Journal of Authentic Research
Not a member yet
    242 research outputs found

    Peran Komunikasi Keluarga Dalam Membentuk Identitas Remaja Pada Karang Taruna Di Kelurahan Trimulyo Jetis Bantul Yogyakarta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi keluarga dalam membentuk identitas remaja di era digital, dengan fokus khusus pada remaja di Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan budaya. Di tengah derasnya arus informasi digital, tekanan media sosial, pengaruh teman sebaya, serta ekspektasi keluarga, remaja membutuhkan landasan komunikasi yang kuat dan sehat dari lingkungan keluarga mereka. Komunikasi yang efektif dalam keluarga berperan penting dalam membentuk nilai, sikap, dan cara pandang remaja terhadap dirinya dan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada remaja berusia 15–18 tahun serta orang tua mereka sebagai informan utama. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pola komunikasi keluarga yang paling berpengaruh dalam proses pembentukan identitas remaja di era digital. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi orang tua, pendidik, dan praktisi dalam membangun komunikasi keluarga yang adaptif dan mendukung perkembangan remaja. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi akademik pada kajian komunikasi dan perkembangan remaja di era modern. This study aims to explore the role of family communication in shaping adolescent identity in the digital era, with a particular focus on adolescents in Yogyakarta, a city renowned for its educational and cultural environment. Amid the constant flow of digital information, pressures from social media, peer influence, and family expectations, adolescents require strong and healthy communication foundations within their families. Effective family communication plays a vital role in shaping adolescents' values, attitudes, and perceptions of themselves and their surroundings. This research employs a qualitative approach using in-depth interviews with adolescents aged 15–18 and their parents as the main informants. Data were analyzed using the interactive model developed by Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings of this study are expected to provide deep insights into the family communication patterns that most significantly influence identity formation among adolescents in the digital age. These findings may serve as valuable references for parents, educators, and practitioners in fostering adaptive and supportive family communication. In addition to its practical contributions, this research also enriches academic literature on the relationship between family communication and adolescent identity development in the modern era.

    Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Tantangan utama dalam pendidikan adalah memastikan metode pembelajaran yang digunakan guru mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) semakin mendapat perhatian karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang bermakna, mendalam, dan kontekstual. Namun, implementasinya di tingkat sekolah dasar masih jarang dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi PBL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI di SDN Lenggahjaya 02 Cabangbungin. PBL merupakan pendekatan yang menekankan pada kerja kolaboratif, pemecahan masalah nyata, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dari skor awal 38,18 menjadi 85,63. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21. Temuan ini memberikan wawasan mengenai implemnetasi PBL di pendidikan dasar serta menjadi dasar rekomendasi untuk optimalisasi penerapannya di sekolah-sekolah dasar. The main challenge in education is to ensure that the learning methods used by teachers are able to improve students' critical thinking skills. Project-Based Learning (PBL) is increasingly gaining attention because it is considered to provide meaningful, in-depth, and contextual learning experiences. However, its implementation at the elementary school level has rarely been studied in depth. This study aims to analyze the implementation of PBL in improving critical thinking skills of grade VI students at SDN Lenggahjaya 02 Cabangbungin. PBL is an approach that emphasizes collaborative work, real-world problem solving, and the development of critical thinking skills. This study used qualitative methods with observation, interview, and document study techniques. The results showed that the implementation of PBL significantly improved students' critical thinking skills, from an initial score of 38.18 to 85.63. In addition, students became more active, motivated, and able to develop 21st-century skills. These findings provide insight into the implementatio of PBL in elementary education and form the basis for recommendations for optimizing its implementation in elementary schools

    Analisis Pengetahuan dan Sikap Konservasi Siswa terhadap Ekowisata Bagek Kembar, Pulau Lombok

