Journal of Authentic Research
Not a member yet
242 research outputs found
Sort by
Bentuk-Bentuk Kekerasan Verbal Dan Nonverbal Tokoh Perempuan Dalam Novel Nayla Karya Djenar Maesa Ayu
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kekerasan verbal dan nonverbal yang dialami oleh tokoh perempuan serta representasi resistensi perempuan dalam novel Nayla yang berada dalam konstruksi budaya patriarki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data dalam penelitian ini berupa kutipan naratif, dialog antar tokoh, dan deskripsi tindakan dalam novel yang mengindikasikan bentuk kekerasan maupun resistensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekerasan verbal direpresentasikan melalui makian, pelabelan negatif, serta perendahan martabat yang dilakukan oleh tokoh laki-laki terhadap perempuan. Kekerasan nonverbal teridentifikasi dalam bentuk kekerasan fisik (pemukulan, pengekangan) dan kekerasan seksual. Tokoh perempuan diposisikan sebagai objek subordinat dalam relasi sosial yang didominasi nilai-nilai patriarkis dan bias gender. Meskipun demikian, resistensi perempuan terhadap penindasan ditunjukkan melalui dua bentuk: (1) resistensi tertutup, seperti diam, ketegaran, kemandirian, serta strategi bertahan hidup; dan (2) resistensi terbuka, yang tampak melalui reaksi verbal dan tindakan konfrontatif terhadap pelaku kekerasan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perempuan dalam novel tidak sepenuhnya pasif, tetapi memiliki daya juang dalam menghadapi sistem yang menindas.
Kata kunci: kekerasan verbal dan nonverbal, karya sastra feminisme.
This study aims to describe the forms of verbal and nonverbal violence experienced by female characters and the representation of women's resistance in the novel Nayla, which is within the construction of patriarchal culture. The research method used is descriptive qualitative with a sociology of literature approach. The data in this study are in the form of narrative excerpts, dialogues between characters, and descriptions of actions in the novel that indicate forms of violence and resistance. The results of the analysis show that verbal violence is represented through insults, negative labeling, and degrading dignity carried out by male characters against women. Nonverbal violence is identified in the form of physical violence (beatings, restraints) and sexual violence. Female characters are positioned as subordinate objects in social relations dominated by patriarchal values and gender bias. However, women's resistance to oppression is shown in two forms: (1) covert resistance, such as silence, resilience, independence, and survival strategies; and (2) overt resistance, which is seen through verbal reactions and confrontational actions against perpetrators of violence. These findings indicate that women in the novel are not completely passive, but have the fighting power to face an oppressive system.
Keywords: verbal and nonverbal violence, literary works of femini
Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) terhadap keterampilanberpikir kritis siswa kelas X di SMA Negeri 4 Mataram. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengandesain penelitian non equivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Xdi SMA Negeri 4 Mataram yang berjumlah sepuluh kelas. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas X.1sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas X. 5 sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan menggunakanteknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda sebanyak 10 soal dan uraiansebanyak 5 soal keterampilan berpikir kritis yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran soal, sertadaya beda soal. Hasil nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis posttest siswa diperoleh pada kelas eksperimenadalah 78 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 72,06. Data posttest yang telah diuji normalitas danhomogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasiluji hipotesis nilai p=0,00 lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwaterdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswakelas X di SMA Negeri 4 Matara
Pengaruh Penerapan LKPD Berbasis Kebudayaan Sasak Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kebudayaan Sasak terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII pada materi statistika di SMPN 21 Mataram. Kebudayaan Sasak dipilih karena relevansi kontekstualnya dengan kehidupan sehari-hari siswa, mengingat mayoritas siswa di sekolah tersebut berasal dari suku Sasak. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain posttest-only non-equivalent control group. Desain ini dipilih untuk meminimalkan bias akibat perbedaan kemampuan awal antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 21 Mataram yang berjumlah 59 orang, dengan sampel siswa kelas VIII A (30 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan VIII B (29 siswa) sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika (posttest). Teknik analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan perhitungan effect size. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol yaitu yaitu atau 2,238 yang berarti penerapan LKPD berbasis kebudayaan Sasak berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Uji effect size menunjukkan nilai d = 0,584 yang termasuk dalam kategori sedang dengan kontribusi pengaruh sebesar 33%
Model Pembelajaran PJOK Berbasis Permainan Aktif untuk Meningkatkan Gerak Dasar Lokomotor dan Kerjasama Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berbasis permainan aktif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor dan kerjasama peserta didik kelas bawah sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 92 siswa dari tujuh sekolah dasar di Kabupaten Lombok Tengah. Instrumen pengumpulan data meliputi pedoman observasi, angket skala penilaian, dan catatan lapangan. Validitas instrumen diuji melalui teknik Aiken’s V, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach. Hasil validasi menunjukkan model yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan tinggi (V > 0,90), dan reliabilitas yang baik (r > 0,75). Hasil uji coba menunjukkan bahwa permainan “Ular Emas” memiliki efektivitas paling tinggi dalam meningkatkan koordinasi gerak dan kerjasama siswa dengan persentase peningkatan 8,14%. Model permainan aktif ini juga mendapat respon positif dari guru dan siswa karena bersifat menyenangkan, kolaboratif, serta sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kesimpulannya, model pembelajaran PJOK berbasis permainan aktif ini layak digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang kontekstual, efektif, dan adaptif. Penelitian ini merekomendasikan perluasan pengujian model di wilayah berbeda dan integrasi aspek afektif serta media digital sebagai dukungan implementasi di masa mendatang
