Kuala Pusing Kapal.Development of Mendeley Reference Assisted Scientific Writing Ability Management for High Schools Teachers in BintanAbstractA scientific paper containing innovative work in the learning process is very much needed by teachers as a condition of promotion in their professional development, including high school / equivalent teachers in the Bintan Regency. However, in general, they experience difficulties in making scientific papers due to difficulties in finding reference sources that are relevant to the research topic, limited knowledge in ICT, and difficulty in processing sentences so as not to be detected as plagiarism activities. The purpose of this activity is for high school / equivalent teachers in Bintan Regency to be able to make scientific papers in accordance with good writing methods and to be free of plagiarism with the help of Mendeley's reference management. The implementation of this activity is in the form of workshops/training using lecture, discussion, question and answer, and project methods. The activity was carried out for two days in the form of a workshop and two days in the form of an independent assignment. This community service activity was considered successful because 80% of the participants experienced an increase in knowledge about Mendeley's reference management and were able to apply it in the form of plagiarism-free scientific papers

    Pembuatan Soal Online di Google Form Bagi Guru MA Al-Intishor Tanjung Karang

    No full text
    Pembelajaran secara daring  merupakan  bentuk  pembelajaran  di  masa  penyebaran  Covid-19  yang  dilaksanakan  oleh  seluruh  jenjang  sekolah  di  Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut  guru-guru harus mampu menyiapkan perangkat pembelajaran dan evaluasi secara online. Pengabdian ini dilaksanakan  untuk  mendukung  hal  tersebut dengan tujuan untuk melatih guru-guru MA Al-Intishor Tanjung Karang membuat soal online di google form.  Permasalahan yang dialami mitra yaitu kurang memahami fungsi dan cara membuat soal evaluasi pada google form, sehingga perlu mendapatkan bimbingan dan pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan transfer of knowledge melalui  workshop  dan sosialiasi.  Hasil dari kegitan ini yaitu  1)  guru  MA Al-Intishor Tanjung karang dapat memahami  bermacam  fungsi  dari  fitur  pada  google  form.  2) guru MA Al-Intishor Tanjung karang dapat  memahami pentingnya penggunaan Google Form dengan indikator  bahwa  guru dapat membuat  soal   online sendiri. Online Question Making Training on Google Form For Teachers of MA Al-Intishor Tanjung Karang Abstract Online learning is a form of learning during the spread of Covid-19 carried out by all levels of schools in Indonesia. To support this, teachers must be able to prepare online learning and evaluation tools. This service is carried out to support this with the aim of training MA Al-Intishor Tanjung Karang teachers to make online questions on the google form. The problem experienced by partners is that they do not understand the function and how to make evaluation questions on the google form, so they need to get guidance and training. The implementation method uses the transfer of knowledge through workshops and socialization. The results of this activity are 1) MA Al-Intishor Tanjung Karang teachers can understand the various functions of the features on the google form. 2) MA teachers at Al-Intishor Tanjung Karang can understand the importance of using Google Forms with indicators that teachers can create their own online questions

    Pelatihan Perancangan Perangkat Pembelajaran Daring dan Luring sebagai Pendukung Belajar Dari Rumah

