Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    PELATIHAN DAN PEMBENTUKAN PIK M (PUSAT INFORMASI DAN KONSELING-MAHASISWA) DI KOTA YOGYAKARTA TRAINING AND ESTABLISHMENT OF PIK M (STUDENT AND CONSELING-INFORMATION CENTER) IN YOGYAKARTA CITY

    Get PDF
    Latar Belakang: Remaja merupakan masa peralihan dari fase anak-anak menuju dewasa. Dalam  fase ini, remaja memiliki permasalahan yang kompleks. Remaja sangat gampang terpengaruh dengan lingkungan, sehingga harapannya mahasiswa bisa beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan yang ada. Perlu perhatian khusus bagi remaja yang berada difase ini. Oleh karena itu, perlunya informasi yang benar dan tepat yang bersumber dari mereka sendiri. Tujuan: Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran melalui PIK R yaitu tentang kesehatan reproduksi remaja. Metode: Dalam pengabdian ini menggunakan 3 tahapan yaitu pra pelaksanaan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan dan pengabdian ini berlangsung 2 hari. Hasil: Penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah pelatihan PIK M dan terdapat perbedaan perilaku sebelum dan sesudah pelatihan PIK

    LAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL BERKSEINAMBUNGAN

    Get PDF
    Kehamilan adalah masa ketika ada berbagai perubahan. Perubahan-perubahan ini dapat terjadi secara fisiologis, tetapi mereka juga dapat menjadi potologis. Oleh karena itu, identifikasi faktor risiko selama kehamilan dan layanan berkelanjutan memainkan peran penting dalam mengurangi angka kematian ibu. Salah satu bentuk kerja sama lintas sektoral dari sektor pendidikan dan kesehatan adalah menjadi fasilitator yang diharapkan dapat mendorong agen perubahan dalam masyarakat, terutama dalam mengurangi angka kematian ibu. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemeriksaan dan pendidikan bagi wanita hamil tentang faktor risiko selama kehamilan dan persiapan persalinan untuk keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil di Desa Pangkah Karangdadap Kecamatan Pekalongan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil, terutama tentang faktor risiko dan persiapan persalinan untuk pemberian ASI eksklusif. Metode: Yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan laboratorium, ceramah, dan diskusi. Pembicara dalam kegiatan ini adalah tim dosen STIKES Muhammadiyah Pekajangan dan Bidan di Desa Pangkah. Hasil: Kegiatan menunjukkan peserta aktif dalam kegiatan dan peningkatan pengetahuan tentang persiapan persalinan dan menyusui eksklusi

    STUDI KORELASI ANTARA BMI DENGAN MORTALITAS PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF

    Get PDF
    Latar Belakang Gagal jantung kongestif (GJK) merupakan masalah kesehatan progresif dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di negara maju maupun negara berkembang dan kasus gagal jantung menjadi kasus 10 terbesar di RSUD Mangusada. Salah satu kondisi yang memperberat pasien dengan gagal jantung kongestif adalah obesitas. Penentukan tingkat obesitas dapat menggunakan pengukuran antropometri, salah satunya berupa pengukuran Body Mass Index (BMI). Tujuan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan BMI dengan mortalitas pasien GJK di RSUD Mangusada. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional study) menggunakan uji analisis korelasi Gamma. Hasil Hasil penelitian menunjukkan p = 0.043 dimana p < (0.05) sehingga Ho gagal ditolak yang berarti bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara BMI dengan mortalitas pasien gagal jantung kongestif. Nilai korelasi 0.198 yang berarti korelasi sangat lemah dan arah korelasinya positif yaitu semakin besar BMI pasien risiko meninggal juga semakin besar. Kesimpulan BMI terbukti memiliki korelasi yang signifikan dengan mortalitas pasien gagal jantung kongestif, sehingga kontrol diet pada pasien GJK sangat diperlukan

    Peningkatan Produksi Asi Ibu Menyusui Pasca Melalui Pemberian Pijat Oksitosin dan Terapi Musik Klasik (Mozart) Wilayah Kerja Puskesmas Kradenan 2

