Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
529 research outputs found
Sort by
Penyuluhan Dalam Rangka Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Pagatan Besar Tentang Pemanfaatan Tumbuhan Obat
Pada umumnya rumah tinggal masyarakat Desa Pagatan Besar memiliki pekarangan yang ditumbuhi atau ditanami berbagai jenis tumbuhan. Namun, tumbuhan itu lebih difungsikan sebagai penghias pekarangan atau sekedar penghasil buah dan tidak untuk sumber obat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait dengan pemanfaatan tumbuhan di pekarangan sebagai obat. Rangkaian selengkapnya pengabdian kepada masyarakat terdiri atas persiapan, pelaksanaan (penyuluhan), dan evaluasi. Penyuluhan dilaksanakan secara kolaboratif oleh dua orang fasilitator yang dibantu mahasiswa pendidikan biologi. Subjeknya adalah 25 anggota masyarakat Desa Pagatan Besar yang terdiri atas pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna dan para ibu anggota PKK. Peserta antusias mengikuti penyuluhan. Pengetahuan mereka tentang tumbuhan obat meningkat signifikan. Nilai tes pra-penyuluhan adalah 36,36 atau terkategori kurang, sedangkan pasca-penyuluhan mencapai 90.91 (terkategori sangat baik).
Counseling In The Framework Of Increasing The Knowledge Of The Pagatan Besar Village Community About The Use Of Medicinal Plants
In general, the houses of the people of Pagatan Besar Village have yards that are overgrown or planted with various types of plants. However, these plants functioned more as garden decorations or just as fruit producers and not as a source of medicine. This community service aims to increase community knowledge related to the use of plants in the yard as medicine. The complete series of community service consists of preparation, implementation (counseling), and evaluation. Counseling was carried out collaboratively by two facilitators who were assisted by biology education students. The subjects were 25 members of the Pagatan Besar Village community consisting of youths who were members of Karang Taruna and mothers who were members of the PKK. Participants enthusiastically participated in the counseling. Their knowledge of medicinal plants increased significantly. The pre-counseling test score was 36.36 or in the less category, while the post-counseling score was 90.91 (very good category).
BimbinganTeknis Pembuatan Proposal Bantuan Modal Usaha Bagi Pelaku Umkm Gampong Beuringen Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara
Kurangnya permodalan merupakan masalah utama yang sering dihadapi oleh Pelaku UMKM. Modal yang terbatas membuat UMKM tidak bisa melakukan ekspansi bisnis walaupun prospek usaha bagus, kurangnya akses permodalan serta informasi dan pemahaman tentang penyusunan proposal pinjaman pembiayaan bagi UMKM juga mengancam keberadaan dan keberlanjutan usaha. Hal ini terjadi pada pelaku UMKM di Desa Beuringen, dimana dalam proses pengajuan kredit masih mengalami kesulitan dalam penyusunan proposal usaha yang sesuai dengan standar perbankan, seperti tidak lengkapnya profil usaha. Sehingga hal ini tidak memadai, maka besar kemungkinan pengajuan kredit akan ditolak. Oleh karena itu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lhokseumawe melakukan kegiatan Pengabdian dengan metode bimbingan dan pendampingan bagi usaha mikro dan kecil tentang bagaimana pembuatan proposal bantuan modal usaha, dan meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM terhadap potensi yang dimiliki, serta memberikan pemahaman serta keterampilan bagi para pelaku UMKM. Ada 10 pelaku UMKM di Desa Beuringen Kecamatan Samudera Geudong Kabupaten Aceh Utara yang mengikuti kegiatan tersebut yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Agustus 2022. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mendapatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai prinsip dasar dalam pembuatan profil usaha dan proposal bantuan modal usaha sebesar 80,06 persen.
