Empiricism Journal
Not a member yet
400 research outputs found
Sort by
Hubungan Dukungan Suami dengan Tingkat Kehadiran Ibu Hamil dalam Kelas Ibu Hamil
Kelas ibu hamil adalah sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan tingkat kehadiran Ibu hamil dalam kelas Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mpunda. Kehadiran kelas ibu hamil di Puskesmas Mpunda belum mencapai target seperti yang diharapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bima sebesar 100% hanya 58,4%. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan tingkat kehadiran Ibu hamil dalam kelas Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima Tahun 2022. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional di Kecamatan Mpunda dari bulan April sampai dengan Mei 2022. Instrumen pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Analisis data dilakukan secara bertahap meliputi analisis univariat dan bivariat (chi-square). Dari hasil uji univariat di dapatkan hasil ibu yang hadir dalam kelas ibu hamil yang mendapat dukungan suami sebanyak 37 orang (68,5%), sedangkan ibu yang hadir dalam kelas ibu hamil yang tidak mendapat dukungan suami sebanyak 17 orang (22,2%). Dari hasil uji bivariat ada hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kehadiran ibu hamil (p=0,003) hal ini berarti bahwa nilai P lebih kecil dari a (P = 0.003 < a = 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa ada hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kehadiran ibu hamil dalam kelas Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima Tahun 2022 dengan nilai P value 0,003. Suami diharapkan dapat lebih memberikan dukungan dan perhatiannya kepada ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil sehingga ibu lebih semangat untuk mengikuti kelas ibu hamil.
Relationship between Husband's Support and Attendance Rate of Pregnant Women in Pregnant Women's Class
Abstract
Class for pregnant mothers is a means for learning together about health for pregnant mothers in the form of face-to-face in group which aims to know the relationship between husband support and the attendance level of pregnant mothers in pregnant mothers’ class in the working area of Mpunda Public Health. The attendance of the class of pregnant mothers at Mpunda Public Health Center has not reach the target as expected by the Bima City Health Office of 100% only 58.4%. The purpose of the study was to know the relationship between husband support and the attendance level of pregnant mothers in pregnant mothers’ class in the working area of Mpunda Public Health Center Bima City in 2022. It was a descriptive study by sing cross sectional approach in Mpunda district from April to May 2022. The data collection instrument used a questionnaire. Data analysis was carried out in stages including univariate and bivariate (chi square) analysis. Based on the result of univariate test got the result of mothers who attended the class of pregnant mothers who received support from their husband were 37 people (68.5%), while the mothers who attended the class of pregnant mothers who did not receive support from their husband were 17 people (22.2%). Based on the result of bivariate test there was a relationship between husband support and the attendance level of pregnant mothers (p=0.003) it meant that a P value smaller than a (P = 0.003 < a = 0.05). The conclusion of this study that there was a relationship between husband support and the attendance level of pregnant mothers in pregnant mothers’ class in the working area of Mpunda Public Health Center Bima City in 2022 with a P value 0.003. Husbands were expected to be able to give more support and attention to pregnant mothers to take classes for pregnant mothers so that mothers are more enthusiastic about taking classes for pregnant mothers
Minat Mahasiswa Pendidikan Olahraga terhadap Cabang Olahraga E-Sports di Universitas Pendidikan Mandalika
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin maju, muncul beberapa cabang olahraa baru yang memanfaatkan model terbaru yaitu dengan media elektronik yang sering disebut E-Sports. Kemudian banyaknya mahasiswa pendidikan olahraga semester 3 di Universitas Pendidikan Mandalika Mataram yang bermain video game. E-Sports merupakan permainan video games yang kompetitif. E-Sports merupakan cabang olahraga Exhibition Asian Games 2018 dan merupakan cabang olahraga SEA Games 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana minat mahasiswa pendidikan olahraga semester 3 terhadap E-Sports Divisi Mobile Legends Bang-Bang di Universitas Pendidikan Mandalika Mataram. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi mahasiswa pendidikan olahraga semester 3 di Universitas Pendidikan Mandalika Mataram adalah 400 mahasiswa. Teknik sampling menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 150 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan angket/kuesioner. Dengan instrumen berupa angket/kuesioner yang disebar melalui goggle form. Analisis data statistik deskriptif presentase sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa pendidikan olahraga semester 3 sangat suka terhadap E-Sports Divisi Mobile Legends Bang-Bang di Universitas Pendidikan Mandalika Mataram dengan persentase sebesar 84,7%. Peneliti memiliki saran kepada pihak kampus, agar lebih memperhatikan perkembangan mahasiswanya dalam setiap hal, termasuk perkembangan dalam bidang teknologi terkini, alangkah lebih baik mahasiswa yang memiliki minat yang tinggi terhadap E-Sports tersebut dibuatkan wadah atau sebuah perkumpulan (komunitas) atau kegiatan non-akademik agar mahasiswa yang berminat tersebut dapat menyalurkan minatnya dengan tepat dan terorganisir.