    Get PDF
    Air susu ibu adalah makanan terbaik bagi bayi. Kehidupan awal seorang bayiakan rentan dan beresiko terhadap masalah ancaman kesakitan dan kematian. Seorang Ibuterutama pada primigravida pada awal persalinan akan mengalami kesulitan dalam pengeluaranASI. Tujuan: mengetahui perbedaan pemberian pijat oksitosin dan terapi musik klasik (mozart)terhadap jumlah produksi ASI. Metode: JenisPenelitian kuantitatif komperatif. Populasi ibumenyusui yang melahirkan. Sampel sebanyak 34 responden yang dibagi dalam dua kelompokyang menggunakan metode non probability sampling. Instrumen penelitian adalah observasi,.Hasil: Hasil uji Mann Whitney Test produksi ASI kelompok Pijat oksitosin dan kelompok Terapimusik klasik diperoleh nilai signifikansi (p-value) 0,011, rata-rata selisih pada kelompok pijatoksitosin lebih tinggi dari pada selisih produksi ASI pada kelompok terapi musik yaitu 65,91 >53,41 Simpulan: Terdapat perbedaan antar pijat oksitosin dan musik klasik. Produksi ASI lebihbanyak pijat oksitosin bila dibandingkan musik klasi

    BUBUR TEMPE MEMBANTU PENANGANAN DIARE PADA BALITA

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit diare dapat terjadi karena konsumsi makanan maupun minuman yang terkontaminasi oleh bakteri, virus, atau parasit. Mayoritas penderita diare adalah anak berusia dibawah lima tahun (balita) dengan prevalensi sebesar 12,2%.  Penyakit diare dapat berakibat fatal apabila penderita diare mengalami dehidrasi berat. Pemberian bubur tempe kepada penderita diare ini dapat mempersingkat durasi diare akut serta mempercepat pertambahan berat badan setelah menderita diare akut. Hasil wawancara pada ibu-ibu yang mempunyai anak Balita di wilayah Gendengan, Wirun, Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo didapatkan mayoritas belum mengetahui tentang penanganan diare pada balita dengan bubur tempe.  Tujuan: Memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa bubur tempe dapat mengobati diare pada balita. Metode: yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat adalah sosialisasi dan pendidikan kesehatan mengenai penyakit diare dan penatalaksanaannya dengan pemberian bubur tempe. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan pada hari Selasa tanggal 27 Februari 2018 di rumah warga di Desa Gendengan Wirun Kecamatan Mojolaban Sukoharjo. Kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh 35 orang. Hasil: Observasi dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini, bahwa mayoritas peserta aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat serta dapat mendemonstrasikan kembali cara pembuatan bubur tempe. Pemberian pendidikan kesehatan tentang penanganan diare dengan pemberian bubur tempe telah membuktikan bahwa pengetahuan dan ketrampilan masyarakat meningkat setelah diberikan penyuluha

    Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus dengan Metode Relaksasi

    Get PDF
    Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik menahun yang diakibatkan oleh  pankreas yang tidak memproduksi secara cukup insulin atau insulin yang diproduksi secara efektif tidak dapat digunakan oleh tubuh. Pada tahun 2012 Prevalensi diabetes melitus tergantung insulin di Provinsi Jawa Tengah sebesar 0,06 lebih rendah dibanding tahun 2011 (0,09%). Sukoharjo pada tahun 2014 melaporkan sebanyak 5.413 kasus meningkat dibandingkan kasus DM pada tahun 2013 sebanyak 5.052 kasus. Kualitas hidup sangat penting didalam mengelola sebuah penyakit, seperti penyakit DM. Kualitas hidup pasien DM dapat ditingkatkan melalui metode relaksasi. Tujuan Penelitian : Menganalisis peningkatan kualitas hidup pasien DM melalui metode relaksasi. Metode: metode Quasi Eksperimental. Rancangan penelitian pre-post group test design with control group.sampel penelitian ada 25 kelompok perlakuan dan 25 kelompok kontrol. Hasil: menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan kualitas hidup pasien DM terjadi peningkatan secara signifikan dari pertemuan pertama sampai keenam, dengan nilai p=0,000 (p< 0,05). Perlakuan relaksasi secara signifikan berpengaruh meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus, perlakuan kontrol tidak signifikan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus dan perlakuan relaksasi lebih baik dalam meningkatkan kualitas hidup dibandingkan kontrol. Kesimpulan: Perlakuan relaksasi secara signifikan berpengaruh signifikan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitu

    PEMANFAATAN TEPUNG AMPAS KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KUE SERAT TINGGI UNTUK PENCEGAHAN KONSTIPANSI PADA IBU HAMIL