    No full text
    Belajar Dari Rumah merupakan bentuk pembelajaran di masa darurat penyebaran Covid-19 yang diamanatkan oleh Kemendikbud untuk dilaksanakan oleh seluruh jenjang sekolah di Indonesia. Pelatihan ini dilaksanakan untuk mendukung hal tersebut dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru merancang perangkat pembelajaran khususnya rencana pembelajaran daring, rencana pembelajaran luring dan kombinasi keduanya. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di sekolah selama dua hari dengan peserta sebanyak 14 orang guru. Pelatihan hari pertama fokus untuk menyampaikan materi sehingga menggunakan metode ceramah dan diskusi sedangkan hari kedua fokus pada penyajian hasil kerja guru sehingga menggunakan metode presentasi dan tanya-jawab. Selama pelatihan berlangsung, pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen lembar pemeriksaan rencana pembelajaran dan kuesioner evaluasi pelatihan. Data dari kedua instrumen tersebut kemudian dianalisa secara statistik deskrikptif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam merancang RPP berada pada kriteria “Baik” dengan persentase ketercapaian sebesar 85,57% evaluasi pelatihan juga berada pada kriteria “Baik” dengan persentase ketercapaian sebesar 89,14%.  Online and Offline Learning Tools Design Training to Support Learning From Home Abstract  Learning from Home is a form of learning in the emergency period of the spread of Covid-19 which is mandated by the Ministry of Education and Culture to be carried out by all levels of schools in Indonesia. This training is carried out to support this and aims to improve the ability of teachers to design learning tools, especially online learning plans, offline learning plans, and a combination of both. The training was held face-to-face at the school for two days with 14 teachers participating. The first day of training focused on delivering material using the lecture and discussion method, while the second day focused on presenting the teacher's work using the presentation and question-and-answer method. During the training, data were collected using the learning plan examination sheet instrument and the training evaluation questionnaire. The data from the two instruments were then analyzed descriptively statistically. The results of the training show that the teacher's ability to design lesson plans is in the "Good" criteria with an achievement percentage of 85.57%. The training evaluation is also in the "Good" criteria with an achievement percentage of 89.14%.

    Pembuatan Pestisida Nabati untuk Meningkatkan Keterampilan Petani Desa Duman Menuju Pertanian Organik

    No full text
    Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani, mengurangi tingkat penggunaan pestisida berbahan kimia berbahaya dan menurunkan biaya produksi pertanian di Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Pelatihan melibatkan tim KKN Tematik UNDIKMA yang didukung oleh Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Duman dan bekerjasama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Lingsar. Khalayak sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah masyarakat Desa Duman yang bekerja sebagai petani baik di area perkebunan maupun persawahan. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah dan pendampingan praktik tentang pemanfaatan dan pembuatan pestisida nabati. Penyampaian materi pelatihan dilakukan oleh Tim Penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lingsar. Bahan baku utama pembuatan pestisida nabati ini terdiri dari daun sirsak dan daun papaya. Sedangkan bahan pendukungnya terdiri dari minyak tanah, detergent pencuci piring, dan air. Jumlah Peserta yang terlibat sebanyak 19 orang petani perkebunan dan 10 orang petani sawah. Ketercapaian tujuan kegiatan dievaluasi melalui survey respon peserta pelatihan menggunakan angket. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil observasi menunjukkan bahwa 100 % peserta memahami materi pelatihan dan mampu membuat pestisida nabati, sedangkan 79,31 % peserta lebih memilih untuk mencoba menggunakan pestisida nabati produk mandirinya sebagai zat tambahan pada pestisida sintetis kimia. Training on Making Vegetable Pesticides to Improve the Skills of Duman Village Farmers Towards Organic Farming Abstract  This PkM activity aims to improve farmers' skills, reduce the level of use of pesticides made from hazardous chemicals and reduce agricultural production costs in Duman Village, Lingsar District, West Lombok Regency, NTB. The training involved the UNDIKMA Thematic Community Service Team supported by the Duman Village Government Community Empowerment Division and in collaboration with the Lingsar District Agricultural Extension Center (BPP). The target audience of this training activity is the Duman Village community who work as farmers in both plantation and rice fields. The training was carried out using the lecture method and practical assistance on the use and manufacture of botanical pesticides. The delivery of training materials was carried out by the Extension Team from the Agricultural Extension Center (BPP) of Lingsar District. The main raw materials for making this vegetable pesticide consist of soursop leaves and papaya leaves. While the supporting materials consist of kerosene, dishwashing detergent, and water. The number of participants involved were 19 plantation farmers and 10 rice farmers. The achievement of the objectives of the activity was evaluated through a survey of participants' responses using a questionnaire. Data were analyzed descriptively. Observation results showed that 100% of participants understood the training material and were able to make vegetable pesticides, while 79.31% of participants preferred to try using their own self-made vegetable pesticides as additives to chemical synthetic pesticides