Pengaruh Model Pembelajaran Personalized Learning Terhadap Kemampuan Literasi Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Negeri 1 Songak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran personalized learning terhadap kemampuan literasi siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 1 Songak. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design, yaitu memberikan tes awal sebelum perlakuan dan tes akhir setelah perlakuan pada satu kelompok. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu model pembelajaran personalized learning dan variabel dependen yaitu kemampuan literasi siswa. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian berupa angket dan lembar tes pilihan ganda. Uji normalitas data menggunakan uji Liliefors menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 46,00 meningkat menjadi 54,33 pada post-test. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai t hitung = -4,140 dan t tabel = 2,093 dengan nilai signifikansi p-value = 0,001 < 0,05 pada taraf signifikan 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = 19. Dengan demikian, H? ditolak dan H? diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran personalized learning terhadap kemampuan literasi siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 1 Songak
Pengembangan Media Pop Up Book Pada Pembelajaran IPAS Materi Indonesiaku Kaya Budaya Kelas IV SDN 36 Cakranegara
Penggunaan media yang tepat dalam pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting, tidak terkecuali pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam & Sosial. Namun, materi IPAS sering dianggap membosankan oleh siswa, khususnya dijenjang sekolah dasar. Hal tersebut menarik perhatian peneliti untuk memgembangkan sebuah media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pop up book yang valid dan praktis dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri dari Analysis (Analisis), Design (Perencanaan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 36 Cakranegara, untuk uji coba kelompok kecil sebanyak 6 siswa dan untuk uji coba kelompok besar sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kevalidan dan analisis data kepraktisan. Hasil penelitian berdasarkan uji kevalidan, dari aspek media 87,2% dengan kriteria sangat valid dan dari aspek materi 95,5% dengan kriteria sangat valid. Sedangkan hasil uji kepraktisan, hasil respon guru 97,6% dengan kriteria sangat praktis dan hasil respon siswa pada uji coba kelompok kecil 87,91% dengan kriteria sangat praktis serta hasil respon siswa pada uji coba kelompok besar 92,3% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media pop up book valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran IPAS materi Indonesiaku Kaya Budaya (Budaya Sasak) di SDN 36 Cakranegara
Peran Matriks Input-Output Dalam Perencanaan Ekonomi Sektoral
Matriks input-output merupakan alat analisis ekonomi yang penting untuk memahami struktur dan keterkaitan antar sektor dalam suatu perekonomian secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis matriks input-output dalam mendukung perencanaan ekonomi sektoral yang berbasis data dan evidence-based policy. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif melalui pemanfaatan Tabel Input-Output Nasional yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan dengan menghitung dua indikator utama, yaitu indeks keterkaitan ke belakang (Backward Linkage) dan keterkaitan ke depan (Forward Linkage), guna mengidentifikasi sektor-sektor yang memiliki pengaruh besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan memiliki nilai keterkaitan yang tinggi, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap sektor-sektor lainnya. Kondisi ini menjadikan ketiga sektor tersebut sebagai sektor unggulan yang berperan strategis dalam struktur perekonomian Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa matriks input-output merupakan instrumen yang relevan dan komprehensif dalam menetapkan prioritas pembangunan sektoral serta mendukung penyusunan kebijakan fiskal dan pembangunan yang lebih terarah. Oleh karena itu, integrasi analisis input-output dalam proses perencanaan ekonomi nasional menjadi krusial untuk meningkatkan efisiensi pengalokasian sumber daya dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
The input-output matrix is ??an important economic analysis tool for understanding the structure and interrelationships between sectors within an economy as a whole. This study aims to analyze the strategic role of the input-output matrix in supporting data-driven sectoral economic planning and evidence-based policy. The research method used is qualitative descriptive analysis with a quantitative approach through the utilization of the National Input-Output Table published by the Central Statistics Agency (BPS). The analysis is conducted by calculating two main indicators, namely the Backward Linkage index and Forward Linkage, to identify sectors that have a significant influence in driving national economic growth. The results show that the manufacturing industry, agriculture, and trade sectors have high linkages, both directly and indirectly, with other sectors. This condition makes these three sectors as leading sectors that play a strategic role in the structure of the Indonesian economy. These findings confirm that the input-output matrix is ??a relevant and comprehensive instrument in determining sectoral development priorities and supporting the formulation of more targeted fiscal and development policies. Therefore, the integration of input-output analysis in the national economic planning process is crucial to increase the efficiency of resource allocation and strengthen national economic resilience
