Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    PERBEDAAN PENGARUH ANTARA PEMBERIAN ULTRASOUND DENGAN ULTRASOUND DAN MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS LUTUT DI RS PKU MUHAMMADIYAH KARANGANYAR

    No full text
    Osteoarthritis lutut adalah penyakit degeneratif pada sendi lutut karena adanya abrasi tulang rawan sendi dan pembentukan tulang baru pada permukaan persendian yang mampu menyebabkan kelemahan otot dan tendon sehingga membatasi gerak dan menyebabkan nyeri, adapun modalitas fisioterapi yang digunakan untuk mengurangi nyeri, seperti ultrasound dan myofascial release technique.Tujuan: Untuk mengetahui perbedaaan pengaruh antara pemberian Ultrasound dengan Ultrasound dan Myofascial Release Technique terhadap penurunan nyeri pada pasien osteoarthritis lutut. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperiment dengan desain pre and post two groups desain. Pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 48 pasien. Kelompok I diberikan perlakuan ultrasound sebanyak 24 pasien dan kelompok II diberikan ultrasound dan myofascial release technique sebanyak 24 pasien. Analisa data menggunakan uji wilxocon dan man withney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pemberian Ultrasound dengan Ultrasound dan Myofascial Release Technique terhadap penurunan nyeri pada pasien osteoarthritis lutut dengan signifikasi sebesar 0,000 (P<0.05), artinya ada perbedaan pengaruh

    PEMBERDAYAAN REMAJA UNTUK MENCEGAH NARKOLEMA

    Get PDF
    Background:The prevalence of accessing pornographic material in adolescents tends to increase.. Users of pornography can become addicted to the same internal chemicals made by drugs or drugs called by narkolema.The picture of the incidence of narcolema in SMKN 7 Surakarta known sebannyak 98 students (89.1%) have narcolema Narkolema can cause impaired brain function in the pre frontal cortex or forebrain. The target of this activity is to increase the knowledge of narcolema and can reduce the number of incidents of narcolema. The expected outcomes with the activities of empowerment of adolescents with the provision of material about the dangers of narcolema, 100% of students who follow this activity so that knowledge about narcolema can be absorbed so as to Reduce the incidence of narcolema in adolescents.The methods undertaken in the implementation of this activity is video playback about the dangers of narcolema and its prevention, Discussion, Giving of leaflets. The results of this dedication is in the form of increasing knowledge on students of SMKN 7 Surakarta. The conclusion of the knowledge about danger and the prevention of narcolema followed by 238 participants, to further need to make extension planning accompanied by continuous facilitation by involving participan

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN IMD PADA PASIEN PASCA PERSALINAN DI BPM RATNA WILIS PALEMBANG TAHUN 2016

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan IMD pada pasien pasca persalinan di BPM Ratna Wilis Palembang tahun 2016. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pedekatan “cross sectionalâ€. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang kebetulan ada pada saat penelitian ini dilakukan. Jumlah sampel penelitian sebanyak 32 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2016 – Januari 2017. Hasil uji chi square menunjukkan variabel pengetahuan (p = 0,007) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini, pendidikan (p = 0,023) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini dan sikap (p = 0,022) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini. Disarankan kepada pihak BPM melakukan penyuluhan tentang pelaksanaan inisiasi menyusu dini maupun konseling secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warg

    PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU

    Get PDF
    Latar Belakang: Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Upaya program P4K sudah dimulai sekitar tahun 2010, namun hingga saat ini tujuan untuk menurunkan AKI yang tertuang dalam MDGs  sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 belum tercapai. Menurut SDKI tahun 2012 AKI di Indonesia justru mengalami peningkatan sebesar 359 per 100.000 KH .Tujuan : Mendiskripsikan pelaksanaan program P4K di Puskesmas Plupuh II. Hasil: Kegiatan pendataan ibu hamil dilakukan oleh bidan dan kader kesehatan. Bidan desa melakukan konseling tentang P4K pada ibu hamil . sebagai legalitas jika ibu hamil telah terdata dan diberi konseling P4K rumah ibu hamil ditempel dengan stiker P4K. Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), notifikasi stiker P4K terlaksana dengan baik, penempelan stiker dilakukan oleh kader, ibu hamil, dan bidan desa. Pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat tetapi belum ada perjanijian secara formal kepada pemilik mobil, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya. Simpulan: Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya

    GAMBARAN SKALA NYERI PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL YANG MENJALANI KEMOTERAPI

    No full text
    Latar belakang : nyeri pada pasien kanker kolorektal merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan yang terjadi pada pasien akibat dari adanya penekanan sel tumor dan juga efek samping obat kemoterapi. Nyeri dapat berdampak pada berbagai aspek baik biopsikososiokultural dan spiritual. Tujuan dari penelitian untuk mendeskrisikan  skala nyeri pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi. Metode : Metode penelitian merupakan penelitian deskriptif. Subyek penelitian sebanyak 24 pasien kanker kolorektal dengan kemoterapi ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen buku harian yang didalamnya terdapat numeric rating scale untuk nyeri.  Hasil : Nilai rata-rata kemampuan aktivitas pasien hari pertama hingga hari kesembilan yaitu  4,33SD 1,09 hingga 3,45 SD 1,06. Kesimpulan : Nyeri pada  pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi ada pada kategori sedang. Perawat hendaknya mengkaji nyeri pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi dan memberikan intervensi yang tepat

    INDEX MASSA TUBUH (IMT) MEMPENGARUHI AKTIVITAS REMAJA PUTRI SMP NEGERI 1 SUMBERLAWANG

    Get PDF
    Gaya hidup sedentarian ditandai dengan banyak duduk serta kuranggerak. Gaya hidup sedentarian menyebabkan menurunya aktivitas fisik sehingga terjadipenurunan penggunaan energi. Remaja putri yang mempunyai Indeks masa tubuh yang tinggimengakibatkan penurunan energy yang menyebabkan penurunan aktivitas seharim- hari Tujuan:penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik remaja putri secaraumum, mengetahui gambaran Index Massa Tubuh (IMT) remaja putri secara umum danmengetahui hubungan Index Massa Tubuh (IMT) dengan aktivitas fisik Metode penelitian:Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Aktivitas fisikdinilai dengan menggunakan TAAG. Responden mengisi kuesioner tersebut selama 3 hari.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 dari 302 responden putri yang berusia 13 - 15tahun di SMPN 1 Sumberlawang, selama tanggal 22 Juli – 24 Juli 2013. Tekhnik pengambilansampel dengan metode Total Sampling. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan Index MassaTubuh dengan Aktivitas fisik maka digunakan uji Chi Square Test. Hasil: Dari hasil pengujianterlihat bahwa ada hubungan, dimana nilai p = 0,043<0,05. maka Ho ditolak dan Haditerima, Sedangkan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,316 sehingga hubunganya lemah.Simpulan: ada hubungan antara IMT dengan aktivitas fisik

    UPAYA PENINGKATAN KESADARAN PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH (SD)

    Get PDF
    Health development aims to improve the degree of public health. The degree of public health is determined by behavioral factors. To support efforts to improve healthy behaviors, the national vision of health promotion is "Clean and Healthy Behavior (PHBS)." The child is our hope for the future. Adverse community behavior or lifestyles that can damage the public order in the health sector, can start from the behavior of individuals, families or the behaviors of society and school-age children. The purpose of this activity is to know the effect of health education on awareness, knowledge of PHBS and skills about hand washing and correct way of brushing. Based on observations found 60% of students seen snack in the open and using food preservatives, 75.5% of students did not wash hands before and after meals, 62.2% of students experienced dental caries as much as 67.7% of students frequent diarrhea as much as 58% and 54.8% of students are long and dirty nails. Lack of awareness of clean life behavior in elementary school age children is due to lack of socialization about the importance of clean living in school by health workers. Health education activities conducted on May 14, 2016, appropriate and targeted goals are school age students in Elementary School 2, Tugu, Jumantono Karanganyar with health education methods with lecture and demonstration techniques. After this activity is expected to increase student awareness level about PHBS in school. Â