    Aplikasi Mendelay Sebagai Management Reference Tools Dalam Penyusunan Karya Ilmiah

    No full text
    Tujuan dari kegiatan adalah untuk melatih mahasiswa di lingkungan program studi pendidikan biologi dalam menggunakan aplikasi mendelay sebagai menejemen refresi tool dalam pembutan karya ilmiah. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa pendidikan biologi di FSTT yang berjumlah 19 orang mahasiswa. Metode yang digunakan adalah trasfer ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tahapan; 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) evaluasi, dan 4) refleksi. Hasil kegitan adanya peningkatan pemahaman tentang managemen apliaksi mandelay dan peningkatan keterampilan Mahasiswa dalam mengoprasionalkan apliaksi mandelay sebagai refresi tool dalam karya ilmiah. Mendeley Application as Management Reference Tools in the Preparation of Scientific Work Abstract The purpose of the activity is to train students in the biology education study program environment in using the delay application as a reference management tool in producing scientific papers. Partners in this activity are biology education students at FSTT, totaling 19 students. The method used is the transfer of science and technology in stages; 1) planning, 2) action, 3) evaluation and 4) reflection. The results of the activity are an increase in understanding of Mandalay application management and an increase in student skills in operating the Mandalay application as a tool for reference in scientific papers

    Penggunaan Metode Statistika untuk Menganalisis Data Evaluasi Hasil Belajar di SMP Negeri 1 Gerung Kabupaten Lombok Barat

    No full text
    Metode statistik membantu mengorganisasi data hasil belajar, baik itu dalam penyajian, pemusatan, dan penyebaran data. Selain membantu membuat keputusan yang tepat, pemahaman statistik merupakan dasar untuk membangun keahlian berpikir. Tujuan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi penggunaan metode statistika untuk menganalisis data evaluasi hasil belajar siswa, Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) dan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan metode statistik secara daring melalui platform google meeting, dan diakhiri dengan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan secara daring dan evaluasi hasil kegiatan guru yang didasarkan pada focus group discussion (FGD) mengungkapkan bahwa kinerja guru dalam menggunakan metode statistika untuk analisis data evaluasi hasil belajar siswa terkategori mampu memahami dan mampu membuat alat evaluasi sederhana baik itu berbasis excel dan google form. Sehingga dari kegiatan ini, telah memberikan kesempatan unik para guru dalam memahami statistik pada tingkat konseptual tanpa terlalu terjebak dalam persamaan dan rumus.  Use of Statistical Methods to Analyze Learning Outcome Evaluation Data at SMPN 1 Gerung, West Lombok Regency Statistical methods help organize data on learning outcomes, both in presenting, centralizing, and disseminating data. In addition to helping make the right decisions, understanding statistics is the basis for building thinking skills. The purpose of this service is to socialize the use of statistical methods to analyze student learning outcomes evaluation data. The implementation method used is focus group discussion (FGD) and is followed by training on the use of statistical methods online through the google meeting platform, and ends with an evaluation of the results of activities. The results of this service show that online training and evaluation of the results of teacher activities based on focus group discussions (FGD) reveal that teacher performance in using statistical methods for data analysis of student learning outcomes evaluation is categorized as being able to understand and be able to make simple evaluation tools both excel-based and google forms. Thus, this activity has provided teachers with a unique opportunity to understand statistics at a conceptual level without getting too caught up in equations and formulas.

