Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    529 research outputs found

    Sosialisasi Literasi Digital Melalui Pengenalan Teknologi Baru Untuk Menghindari Penyebaran Hoaks di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Mangga Ulir Jakarta Selatan

    No full text
    Penyebaran hoax adalah permasalahan serius di era digital saat ini, merugikan masyarakat karena kurangnya literasi digital. RPTRA Mangga Ulir bisa jadi tempat ideal untuk program literasi digital anak-anak, remaja, dan orang tua. Kurang pemahaman dan kemampuan verifikasi informasi dapat menyebabkan penyebaran hoax yang merugikan. Kesadaran dan edukasi adalah solusi dengan metode penyuluhan. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak, tentang literasi digital, bahaya hoax, dan teknologi verifikasi informasi. Hasilnya adalah peningkatan literasi digital di RPTRA Mangga Ulir, dengan peserta yang lebih paham teknologi, mampu menghindari hoax, dan memahami pentingnya verifikasi informasi. RPTRA Mangga Ulir menciptakan lingkungan mendukung literasi digital, membantu masyarakat menjadi lebih waspada terhadap penyebaran hoax, dan memperoleh keterampilan penting di era digital. Socialization of Digital Literacy Through the Introduction of New Technology to Avoid the Spread of Hoaxes in Child Friendly Integrated Public Space in South Jakarta The spread of hoaxes is a serious problem in the current digital era, harming society due to a lack of digital literacy. RPTRA Mangga Ulir could be an ideal place for digital literacy programs for children, teenagers and parents. Lack of understanding and ability to verify information can cause the spread of detrimental hoaxes. Awareness and education are solutions with the extension method. The aim is to increase public understanding, especially children, about digital literacy, the dangers of hoaxes, and information verification technology. The result is increased digital literacy at the Mangga Ulir RPTRA, with participants who are more technologically savvy, able to avoid hoaxes, and understand the importance of information verification. RPTRA Mangga Ulir creates an environment that supports digital literacy, helps people become more aware of the spread of hoaxes, and acquires important skills in the digital era

    Sosialisasi Dan Edukasi Politik Dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Umum 2024 Kepada Masyarakat Desa Rodaya Kalimantan Barat

    No full text
    Pemilihan umum (Pemilu) adalah pesta demokrasi bangsa Indonesia, yang menitikberatkan kekuasaan sepenuhnya di tangan rakyat, melalui wakil-wakilnya yang duduk di legislatif baik di pusat maupun daerah provinsi dan kabupaten/kota. Calon-calon pemilih tetap untuk pemilu 2024, telah didaftarkan pada kantor desa yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pembelajaran politik bagi masyarakat Indonesia, merupakan tanggung jawab pemerintah melalui badan pengawas pemilu (bawaslu) dan panwaslu (panitia pengawas pemilu) yang berada di wilayah kabupaten dan kecamatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  (PKM) terkait sosialisasi dan edukasi politik dalam pesta demokrasi Pemilu 2024 ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat sehingga dapat berpartisipasi aktif secara kualitatif dan kuantitatif dalam pemilu 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh sebanyak 30 orang peserta yang merupakan daftar pemilih tetap dari desa Rodaya, masing-masing dari kampung Baya, Segiro dan Sedane. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi terkait teknis dalam pemilu 2024 serta etika bersikap di media sosial demi terselenggaranya pemilu yang aman dan damai tanpa konflik yang berarti antar sesama konstituen atau pemilih. Berdasarkan monitoring selama kegiatan dan evaluasi di akhir kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat tinggi, rasa keingintahuan serta keberhasilannya dalam menyimak materi yang disampaikan terindikasi pada jawaban-jawaban yang diberikan sangat memuaskan. Sebanyak 5 pertanyaan uraian yang diberikan secara tertulis mampu dijawab oleh ke 30  peserta kegiatan tersebut. Socialization and Political Education in the 2024 General Election Democracy Party for the People of Rodaya Village, West Kalimantan  General elections (Pemilu) are a democratic celebration of the Indonesian nation, which emphasizes complete power in the hands of the people, through their representatives who sit in the legislature both at the center and in provincial and district/city areas. Prospective voters for the 2024 general election have been registered at village offices spread across all provinces in Indonesia. Political learning for the Indonesian people is the responsibility of the government through the election supervisory body (bawaslu) and panwaslu (election supervisory committee) located in the districts and sub-districts. Community service activities (PKM) related to socialization and political education in the 2024 election democratic party, aim to increase public knowledge and understanding so that they can actively participate qualitatively and quantitatively in the 2024 election. This activity was attended by 30 participants who were part of the voter list remains from Rodaya village, each from Baya, Segiro and Sedane villages. Activities were carried out using lecture and discussion methods related to technical matters in the 2024 election as well as ethical behavior on social media in order to hold safe and peaceful elections without significant conflict between fellow constituents or voters. Based on monitoring during the activity and evaluation at the end of the activity, it showed that community participation in this activity was very high, their curiosity and success in listening to the material presented was indicated by the answers given which were very satisfying. A total of 5 descriptive questions given in writing were able to be answered by the 30 participants in the activity