Sports Education Students' Interest in E-Sports at Mandalika University of Education
Abstract
This research is motivated by increasingly advanced technological developments, several new sports branches have emerged that utilize the latest models, namely electronic media which is often called E-Sports. Then there are many 3rd semester sports education students at the Mandalika Mataram University of Education who play video games. E-Sports is a competitive video game. E-Sports is a sport for the 2018 Asian Games Exhibition and a sport for the 2019 SEA Games. The aim of this research is to find out how interested 3rd semester sports education students are in E-Sports in the Mobile Legends Bang-Bang Division at the Mandalika University of Education, Mataram. This research method uses a quantitative descriptive approach. The total population of 3rd semester sports education students at the Mandalika Mataram University of Education is 400 students. The sampling technique used proportionate stratified random sampling technique, so that the sample in this study was 150 students. Data collection uses observation, documentation and questionnaires. With an instrument in the form of a questionnaire distributed via goggle form. Descriptive percentage statistical data analysis as a data analysis technique. The results of this research show that 3rd semester sports education students really like E-Sports in the Mobile Legends Bang-Bang Division at the Mandalika Mataram University of Education with a percentage of 84.7%. The researcher has suggestions for the campus to pay more attention to the development of its students in every way, including developments in the latest technological fields. It would be better for students who have a high interest in E-Sports to create a platform or an association (community) or non-academic activities. so that interested students can channel their interests appropriately and in an organized manner
Modifikasi Permainan Montessori terhadap Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia Dini Kelompok A TK Al Ijtihad
Anak usia dini merupakan individu yang unik dimana mereka mempunyai kebutuhan berbeda sesuai dengan tahapan usianya. Pada masa ini proses pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek fisik, sosial emosional, kognitif sedang mengalami masa tercepat dalam rentang perkembangan kehidupan manusia. Hasil observasi di lapangan menunjukan bahwa kemampuan motorik halus pada kelompok A TK Al Ijtihad masih rendah dan mengalami keterlambatan. Kegiatan motorik halus yang diberikan tidak benar-benar menstimulus perkembangan anak dan strategi pendidik dalam menyampaikan pembelajaran masih kurang tepat. Permainan Montessori yang merupakan metode belajar yang bergantung pada masing-masing anak didik, memiliki keunggulan dalam menumbuhkan kekritisan berfikir, berkolaborasi, dan bertindak lebih tegas, sehingga penting untuk diimplentasikan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil implementasi modifikasi permainan montessori terhadap kemampuan motorik halus pada kelompok A TK Al Ijtihad. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang bertujuan untuk mengetahui progres hasil belajar siswa setelah diberikan metode pembelajaran tertentu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak sebesar 55% berdasarkan evaluasi dari siklus 1 dan siklus II. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memperluas area penelitian dan jumlah sampel, serta memasukkan berbagai variasi permainan untuk mengembangkan aspek kemampuan anak.
