Journal of Authentic Research
Not a member yet
    242 research outputs found

    Ketahanan Ranah Fungsi Bahasa Sasak Ngeno-Ngene Gen-Z di Lombok Timur

    No full text
    Pencampuran kode bahasa dalam komunikasi Gen-Z menyebabkan bergesernya penggunaan bahasa daerah sebagai identitas dari sebuah guyub tutur. Tujuan penelitian berdasarkan permasalahan tersebut untuk mengetahui bentuk ketahanan ranah fungsi bahasa sasak ngeno-ngene Gen-Z di Lombok Timur menggunakan pendekatan sosiolinguistik analisis domain (ranah) Joshua Fishman. Joshua Fishman membagi ranah bahasa menjadi ranah keluarga, agama, pertemanan, ketetanggaan, pendidikan, pekerjaan dan perdagangan. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 5 orang dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk teknik pengumpulan data. Teknik  analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Ketahanan bahasa Sasak ngeno-ngene ditemukan 3 data pada ranah keluarga, 0 data pada ranah agama, 3 data pada ranah pertemanan, 4 data pada ranah ketetanggaan, 0 data pada ranah pendidikan, 0 data pada ranah pekerjaan, 1 data pada ranah perdagangan. Bahasa Sasak dialek ngeno-ngene hanya bertahan pada ranah keluarga, pertemanan dan ketetanggaan. Sedangkan pada ranah pendidikan, pekerjaan, agama dan perdagangan bahasa tersebut lemah bahkan tidak muncul. Kesimpulan hasil penelitian ini ialah penggunaan bahasa Sasak dialek ngeno-ngene hanya bertahan di ranah informal dan lemah atau cenderung punah pada ranah formal. Faktor utama yang menyebabkan lemahnya penggunaan bahasa Sasak dialek ngeno-ngene ialah situasi komunikasi antara informan dan lawan tuturnya

    Kajian Psikologi Sastra David Krech Terhadap Karakter Tokoh Lail Dalam Novel Hujan Karya Tere Liye

    No full text
    Karya sastra menjadi penggambaran kehidupan manusia baik dari segi karakter, latar, ataupun emosi. Salah satu unsur penting dalam manusia adalah emosi, hal tersebut sebagai penggambaran dinamika kejiwaan manusia dalam menghadapi situasi kehidupan, sehingga penting untuk mengetahui bentuk emosi dalam diri manusia yang di representasikan dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk emosi tokoh Lail dan penyebab munculnya emosi dalam novel “Hujan” karya Tere Liye. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra David Krech yang memfokuskan pada klasifikasi emosi yang terdiri dari emosi dasar (kesedihan, kegembiran, kemarahan dan ketakutan), emosi yang berhubungan dengan stimulus sensor (sakit, jijik, bahagia),  emosi yang berhubungan dengan penilaian diri sendiri (sukses dan gagal, bangga dan malu, bersalah dan menyesal),  dan emosi yang berhubungan dengan orang lain ( cinta dan benci) dalam novel “Hujan” karya Tere Liye. Data dan sumber data dalam penelitian diperoleh dari data primer berupa novel “Hujan” dan data sekunder berupa jurnal, buku dan referensi yang relevan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi, membaca intensif dan teknik catat, kemudian dalam pengumpulan data dilakukan identifikasi korpus data, pengumpulan data primer dan sekunder, klasifikasi data, dan interpretasi awal. Sedangkan dalam analisis data digunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menemukan tujuh bentuk emosi dan penyebab kemunculan emosi, diantaranya kesedihan ditemukan 3 data, kegembiraan ditemukan 2 data, kemarahan ditemukan 2 data, ketakutan ditemukan 2 data, konsep rasa bersalah ditemukan 3 data, sakit ditemukan 2 data dan cinta ditemukan 2 data. Berdasarkan jumlah data, ditemukan dua bentuk emosi dominan yakni emosi kesedihan yang disebabkan oleh peristiwa kehilangan yang dialami tokoh, dan emosi kegembiraan yang disebabkan oleh tokoh pendamping yang hadir sebagai imbalan dari konflik batin tokoh. Kesimpulan dari penelitian ini ialah seluruh temuan bentuk emosi muncul karena adanya penyebab, baik yang berasal dari internal tokoh berupa emosi rasa bersalah disertai menyesal. Faktor penyebab yang berasal dari eksternal tokoh berupa emosi kesedihan, kegembiraan, ketakutan, sakit dan cinta. Kemudian keseluruhan emosi tersebut ditunjukkan dengan ekspresi dan reaksi emosional tokoh. Penelitian ini juga menemukan bahwa tokoh mengalami bentuk emosi dominan yakni kesedihan yang disebabkan oleh faktor internal tokoh dan eksternal tokoh dan memperkuat pendapat David Krech yang menegaskan bahwa emosi memiliki keterikatan dengan penyebab, reaksi dan ekspresi emosional. Penelitian ini dapat menunjukkan bahwa psikologi sastra mampu mengungkap emosional tokoh dan memberikan wawasan terkait kejiwaan manusia yang digambarkan melalui karya sastra

    Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol Sargassum crassifolium dari Perairan Sekotong Nusa Tenggara Barat Secara In-Vitro

    No full text
    Sargassum crassifolium merupakan alga cokelat yang telah diteliti mengandung senyawa fenolik sehingga berpotensi memberikan perlindungan terhadap dampak negatif paparan sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas tabir surya dari ekstrak etanol Sargassum crassifolium dari perairan Sekotong, Nusa Tenggara Barat secara in-vitro. Penelitian diawali dengan ekstraksi simplisia Sargassum crassifolium dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kemudian, dianalisis nilai Total Phenolic Content (TPC) pada ekstrak lalu dilanjutkan dengan uji aktivitas tabir surya menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan mengukur nilai Sun Protection Factor (SPF), persentase transmisi eritema (%Te) dan persentase transmisi pigmentasi (%Tp). Hasil (TPC, SPF, %Te, dan %Tp) kemudian dianalisis secara statistik menggunakan One-Way ANOVA dan korelasi Pearson. Proses maserasi sampel dengan etanol 96% menghasilkan ekstrak dengan rendemen 0,3315%. Ekstrak yang dihasilkan memiliki aktivitas tabir surya dengan nilai SPF pada konsentrasi 50, 75, dan 100 ppm secara berturut turut sebesar 2,94; 6,98; dan 10,46 dengan kategori proteksi minimal hingga maksimal, serta nilai %Te (0,63–0,43%) dan %Tp (0,58–0,36%) yang seluruhnya berada dalam kategori total block. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai SPF, maka transmisi UV yang menyebabkan eritema dan pigmentasi akan semakin rendah. Selain itu, semakin tinggi transmisi UV yang menyebabkan eritema, semakin tinggi pula transmisi UV yang menyebabkan pigmentasi. Oleh karenanya, ekstrak etanol Sargassum crassifolium berpotensi sebagai bahan aktif tabir surya alami untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV

    Regulasi Emosi sebagai Faktor Protektif dari Stres Akademik pada Siswa

    No full text
    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami stres akademik yang akan berdampak negatif pada prestasi belajar. Banyak faktor yang dapat menyebabkan stres akademik, salah satunya tingkat regulasi emosi. Faktor ini berperan sebagai penentu reaksi adaptif yang akan ditunjukkan siswa dalam menghadapi situasi yang menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat regulasi emosi, mendeskripsikan tingkat stres akademik siswa, serta mengkaji hubungan antara regulasi emosi dan stres akademik pada siswa SMA. Responden penelitian ini yaitu siswa SMAN 1 Lareh Sago Halaban kelas X, XI dan XII sebanyak 283 siswa, yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Instrumen yang digunakan adalah Skala Regulasi Emosi Siswa dan Skala Stres Akademik Siswa menggunakan skala likert. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment dengan bantuan software SPSS versi 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi secara umum berada pada kategori sedang (54,77%), sementara untuk tingkat stres akademik juga berada pada tingkat sedang (40,64%). Analisis korelasi dari kedua variabel menunjukkan hubungan yang signifikan dan negatif (r= -0,223; p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pada regulasi emosi cenderung akan diikuti dengan penurunan stres akademik. Hasil temuan dapat menjadi dasar bagi konselor sekolah dan lembaga pendidikan dalam merancang program dan intervensi untuk meningkatkan tingkat regulasi emosi guna mereduksi tingkat stres akademik siswa

    Pengaruh Pengaruh kompetensi pedagogik guru dan pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan menulis cerita peserta didik kelas V pada mata pelajaran bahasa indonesia di SDN Gugus 1 Selaparang: kompetensi pedagogik guru, pembelajaran berbasis proyek, keterampilan menulis cerita