    Pengabdian kepada Masayarat: Peningkatan Pemahaman Bahasa Inggris bagi Siswa Tuna Grahita di SMALB Dharma Wanita Madiun Melalui Media SLEBEW (Sound Language be The New)

    No full text
    Abstrak: Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman Bahasa Inggris dengan menggunakan media ajar Sound Language be the New (SLEBEW) bagi siswa SMALB. Sasaran pengabdian ini adalah siswa penyandang Tuna Grahita pada jenjang Sekolah Menengah Atas Luar Biasa sebanyak 5 siswa. Siswa yang diamati memiliki rentang usia 20 - 22 tahun. Adapun kondisi awal sebelum dilakukannya pengabdian ini adalah adanya keterbatasan dalam proses penerimaan materi yang lebih lama, tingkat kejenuhan siswa, dan media pembelajaran yang monoton serta kurang menarik. Sehingga, metode SLEBEW diterapkan dalam pengabdian ini, dimana hal ini dapat membantu proses pembelajaran Bahasa Inggris. SLEBEW yang didalamnya berisi kegiatan sing, listen, echo, build, enjoy, watch dan tersaji dalam bentuk media ajar berupa boneka tangan (hand puppet) berbentuk hewan dapat mengeluarkan suara dalam bahasa Inggris. Hasil yang didapatkan dari pengabdian ini adalah media ajar SLEBEW dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap kemampuan berbahasa Inggris pada speaking, listening, reading, dan writing skills Improving English Understanding for Mentally Disabled Students at SMALB Dharma Wanita Madiun Through SLEBEW (Sound Language be The New) Media  The purpose of this dedication is to provide education and improve understanding of English by using Sound Language Be the New (SLEBEW) teaching media for SMALB students.The target of this dedication is students with mental disabilities at the SMALB, as many as five students. The students observed have an age range of 20–22 years. The initial conditions before this dedication was carried out were limitations in the process of receiving longer material, the level of student boredom, and monotonous and less interesting learning media. Thus, the SLEBEW method is applied in this activity, which can help the English learning process. SLEBEW, which contains sing, listen, echo, build, enjoy, and watch activities, is presented in the form of teaching media in the form of animal-shaped hand puppets that can make sounds in English. The results obtained from this activity are that SLEBEW teaching media can be used to train speaking, listening, reading, and writing skills using SLEBEW teaching media

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Keterampilan Mengelola Website bagi Kader Penggerak RW 04 Airlangga Surabaya