    No full text
    Bagek Kembar merupakan kawasan yang memiliki biodiversitas tinggi dan potensi besar untuk pengembangan ekowisata berkelanjutan. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada pengetahuan dan sikap konservasi masyarakat, terutama generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikap konservasi siswa terhadap kawasan ekowisata Bagek Kembar di Pulau Lombok, Indonesia. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 310 siswa dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, pengetahuan, dan sikap konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan konservasi siswa masih rendah dengan rata-rata penguasaan sebesar 39.49%. Pengetahuan tentang mangrove paling banyak diketahui, diikuti oleh ekowisata, dan terakhir konservasi lingkungan. Sumber pengetahuan utama adalah guru dan pengalaman langsung di lapangan. Sikap konservasi siswa tergolong tinggi, dengan rata-rata skor 3.16. Analisis regresi menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap konservasi. Adapun faktor-faktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap konservasi siswa di antaranya umur, lama tinggal dan tingkat pendidikan. Temuan ini menyoroti pentingnya edukasi lingkungan yang lebih efektif dan berbasis pengalaman untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap konservasi siswa. Implikasi penelitian ini mencakup pengembangan program pendidikan lingkungan yang lebih komprehensif dan integratif, serta perlunya pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada aspek tertentu seperti mangrove, tetapi juga mencakup seluruh spektrum konservasi dan ekowisata. Penelitian ini berkontribusi pada literatur akademik mengenai ekowisata dan pendidikan lingkungan serta dapat menjadi acuan bagi perumusan kebijakan dan implementasi program edukasi konservasi yang lebih baik di Indonesa

    Hubungan Antara Pola Asuh Overprotective Orang Tua Dan Regulasi Diri Dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa Perantau Universitas Muria Kudus

    No full text
    Mahasiswa perantau akan dihadapkan dengan satu waktu yang mengharuskan mahasiswa untuk melakukan penyesuaian diri. Terdapat bebrapa faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri yaitu dari faktor pola asuh overprotective orang tua dan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh overprotective orang tua dan regulasi diri dengan penyesuaian diri mahasiswa perantau Universitas Muria Kudus. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa perantau  Universitas Muria Kudus sebanyak 100 responden. Teknik  pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling yang berjenis purposive sampling. Penelitian ini dilakukan menggunakan skala skala pola asuh overprotective, regulasi diri, dan penyesuaian diri yang akan dianalisis menggunakan SPSS 15.0 for windows. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis regresi ganda yang menunjukkan bahwa hasil koefisien korelasi dari ketiga variabel  sebesar 0,496 dengan nilai p sebesar 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara pola asuh overprotective orang tua dan regulasi diri dengan penyesuaian diri mahasiswa perantau Universitas Muria Kudus dengan sumbangan efektif sebesar 22,7%. Migrant students will be faced with a time that requires students to make adjustments. There are several factors that influence self-adjustment, namely the overprotective parenting pattern of parents and self-regulation. This study aims to determine the relationship between overprotective parenting patterns of parents and self-regulation with the adjustment of migrant students at Muria Kudus University. Respondents used in this study were 100 migrant students at Muria Kudus University. The sampling technique used was a non-probability sampling technique with a purposive sampling type. This study was conducted using a scale of overprotective parenting patterns, self-regulation, and self-adjustment which will be analyzed using SPSS 15.0 for windows. Data analysis used in this study was a multiple regression analysis test which showed that the correlation coefficient of the three variables  was 0.496 with a p-value of 0.000 (p <0.01). This indicates that there is a very significant relationship between overprotective parenting patterns and self-regulation with the adjustment of migrant students at Muria Kudus University with an effective contribution of 22.7%.

    Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Swo Stray (TSTS) Berbantuan Scrapbook Terhadap Kreativitas Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana pengaruh penerapan model TSTS yang dipadukan dengan scrapbook terhadap kreativitas siswa dalam mata pelajaran Sosiologi. Metode kuasi eksperimen dengan desain Non-Equivalent Posttest-Only Control Group Design digunakan pada penelitian. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XII IPS di MAN 1 Mataram. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik simple random sampling dengan mempertimbangkan kesetaraan kelas, yang menghasilkan kelas XII IPS 1 sebagai kelompok kontrol dan XII IPS 2 sebagai kelompok eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik melalui Independent Samples T-Test, setelah data dinyatakan memenuhi syarat normalitas dan homogenitas dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor kreativitas siswa pada kelas eksperimen mencapai 51,42, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh skor rata-rata 45,61. Berdasarkan temuan tersebut, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) <0,001 lebih rendah dari batas probabilitas 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa model TSTS yang dibantu media scrapbook memiliki pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kreativitas siswa dalam pembelajaran Sosiologi

    Penggunaan Ragam Bahasa Dalam Komunikasi Sehari-hari Remaja Usia 11-19 Tahun Di Desa Semaya, Kecamatan Sikur

    No full text
    Bahasa merupakan sarana utama dalam interaksi sosial, termasuk dalam komunikasi sehari-hari remaja yang sering menunjukkan variasi ragam bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ragam bahasa yang digunakan remaja usia 11–19 tahun di Desa Semaya serta faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan ragam bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan teori komponen penentu pemilihan ragam bahasa Joshua Fishman yang mencakup domain, setting, dan participant. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap 9 informan remaja. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan pendekatan analisis domain Fishman. Hasil penelitian menunjukkan adanya 4 data ragam bahasa baku lisan, 1 data ragam bahasa baku tulisan, 10 data ragam bahasa nonbaku lisan, dan 5 data ragam bahasa nonbaku tulisan. Faktor yang memengaruhi pemilihan ragam bahasa meliputi tujuan tuturan, lingkungan sosial, situasi komunikasi, hubungan antarpenutur, serta media komunikasi modern. Faktor dominan yang memengaruhi pemilihan ragam bahasa adalah kedekatan hubungan antarpenutur dan perbedaan setting formal maupun nonformal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa remaja di Desa Semaya cenderung lebih banyak menggunakan ragam bahasa nonbaku lisan, dengan pemilihan bahasa yang disesuaikan dengan konteks komunikasi

    Validitas Media Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Canva Bagi Siswa SMA/MA

    No full text
    Perkembangan teknologi digital telah mendorong perlunya inovasi dalam pengembangan media pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran Akidah Akhlak yang memerlukan pendekatan visual dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman serta penguatan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas media pembelajaran Akidah Akhlak berbasis Canva bagi siswa SMA/MA. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D dari Thiagarajan, yang dalam penelitian ini dibatasi hingga tahap validasi oleh ahli. Validasi dilakukan oleh lima orang validator yang terdiri dari dua ahli konten, dua ahli media, dan satu ahli bahasa, dengan instrumen penilaian yang dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi pada seluruh aspek penilaian, baik dari segi kesesuaian materi, desain tampilan, maupun penggunaan bahasa. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak yang lebih menarik, mudah digunakan, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, media ini memiliki urgensi untuk segera diimplementasikan secara luas di sekolah-sekolah guna menunjang proses pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual

    Pengaruh Metode Game Based Learning Terhadap Keaktifan Belajar siswa Pada Mata Pelajaran Pengetahuan Tekstil Kelas XI Busana SMKN 1 Lembah Gumanti