Modification of Montessori Games on Fine Motor Skills in Early Childhood Group A Al Ijtihad Kindergarten
Abstract
Early childhood children are unique individuals in that they have different needs according to their age stages. At this time the process of growth and development in various physical, social, emotional and cognitive aspects is experiencing the fastest period in the development of human life. The results of observations in the field show that fine motor skills in group A Al Ijtihad Kindergarten are still low and experiencing delays. The fine motor activities provided do not really stimulate children's development and educators' strategies in delivering learning are still not appropriate. Montessori games, which are a learning method that depends on each student, have the advantage of fostering critical thinking, collaborating and acting more decisively, so it is important to implement them in the learning process to improve children's fine motor skills. The aim of this research is to determine the results of implementing modified Montessori games on fine motor skills in group A of Al Ijtihad Kindergarten. The research design used in this research is the Classroom Action Research (PTK) method, which aims to determine the progress of student learning outcomes after being given certain learning methods. The results of the study showed that there was an increase in children's fine motor skills by 55% based on evaluations from cycle 1 and cycle II. It is hoped that further research can expand the research area and sample size, as well as include various variations of games to develop aspects of children's abilities
Pengaruh Model Blended Learning Berbantuan LKPD Berbasis Virtual Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model blended learning berbantuan LKPD berbasis virtual terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian non equivalent group control. Penelitian bertempat di SMAN 7 mataram dengan populasi kela XI MIPA, sampel penelitian ialah kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah lembar soal pilihan ganda sebanyak 20 soal yang setelah diuji validitas, reabilitas, tingkat kesukaran, juga daya pembeda menjadi 18 soal, lembar observasi untuk menilai hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik. Kedua kelas diuji homgenitas dan normalitas menunjukkan bahwa kedua kelas homogen dan terdistribusi normal. Hasil uji-t polled varian menunjukkan bahwa thitung = 6,328 dan pada taraf signifikansi 5% ttabel = 2.101. Sehingga dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran blended learning berbantuan LKPD berbasis virtual memiliki pengaruh terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMAN 7 Mataram.
The Effect of Models Blended Learning Assisted by Virtual-Based LKPD Against Student Physics Learning Outcomes
Abstract
This study aims to determine the effect of the blended learning assisted by virtual based LKPD on student learning outcomes. This research uses a quasi-experimental research with a non equivalent group control research design. The research took place at SMAN 7 Mataram with a population of XI MIPA class, the research sample was class XI MIPA 1 as the experimental class and XI MIPA 6 as the control class. The instrument used in this study was a multiple choice question sheet consisting of 20 questions which after being tested for validity, reliability, level of difficulty, as well as discrimination became 18 questions, observation sheets to assess learning outcomes in the affective and psychomotor domains. Both classes were tested for homogeneity and normality indicating that both classes were homogeneous and normally distributed. t test polled varian results shows that thitung = 6.328 and at a significance level of 5% ttable = 2.101. So it can be stated that the learning modelblended learning assisted by virtual-based LKPD has an influence on the physics learning outcomes of SMAN 7 Mataram students
Pemenuhan Hak Anak Atas Pendidikan Dasar Berdasarkan Perspektif Hukum
Pelaksanaan pendidikan wajib belajar 9 tahun yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pemenuhan hak anak atas pendidikan dasar berdasarkan persepektif hukum merupakan hal yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah, dimana hak-hak anak tersebut dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kewajiban negara dalam memberikan pendidikan dasar yang wajib dan cuma-cuma bagi anak dan pelaksanaan pemenuhan hak anak atas pendidikan dasar di pemerintah daerah. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data skunder. Data Primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan yang bersumber dari hasil wawancara dan kuisioner yakni berupa daftar pertanyaan yang berkaitan langsung dengan substansi penelitian ini. Data sekunder, adalah data yang diperoleh dari kepustakaan melalui penelusuran literature, hasil-hasil penelitian dan peraturan perundang-undangan yang relevan dengan masalah atau substansi penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara yang diwakili pemerintah sebagai pihak pertama yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan pendidikan, memiliki kewajiban dalam pemenuhan hak anak atas Pendidikan Dasar. Pelaksanaan pendidikan dasar yang seharusnya bersisifat wajib dan cuma-cuma masih kurang berhasil, serta adanya sarana dan prasarana yang tidak lengkap menyebabkan kurang efektifnya pelaksanaan pendidikan dasar, sehingga berdampak pada pemenuhan hak anak atas pendidikan dasar. Dalam proses penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan sarana dan prasarana belum tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menyebabkan kurang efektifnya pelaksanaan pendidikan dasar di Kota Mataram, dan berdampak pada pemenuhan hak anak atas pendidikan dasar yang belum optimal.