Technical Guidance For Proposal Making Business Capital Assistance For Umkm Beuringen Gampong, Ocean District North Aceh District
Lack of capital is the main problem that is often faced by SMEs. Limited capital makes MSMEs unable to expand their business even though business prospects are good, lack of access to capital as well as information and understanding about preparing financing loan proposals for MSMEs also threatens the existence and sustainability of businesses. This happened to MSME players in Beuringen Village, where in the credit application process they still experienced difficulties in preparing business proposals that were in accordance with banking standards, such as incomplete business profiles. So that this is inadequate, it is very likely that the credit application will be rejected. Therefore the Community Service Team at the Lhokseumawe High School of Economics conducts Community Service activities with guidance and assistance methods for micro and small businesses on how to make venture capital assistance proposals, and increase the ability of MSME actors to their potential, as well as provide understanding and skills for MSME actors. There were 10 MSME actors in Beuringen Village, Samudera Geudong District, North Aceh Regency who took part in the activity which was carried out on Saturday, August 13, 2022. The results of the activity showed that the participants gained understanding and knowledge about the basic principles in making business profiles and business capital assistance proposals of 80,06 percent
Pendampingan Usaha Pia Tiga Putri dalam Peningkatan Produksi dan Manajemen Pemasaran
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi mitra dalam proses peningkatan produksi serta manajemen agar usahanya lebih berkembang. Tujuan ini direalisasikan dalam bentuk metode pelaksanaan yang terdiri dari tiga tahapan yaitu persipan, implementasi dan evaluasi. Tahapan impelementasi kegiatan ini terdiri dari memberikan bantuan alat produksi, pelatihan pengemasan, digital marketing serta manajemen keuangan yang diikuti oleh mitra ditambah dengan tiga anggota mitra yang membantu usahanya. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah pemberian alat produksi yaitu waktu produksi berkurang 50% baik pembuatan bahan filling pia berupa kacang hijau, sebelumnya dibuat 30 menit sedangkan menggunakan mesin chopper, dipersingkat menjadi 15 menit. Selain itu, proses pemanggangan pia yang biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit menjadi 10 menit dengan kapasitas sekali pemanggangan kurang lebih 50 pcs pia dengan adanya oven atas bawah. Evaluasi juga dilakukan terhadap pengemasan produk, dimana 100% produk pia mitra dikemas dengan kemasan vacum seal berlabel. Evalusi terkait pelatihan digital marketing juga dilakukan dimana mitra dapat melakukan posting foto produk ke instagram. Selain itu untuk manajemen keuangan, mitra sudah bisa membuat nota penjualan dan pencatatan ke buku kas. Rekomendasi yang diberikan bahwa mitra harus menggunakan dan pengetahuan yang diberikan secara optimal serta tim pengabdi melakukan evaluasi.
Community Service: Pia Tiga Putri Business Assistance in Increasing Production and Marketing Management
The purpose of this service activity is to assist partners in the process of increasing production and management so that their business is more developed. This goal is realized in the form of an implementation method which consists of three stages, namely preparation, implementation and evaluation. The stages of implementing this activity consist of providing assistance with production equipment, packaging training, digital marketing and financial management which are attended by partners plus three partner members who help their business. Based on the results of the evaluation carried out after the provision of production equipment, namely the production time was reduced by 50% both for making pia filling in the form of green beans, previously made 30 minutes while using a chopper machine, it was shortened to 15 minutes. In addition, the process of baking pia which usually takes approximately 15 minutes becomes 10 minutes with a one-time roasting capacity of approximately 50 pcs of pia with an up and down oven. Evaluation was also carried out on product packaging, where 100% of PIA Mitra's products were packaged with a labeled vacuum seal packaging. Evaluations related to digital marketing training are also carried out where partners can post product photos to Instagram. Apart from that, for financial management, partners can already make sales notes and record them in the cash book. Recommendations are given that partners must use and knowledge provided optimally and the service team evaluates it.