    Sosialisasi Perpajakan Bagi Masyarakat dan UMKM

    No full text
    Kesadaran pajak oleh masyarakat dan wajib pajak merupakan kunci dari masalah perpajakan. Regulasi pajak oleh masyarakat masih sulit dipahami, apalagi jika mengikuti standar pelaporan. Wajib pajak memiliki multitafsir tentang peraturan perpajakan. Oleh karena itu, dialaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pemahaman mengenai regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia. Secara spesifik kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan sosialisasi dan memberikan pelatihan perpajakan atas kendala atau masalah pelaporan pajak oleh masyarakat dan UMKM serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pajak. Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, selanjutnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode sosialisasi (in-service training) dan pelatihan (on-service training). Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan selama 8 bulan antara bulan Maret hingga November 2021 bertempat di Kantor Jasa Akuntan, Jl. Tulung Agung No. 2, Mataram - Nusa Tenggara Barat. Peserta pelatihan adalah masyarakat pelaku usaha dan karyawan bagian keuangan yang bekerja di berbagai sektor, seperti Koperasi dan Apotek. Hasil sosialisasi telah dapat memberi pengetahuan tentang pajak dan sekaligus memberikan dorongan pada peserta untuk patuh pada pajak dan ketentuan yang berlaku dalam sistem perpajakan di Indonesia. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta kegiatan pengabdian telah memahami regulasi perpajakan dan cara perhitungan pajak terutama beberapa Pasal PPh 21 dan 25/29 yang sering diaplikasikan di lapangan dalam pembayaran pajak.  Tax Socialization and Training for the Community and UMKM Abstract  Tax awareness by the public and taxpayers is the key to tax problems. Tax regulation by the public is still difficult to understand, especially if it follows reporting standards. Taxpayers have multiple interpretations of tax regulations. Therefore, community service activities are carried out by providing an understanding of the tax regulations that apply in Indonesia. Specifically, this service activity aims to socialize and provide tax training on tax reporting problems or problems by the public, and micro, small and medium enterprises (MSMEs/UMKM) as well as increasing public awareness of taxes. Based on the goals that have been set, then community service activities are carried out using the methods of socialization (in-service training) and training (in-service training). This Community Service is carried out for 8 months between March and November 2021 at the Accountant Service Office, Jl. Tulung Agung No. 2, Mataram - West Nusa Tenggara. The training participants are business people and employees of the finance department who work in various sectors, such as cooperatives and pharmacies. The results of the socialization have been able to provide knowledge about taxes and at the same time provide encouragement to participants to comply with taxes and regulations that apply in the tax system in Indonesia. The results of the training show that the participants in the service activities have understood tax regulations and how to calculate taxes, especially some Sections of PPh 21 and 25/29 which are often applied in the field in tax payments.

    Pendidikan Pranikah Di Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat

    No full text
    Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan Pra Nikah. Kegitan ini bermitra dengan masyarakat desa Terong Tawah kabupaten Lombok barat yang berjumlah 25 orang. Metode pelaksaan PkM adalah knowledge transfer  melalui cermah, diskusi dan Tanya jawab. Langkah-langkah kegiatan 1) perencanaan, 2) Pelaksanaan, dan 3) evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman mitra tentang pedidikan pra nikah pemahaman awal  rata-rata (46,64) dengan kategori  rendah, sedangkan pemahaman setelah dilakukan kegiatan pendidikan pranikah  menjadi rata-rata (83,48) dengan kategori sangat tinggi. Rata-rata peningkatan pemahaman sebesar (36,84) Meskipun terjadi peningkatan pada pemahaman mitra masih perlu dilakukan sosialisasi dan pempingan secara berkelanjutan. Premarital Education in Terong Tawah Village, Labuapi District, West Lombok Regency Abstract The purpose of this service is to increase knowledge and understanding of pre-marital education. This activity is in partnership with the 25 people of Terong Tawah village, West Lombok district. The PkM implementation method is knowledge transfer through lectures, discussions, and questions and answers. The activity steps are 1) planning, 2) implementation, and 3) evaluation. The results of the service activities showed that there was an increase in partners' understanding of pre-marital education on average (46.64) in the low category, while understanding after pre-marital education activities was on average (83.48) in the very high category. The average increase in understanding is (36.84). Although there is an increase in the understanding of partners, it is still necessary to carry out socialization and mentoring on an ongoing basis

    0

    full texts

    529

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