Fulfillment of Children’s Rights to Basic Education Based on Legal Perspective
Abstract
The implementation of the 9-year compulsory education that has been regulated in Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, Fulfilling children's rights to basic education based on a legal perspective is something that must be done by local governments, where the rights of these children are protected by law Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection and Law Number 4 of 1979 concerning Child Welfare. The purpose of this study is to find out the state's obligation to provide compulsory and free basic education for children and the implementation of fulfilling children's rights to basic education in local governments. The data sources used in this research are primary data and secondary data. Primary data, namely data obtained directly from the field which is sourced from interviews and questionnaires, namely in the form of a list of questions that are directly related to the substance of this research. Secondary data, is data obtained from the literature through literature searches, research results and laws and regulations that are relevant to the problem or substance of this research. The results of the study show that the state, which is represented by the government as the first party responsible for administering education, has an obligation to fulfill children's rights to basic education. The implementation of basic education which should be compulsory and free of charge is still not successful, and the existence of incomplete facilities and infrastructure has resulted in the ineffectiveness of the implementation of basic education, which has an impact on fulfilling children's rights to basic education. In the process of organizing education and developing facilities and infrastructure it has not been on target and can be accounted for, resulting in less effective implementation of basic education in the City of Mataram, and an impact on fulfilling children's rights to basic education which has not been optimal
Sifat Fisika Papan Laminasi Kombinasi Kayu Sengon dan Bambu Petung (Dendrocalamus asper)
Penelitian ini mengkombinasikan bahan baku dari kayu sengon dengan non kayu yakni bambu petung menjadi produk laminasi. Sengon memiliki beberapa kelemahan yaitu berat jenisnyanya yang ringan yakni sekitar 0,33 dengan kelas kuat III-IV sehingga tidak layak digunakan sebagai bahan kontruksi karena masuk dalam kelas kuat. Sedangkan bambu petung memiliki karakteristik dasar mirip dengan kayu bahkan dalam beberapa hal bambu petung memiliki keunggulan dibandingkan kayu. Keunggulan bambu petung selain kekuatan mekaniknya yang kuat, bambu ini dapat mudah ditemukan di daerah tropis dan waktu tumbuh yang dominan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat labur terhadap sifat laminasi dari kombinasi kayu sengon dengan bambu petung dan mengetahui pengaruh pembuatan laminasi kombinasi kayu sengon bambu petung terhadap peningkatan kelas kuat. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kerapatan papan laminasi kayu sengon bambu petung yakni 0,50 gr/cm3, dengan kisaran nilai kadar air rata-rata yakni sebesar 13,86% Nilai kadar ini telah memenuhi standar JAS 234:2003 yaitu kurang dari 15%. Terjadi peningkatan kelas kuat menjadi kelas kuat III yang dapat digunakan sebagai bahan kontruksi ringan. Pengujian sifat fisika papan laminasi kayu sengon bambu petung telah memenuhi standar SNI 01-6240-2000 dan JAS SE-7 2003.
