Journal of Authentic Research
Not a member yet
    242 research outputs found

    Pengaruh Citra Merek, Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Beras PD. Arna Kabupaten Garut

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian beras PD. Arna di Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan verifikatif dan teknik pengambilan sampel non-probability sampling melalui accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan studi dokumen serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga produk (? = 0,401; sig < 0,001) dan kualitas produk (? = 0,449; sig < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun, citra merek (? = 0,173; sig = 0,095) tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara parsial. Uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F hitung = 63,069 > F tabel = 2,71; sig < 0,001). Hasil ini mengindikasikan bahwa dalam konteks komoditas seperti beras, faktor fungsional seperti harga dan kualitas memiliki pengaruh dominan dibandingkan faktor emosional seperti citra merek. Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi PD. Arna untuk lebih menekankan pada peningkatan mutu produk dan efisiensi harga guna memperkuat daya saing pasar. This study aims to analyze the influence of brand image, price, and product quality on purchasing decisions of PD. Arna rice in Garut Regency. The research method used is a quantitative method with a verification approach and a non-probability sampling technique through accidental sampling with a total of 100 respondents. Data were collected through questionnaires, interviews, and document studies and analyzed using multiple linear regression. The results showed that the product price variables (? = 0.401; sig <0.001) and product quality (? = 0.449; sig <0.001) had a positive and significant effect on purchasing decisions. However, brand image (? = 0.173; sig = 0.095) did not have a significant effect partially. The simultaneous test showed that the three variables together had a significant effect on purchasing decisions (F count = 63.069> F table = 2.71; sig <0.001). These results indicate that in the context of commodities such as rice, functional factors such as price and quality have a dominant influence compared to emotional factors such as brand image. This finding provides strategic implications for PD. Arna to place more emphasis on improving product quality and price efficiency in order to strengthen market competitiveness. Keywords: Image, Price, Quality, PD. Arna

    Efektivitas Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Persepsi Risiko Perawatan Orthodontik Pada Remaja Di Klinik Gigi

    No full text
    Tingginya prevalensi maloklusi di Indonesia mendorong peningkatan permintaan perawatan ortodontik pada remaja. Namun, pemahaman mereka tentang risiko perawatan masih rendah, yang dapat memengaruhi kepatuhan dan hasil perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman persepsi risiko ortodontik pada remaja. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan perlakuan. Sebanyak 60 remaja usia 14–18 tahun dibagi secara merata ke dalam dua kelompok. Intervensi psikoedukasi dilakukan melalui leaflet edukatif yang dirancang sesuai karakteristik remaja. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas (r > 0,361) dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha > 0,80). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman pada kelompok perlakuan (p = 0,000), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan (p = 0,327). Selain itu, uji Mann-Whitney pada hasil post-test menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,013). Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek perilaku menjaga kebersihan mulut. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan literasi risiko fisik, sikap terhadap risiko psikologis, dan perilaku kesehatan mulut remaja. Temuan ini mendukung penerapan psikoedukasi sebagai strategi intervensi promotif dalam pelayanan ortodontik berbasis pendekatan edukatif dan psikologis yang sesuai dengan karakteristik generasi muda masa kini. The high prevalence of malocclusion in Indonesia has driven an increase in demand for orthodontic treatment among adolescents. However, their understanding of treatment risks remains low, which can affect compliance and treatment outcomes. This study aimed to examine the effectiveness of psychoeducation in improving adolescents' understanding of orthodontic risk perception. The study used a quasi-experimental design with pre-tests and post-tests for the control and treatment groups. A total of 60 adolescents aged 14–18 years were divided equally into two groups. The psychoeducational intervention was delivered through educational leaflets designed to suit adolescent characteristics. Measurements were conducted using a questionnaire that had been tested for validity (r > 0.361) and reliability (Cronbach's Alpha > 0.80). The Wilcoxon test showed a significant increase in understanding in the treatment group (p = 0.000), while the control group experienced no significant change (p = 0.327). Furthermore, the Mann-Whitney test on the post-test results showed a significant difference between groups (p = 0.013). The highest increase was in oral hygiene behavior. These results indicate that psychoeducation is effective in improving physical risk literacy, attitudes toward psychological risks, and oral health behaviors in adolescents. These findings support the application of psychoeducation as a promotive intervention strategy in orthodontic services based on an educational and psychological approach that is appropriate to the characteristics of today's youth.

    Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Media Puzzle Tangram Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas 3 di SDN 34 Mataram

    No full text
    Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering dianggap sulit dan kurang menarik oleh peserta didik, sehingga inovasi metode pembelajaran menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media puzzle tangram terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas 3 di SDN 34 Mataram. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen (Quasi Experimental Design) dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design, yaitu membandingkan kelas eksperimen dan kelas kontrol tanpa penempatan subjek secara acak. Pemilihan desain ini didasarkan pada keterbatasan praktis di sekolah yang tidak memungkinkan randomisasi kelas, namun tetap memungkinkan peneliti mengevaluasi efektivitas perlakuan secara objektif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 3 di SDN 34 Mataram, yaitu kelas III (B) sebagai kelas eksperimen dengan 21 peserta didik dan kelas III (A) sebagai kelas kontrol dengan 23 peserta didik. Berdasarkan hasil nilai rata-rata hasil post-test peserta didik pada kelas eksperimen yaitu sebesar 81,19 dengan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi yaitu 100. Sedangkan nilai rata-rata hasil post-test peserta didik pada kelas kontrol yaitu sebesar 60,86 dengan nilai terendah yaitu 30 dan nilai tertinggi yaitu 90. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pilihan ganda pada materi bangun datar untuk mengukur ranah kognitif peserta didik dan lembar observasi aktivitas guru. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene Test pada taraf signifikansi 5% (0,05), dilanjutkan dengan uji Independent Sample T-Test untuk menguji hipotesis. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis pada taraf signifikansi 2-tailed sebesar 0,00 < 0,05, maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Nilai Effect Size sebesar 1,017 diperoleh, termasuk kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media puzzle tangram memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika. Implikasi praktisnya, guru dianjurkan menggunakan model STAD dengan media konkret seperti puzzle tangram untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta didik pada materi matematika di sekolah dasar

    Pengaruh E-WOM Terhadap Keputusan Pembelian Makanan Viral

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh electronic word of mouth (e-WOM) terhadap keputusan pembelian makanan viral di media sosial, khususnya pada platform TikTok dan Instagram. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode kausal komparatif dan teknik purposive sampling, penelitian ini melibatkan 130 responden berusia minimal 18 tahun yang berdomisili di DKI Jakarta serta aktif menggunakan media sosial. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh instrumen yang digunakan valid dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,881). Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (sig. = 0,001), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,404 yang mengindikasikan bahwa 40,4% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh e-WOM. Sementara itu, uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = 0,636 (p < 0,001), yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara e-WOM dan keputusan pembelian. Temuan ini mendukung teori Stimulus-Organism-Response (SOR), di mana konten e-WOM berperan sebagai stimulus yang memicu respons pembelian. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi pelaku bisnis kuliner untuk memanfaatkan kekuatan e-WOM dalam membentuk persepsi dan mendorong pembelian melalui strategi pemasaran digital berbasis konten. This study aims to analyze the influence of electronic word of mouth (e-WOM) on purchasing decisions for viral food on social media, particularly on TikTok and Instagram. Using a quantitative descriptive approach with a causal comparative method and purposive sampling technique, this study involved 130 respondents aged at least 18 years who reside in DKI Jakarta and actively use social media. The results of the validity and reliability tests indicate that all instruments used are valid and reliable (Cronbach's Alpha = 0.881). Simple linear regression analysis shows that e-WOM has a positive and significant effect on purchasing decisions (sig. = 0.001), with a coefficient of determination (R²) of 0.404, indicating that 40.4% of the variation in purchasing decisions is explained by e-WOM. Meanwhile, the Pearson correlation test produces a value of r = 0.636 (p < 0.001), which indicates a strong relationship between e-WOM and purchasing decisions. These findings support the Stimulus-Organism-Response (SOR) theory, where e-WOM content acts as a stimulus that triggers a purchasing response. This research provides strategic implications for culinary businesses to leverage the power of e-WOM to shape perceptions and drive purchases through content-based digital marketing strategies