    No full text
    Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah kota Surabaya menuju Smart City, terutama Smart Society yang salah satu indokatornya adalah mendorong masyarakat untuk memiliki ketrampilan literasi digital, maka tim pelaksana merencanakan sebuah program pelatihan pembuatan website untuk masyarakat penggerak di RW 04 Kelurahan Airlangga. Upaya ini dilakukan untuk meningkat keterampilan dalam literasi digital masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam membuat website dan memperkenalkan manfaat teknologi informasi dan internet untuk peningkatan branding usaha, organisasi dan citra diri bagi masyarakat.  Program ini memiliki urgensi yang kuat untuk dilaksanakan, tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam bidang teknologi informasi, namun juga untuk memberdayakan masyarakat dalam mengembangkan usaha mereka secara online. Metode pengumpulan data dalam kegiatan ini dilakukan dengan survei dan wawancara. Hasil dari survei menunjukkan 95 dari 110 orang kader penggerak belum menggunakan website untuk organisasi. Peserta pelatihan berjumlah 100 kader. Secara keseluruhan, 100% kader mampu membangun 100 website baik untuk tujuan individu, usaha, maupun organisasi sosial kemasyarakat dan merasa bahwa pelatihan berlangsung dengan baik, menyenangkan, berkesan, dan bermanfaat. Empowering the Community Through Enhanced Skills in Managing Websites for Community Mobilizers in RW 04 Airlangga, Surabaya In support of the Surabaya city government's efforts towards becoming a smart city, particularly fostering a smart society with a key indicator being the promotion of digital literacy skills, the implementation team has devised a website creation training program for the community activists in RW 04, Airlangga Village. This initiative aims to enhance the digital literacy skills of the community. The program is designed to impart skills to the community in website creation and introduce the benefits of information technology and the internet for enhancing business, organizational branding, and the self-image of the community. The program holds strong urgency for implementation, not only to elevate the skills and knowledge of the community in the field of information technology but also to empower them to develop their businesses online. Data collection methods for this activity include surveys and interviews. Survey results indicate that 90 out of 110 community mobilizer cadres have not yet utilized websites for organizational purposes. Overall, 100% of the cadres express their willingness to build websites for individual, business, and social community organization purposes and perceive the training as well-conducted, enjoyable, impactful, and beneficial

    Pelatihan Seni Grafis Menggunakan Teknik Cukil Guna Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa di Palembang

    No full text
    Pendidikan seni rupa dan desain juga merupakan bagian dari ilmu yang mempunyai manfaat yang sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia. Pada hakikatnya pembelajaran seni rupa lebih ditekankan pada pembentukan skill yaitu dapat menghasilkan sebuah produk atau karya seni. Maka dari itu penulis beserta tim pengabdian mencoba untuk memberikan pelatihan seni grafis dengan menggunakan teknik cukil kepada mahasiswa di Kota Palembang. Adapun tujuan dari kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu upaya perwujudan untuk meningkatkan keterampilan bagi mahasiswa agar dapat menjadi generasi yang memiliki ilmu dan keterampilan serta memiliki peran untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Pelatihan seni grafis menggunakan teknik cukil melibatkan sebuah sanggar seni bernama Bekucak Artwork Painting Palembang sebagai mitra yang sudah banyak membantu untuk menyediakan bahan dan alat untuk keperluan praktek pada pelatihan, serta turut mengidentifikasi calon peserta yang akan ikut dalam pelatihan tersebut. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan pelatihan ini adalah Sosialisasi, demonstrasi, praktikum, bimbingan dan metode evaluasi. Adapun hasil dari pelatihan ini memberikan pengetahuan serta pengalaman terhadap semua peserta, diantaranya adalah pengetahuan terkait bahan dan alat yang digunakan dan penerapan teknik dengan mempraktekannya secara langsung. Mulai dari pembuatan sketsa, memindahkan sketsa pada media cetakan hardboard, proses pencukilan pada media hardboard, dan yang terkahir yaitu proses mencetak pada media kertas dengan menentukan jumlah atau banyaknya edisi yang akan dicetak. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa di Palembang selama pelatihan seni grafis, tentunya menjadi modal berharga untuk membuka usaha mandiri di bidang industri kreatif. Graphic Arts Training Using Cutting Techniques to Improve Student Skills in Palembang  Fine arts and design education is also a part of science that has enormous benefits for human survival. In essence, fine arts learning places more emphasis on skill formation, namely being able to produce a product or work of art. Therefore, the author and the service team are trying to provide graphic arts training using the gouge technique to students in the city of Palembang. The aim of this training activity is one of the efforts to improve students' skills so that they can become a generation that has knowledge and skills and has a role in improving the welfare of society. Graphic arts training using the gouge technique involves an art studio called Bekucak Artwork Painting Palembang as a partner who has helped a lot in providing materials and tools for practical purposes in the training, as well as identifying potential participants who will take part in the training. The methods used in this training activity are socialization, demonstration, practicum, guidance and evaluation methods. The results of this training provide knowledge and experience for all participants, including knowledge regarding the materials and tools used and the application of techniques by practicing them directly. Starting from making a sketch, transferring the sketch to hardboard printing media, the cutting process on hardboard media, and finally the process of printing on paper media by determining the number or number of editions to be printed. The knowledge and experience gained by students in Palembang during graphic arts training is of course valuable capital to open an independent business in the creative industry

    Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelompok Sadar Wisata Sendang Gile Desa Senaru Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara

    No full text
    PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para anggota kelompok dalam bidang teknologi informasi dan meningkatkan kemampuan kelompok dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris. Permasalahan pertama yang dihadapi oleh kelompok sadar wisata sendang gile adalah terbatasnya pengetahuan kelompok sadar wisata sendang gile dalam menggunakan teknologi informasi khususnya dalam bidang pariwisata. Permasalahan yang kedua adalah terbatasnya kemampuan kelompok sadar wisata dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok sadar wisata tentang pemanfaatan teknologi informasi pada sektor pariwisata seperti pembuatan video untuk promosi desa wisata, pelatihan digital marketing melalui sosial media dan pelatihan pengelolaan website sebagai media promosi desa wisata senaru. Selain itu, pada kegiatan ini diadakan pelatihan dan pendampingan bahasa inggris khususnya penggunaan bahasa inggris dalam bidang pariwisata. Setelah mengadakan pelatihan teknologi telah dilakukan evaluasi kepada seluruh peserta sehingga dihasilkan 90% peserta mampu membuat video promosi desa wisata yang ditunjukkan melalui tugas membuat video setelah pelatihan selesai. Sedangkan pelatihan bahasa inggris dilakukan evaluasi dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada peserta dan hasilnya seluruh peserta mendapatkan nilai yang berkisar antara 80 – 85 sesuai dengan hasil evaluasi pada akhir acara pelatihan. Setelah acara pelatihan selesai dilakukan pendampingan bagi peserta yang membutuhkan pembinaan dalam membuat video promosi, digital marketing, pengelolaan website dan bahasa inggris, sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat bagi kelompok sadar wisata sendang gile Desa Senaru Kecamatan Bayan kabupaten Lombok Utara. Human Resources Development of the Sendang Gile Tourism Awareness Group, Senaru Village, Bayan District, North Lombok Regency This PKM aims to improve the abilities of group members in the field of information technology and improve the group's ability to communicate using English. The first problem faced by the Sendang Gile tourism awareness group is the limited knowledge of the Sendang Gile tourism awareness group in using information technology, especially in the tourism sector. The second problem is the limited ability of tourism awareness groups to communicate using English. The method used to resolve this problem is by providing training and assistance to tourism awareness groups regarding the use of information technology in the tourism sector, such as making videos to promote tourist villages, digital marketing training via social media and training on website management as a promotional medium for Senaru tourist villages. Apart from that, this activity provides English language training and assistance, especially the use of English in the tourism sector. After holding technology training, an evaluation was carried out on all participants so that 90% of participants were able to make promotional videos for tourist villages, which was demonstrated through the task of making videos after the training was completed. Meanwhile, the English language training was evaluated by asking several questions to the participants and the result was that all participants received scores ranging from 80 - 85 according to the evaluation results at the end of the training event. After the training event is completed, assistance is provided for participants who need guidance in making promotional videos, digital marketing, website management and English, so that this community service activity can be useful for the Sendang Gile tourism awareness group, Senaru Village, Bayan District, North Lombok Regency

    Peningkatan Kemampuan Tenaga Pengajar Dalam Tata Kelola Nilai Siswa dan Pembuatan Bahan Ajar Cerdas Di SMA Negeri 6 Barru