Physical Properties of Combination Laminated Boards of Sengon Wood and Petung Bamboo (Dendrocalamus asper)
Abstract
This study combined raw materials from sengon wood with non-wood, namely petung bamboo, to produce laminated products. Sengon has several weaknesses, namely its light specific gravity which is around 0.33 with a strength class III-IV so it is not suitable for use as a construction material because it is included in the strength class. Meanwhile, petung bamboo has basic characteristics similar to wood, even in some ways petung bamboo has advantages over wood. The superiority of petung bamboo besides its strong mechanical strength, this bamboo can be easily found in tropical areas and has a dominantly fast growing time. This study aims to determine the effect of labur weight on the lamination properties of the combination of petung bamboo and sengon wood and to determine the effect of making a combination of petung bamboo sengon wood on the increase in strength class. The method used in this study used an experimental method with an experimental design using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD). The results showed that the average density of petung bamboo sengon wood laminated boards was 0.50 gr/cm3, with an average moisture content range of 13.86%. 15%. There was an increase in the strength class to become strong class III which can be used as a lightweight construction material. Testing of the physical properties of petung sengon bamboo wood laminated boards complied with SNI 01-6240-2000 and JAS SE-7 2003 standards
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Baca Siswa di Daerah Terpencil Terdepan dan Tertinggal
Aktivitas membaca adalah salah satu usaha untuk mendapatkan informasi atau sebuah pesan, atau menemukan pengetahuan baru yang tidak pernah dialami sebelumnya dan dapat dilakukan oleh semua orang di segala usia, seperti masyarakat umum, siswa dan anak pra sekolah. Rendahnya minat baca di usia anak sekolah telah menjadi problema tersendiri dalam dunia pendidikan, khususnya di daerah terpencil. Terdepan dan tertinggal (3T). Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat baca siswa pelajar SD di daerah 3T dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data primer penelitian ini adalah peserta didik kelas 5, pihak sekolah yaitu kepala sekolah dan wali kelas 5 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 27 Kartiasa Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Metode pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi serta dokumentasi, selanjutnya dilakukan analisis data melalui penyusunan narasi dari data yang diperoleh dan menarik kesimpulan terkait faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat baca pada siswa yang menjadi responden dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis, menunjukkan faktor penyebab menurunnya minat baca siswa di daerah 3T adalah kurangnya akses dalam mendapatkan buku bacaan khususnya buku Pelajaran sekolah, rendahnya tingkat pendidikan orangtua serta kurangnya waktu yang tersedia bagi anak sekolah ketika pulang sekolah karena sibuk membantu orang tua.
Analysis of the Factors Causing the Low Interest in Reading of Students in the Leading and Lowest Remote Areas
Abstract
Reading activity is one of the efforts to get information or a message, or find new knowledge that has never been experienced before and can be done by everyone at all ages, such as the general public, students and pre-school children. The low interest in reading among school-age children has become a separate problem in the world of education, especially in remote areas. Leading and lagging (3T). The purpose of this research is to examine the factors that cause the low reading interest of elementary school students in the 3T area by using a descriptive qualitative approach. The primary data source for this study was 5th grade students, the school's principal and homeroom teacher for 5th grade at Public Elementary School (SDN) 27 Kartiasa, Sambas District, Sambas Regency, West Kalimantan. Data collection methods used questionnaires, interviews, observation and documentation, then data analysis was carried out through compiling narratives from the data obtained and drawing conclusions regarding the factors causing low reading interest in students who were respondents in this study. Based on the results of the analysis, it shows that the factors causing the decline in students' interest in reading in the 3T areas are the lack of access to reading books, especially school textbooks, the low level of parental education and the lack of time available for school children when they come home from school because they are busy helping their parents