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi karena kurang aktifnya siswa dalam kegiatan pembelajaran.Salah satu cara yang dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar yaitu dengan menerapkan salah satu metode pembelajaran contohnya  Game Based Learning (GBL).Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1). Untuk mendeskripsikan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran menggunakan GBL pada mata pelajaran Pengetahuan Tekstil siswa kelas XI SMK Negeri 1 Lembah Gumanti. 2). Untuk mendeskripsikan pengaruh berbasis GBL terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pengetahuan Tekstil siswa kelas XI SMK Negeri 1 Lembah Gumanti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen,dengan desain nonequivalent control grup. Populasi dalam penelitian ini 60 dengan sampel 30 per kelompok, menggunakan teknik nonprobality sampling. Teknik pengumpulan data yaitu lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik menggunakan aplikasi SPSS versi 27 for windows dan excel. Hasil penelitian menunjukkkan 1. Berdasarkan hasil keaktifan belajar menggunakan GBL pada mata pelajaran Pengetahuan Tekstil didapatkan bahwa rata-rata kelas eksperimen umumnya mendapatkan kategori aktif dengan persentase 56,7% sedangkan kelas kontrol umumnya mendapatkan cukup aktif dengan persentase 43,3%. 2. Pengaruh keaktifan belajar siswa antara krlas eksperimen dan kelas kontrol diketahui bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,003, karena nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,003 ? 0,05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa  ditolak, artinya metode pembelajaran berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pengetahuan Tekstil kelas XI busana SMKN 1 Lembah Gumanti. Dan Berdasarkan uji effect size dengan d cohen’s  diketahui nilainya sebesar 0,796 dimana termasuk kriteria sedang, menandakan bahwa pengaruh metode GBL terhadap keaktifan belajar siswa memiliki dampak yang cukup kuat dalam peningkatan keaktifan belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Game Based Learning berpengaruh positif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pengetahuan Tekstil dan layak digunakan hal tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

    Evaluasi Kebijakan Digitalisasi Pendidikan di SDN 10 Buwun Mas dan SDN 23 Ampenan (Studi Komparatif Sekolah Pedesaan dan Perkotaan)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan digitalisasi pendidikan dasar di wilayah pedesaan dan perkotaan, dengan studi kasus di SDN 10 Buwun Mas (Kabupaten Lombok Barat) dan SDN 23 Ampenan (Kota Mataram). Kebijakan ini merupakan bagian dari agenda nasional seperti program Merdeka Belajar dan target RPJMN 2020–2024 yang menekankan transformasi digital dalam pendidikan. Fokus evaluasi diarahkan pada lima platform digital utama: Platform Merdeka Mengajar (PMM), ARKAS, SIPLah, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), dan Rapor Pendidikan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kesenjangan nyata dalam infrastruktur dan literasi digital; menurut Kemendikbudristek (2023), sekitar 42% sekolah dasar di daerah 3T masih belum memiliki akses internet stabil, dibandingkan hanya 7% di perkotaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif dan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa SDN 23 Ampenan telah mengimplementasikan kebijakan digitalisasi dengan baik karena dukungan infrastruktur dan SDM yang memadai. Sementara itu, SDN 10 Buwun Mas menghadapi berbagai tantangan mulai dari minimnya perangkat digital hingga rendahnya literasi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan digitalisasi pendidikan masih belum merata dan sangat dipengaruhi oleh konteks geografis dan kesiapan lokal. Rekomendasi ditujukan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemerataan infrastruktur digital, menyediakan pelatihan intensif, serta melakukan supervisi berkelanjutan agar sekolah di daerah tertinggal mampu bertransformasi secara digital secara efektif

    Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) pada Materi Kimia Bahan Alam untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa D3 Farmasi

    No full text
    Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar mahasiswa D3 Farmasi pada materi Kimia Bahan Alam, yang memerlukan pendekatan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif. Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) dipilih karena kemampuannya dalam mendorong pembelajaran kolaboratif dan kontekstual melalui penyelesaian proyek nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh PJBL terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa pada materi tersebut. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group design, melibatkan dua kelompok mahasiswa—kelompok eksperimen yang menerapkan PJBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai post-test kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05), dengan peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi. Pembahasan mengungkap bahwa PJBL efektif karena mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan konsep kimia bahan alam secara praktis melalui proyek, sehingga memperkuat pemahaman. Simpulan penelitian ini adalah model PJBL berpengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa D3 Farmasi pada materi Kimia Bahan Alam, sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21. Rekomendasi diberikan untuk penerapan PJBL pada mata kuliah sejenis dengan pengelolaan waktu dan sumber daya yang optimal

    0

    full texts

    242

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Authentic Research
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