    Determinants of Nurse Job Satisfaction: Work Design and Supervision in a Private Hospital

    No full text
    Nurse turnover and burnout threaten healthcare quality and workforce stability, especially in private hospital settings. Understanding the factors that drive job satisfaction is essential for improving retention. This quantitative, cross-sectional study involved 140 registered nurses at a private hospital in Banda Aceh. Data were collected using a structured self-administered questionnaire that measured six predictors job characteristics, promotion opportunities, working conditions, salary, supervision, and coworker relationships along with overall job satisfaction. Validity was ensured through expert review and a pilot test (n = 30), and reliability was confirmed with Cronbach’s alpha (? 0.70). Data were analyzed using bivariate (Pearson’s r, simple regression) and multivariate (multiple regression) techniques. All six predictors showed significant positive correlations with job satisfaction (p < 0.01). However, multivariate regression identified only job characteristics (? = 1.18, p = 0.001) and supervision (? = 0.58, p = 0.012) as independent predictors, together explaining 20.2% of the variance. Intrinsic work design and supervisory support are critical to enhancing nurse satisfaction. Hospitals should prioritize job redesign and leadership development strategies to promote staff retention and well-being.  

    Manajemen Pendidikan Karakter di SDI Integrasi Muslim Madani dan SDIT Teladan Imam Syafi’i Lombok Utara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pendidikan karakter di SDI Integrasi Muslim Madani dan SDIT Teladan Imam Syafi'i di Kabupaten Lombok Utara. Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan degradasi moral di kalangan pelajar. Studi ini mengeksplorasi implementasinya di dua sekolah dasar Islam dengan pendekatan berbeda Pendidikan karakter di SDI Integrasi Muslim Madani memakai pendekatan Pendidikan karakter khas Pondok Modern Darussalam Gontor sedangkan SDIT Teladan Imam Syafi’i memakai pendekatan pemurnian ajaran Islam sesuai Al-Qur’an dan Al Sunnah Nabi Muhammad S.A.W. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pendidikan karakter dilakukan secara sistematis melalui rapat kerja tahunan dan integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum serta kegiatan ekstrakurikuler; (2) pelaksanaan pendidikan karakter dilaksanakan melalui pembiasaan, keteladanan guru, kegiatan keagamaan harian, serta program unggulan sekolah yang menekankan pada pembentukan karakter Islami seperti shalat berjamaah, tahfiz Al-Qur'an, dan program Jumat Berkah; (3) evaluasi pendidikan karakter dilakukan secara berkala melalui observasi perilaku siswa, penilaian sikap dalam rapor, serta umpan balik dari guru dan orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan karakter di kedua sekolah telah dilaksanakan dengan baik dan terstruktur, meskipun masih menghadapi beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perlunya pelatihan guru secara berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung program pendidikan karakter

    Pengaruh Model Group Investigation Berbantuan Kliping Terhadap Kerjasama Siswa

    No full text
    Kurangnya kemampuan kerjasama merupakan salah satu permasalahan penting dalam pembelajaran sehingga diperlukan suatu model pembelajaran yang cocok . Penelitian ini dilatarbelakangi lemahnya kemampuan sosial atau berkelompok siswa disebabkan pembelajaran satu arah, sehingga sedikitnya kemungkinan bagi siswa untuk berinterkasi dengan guru dan teman.  Model pembelajaran yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah ini model group investigation (GI). Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui model group investigation berbantuan kliping berpengaruh terhadap kerjasama siswa dengan sample dari dua kelas yakni kelas XI IPS-1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS -4 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan teknik simple random sampling. Insrtumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang telah lulus uji validitas dan uji reabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran group investigation berbantuan kliping memberikan pengaruh terhadap kerjasama siswa, dengan nilai mean kelas eksperimen (83,42) lebih tinggi daripada mean kelas kontrol (62,35) serta nilai p-value yang di dapatkan 0.000< 0,05 sehingga model group investigation berbantuan kliping berpengaruh terhadap kerjasama siswa.  Peningkatan nilai mean dikarenakan penggunaan model pembelajaran group investigation dengan berbantuan tugas kliping mendorong siswa berpartisipasi dalam kelompok mulai dari tahap perencanaan hingga presentasi kelompok

    Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Kolaborasi Dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X MAN 2 Mataram

    No full text
    Keberhasilan pembelajaran biologi di sekolah dipengaruhi oleh model pembelajaran yang digunakan. Hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran yang tepat, salah satunya adalah model problem based learning. Kemampuan kolaborasi dan hasil belajar biologi sangat penting dalam konteks pendidikan abad 21 karena keduanya mendukung tercapainya kompetensi yang dibutuhkan di era global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan kolaborasi dan hasil belajar biologi siswa pada materi Ekosistem. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAN 2 Mataram yang terdiri dari 13 kelas dengan jumlah 450 siswa. Subjek penelitian yaitu kelas X5 dan X6 sebagai kelas kontrol dan kelas X1 dan X4 sebagai kelas eksperimen.  Sampel penelitian yaitu 130  siswa yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data hasil belajar biologi diukur menggunakan instrumen tes 25 soal pilihan ganda dan angket kemampuan kolaborasi. Data di analisis menggunakan uji N-Gain dan Uji-t. Hasil rata–rata nilai N-Gain kemampuan kolaborasi pada kelas eksperimen 0,44 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 0,18. Hasil belajar dengan rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen 0,28 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 0,06. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Hasil uji N-Gain menunjukan terdapat peningkatan model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan kolaborasi dan hasil belajar siswa kelas X MAN 2 Mataram. 2) Hasil tersebut tidak signifikan terhadap kemampuan kolaborasi dengan nilai thitung (0,2219) < ttabel (1,975) dan hasil belajar biologi siswa dengan nilai thitung (1,827)< ttabel (1,975). Dampak tidak signifikan secara statistik dalam konteks penelitian ini dapat dipengaruhi oleh adanya faktor eksternal yang tidak bisa dikontrol sepenuhnya dalam proses pelaksanaan penelitian

    Dampak Refresentasi Konflik Sosial Politik dalam Film Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik sosial apa saja yang terkandung dalam Film Bumi Manusia Karya sastra merupakan hasil ekspresi kreatif manusia yang menggunakan bahasa sebagai medium utama untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan imajinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik sosial dalam film Bumi Manusia serta penyebab terjadinya konflik tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan analisis representasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, dengan data primer berupa soft copy film Bumi Manusia dan data sekunder dari jurnal, buku, dan internet. Analisis data meliputi tahapan pengumpulan, penyajian, kondensasi data, serta penarikan/verifikasi kesimpulan. Uji keabsahan dilakukan melalui triangulasi dan kekuatan pengamat. Hasil penelitian menemukan tiga bentuk utama konflik sosial, konflik yaitu konflik antar individu (16 data), konflik politik (15 data), dan konflik antar kelompok (5 data). Bentuk konflik ketiga tersebut mencerminkan ketidakadilan sistem kolonial Hindia Belanda, seperti diskriminasi terhadap pribumi dan perempuan, memetik hukum, pertentangan nilai antargenerasi, dan ketimpangan sosial-politik. Tokoh-tokoh seperti Minke dan Nyai Ontosoroh menjadi simbol perjuangan rakyat pribumi dalam menghadapi dominasi kolonial serta ketegangan sosial di masa penjajahan

    Analisis Postur Tubuh, Suhu dan Kekeruhan Air Terhadap Peningkatan Performa Renang Gaya Bebas Atlet Renang Kalimantan Barat Berbasis Digitalisasi: Analysis of Body Posture, Water Temperature, and Turbidity on Freestyle Swimming Performance Improvement of West Kalimantan Athletes Using a Digitalized Approach