    No full text
    This study aims to determine the effect of teachers’ pedagogical competence and project-based learning on the story- writing skills of fifth-grade students in Bahasa Indonesia at SDN Gugus 1 Selaparang. The research was conducted at SDN 5 Mataram and SDN 18 Mataram, which are part of Gugus 1 Selaparang. This study employed a quantitative method with an ex-post facto design. The sample consisted of students from Class VB at SDN 5 Mataram and Class V at SDN 18 Mataram, selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires to measure teachers’ pedagogical competence and the implementation of project- based learning, as well as a writing test to assess students’ story-writing skills. The data were analyzed using simple and multiple linear regression. The results showed that teachers’ pedagogical competence had a significant effect on students’ story- writing skills, with a t-value of 2.683 > 2.019 and a significance level of 0.010 < 0.05. Project-based learning also had a significant effect, with a t-value of 2.342 > 2.019 and a significance level of 0.024 < 0.05. Furthermore, teachers’ pedagogical competence and project-based learning simultaneously had a significant effect on students’ story-writing skills, indicated by an F-value of 6.650 > 3.23 and a significance level of 0.003 < 0.05.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik guru dan pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan menulis cerita peserta didik kelas V pada mata pelajaran bahasa indonesia di SDN Gugus 1 Selaparang.Penelitian ini dilakukan di SDN 5 Mataram dan SDN 18 Mataram yang merupakan bagian dari Gugus 1 Selaparang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain ex- post facto. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VB SDN 5 Mataram dan kelas V SDN 18 Mataram dengan keseluruhan sampel 44 siswa, penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur kompetensi pedagogik guru dan penerapan pembelajaran berbasis proyek, serta tes menulis cerita untuk mengukur keterampilan menulis peserta didik. Hasil penelitian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis cerita siswa dengan nilai t hitung 2,683 > 2,019 dan signifikansi 0,010 < 0,05, pembelajaran berbasis proyek berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis cerita siswa dengan nilai t hitung 2,342 > 2,019 dan signifikansi 0,024 < 0,05 serta kompetensi pedagogik guru dan pembelajaran berbasis proyek secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis cerita siswa dengan nilai F hitung 6,650 > 3,23 dan signifikansi 0,003 < 0,05

    Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media E-Komik terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi

    No full text
    Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran karena mampu mendorong siswa untuk lebih bersemangat, aktif, dan memiliki kemandirian dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan media e-komik terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. Media e-komik dipilih karena mampu mengahdirkan pembelajaran yang menyenangkan dan menarik perhatian siswa melalui kombinasi teks, visual, dan alur cerita yang kontekstual.  Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen semu. Rancangan yang dipilih berupa posttest only with nonequivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh kelas XI SOS di MAN Lombok Barat, dengan kelas XI SOS 2 (35 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI SOS 3 (35 siswa) sebagai kelompok kontrol yang dipilih melalui teknik simple random sampling setelah penyepadanan kelas dan. Instrumen pengumpulan data berupa angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji T Two Independent Sample setelah data dinyatakan normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai motivasi belajar siswa di kelas eksperimen (66,06) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (62,71) dengan nilai signifikansi p = 0,005 < 0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan media e-komik terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model PBL berbantuan media e-komik efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang interaktif. Learning motivation is a crucial factor that determines success in achieving learning objectives, as it encourages students to be more enthusiastic, active, and independent in their studies. This study aims to examine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by e-comic media on students’ learning motivation in sociology subjects. E-comic media was chosen because it can create an engaging and enjoyable learning experience by combining text, visuals, and contextual storytelling. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The selected design was a posttest-only with nonequivalent control group design. The study population included all eleventh-grade social science (XI SOS) students at MAN Lombok Barat, with class XI SOS 2 (35 students) serving as the experimental group and class XI SOS 3 (35 students) as the control group, selected using a simple random sampling technique after class matching. The data collection instrument was a learning motivation questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using an independent samples t-test after confirming that the data were normally distributed and homogeneous. The results showed that the average learning motivation score of students in the experimental class (66.06) was higher than that of the control class (62.71), with a significance value of p = 0.005 < 0.05, indicating that the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by e-comic media had a significant effect on students’ learning motivation in sociology subjects. These findings imply that the PBL model supported by e-comic media is effective in enhancing students’ learning motivation and can serve as an alternative interactive learning medium

    Efektivitas Model Pembelajaran REACT Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Topik Bioteknologi Di SMAN 1 Narmada