Analisis Perbedaan Jenis Domba Dengan Formula Pakan Yang Sama
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan performa antara domba Dorper dan Merino yang diberikan formula pakan yang sama. Penelitian dilaksanakan di Peternakan Amani Farm, Karanganyar, selama satu bulan menggunakan 12 ekor domba (6 Dorper dan 6 Merino) dengan pakan terdiri dari 60% konsentrat dan 40% hijauan. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan dan enam ulangan. Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan (Feed Intake/FI, g/ekor/hari), pertambahan bobot badan harian (PBBH, g/ekor/hari), dan feed conversion ratio (FCR, tanpa satuan). Data dianalisis menggunakan uji T dengan tingkat signifikansi ?=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa domba Dorper memiliki FI lebih tinggi (39,58 g/ekor/hari) dibandingkan domba Merino (37,97 g/ekor/hari), PBBH lebih tinggi (63,7 g/ekor/hari) dibandingkan Merino (55,9 g/ekor/hari), serta FCR lebih rendah (22,01) dibandingkan Merino (24,23). Perbedaan tersebut signifikan pada tingkat ?=0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa domba Dorper lebih unggul untuk program penggemukan dengan kondisi pakan yang sama
Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Generasi Z pada Domino’s Pizza di TikTok Shop
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen Generasi Z pada Domino’s Pizza di TikTok Shop. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data primer diperoleh dari 150 responden Generasi Z yang telah melakukan pembelian Domino’s Pizza melalui TikTok Shop, dengan teknik analisis menggunakan konfirmatori SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya kualitas produk yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Generasi Z pada Domino’s Pizza di TikTok Shop, dan sekaligus menjadi faktor yang paling dominan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa konsumen Generasi Z lebih mengutamakan kualitas makanan, baik dari segi rasa, tekstur, maupun konsistensi, dibandingkan faktor promosi atau citra merek. Diskon dan kampanye pemasaran yang masif tidak serta-merta mendorong keputusan pembelian apabila kualitas produk tidak sesuai dengan ekspektasi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa perusahaan makanan cepat saji, khususnya Domino’s Pizza, perlu lebih menekankan pada pengendalian kualitas dan inovasi produk untuk mempertahankan loyalitas konsumen Generasi Z di platform e-commerce berbasis media sosial seperti TikTok Shop.
This study aims to identify the factors influencing purchasing decisions of Generation Z consumers on Domino’s Pizza through TikTok Shop. The research employed a quantitative method with an associative approach. Primary data were collected from 150 Generation Z respondents who had purchased Domino’s Pizza on TikTok Shop, and the analysis was conducted using confirmatory SEM-PLS. The findings reveal that only product quality significantly influences purchasing decisions of Generation Z consumers, making it the most dominant factor. The results conclude that Generation Z consumers prioritize food quality, particularly in terms of taste, texture, and consistency, over promotional activities or brand image. Discounts and intensive promotional campaigns do not directly drive purchasing decisions if the product quality does not meet expectations. The practical implication of this study suggests that fast-food companies, especially Domino’s Pizza, should focus more on product quality control and innovation to maintain Generation Z consumer loyalty in social media–based e-commerce platforms such as TikTok Shop.
Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia SD Berbasis HOTS dan Literasi Nuerasi melalui Pendekatan Deep Learning
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia berbasis Higher Order Thinking Sklills dan Litnum sehingga dapat meningkatan keterampilan berbahasa, pengalaman belajar yang mendalam, berpiki kritis, memahami, mengaplikasi, dan merefleksi, sehinga peserta didik mendapatkan pengalaman belajar diberbagai konteks yang bermakna dan berdampak pada pemahaman litnum perta didik kelas 5 SD. Metode peneltian yang digunakan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitin ini dilaksanakan di SD Islam PB Soedirman dan SDN Cijantung 06 pagi. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi ahli materi dan ahli media, lembar respons siswa , dan angket respons guru. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar dinyatakan sangat valid , dengan persentase kelayakan oleh ahli materi sebesar 92 % dan oleh ahli media sebesar 89 %. Uji kepraktisan menunjukkan respons guru sebesar 95, 85 % dan siswa menunjukkan respon positif terhadap penggunaan bahan ajar Bahasa Indoesia dalam proses pembelajaran sehingga proses pembelajarn menjadi berkesadaran, menggembirakan dan bermakna.
This study aims to develop Indonesian language teaching materials based on Higher Order Thinking Skills and Litnum so that they can improve language skills, in-depth learning experiences, critical thinking, understanding, applying, and reflecting, so that students gain learning experiences in various meaningful contexts and have an impact on the understanding of Litnum for 5th grade elementary school students. The research method used is Research and Development (R&D) using the ADDIE development model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research was conducted at PB Soedirman Islamic Elementary School and Cijantung 06 Pagi Elementary School. The instruments used include validation questionnaires from material experts and media experts, student response sheets, and teacher response questionnaires. The data analysis technique uses descriptive analysis. The validation results show that the teaching materials are declared very valid, with a percentage of eligibility by material experts of 92% and by media experts of 89%. The practicality test showed that the teacher's response was 95.85% and students showed a positive response to the use of Indonesian language teaching materials in the learning process so that the learning process became conscious, enjoyable and meaningful