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur servikal, suhu air, dan kekeruhan terhadap performa renang gaya bebas pada atlet renang Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan pada 17–18 Juli 2025 di Kolam Renang Tirtayudha Tanjungpura XIII dengan melibatkan tujuh atlet yang dipilih secara purposive sampling dari Klub Bintang Khatulistiwa. Pengumpulan data meliputi pengukuran kekeruhan air, suhu air, postur leher menggunakan posture grid dan perangkat lunak Apecs, serta uji kecepatan renang gaya bebas 50 meter. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara postur leher dan kecepatan renang (r = –0,949; p = 0,04), yang mengindikasikan bahwa keselarasan kepala-leher yang optimal dapat menurunkan hambatan hidrodinamik dan meningkatkan efisiensi gerakan. Suhu air juga memiliki korelasi positif signifikan dengan kecepatan (r = 0,529; p = 0,042), di mana peningkatan suhu dalam batas fisiologis mampu menurunkan viskositas air, mendukung fungsi otot, dan mempercepat performa. Sebaliknya, kekeruhan air pada rentang rendah (1–2 NTU) tidak berhubungan signifikan dengan kecepatan (p = 0,789). Temuan ini menegaskan peran penting postur servikal dan suhu air dalam mendukung performa renang, sementara kekeruhan pada level rendah tidak berpengaruh. Penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan sampel lebih besar dan variasi kondisi eksperimen yang lebih luas. This study investigates the relationship between cervical posture, water temperature, and turbidity with freestyle swimming performance among athletes in West Kalimantan. The research was conducted on July 17–18, 2025, at the Tirtayudha Tanjungpura XIII Swimming Pool, involving seven purposively selected swimmers from the Bintang Khatulistiwa Club. Data collection included measurements of water turbidity, water temperature, cervical posture using posture grid and Apecs software, and 50-meter freestyle speed tests. Statistical analysis employed the Spearman rank correlation and linear regression to examine associations between variables. Findings revealed a significant negative correlation between cervical posture and swimming speed (r = –0.949, p = 0.04), indicating that optimal head–neck alignment reduces hydrodynamic drag and improves propulsion efficiency. Water temperature also demonstrated a positive significant correlation with speed (r = 0.529, p = 0.042), where higher but physiologically optimal temperatures enhanced muscle function and reduced water viscosity, contributing to faster performance. In contrast, water turbidity within the range of 1–2 NTU showed no significant correlation with swimming velocity (p = 0.789), suggesting limited impact on biomechanics. These findings highlight the critical influence of cervical posture and water temperature on freestyle swimming performance, while low-level turbidity remains negligible. Future studies are recommended to expand sample size and experimental conditions to validate and generalize these resultsPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur servikal, suhu air, dan kekeruhan terhadap performa renang gaya bebas pada atlet renang Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan pada 17–18 Juli 2025 di Kolam Renang Tirtayudha Tanjungpura XIII dengan melibatkan tujuh atlet yang dipilih secara purposive sampling dari Klub Bintang Khatulistiwa. Pengumpulan data meliputi pengukuran kekeruhan air, suhu air, postur leher menggunakan posture grid dan perangkat lunak Apecs, serta uji kecepatan renang gaya bebas 50 meter. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara postur leher dan kecepatan renang (r = –0,949; p = 0,04), yang mengindikasikan bahwa keselarasan kepala-leher yang optimal dapat menurunkan hambatan hidrodinamik dan meningkatkan efisiensi gerakan. Suhu air juga memiliki korelasi positif signifikan dengan kecepatan (r = 0,529; p = 0,042), di mana peningkatan suhu dalam batas fisiologis mampu menurunkan viskositas air, mendukung fungsi otot, dan mempercepat performa. Sebaliknya, kekeruhan air pada rentang rendah (1–2 NTU) tidak berhubungan signifikan dengan kecepatan (p = 0,789). Temuan ini menegaskan peran penting postur servikal dan suhu air dalam mendukung performa renang, sementara kekeruhan pada level rendah tidak berpengaruh. Penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan sampel lebih besar dan variasi kondisi eksperimen yang lebih lua

    0

    full texts

    242

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Authentic Research
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