    No full text
    Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan yaitu memberikan edukasi, pelatihan dan pendampingan kepada guru di SMA Negeri 6 Barru mengenai tata kelola nilai siswa menggunakan Ms. Office Excel dan membuat bahan ajar cerdas menggunakan aplikasi Pictory AI dan ChatGPT. Metode pelaksanaan kegiatan tersebut menggunakan metode demonstrasi yaitu pemateri memperkenalkan dan memberi pemahaman dan pendampingan secara langsung kepada peserta tentang kecerdasan buatan, aplikasi kecerdasan buatan yang mendukung pembuatan bahan ajar, Ms. Office Excel dan implementasi langsung di laptop masing-masing peserta dalam membuat bahan ajar dan mengelola niai siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Barru pada tanggal 4 November 2023 yang dihadiri oleh tim pengabdian kepada masyarakat internal, Ketua P3M Uiversitas DIPA Makassar, 2 orang mahasiswa jurusan Teknik Informatika serta Guru dan Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Barru. Aplikasi kecerdasan buatan yang digunakan yaitu Pictory AI dan ChatGPT membantu guru dalam berkreasi menciptakan bahan ajar cerdas dalam bentuk visual video, kreatif dan inovatif yang sangat menghemat waktu, tentunya dengan dukungan internet. Selain itu Ms. Office Excel juga membantu guru dalam mengelola nilai siswa dengan mudah. Pemberian materi, pelatihan dan pendampingan yang dilakukan sangat membantu peserta dalam memahami dan mengimplementasikan secara langsung. Antusias peserta dalam menyelesaikan pembuatan bahan ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampuh terbukti melalui link video pembelajaran yang dikirim melalui google form dan juga berhasil mengelola nilai siswa menjadi nilai akhir dan nilai huruf. Berbagai respon dan harapan positif dari para peserta disampaikan juga melalui pesan dan kesan dalam hasil pengisian google form peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% guru sudah mampu mengimplementasikan dan membuat bahan ajar cerdas menggunakan Pictory AI dan ChatGPT, 91,7 % peserta yang mampu mengelola nilai siswa dengan baik dan benar menggunakan Ms. Office Excel, dan 8,3% masih perlu latihan dan memahami penggunaan fungsi formula. Improving teachers' abilities in managing student grades and creating intelligent learning materials at SMA Negeri 6 Barru The aim of the community service carried out is to provide education, training and assistance to teachers at SMA Negeri 6 Barru regarding managing student grades using Ms. Office Excel and create smart teaching materials using the Pictory AI and ChatGPT applications. The method of implementing this activity uses a demonstration method, namely the presenter introduces and provides direct understanding and assistance to participants about artificial intelligence, artificial intelligence applications that support the creation of teaching materials, Ms. Office Excel and direct implementation on each participant's laptop in creating teaching materials and managing student grades. This community service was carried out at SMA Negeri 6 Barru on November 4 2023 which was attended by the internal community service team, the Chair of P3M DIPA Makassar University, 2 students majoring in Informatics Engineering as well as the Teacher and Deputy Principal of SMA Negeri 6 Barru. The artificial intelligence applications used are Pictory AI and ChatGPT, help teachers create intelligent teaching materials in the form of learning, creative and innovative videos that really save time, of course with the support of the internet. Apart from that, Ms. Office Excel also helps teachers manage student grades easily. The provision of materials, training and mentoring really helped participants understand and implement them directly. The participants' enthusiasm in completing the creation of teaching materials according to the subjects taught was proven through the learning video link sent via Google Form and also succeeded in managing students' grades into final grades and letter grades. Various positive responses and hopes from the participants were also conveyed through messages and impressions in the results of filling out the participants' Google form. The evaluation results showed that 100% of teachers were able to implement and create smart teaching materials using Pictory AI and ChatGPT, 91.7% of participants were able to manage student grades well and correctly using Ms. Office Excel, and 8.3% still need a lot of practice and understanding the use of formula functions

    Penguatan Kelembagaan Kelompok Sadar Wisata Berbasis Community Based Tourism dalam Pengembangan Pantai Sepahat