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PADA KEGIATAN PENGUKURAN TEKANAN PADA KADER POSYANDU DI KALURAHAN SIDOREJO

    No full text
    Latar belakang Masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh lansia  adalah hipertensi. Hipertensi merupakan suatu jenis penyakit pembunuh paling dahsyat di dunia ini. Deteksi untuk mengetahui hipertensi pada lansia adalah dengan mengukur tekanan darah . adapun masalah yang dihadapi oleh para kader posyandu di Kalurahan Sidorejo yaitu belum mengetahui bagaimana cara melakukan pengukuran tekanan darah. Tujuan : Melatih kader posayndu agar terampil melakukan pengukuran tekanan darah. Metode  yang dikembangkan dalam kegiatan ini adalah memberikan penguatan ilmu pengetahuan dan melatih untuk melakukan pengukuran tekana darah. Hasil : Terjadi peningkatan pengetahuan pada ibu-ibu kader sebelum diberikan sosialisasi dan setelah diberikan sosialisasi  tentang materi hipertensi, berdasarkan umur kader sebagian besar berumur  41-50 tahun . Setelah dilakukan pelatihan pengukuran tekanan darah yang mengalami kenaikan tertinggi pada pemasangan manset yang awalnya semuanya belum bisa 28 (100%)  memasang manset setelah dilakukan dari 28 kader semuanya 28 (100%),  kesimpulan; Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi tentang materi hipertensi, Sebagian besar berumur 41-50 tahun,  ketrampialan pengukuran tekanan darah memasang manset terjadi kenaika

    PEMBERIAN ANKLE STRATEGY EXERCISE PADA LANSIA TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS

    No full text
    Pendahuluan: Salah satu permasalahan yang dialami lansia adalah penurunan keseimbangan dinamis yang dapat berakibat pada resiko jatuh dan patah tulang pada panggul, untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia dibutuhkan latihan salah satunya dengan menggunakan ankle strategy exercise. Ankle strategy exercise adalah latihan yang sederhana dapat dilakukan dimana saja, dengan harapan lansia dapat menjaga kualitas hidupnya, mengurangi resiko jatuh, aktivitas fisik tetap terjaga, lansia tetap semangat dan aktif dalam menjalankan kehidupanya baik dimasyarakat umum maupun di dalam kehidupan keluarganya. Tujuan: Mengetahui manfaat  ankle strategy exercise terhadap  keseimbangan dinamis. Subyek: Responden lansia yang berjumlah 32 orang dan mengikuti ankle strategy exercise selama 4 minggu. Metode: Semua responden sebelum melakukan ankle strategy exercise dites keseimbangan dinamisnya menggunakan Time Up and Go Test (TUG) pada minggu pertama  dan akhir minggu ke empat  setelah dilakukan ankle strategy exercise. Hasil: Ankle strategy exercise memiliki manfaat terhadap keseimbangan dinamis pada lansia

    PENDAMPINGAN IBU HAMIL DALAM PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM INFORMASI DETEKSI DINI RISIKO KEHAMILAN BERBASIS WEBSITE DI WILAYAH KELURAHAN MENANGGAL KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Early warning information system of pregnancy risk can be used to pregnant women and health care provider detection.  Early warning information system of pregnancy risk is useful to assist the health care provider an effort to enhance objectiveness early conclusion/diagnosis obtained. In addition, this information is useful for pregnant women and families to detect early pregnancy and risk factors can also be used to prepare for childbirth and safe motherhood. The objective of this public service is introducing application of early warning information system of pregnancy risk based of web to the public (pregnant women) at Menanggal Village - City of Surabaya. The method with lectures, demonstrations and practical. Results achieved increased knowledge of pregnant women about application of early warning information system of pregnancy risk. Evaluation of pregnant women obtained that features the application  of interesting, easy to understand, easy to use and responsive to complaints of pregnant women because there is room on the menu consultation. Dissemination and use of such application must be sustainability.Key Word : Dissemination, Information System, Early Warning, Pregnancy Risk

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