    No full text
    Pembelajaran yang tidak efektif seringkali menyebabkan ketidakseimbangan antara kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini dapat diatasi dengan menerapkan model pembelajaran yang relevan dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, dan Transfering) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Penelitian ini menggunakan Quasy Experimental dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Narmada. Sampel penelitian berjumlah 72 orang siswa yang dibagi dalam 2 kelas dan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (menggunakan model REACT) adalah 83,11, lebih tinggi dari kelas kontrol (menggunakan model discovery learning) yang hanya 73,33. Uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran REACT lebih efektif daripada model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada topik Bioteknologi

    Identity and Resistance in Mahmoud Darwish's Poem "Bitaqah Hawiyyah": A Roland Barthes Semiotic Analysis

    No full text
    This study aims to reveal the meanings of identity and resistance in Mahmoud Darwish’s poem Bitaqah Hawiyyah through Roland Barthes’ semiotic approach. This poem represents the collective experience of the Palestinian nation that has lost its land and freedom, yet continues to maintain its existence through language and symbols. Using Barthes’ semiotic theory, the analysis focuses on three levels of meaning: denotative, connotative, and mythological, to trace how signs in the poem construct the ideology of resistance. The research findings show that every element in the poem—from the command “Record! I am an Arab,” mentions of family, land, to stones—has a symbolic function that affirms Palestinian Arab identity and rejects colonial domination. Darwish successfully transforms oppressive administrative language into a tool for self-affirmation and collective awakening. At the mythological level, this poem creates a myth of steadfastness and existential continuity, where identity is not merely a social status but a form of cultural and spiritual resistance. Thus, Bitaqah Hawiyyah becomes a manifestation that language can function as a field of struggle and affirmation of Palestinian national identity.

    Transformasi Seni Tari Tradisional dalam Konteks Modern: Studi Analisis Bentuk, Fungsi, dan Representasi Budaya

    No full text
    Artikel ini menganalisis transformasi seni tari tradisional Indonesia dalam konteks modern melalui empat dimensi utama: perubahan bentuk penyajian, pergeseran fungsi, reinterpretasi nilai budaya, dan representasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif interpretatif dengan memanfaatkan studi literatur, analisis dokumen, serta observasi terhadap representasi tari di media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi bentuk terjadi melalui pemadatan struktur gerak, modifikasi pola lantai, inovasi kostum, serta hibriditas musik yang memungkinkan tari tradisional tampil komunikatif di ruang pertunjukan kontemporer maupun digital. Fungsi tari mengalami ekspansi dari ranah ritual dan adat menuju hiburan, edukasi, pariwisata, industri kreatif, dan diplomasi budaya, tanpa menghilangkan fungsi asalnya. Selain itu, nilai budaya ditafsir ulang oleh generasi modern melalui narasi personal, sosial, dan global yang menjadikan tradisi relevan dengan pengalaman kekinian. Representasi digital melalui platform seperti YouTube dan TikTok menghadirkan estetika baru yang dipengaruhi logika algoritmik, namun sekaligus memperluas akses, revitalisasi, dan partisipasi publik. Temuan-temuan ini menegaskan bahwa transformasi tari tradisional tidak menandakan melemahnya tradisi, tetapi merupakan mekanisme adaptif yang memastikan keberlanjutan budaya. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman multidimensional mengenai dinamika tradisi dalam ekosistem sosial dan teknologi modern

    Perangkat Pembelajaran IPA Berorientasi Pembelajaran Autentik untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Jenjang SMP

    No full text
    Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi yang diperlukan peserta didik dalam proses pembelajaran IPA. Namun, kompetensi tersebut tidak didukung dengan perangkat pembelajaran yang memadai sehingga menyebabkan peserta didik kesulitan memahami materi yang relevan untuk dipelajari. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan keefektifan hasil pengembangan perangkat pembelajaran IPA berorientasi pembelajaran autentik untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik jenjang SMP. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Banjarmasin dengan mengambil topik getaran, gelombang, dan bunyi. Metode penelitian menggunakan desain model evaluasi formatif Tessmer. Subjek uji validitas meliputi 3 pakar pendidikan, subjek uji perorangan adalah 3 peserta didik, subjek uji kelompok kecil adalah 4 peserta didik, dan subjek uji lapangan adalah 28 peserta didik. Data diperoleh melalui instrumen validasi, kepraktisan isi, kepraktisan harapan dan aktual, serta keefektifan harapan dan aktual. Muhammad ZainiJadi, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran hasil pengembangan dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif

    0

    full texts

    242

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Authentic Research
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