Journal of Authentic Research
Not a member yet
    242 research outputs found

    Pengikisan Budaya dalam Bahasa Sasak Lintas Generasi di Lombok Timur

    No full text
    Penelitian ini membahas fenomena pengikisan budaya dalam penggunaan Bahasa Sasak lintas generasi di Lombok Timur. Penelitian bertujuan mendeskripsikan bentuk pengikisan bahasa, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta menggali respons masyarakat terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui dokumentasi, rekaman, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, pengikisan bahasa Sasak tampak nyata pada berkurangnya kosakata khas yang digunakan generasi muda,  akibat pergeseran komunikasi ke arah bahasa Indonesia atau bahasa campuran. Faktor utama yang memengaruhi fenomena ini adalah perkembangan teknologi dan media sosial, perubahan gaya hidup, menurunnya kebanggaan terhadap bahasa daerah, serta dominasi bahasa Indonesia dalam pendidikan formal. Masyarakat merespons kondisi ini dengan kesadaran akan pentingnya pelestarian bahasa, namun praktik penggunaan bahasa Sasak tetap mengalami penurunan di ranah keluarga dan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pengikisan bahasa daerah tidak hanya berdampak pada aspek linguistik, melainkan juga mengancam keberlangsungan identitas budaya masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian melalui pendidikan keluarga, penguatan tradisi lokal, serta integrasi nilai budaya Sasak dalam ruang publik. Kata Kunci: Pengikisan budaya, bahasa sasak, lintas generasi, sosiolinguistik

    Pengaruh Penggunaan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Ilmiah Siswa Kelas X dalam Pembelajaran Biologi

    No full text
    Kemampuan argumentasi ilmiah penting untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21 yang menuntut keterampilan berpikir kritis dan penalaran logis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experiment) tipe Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMAN 1 Labuhan Haji, dengan sampel 60 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (perlakuan PBL) dan kelas kontrol (perlakuan konvensional/ceramah), materi biologi yang di tekankan adalah materi ekosistem. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan argumentasi ilmiah berbentuk esai yang dianalisis menggunakan pola argumentasi Toulmin (Toulmin's Argumentation Pattern/TAP) yaitu klaim, data, warrant, dan backing sementara untuk rebuttal tidak disertakan. Siswa yang belajar dengan PBL mampu menyusun argumen yang lebih lengkap, sistematis, dan komprehensif, terutama dalam menyajikan alasan pendukung (warrant) dan sanggahan (rebuttal). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan argumentasi yang lebih signifikan pada kelas eksperimen. Rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 84,2, sedangkan kelas kontrol 67,6. Hasil uji N-Gain kelas eksperimen 0,60 (kategori sedang) dan kelas kontrol 0,19 (kategori rendah). Uji hipotesis menggunakan ANACOVA menghasilkan nilai signifikansi (Sig.) 0,000. Dengan demikian, H? ditolak dan H? diterima , yang menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa

    Pengembangan Media Video Pembelajaran Moodboard Digital Pada Busana Pesta Siswa Kelas XI Tata Busana di SMK Negeri 1 Ampek Angkek

    No full text
    Penelitian ini bertujuan dan mengembangkan kelayakan Media Video Pembelajaran Moodboard Digital Busana Pesta bagi siswa kelas XI Tata Busana SMK Negeri 1 Ampek Angkek. Latar belakang utama penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa (70% dan 55% siswa tidak tuntas) yang disebabkan oleh proses pembuatan moodboard yang masih manual dan terbatasnya keterampilan siswa dalam memanfaatkan aplikasi desain digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop), di mana data dikumpulkan melalui angket (kuesioner) dan dianalisis secara deskriptif menggunakan skala Likert untuk mengukur validitas dan praktikalitas. Temuan utama menunjukkan kualitas media yang sangat baik: hasil uji validitas media mencapai 92 % dan validitas materi 88 %, keduanya dalam kategori Sangat Valid. Tingkat praktikalitas media juga sangat tinggi berdasarkan respon guru (94,5%) dan siswa (rata-rata 91,4% dan 88%), dengan kategori Sangat Praktis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Media Video Pembelajaran Moodboard Digital Busana Pesta terbukti sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan sebagai sumber belajar yang inovatif

    Kelayakan Media Pembelajaran IPA Berbasis Google Sites Terintegrasi PBL Untuk Meningkatkan Kemampuan Generik Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik

    No full text
    Pada era transformasi digital, pendidikan dituntut untuk menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, aplikatif, dan berbasis teknologi. Pembelajaran fisika yang bersifat abstrak memerlukan media dan strategi yang mampu menjembatani antara konsep teoritis dan pengalaman nyata peserta didik. Penelitian ini mengusulkan pengembangan Media Pembelajaran IPA berbasis google sites terintegrasi PBL sebagai solusi inovatif. Media robotik dipilih karena kemampuannya dalam memberikan pengalaman hands-on learning yang dapat merangsang literasi digital dan keterampilan pemecahan masalah secara langsung. Model PjBL turut mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, dan memecahkan masalah nyata melalui proyek berbasis eksperimen fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran fisika berbasis robot yang valid, praktis, dan efektif dalam  meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model pengembangan 4D. Penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap develop. Penelitian ini menggunakan 3 validator sebagai penilaian kevalidan. Hasil validasi oleh tiga ahli menunjukkan bahwa Media googlesites, instrumen kemampuan generic sains, dan instrumen keterampilan berpikir kritis memiliki nilai validitas rata-rata berturut-turut 82% (valid), 77,3% (valid), dan 82,6% (sangat valid). Produk juga dinyatakan praktis berdasarkan uji keterlaksanaan dan respon pengguna. Dengan demikian, media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran

    Identification Of Vegetable Fat Formulations on Hardness, Cleaning and Conditioning of Solid Soap

    No full text
    This study aims to examine the effect of varying vegetable oil compositions (coconut, palm, and olive) on the physical and chemical qualities of solid soap, specifically in terms of hardness, cleansing ability, and moisture content. This study used a laboratory experiment with five soap formulas combining various vegetable oil compositions. The results showed that the formula with a combination of 60% coconut oil and 40% palm oil produced the soap with the highest hardness, while the formula with a combination of 60% coconut oil and 40% olive oil provided the best moisture content. The soap with a composition of 60% coconut oil and 40% palm oil also demonstrated better cleaning ability, thanks to the lauric acid content in coconut oil, which has antibacterial properties. This study recommends the use of a combination of coconut and palm oils to produce soap with the best quality in terms of hardness and cleansing ability, and coconut and olive oils for soap with greater skin moisturizing properties. It is hoped that this research will contribute to the development of the natural soap industry in Indonesia, reduce dependence on imported raw materials, and increase the competitiveness of natural soap products in the global market

    Korelasi antara Gaya Belajar dengan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dan Metakognisi Siswa pada Mata Pelajaran IPA SMP Negeri 4 Jerowaru

    No full text
    Gaya belajar merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi efektivitas proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang menuntut kemampuan memahami konsep secara mendalam serta berpikir analitis. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya skor literasi sains siswa Indonesia menurut PISA 2022 dan hasil rapor pendidikan nasional yang menunjukkan kemampuan literasi siswa SMP masih pada kategori sedang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) dan metakognisi siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMP Negeri 4 Jerowaru.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 74 siswa kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi angket gaya belajar berdasarkan teori DePorter dan Hernacki, tes HOTS berbasis indikator dari Ennis dan tes pilihan ganda kompleks metakognisi MAI (Metacognitive Awareness Inventory), yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson dan MANOVA, didahului oleh uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara gaya belajar dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Sig.(< 0,001) < ? (0,05)) dan metakognisi siswa (Sig.(< 0,001) < ? (0,05)). Korelasi gaya belajar dengan HOTS (r = 0,382) dan metakognisi (r = 0,386) menunjukkan hubungan positif sedang. Selain itu, uji multivariat (MANOVA) menunjukkan bahwa gaya belajar secara simultan berhubungan signifikan dengan kedua variabel terikat (Sig.(0,001) < ? (0,05)); PES = 0,172). Mayoritas siswa memiliki gaya belajar visual dan tingkat HOTS serta metakognisi pada kategori sedang. Temuan ini menegaskan pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran berbasis gaya belajar untuk mengoptimalkan pengembangan HOTS dan metakognisi siswa. Implikasi penelitian ini adalah perlunya asesmen gaya belajar secara berkala serta pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang adaptif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA. Jadi, kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa terdapat korelasi secara signifikan antara gaya belajar dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dan terdapat korelasi secara signifikan antara gaya belajar dengan metakognisi siswa pada mata pelajaran IPA. Hasil temuan ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan asesmen gaya belajar ke dalam perencanaan pembelajaran sebagai upaya strategis untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan metakognisi peserta didik

    Evaluasi Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar Negeri Se-Lombok Tengah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi pedagogik dan profesional guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini merupakan studi evaluatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri dari 17 guru PJOK dan 17 kepala sekolah, yang dipilih secara purposif berdasarkan kriteria akreditasi dan status sekolah. Instrumen penelitian dikembangkan sendiri oleh peneliti, divalidasi oleh ahli menggunakan Aiken’s V, dan diuji reliabilitasnya dengan Alpha Cronbach (0,740–0,982). Teknik analisis data menggunakan persentase dan interpretasi berdasarkan kategori kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam komponen Context dan Process tergolong sangat baik, sedangkan komponen Input dan Product tergolong baik. Hasil ini menunjukkan bahwa guru telah mampu melaksanakan pembelajaran secara efektif dan kontekstual, namun masih terdapat ruang peningkatan pada aspek perencanaan dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif terhadap kekuatan dan kelemahan kompetensi guru PJOK dan dapat digunakan sebagai dasar perumusan program peningkatan profesionalisme guru yang berbasis data lapangan

    Analisis Kebijakan Pendidikan Tentang Penggunaan Teknologi Dalam Pembelajaran Di Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus Di Mts Putri Baitul Ilmi Kota Bima)