Penguatan Pembelajaran Berdiferensiasi Bagi Guru Melalui Lokakarya Kurukulum Merdeka Berbasis IT dan Google Drive
Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi berbasis IT. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di SMP Islam Al Mubarok Tempos Lombok Barat. Jumlah guru yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan lokakarya ini adalah sebanyak 19 guru. Permaslahan yang diperoleh oleh guru adalah belum pernah diadakan pelatihan pembuatan modul ajar berbasis IT. Metode yang dilakukan adalah Pelatihan dengan tahapan: Observasi, membuat modul, evaluasi. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7 September 2023. Hasil yang diperoleh adalah 78,9 % guru dapat membuat modul ajar, senang dengan adanya pelatihan yang selama ini belum pernah dilakukan di SMP Islam Al Mubarok Tempos. Harapan guru-guru adalah agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
Strengthening Differentiated Learning for Teachers Through Independent Curriculum Workshops Based on IT and Google Drive
The aim of this community service is to improve teachers' abilities in compiling IT-based differentiated teaching modules. This community service was carried out at Al Mubarok Islamic Middle School, Tempos, West Lombok. The number of teachers who participated in this workshop was 19 teachers. The method used is training with stages: Observation, creating modules, evaluation. This activity was carried out on September 7 2023. The results obtained were that 78,9 % of teachers were able to create teaching modules, happy with the training which had never been carried out at Al Mubarok Tempos Islamic Middle School. The teachers' hope is that similar activities can continue
Sosialisasi dan Edukasi Mitigasi Bencana Perubahan Iklim bagi Masyarakat Pesisir Batu Ampar
Perubahan iklim secara global berpotensi mengancam keberlangsungan hidup manusia. Wilayah pesisir dengan interaksi pengaruh darat dan laut, menjadi salah satu wilayah yang terdampak kuat oleh adanya perubahan iklim tersebut, terutama bagi masyarakat nelayan yang mengandalkan perekonomiannya di laut. Perubahan iklim ditandai dengan meningkatkan volume dan permukaan air laut, siklus musim barat dan musim timur yang mengalami perubahan serta naiknya suhu dan derajat keasaman di perairan laut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat nelayan Batu Ampar mitigasi bencana akibat perubahan iklim yang ekstrim. Kegiatan ini diikuti oleh 15 keluarga nelayan dari wilayah Batu Ampar, yang terdampak kuat dengan perubahan iklim selama beberapa tahun belakangan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, dan evaluasi kegiatan melalui pertanyaan yang diajukan oleh pemateri kepada peserta sebelum dan sesudah kegiatan, secara lisan. Evaluasi menunjukkan ada peningkatan kemampuan pemahaman peserta dalam menghadapi bencana perubahan iklim.
Socialization and Education on Climate Change Disaster Mitigation for the Batu Ampar Coastal Community
Global climate change has the potential to threaten human survival. Coastal areas, with the interaction of land and sea influences, are one of the areas that are strongly impacted by climate change, especially for fishing communities who rely on their economy at sea. Climate change is characterized by an increase in the volume and level of sea water, changes in the west and east monsoon cycles and an increase in temperature and acidity in sea waters. The aim of this community service activity (PKM) is to socialize and educate the Batu Ampar fishing community on disaster mitigation due to extreme climate change. This activity was attended by 15 fishing families from the Batu Ampar area, which has been strongly affected by climate change over the past few years. The activity is carried out using the lecture method, and the activity is evaluated through questions asked by the presenter to the participants before and after the activity, orally. The evaluation showed that there was an increase in the participants' understanding ability in dealing with climate change disasters
Pelatihan Pembuatan Busy Book Sebagai Media Pembelajaran Bagi Para Guru Slb Harmoni Gedangan Sidoarjo
SLB Harmoni merupakan salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berlokasi di Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kendala terbatasnya fasilitas dan media pembelajaran di sekolah menjadi permasalahan dalam proses belajar mengajar. Para siswa sering kali diajarkan menggunakan buku paket yang telah disediakan oleh sekolah, namun hal ini menyebabkan kurangnya antusiasme siswa dalam belajar hal baru karena dianggap kurang menarik dan kurang menyenangkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan wawasan dan pelatihan pembuatan Busy Book sebagai media pembelajaran yang sesuai dengan topik dan usia anak-anak di TK. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga langkah. Pertama, memberikan pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya media pembelajaran dan penerapannya dalam proses belajar mengajar. Kedua, mengenalkan Busy Book sebagai media pembelajaran yang dapat diterapkan di dalam kelas. Terakhir, menyelenggarakan workshop pembuatan Busy Book beserta penentuan langkah-langkah pembelajaran yang dapat dilakukan di dalam kelas. Hasil dari kegiatan ini adalah guru-guru memiliki pemahaman tentang pentingnya media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus. Selain itu, guru-guru juga mampu membuat dan mengembangkan ide menjadi materi pembelajaran yang diwujudkan dalam bentuk Busy Book. Dari hasil evaluasi pada akhir kegiatan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan sukses. Semua peserta aktif dan baik dalam mengikuti kegiatan hingga berakhir.