    No full text
    Kelompok Sadar Wisata memiliki peran penting untuk mengembangkan potensi pariwisata berbasis masyarakat. Namun, dalam konteks pelaksanaannya ditemukan tantangan dan hambatan, seperti pemahaman mengenai prinsip pariwisata berbasis masyarakat yang belum memadai. Tujuan pengabdian ini yaitu: 1) memberikan pengetahuan tentang prinsip pariwisata berbasis masyarakat. 2) mendorong kelompok sadar wisata kreatif dan inovatif menciptakan daya tarik wisata. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode Participatory Rural Appraisal melalui tahapan penjajagan, identifikasi masalah dan kebutuhan, merencanakan program, pelaksanaan program, melakukan monitoring, serta evaluasi. Mitra dalam kegiatan pengabdian berjumlah 25 orang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bengkalis meliputi Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olaharaga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemerintah Desa Sepahat, serta Kelompok Sadar Wisata. Hasil survey awal ditemukan bahwa mitra belum mengetahui tentang Community Based Tourism. Tim pengabdian melakukan sosialisasi untuk mengenalkan prinsip tersebut dilanjutkan dengan sosialisasi tentang pentingnya kreativitas dan inovasi membangun Pantai Sepahat dengan memperhatikan potensi lokal. Daya tarik wisata pantai harus diimbangi dengan daya tarik wisata lainnya agar wisatawan memiliki minat tinggi untuk berkunjung. Kegiatan pendukung yang dapat dilakukan seperti menyelenggarakan festival budaya ciri khas daerah, pameran kuliner, maupun seni lainnya. Dampak signifikan dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan tentang prinsip CBT. Namun, untuk mengubah perilaku kelompok, tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dengan kata lain perubahan perilaku kelompok sebelum dan sesudah pelaksanaan pengabdian belum dapat dilihat. Dalam optimalisasi pengembangan Pantai Sepahat yang ideal diperlukan sejumlah upaya seperti penyusunan roadmap program yang jelas dan terarah serta pendampingan lanjutan dengan menempatkan pendamping wisata.  Institutional Strengthening of Community-Based Tourism Awareness Groups In The Development Of Sepahat Beach Tourism Awareness Groups play an important role in developing community-based tourism potential. However, in the context of its implementation, challenges and obstacles are found, such as an inadequate understanding of the principles of community-based tourism. The objectives of this service are: 1) provide knowledge about the principles of community-based tourism. 2) encourage creative and innovative tourism awareness groups to create tourist attractions. This service is carried out using the Participatory Rural Appraisal method through the stages of exploration, identification of problems and needs, program planning, program implementation, monitoring, and evaluation. The 25 partners in the community service activities consisted of Bengkalis Regency Regional Apparatus Organizations including the Tourism, Culture, Youth and Sports Office, the Community and Village Empowerment Office, the Sepahat Village Government, and the Tourism Awareness Group. The results of the initial survey found that partners did not know about Community Based Tourism. The community service team conducted socialization to introduce the principle, followed by socialization about the importance of creativity and innovation in developing Sepahat Beach by paying attention to local potential. Beach tourism must be balanced with other tourism attractions so that tourists have a high interest in visiting. Supporting activities that can be carried out include organizing cultural festivals of regional characteristics, culinary exhibitions, and other arts. A significant impact of this service activity is the increase in knowledge about CBT principles. However, to change group behavior, it cannot be done in a short time. In other words, changes in group behavior before and after the implementation of the service cannot be seen. In optimizing the ideal development of Sepahat Beach, a number of efforts are needed, such as the preparation of a clear and directed program roadmap and further assistance by placing tour assistants.