    Get PDF
    Sembelit adalah suatu kondisi di mana sekresi sisa metabolisme metabolisme tubuh dalam bentuk feses menjadi keras dan menimbulkan kesulitan saat buang air besar. Perubahan pola makan pada wanita hamil berkontribusi terhadap sembelit. Tujuan: Terapi lini pertama dan utama untuk sembelit adalah meningkatkan asupan serat dan cairan. Kebutuhan serat dapat diperoleh dengan upaya alternatif, salah satunya adalah penggunaan bubur kelapa. ampas kelapa memiliki beberapa keunggulan, yang memiliki kandungan protein 18%, lemak 8%, dan 12% serat kelapa mentah juga mengandung 61% galaktomanan. Kandungan galaktomanan berfungsi sebagai sumber serat makanan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pencernaan yang lancar. Metode: Kegiatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pengolahan ampas kelapa menjadi tepung (pengumpulan bahan, pengolahan bahan dan proses penggilingan) dan tahap kedua, pengolahan tepung kelapa menjadi kue serat tinggi. Hasil: Terdapat 8 wanita hamil yang mengalami sembelit dan telah diberi kue dari tepung bubur kelapa dan setelah 1 minggu evaluasi ada 7 orang yang tidak lagi mengalami sembelit (87,5%) dan 1 orang (12,5%) yang masih memiliki sembeli

    PENINGKATAN KETRAMPILAN DAN PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN DALAM MANAGEMEN LAKTASI DI DESA JETIS KAB. SUKOHARJO

    Get PDF
    Background of study: Postpartum services consisting of breast care and lactation management must include recommending breastfeeding to the puerperal mother. The success of lactation management can be effected by a health promoter who is close to the community, known as health cadres. Jetis Village has 32 health cadres who have never received any training on proper breastfeeding techniques and breast care as an effort to promote love for breastfeeding, hence the cadres’ limited knowledge. Objective: To improve cadres’ knowledge and skills about proper breast care and breastfeeding techniques.. Method: This activity is conducted in 3 (three) stages, including socialization, training on breast care and proper breastfeeding techniques and assistance. Result: 72% of cadres can perform breast care procedures well, and 86% of the cadres can perform the skills of breastfeeding excellently. Conclusion: Health cadres’ knowledge and skills increase in breast care and correct breastfeeding techniques for infants. Cadres with the right knowledge and skills will be able to help the management of mothers after childbirth for breast care and breastfeeding techniques

    PERKEMBANGAN USIA MEMPENGARUHI KEKUATAN OTOT PUNGGUNG PADA ORANG DEWASA USIA 40-60 TAHUN

    No full text
    ABSTRAKLatar belakang: Bertambahnya umur seseorang pada usia dewasa diikuti perusakan jaringan-jaringan tubuh yang menyebabkan penurunan kemampuan fisik yang terjadi yaitu penurunan pada kekuatan otot punggung yang berpengaruh pada aktivitas. Penurunan kemampuan melakukan aktivitas dan kemampuan kerja menjadi menurun disebabkan oleh penurunan fungsi fisiologis, neurologis, dan kemampuan fisik terjadi sesudah umur antara 30 sampai 40 tahun dengan irama yang  berbeda untuk setiap orang. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh usia terhadap kekuatan otot punggung pada orang dewasa usia 40-60 tahun. Metode penelitian: observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah laki-laki dan perempuan usia 40-60 tahun di daerah Kecamatan Jebres yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 responden. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian: uji Spearman’s rho menunjukkan hasil p= 0,011 < 0,05 yang berarti bahwa usia berpengaruh terhadap kekuatan otot punggung pada orang dewasa usia 40-60 tahun.Â

    PENDEKATAN QSAR DALAM PEMODELAN SENYAWA TURUNAN ASAM KARBAMAT SEBAGAI ANTI KANKER DENGAN METODE PARAMETERIZATION MODEL 3

    Get PDF
    dan pemodelan persamaan struktur senyawa turunan asam karbamat dilakukan dengan metode semiempiris Parameterization Model 3 (PM3). Analisis QSAR dilakukan dengan regresi multilinier untuk memperoleh persamaan QSAR terbaik, persamaan tersebut adalah: Log 1/IC50 = -24,259 + 0.129 (LogP) + 0.439 (dipole) – 23.615 (qC16) + 92.833 (qC17) + 83.519 (qN29) – 35.323 (qO31) – 33.963 (qO32).(n= 13, R= 0,940, R2= 0.883, Fhitung/Ftabel= 1.1038026 , PRESS= 0,7799634, SD= 0.134815) Berdasarkan model diatas, dapat dilakukan penelitian lanjut untuk merancang senyawa baru dengan aktivitas inhibitor yang lebih tinggi terhadap kanker. Senyawa tersebut nantinya dapat direkomendasikan untuk disintesis di laboratorium sebagai senyawa anti kanker baru

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