Training for Making Busy Books as Learning Media for Special Education Teachers at SLB Harmoni Gedangan, Sidoarjo
Harmoni special school is one of the special schools located in Gedangan, Sidoarjo Regency, East Java. The limited facilities and learning media at the school are a problem in the teaching and learning process. Students are often taught using textbooks provided by the school, but this causes a lack of enthusiasm in learning new things because it is considered less interesting and less fun. The purpose of this activity is to provide insight and training in making Busy Book as a learning media that is suitable for the topic and age of children in kindergarten. The method used in this community service activity consists of three steps. First, providing knowledge and insight into the importance of learning media and its application in the teaching and learning process. Second, introducing Busy Book as a learning media that can be applied in the classroom. Finally, conducting a workshop on Busy Book making along with determining the learning steps that can be carried out in the classroom. The result of this activity is that teachers have an understanding of the importance of learning media that suits the needs of children with special needs. In addition, teachers are also able to create and develop ideas into learning materials that are realized in the form of Busy Books. From the evaluation results at the end of the activity, it can be concluded that this community service activity ran smoothly and successfully
Edukasi dan Giat Bersih Pantai sebagai Salah Satu Usaha Menyelamatkan Ekosistem Pesisir Desa Nibung Kecamatan Teluk Pakedai
Desa Sungai Nibung adalah salah satu desa yang termasuk dalam kawasan minapolitan Teluk Pakedai, merupakan salah satu pesisir yang memiliki keanekaragaman biota laut yang sangat tinggi. Dengan kawasan perairan yang teduh, kawasan pesisir desa Nibung ini menjadi tempat berteduh bagi kapal-kapal nelayan yang terkendala gelombang tinggi di laut lepas sehingga tidak dapat melanjutkan aktivitas bernelayan. Akibat ramainya dermaga tambatan perahu, aktivitas perekonomian di sekitar dermaga juga sangat aktif. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat edukasi dan giat bersih pantai di pesisir desa Sungai Nibung ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang resiko atau bahaya yang diakibatkan oleh penimbunan sampah, terutama sampah plastik, terhadap kelangsungan hidup biota laut dan kesuburan perairan di kawasan tersebut. Edukasi tentang bahaya sampah disampaikan dengan materi ceramah yang dilanjutkan dengan giat bersih pantai, berlokasi di sekitar dermaga kapal nelayan. Kegiatan diikuti oleh 80 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan praktisi ekowisata serta masyarakat desa Nibung. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta, melalui pengisian kuisioner sebelum dan sesudah berkegiatan, terkait materi bagaimana dampak aktivitas di daratan terhadap kualitas perairan, bagaimana akumulasi sampah yang berpotensi membahayakan kehidupan biota perairan serta upaya-upaya yang bisa didilakukan dalam menangani permasalahan sampah di lingkungan pesisir. Berdasarkan penilaian kuisioner dari peserta, menunjukkan peningkatan pemahaman terkait materi yang sudah diberikan dari rata-rata respon peserta yang memahami sebesar 60% menjadi 100%.