    Pelatihan Budidaya Tanaman Melalui Teknik Hidroponik Di SMA Al-Hamzar

    No full text
    Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa dalam pembudidayaan tanaman secara hidroponik.latar belakang pelatihan ini kurangnya pengetahuan siswa dalam budidaya tanaman secara hidroponik dan lahan pertanian yang semakin sempit. Mitra dalam pelatihan ini adalah  siswa kelas X IPA SMA AL-Hamzar Tembeng Putik kecamatan wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Metode pelaksanaan pelatihan mencakup tiga tahapan yaitu tahap sosialisasi dan penyuluhan, tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap refleksi dengan langkah-langkah kegiatan pelatihan mulai dari sosialisasi kepada siswa, pembuatan bagan media dari botol dan gelas plastik, penyemaian bibit tanaman, dilanjutkan pelaksanaan budidaya tanaman secara hidroponik. Tahap refleksi dilakukan setelah proses pelaksanaan dengan melihat kekurangan dan kendala yang dihadapi siswa agar dapat di lakukan secara terus menerus dan di kembangkan. Rekomendasi dari pelatihan ini akan terus di kembangkan oleh siswa dan guru dalam pengembangan dan pemeliharaan lingkungan sekolah sistem pemanfaatan perkarangan sekolah dan lingkungan sekitar, serta meningkatkan kreatifitas siswa kelas X dalam pembudidayaan tanaman khususnya sayur-sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap hari. Training in Plant Cultivation Through Hydroponic Techniques at Al-Hamzar High School Abstract The objective of this training is to impart knowledge to students regarding hydroponic plant cultivation. The background for conducting this training is the insufficient knowledge among students about hydroponic plant cultivation, coupled with the shrinking agricultural land. The participants in this training are 10th-grade students majoring in Science at Al-Hamzar High School in Tembeng Putik, Wanasaba District, East Lombok Regency. The training methodology consists of three phases: the socialization and counseling phase, the implementation phase, and the reflection phase. The training activities include socializing the concept to the students, creating media structures from plastic bottles and cups, and seedling sowing, followed by the actual hydroponic plant cultivation. The reflection phase occurs after the implementation process, aiming to identify shortcomings and challenges faced by the students, with the goal of continuous improvement and development. The recommendations from this training will be further developed by both students and teachers, focusing on the enhancement and maintenance of the school environment, utilizing schoolyard space and the surrounding environment, as well as fostering the creativity of 10th-grade students in vegetable cultivation, particularly to meet daily nutritional needs

    Pengembangan Media Edukasi Penyakit Diabetes Berbasis Web Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Kesehatan Di Puskesmas Klampis Ngasem

    No full text
    Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme karbohidrat yang ditandai dengan hiperglikemia kronis yang disebabkan kelainan seksesi insulin dan/atau fungsi hormon yang tidak adekuat. Pencegahan dan pengendalian diabetes di komunitas dapat dilakukan oleh kader kesehatan. Kader adalah seseorang yang dipilih dan dilatih memobilisasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat, sehingga pengembangan inovasi untuk meningkatkan kapasitas kader sangat diperlukan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu kader kesehatan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka di wilayah kerja Puskesmas Klampis Ngasem. Pada pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pelaksanaan dengan tiga tahap yaitu tahap pra kegiatan dengan mengidentifikasi permasalahan yang ada melalui analisis profil kesehatan dan Focus Group Discussion, kemudian mengembangkan media edukasi diabetes berbasis web yang dinamakan web kader hebat. Tahap kedua adalah tahap kegiatan yaitu sosialisasi penggunaan web kader hebat yang dimulai dengan pre-test. Sedangkan tahap ketiga adalah evaluasi dengan pengisian kuesioner post-test dan kuesioner feasibilitas. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan pada kader kesehatan setelah diberikan sosialisasi penggunaan web kader hebat. Web kader hebat dinilai layak untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan. Development Of Web-Based Diabetes Education Media To Improve The Knowledge And Skills Of Health Cadres Diabetes mellitus is a disorder of carbohydrate metabolism characterised by chronic hyperglycemia caused by defects in insulin secretion and/or inadequate hormone function. Health professionals can prevent and manage diabetes in the community. It is crucial to develop innovations that will boost the capacity of cadres since they are chosen and trained to enlist the community's participation in community health empowerment. The goal of this community service is to assist health cadres in developing their expertise in Puskesmas Klampis Ngasem’s working environment. Specifically, the pre-activity step of this community service involves identifying current issues using health profile analysis and Focus Group Discussion. This implementation technique has three stages. then developing a web-based diabetes education media called web kader hebat. The activity stage, which begins with the pre-test, is the second stage. It entails socialising the usage of web kader hebat. While the evaluation stage three involves completing the post-test and feasibility questionnaires. After receiving socialisation on how to use web kader hebat., the results indicate an increase in knowledge of health cadres. It is thought to be possible to improve the knowledge and skills of health cadres by using web kader hebat

    0

    full texts

    529

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