Estimasi Pengunjung Pontianak Interactive Center dengan Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing
Pontianak Interactive Center (Pontive Center) adalah salah satu layanan publik yang disediakan pemerintah melalu Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak. Pontive Center menyediakan layanan publik seperti pusat kendali CCTV dan berbagai sensor pengamatan, pengelolaan informasi, sistem TIK, dan sebagainya. Jumlah kunjungan setiap bulannya di Pontive Center cukup beragam sehingga diperlukan estimasi jumlah kunjungan agar Pontive Center dapat mempersiapkan segala alternatif yang dapat digunakan jika terjadi lonjakan jumlah kunjungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Double Exponential Smoothing (DES) dalam mengestimasikan jumlah kunjungan di Pontive Center. Data yang digunakan yaitu data jumlah kunjungan di Pontive Center dalam bulanan dari tahun 2019-2022. Data ini merupakan jumlah kunjungan di Pontive Center seperti kunjungan instansi, rapat kerja, seminar, sosialisasi dan sebagainya. Penelitian ini mengestimasikan jumlah kunjungan selama 12 bulan ke depan dan didapat rata-rata jumlah kunjungannya yaitu 11-12 kunjungan perbulannya. Perhitungan nilai Mean Absolut Percentage Error (MAPE) yang didapat yaitu sebesar 42%, sehingga model estimasi dengan Double Exponential Smoothing pada penelitian ini cukup layak digunakan.
Estimated Visitors to the Pontianak Interactive Center Using the Double Exponential Smoothing Method
Abstract
Pontianak Interactive Center (Pontive Center) is one of the public services provided by the government through the Pontianak City Communication and Information Service. Pontive Center provides public services such as CCTV control centers and various observation sensors, information management, ICT systems, and so on. The number of visits each month at the Pontive Center is quite varied, so an estimate of the number of visits is needed so that the Pontive Center can prepare all alternatives that can be used if there is a spike in the number of visits. The method used in this research is the Double Exponential Smoothing (DES) method in estimating the number of visits to the Pontive Center. The data used is data on the number of visits to the Pontive Center monthly from 2019-2022. This data represents the number of visits to the Pontive Center such as agency visits, work meetings, seminars, socialization and so on. This study estimated the number of visits over the next 12 months and found that the average number of visits was 11-12 visits per month. The calculation of the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) value obtained is 42%, so the estimation model with Double Exponential Smoothing in this research is quite suitable for use
Dilematika Pertumbuhan Pariwisata Pasca Pandemik dan Penertiban Hukum untuk Imigran di Denpasar Bali
Pulau Bali, sebagai pemenang Travelers Choice Best of the Best 2021 oleh TripAdvisor, telah mengalami dampak serius dari pandemi COVID-19. Perekonomian pulau ini terganggu oleh pembatasan perjalanan dan penutupan bandara internasional, menyebabkan penurunan signifikan dalam jumlah wisatawan. Pasca pandemi, Bali menghadapi hambatan pemulihan, termasuk fluktuasi harga komoditas global akibat perang Rusia-Ukraina. Wisatawan asing, termasuk dari Rusia dan Ukraina, memanfaatkan kondisi ini dengan berbagai kegiatan, termasuk bekerja tanpa izin. Perilaku beragam wisatawan dan pelanggaran terhadap budaya lokal menimbulkan dilema antara meningkatkan pariwisata dan menjaga citra pulau Bali yang ramah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik untuk menganalisis fenomena ini melalui kajian referensi seperti artikel akademis, laporan industri pariwisata, dan kebijakan terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa, sementara pariwisata memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi Bali, perlu adanya keseimbangan antara pertumbuhan sektor ini dan perlindungan hak pekerja lokal. Langkah-langkah penegakan hukum, seperti Satuan Tugas dan peraturan daerah, telah diambil untuk menertibkan wisatawan asing yang melanggar aturan. Namun, terdapat dilema kompleks antara penegakan hukum yang tegas dan menjaga citra ramah Bali. Kesimpulannya, intervensi pemerintah dan kerja sama antara pihak berwenang dan pelaku industri diperlukan untuk menjaga keseimbangan ini demi keberlanjutan pariwisata Bali.