Education and Activity Beach Cleaning as One of the Efforts to Save the Coastal Ecosystem in Nibung Village, Teluk Pakedai District
Sungai Nibung Village is one of the villages included in the Pakedai Bay Minapolitan area, it is one of the coasts that has a very high diversity of marine biota. With shady waters, the coastal area of ??Nibung village provides shelter for fishing boats which are hampered by high waves in the open sea so they cannot continue fishing activities. Due to the busy boat docks, economic activity around the docks is also very active. The aim of community service activities to educate and actively clean beaches on the coast of Sungai Nibung village is to increase knowledge about the risks or dangers caused by the accumulation of waste, especially plastic waste, on the survival of marine biota and the fertility of waters in the area. Education about the dangers of rubbish was delivered with lecture material followed by active beach cleaning, located around the fishing boat dock. The activity was attended by 80 people consisting of students, lecturers and ecotourism practitioners as well as the Nibung village community. Activity evaluation is carried out to measure participants' understanding, by filling in questionnaires before and after the activity, regarding material regarding the impact of activities on land on water quality, how the accumulation of waste has the potential to endanger the life of aquatic biota and the efforts that can be taken to deal with waste problems in the coastal environment. . Based on questionnaire assessments from participants, it shows an increase in understanding regarding the material that has been given from the average response of participants who understand it at 60% to 100%
Pengabdian pada Masyarakat dalam Pemetaan Kondisi Sosial dan Potensi Desa Karimunting Kabupaten Bengkayang
Pemetaan sosial adalah suatu rangkaian kegiatan untuk mengidentifikasi kondisi sosial-ekonomi dan budaya masyarakat, sebagai informasi awal terkait dengan pelaku proses relasi sosial, kekuatan dan kepentingan termasuk masalah sosial yang banyak timbul di masyarakat, di antaranya adalah adanya kelompok massa yang rentan, potensi alam dan sumber daya manusia, kemampuan finansial, infrastruktur maupun modal sosial yang merupakan aset dari wilayah yang dipetakan. Kegiatan dilakukan sebagai usaha untuk mendapatkan informasi awal yang dapat menjadi rekomendasi kebutuhan masyarakat dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud tanggung jawab sosial dari PT. Golden Concord Limited IndoTenaga yang disingkat dengan PT. GCLIT (Pembangkit Listrik Tenaga Uap/PLTU Kalbar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan data konkrit dari kondisi sosial masyarakat dan potensi Desa Karimunting dalam usaha mengembangkan dan mensejahterahkan masyarakat Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Mitra dari kegiatan ini adalah masyarakat desa Karimunting dan pelaksana kegiatan PKM mandiri adalah sebagai fasilitator dibantu oleh kader-kader desa Karimunting. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan observasi lapangan, pengambilan data dan terakhir adalah evaluasi dan monitoring selama kegiatan berlangsung. Analisis data adalah dengan mengunakan metode deskriptif kualitatif yang didasarkan pada pendekatan partisipatif, melibatkan semua lapisan masyarakat yang terdiri dari 1200 kepala keluarga untuk mengidentifikasi seluruh aspek terkait kondisi sosial dan potensi yang dimiliki oleh Desa. Hasil kegiatan menunjukkan pendataan berlangsung dengan lancar, dan menghasilkan output berupa mapping desa Karimunting yang representatif untuk direkomendasikan sebagai program kerja dari CSR PT GCLIT.
Mapping the Social Conditions and Potential of Kerimunting Village, Sungai Raya Kepulauan Subdistrict, Bengkayang Regency
Social mapping is a series of activities to identify the socio-economic and cultural conditions of the community, as initial information related to actors in the process of social relations, strengths and interests including social problems that arise in society, including the existence of vulnerable mass groups, potential natural and human resources, financial capability, infrastructure and social capital which are the assets of the area being mapped. The activity was carried out in an effort to obtain initial information that could become a recommendation for community needs in the Corporate Social Responsibility (CSR) program as a form of social responsibility from PT. Golden Concord Limited IndoTenaga, abbreviated as PT. GCLIT (Steam Power Plant/PLTU Kalbar. The purpose of this activity is to obtain concrete data from the social conditions of the community and the potential of Karimunting Village in an effort to develop and prosper the people of Karimunting Village, Sungai Raya Kepulauan Subdistrict, Bengkayang Regency, West Kalimantan. The partners of this activity are the community Karimunting village and implementers of independent PKM activities are as facilitators assisted by Karimunting village cadres.This activity is carried out with the stages of field observation, data collection and finally is evaluation and monitoring during the activity.Data analysis is by using a qualitative descriptive method based on the approach participatory, involving all levels of society consisting of 1200 heads of families to identify all aspects related to social conditions and potential possessed by the Village.The results of the activity show that the data collection went smoothly, and produced output in the form of a representative Karimunting village mapping to be recommended as a work program from CSR PT GCLIT
Pendampingan Pengelolaan dan Inovasi Produk Usaha Kue Kering di Denpasar
Tujuan dari kegiatan ini adalah mendampingi mitra dalam pengelolaan serta pengembangan variasi produknya. Adapun metode pelaksaan kegiatan pengabdian dibagi menjadi tiga tahapan utama yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahapan pelaksanaan dilakukan beberapa kegiatan yang menjadi solusi bagi permasalahan mitra yaitu pemberian bantuan alat produksi berupa mixer dan oven, pendampingan pembuatan variasi produk baru, pelatihan pengemasan menjadi hampers, manajemen keuangan serta pelatihan pemasaran online. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dengan wawncara secara langsung ke mitra yaitu terdapat peningkatan kuantitas produk hingga 50%, adanya penambahan 3 variasi produk, kemasan kue diberi label 100% serta adanya inovasi kemasan untuk hampers maupun oleh-oleh, masing-masing 1 orang dari anggota mitra dapat melakukan manajemen keuangan sederhana serta promosi dengan media instagram. Rekomendasi yang dapat diberikan untuk mitra adalah terus melakukan peningkatan variasi produk dan menggunakan media sosial untuk pemasarannya.