    No full text
    Perkembangan teknologi mendorong satuan pendidikan untuk mengintegrasikan kebijakan pembelajaran digital demi meningkatkan mutu proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara terhadap kepala madrasah, guru, dan operator IT di MTs Putri Baitul Ilmi Kota Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penggunaan teknologi dirumuskan secara internal dan disosialisasikan melalui rapat, workshop, dan supervisi. Fasilitas pendukung seperti proyektor, TV LED, laptop, dan jaringan Wi-Fi telah tersedia di sebagian besar kelas. Guru mulai aktif menggunakan PowerPoint, YouTube, WhatsApp Group, dan Google Form. Antusiasme peserta didik terhadap pembelajaran berbasis teknologi tergolong tinggi. Kendala utama meliputi jaringan internet yang belum merata serta perbedaan kompetensi digital antar guru. Operator IT memainkan peran penting dalam memberikan pendampingan teknis. Kesimpulannya, kebijakan ini berdampak positif terhadap efektivitas pembelajaran dan perlu ditindaklanjuti melalui pelatihan rutin, evaluasi berkelanjutan, serta peningkatan sarana dan prasarana

    The Effectiveness of Interactive Jigsaw on Students’ Reading Ability and Motivation

    No full text
    This study aims to examine the effectiveness of the Interactive Jigsaw Method in improving reading skills and learning motivation among students at Baiturrahman Mahmudi Bebuak Islamic Junior High School. The main problem faced is the low reading ability and motivation of students. The Interactive Jigsaw Method was chosen as a solution because it encourages cooperative learning. This study uses a quantitative. The pre-test results showed that students' reading ability were very low, with 50% of students in the low category and the rest in the poor and failing categories. However, after implementing the Jigsaw Method, there was a significant improvement in the post-test. Of the 34 students, 58.82% achieved the excellent category, 32.35% the good category, and the rest were adequate. Statistical analysis using a paired t-test showed a t-test value of 4.246, well above the critical t-table value (2.032), with a significance level of less than 0.01. This proves that the method is significantly effective in improving reading skills. This method also has a positive impact on student motivation. (80.3%) of students had high motivation, while (14.7%) students had low motivation. These findings confirm that the Interactive Jigsaw Method successfully increased students' motivation to learn reading. It can be concluded that the Interactive Jigsaw Method is significantly effective in improving students' reading ability and learning motivation.

    Rancangan Model Konseling Perorangan Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik Sma N 1 Sawahlunto Yang Tinggal Di Panti Asuhan

    No full text
    Peserta didik yang tinggal di panti asuhan sering menghadapi tantangan emosional dan sosial yang kompleks, yang berdampak negatif terhadap perkembangan kepercayaan diri mereka. Kepercayaan diri merupakan aspek psikologis yang esensial dalam mendukung kemandirian, keberanian, dan kemampuan adaptasi sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseling perorangan guna meningkatkan kepercayaan diri peserta didik panti asuhan di SMA Negeri 1 Sawahlunto. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang dimodifikasi dari model Borg & Gall menjadi enam tahap utama: analisis kebutuhan, perencanaan model, pengembangan draf, validasi ahli, uji coba terbatas, dan revisi akhir. Model konseling yang dikembangkan mengintegrasikan pendekatan Client-Centered Counseling dari Carl Rogers dan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dari Albert Ellis. Terdapat tiga tahapan dalam model: (1) membangun hubungan dan rasa aman, (2) eksplorasi diri dan intervensi kognitif-emosional, serta (3) evaluasi dan penguatan diri. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan kepercayaan diri, kemampuan adaptasi sosial, serta pandangan positif terhadap diri sendiri. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model ini relevan secara teoritis dan praktis. Uji coba terbatas juga membuktikan efektivitas model dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling individual yang dirancang secara kontekstual mampu menjadi intervensi yang signifikan dalam membantu peserta didik panti asuhan mengembangkan keyakinan terhadap dirinya sendiri. Students living in orphanages often face complex emotional and social challenges, which negatively affect the development of their self-confidence. Self-confidence is a crucial psychological aspect that supports independence, courage, and social adaptation abilities. This study aims to develop an individual counseling model to enhance the self-confidence of students in the orphanage at SMA Negeri 1 Sawahlunto. The research uses a modified Research and Development (R&D) approach based on the Borg & Gall model, consisting of six main stages: needs analysis, model planning, draft development, expert validation, limited trials, and final revision. The developed counseling model integrates Carl Rogers' Client-Centered Counseling approach and Albert Ellis' Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). The model consists of three stages: (1) building rapport and safety, (2) self-exploration and cognitive-emotional intervention, and (3) evaluation and self-reinforcement. Success indicators include improvements in self-confidence, social adaptation abilities, and positive self-perception. Expert validation results show that this model is both theoretically and practically relevant. Limited trials also demonstrate the model's effectiveness in improving students' self-confidence. These findings suggest that contextually designed individual counseling can be a significant intervention in helping orphanage students develop confidence in themselves

    0

    full texts

    242

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Authentic Research
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