The Dilemma of Tourism Growth Post-Pandemic and Law Enforcement on Foreign Tourists in Bali
Abstract
Bali, recognized as the Travelers Choice Best of the Best 2021 by TripAdvisor, has faced significant impacts from the COVID-19 pandemic. The island's economy suffered disruptions due to travel restrictions and the closure of international airports, leading to a substantial decrease in tourist numbers. In the post-pandemic era, Bali encounters hurdles in recovery, including global commodity price fluctuations due to the Russia-Ukraine war. Foreign tourists, including those from Russia and Ukraine, exploit these conditions engaging in various activities, including unauthorized employment. Diverse tourist behaviors and violations of local culture pose a dilemma between boosting tourism and preserving Bali's friendly image. This research utilizes a descriptive-analytical approach to analyze these phenomena through reference studies such as academic articles, tourism industry reports, and relevant policies. The findings indicate that, while tourism significantly contributes to Bali's economy, there is a need for a balance between the growth of this sector and the protection of local workers' rights. Law enforcement measures, such as the Task Force and local regulations, have been implemented to regulate foreign tourists violating rules. However, a complex dilemma exists between rigorous law enforcement and maintaining Bali's welcoming image. In conclusion, government intervention and collaboration between authorities and industry stakeholders are necessary to maintain this balance for the sustainability of Bali's tourism
Kajian Kritis Profil Pelajar Pancasila dari Perspektif Filsafat Pendidikan
Penelitian ini mengeksplorasi kajian kritis terhadap profil pelajar Pancasila dari perspektif filsafat pendidikan, diharapkan dapat muncul pemahaman yang lebih dalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pendidikan dalam mewujudkan tujuan nasional yang terkandung dalam Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Dalam kajian kritis yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa profil Pelajar Pancasila merupakan ciri karakter dan kompetensi yang diharapkan untuk diraih oleh peserta didik, yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila. Berbagai penerapan telah dilakukan peneliti dalam menerapkan profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka antara lain merealisasikan Profil Pelajar Pancasila dalam proses pendidikan, seorang Guru (khususnya yang beragama Hindu) di sekolah dasar dapat berpedoman pada Weda sebagai kitab suci agama Hindu. Kisah Ram?y?na bisa dijadikan salah satu literatur suci yang digali refleksi Profil Pelajar Pancasila oleh Pelajar Hindu dalam proses pembelajaran. Profil pelajar pancasila memiliki elemen kunci yang sejalan dengan kriteria education for sustainable development. Pada film ‘Susi Susanti – Love All’ muncul representasi nilai nasionalisme dan implementasi Profil Pelajar Pancasila.
Critical Study of Pancasila Student Profiles from The Perspective of Educational Philosophy
Abstract
This research explores a critical study of the profile of Pancasila students from the perspective of educational philosophy, it is hoped that a deeper understanding of the challenges and opportunities faced by education in realizing the national goals contained in Pancasila will emerge. In the critical study carried out by researchers in this research, it can be concluded that the Pancasila Student profile is a characteristic of the character and competencies that students are expected to achieve, which is based on the noble values ??of Pancasila. Researchers have carried out various applications in implementing the Pancasila Student Profile in the Independent Curriculum, including realizing the Pancasila Student Profile in the educational process, a teacher (especially those who are Hindu) in elementary schools can be guided by the Vedas as the holy book of Hinduism. The story of the Ram?y?na can be used as one of the sacred literatures that can be explored for reflection on the Pancasila Student Profile by Hindu Students in the learning process. The Pancasila student profile has key elements that are in line with the criteria for education for sustainable development. In the film 'Susi Susanti – Love All' a representation of nationalist values ??and the implementation of the Pancasila Student Profile appears