Management and Innovation Assistance of Pastry Business Products in Denpasar
The purpose of this activity is to assist partners in managing and developing their product variations. The method is divided into three main stages, namely preparation, implementation and evaluation. At the implementation stage, several activities were carried out which became a solution to partner problems, namely the provision of production equipment assistance in the form of mixers and ovens, assistance in making new product variations, packaging training into hampers, financial management and online marketing training. Based on evaluation carried out by direct interviews with partners, there was an increase in product quantity by up to 50%, the addition of 3 product variations, 100% labeled packaging and packaging innovations for hampers, 1 person each from partner members can carry out simple financial management as well as promotions with Instagram media. Recommendations that can be given to partners are to continue to increase product variations and use social media for marketing
Writing Clinic Program Untuk Meningkatkan Writing Skills Siswa Dalam Ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)
Writing skills dalam mengikuti ajang OPSI sangat penting karena kompetisi ini melibatkan berbagai tahapan yang memerlukan kemampuan menulis yang baik. Mulai dari penyusunan proposal penelitian, laporan penelitian, hingga presentasi hasil penelitian, semua tahap tersebut memerlukan kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, terstruktur, dan persuasif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa dalam meningkatkan skil menulis melalui program Writing Clinic. Metode yang digunakan yakni pelatihan yang terdiri dari tahapan penyampaian materi offline terkait dengan tips dan trik yang efektif penulisan karya ilmiah, diskusi offline, konsultasi online, dan evaluasi. Program ini di ikuti oleh 42 siswa pilihan yang berasal dari sekolah mitra yakni SMPN 1 Skara, Lombok Timur. Hasil kegiatan ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa siswa merespon positip (65% siswa sangat puas dan 35% puas) dan menjadi lebih termotivasi untuk mencoba menulis karya ilmiah. Satu kelompok karya ilmiah yang telah lulus tingkat provinsi semakin optimis menjadi juara di tingkat nasional. Implikasi kegiatan ini menghasilkan adanya MoA sebagai dukungan tertulis dari sekolah dalam hal pembimbingan karya tulis ilmiah. Kedepannya, teknis pelaksanaan kerjasama ini dapat menjadi acuan dalam mengintensifkan ajang lomba olimpiade lainnya yang sejenis.
Writing Clinic Program to Improve Students' Writing Skills in the Indonesian Student Research Olympiad (OPSI)
Writing skills in participating in OPSI are crucial because this competition involves various stages that require good writing abilities. Starting from the preparation of research proposals, research reports, and research presentations, all of these stages demand the ability to convey information clearly, coherently, and persuasively. This community service aims to assist students in enhancing their writing skills through the Writing Clinic program. The method used includes training consisting of offline material delivery on effective tips and tricks for academic writing, offline discussions, online consultations, and evaluations. This program was attended by 42 selected students from partner schools, namely SMPN 1 Skara, East Lombok. The results of this activity show that students responded positively (95% of students were very satisfied, and 5% were satisfied) and became more motivated to attempt writing academic papers. One academic paper group that has advanced to the provincial level is now more optimistic about becoming champions at the national level. The implication of this activity is the establishment of a Memorandum of Agreement (MoA) as written support from the school regarding the guidance of academic writing. In the future, the technical implementation of this collaboration can serve as a reference for intensifying similar Olympiad competitions