Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    Sumber Daya Terhadap Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBPKP) di Puskesmas Kota Palembang

    Get PDF
    Pencapaian target indikator Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBPKP) di Puskesmas Kota Palembang dinilai belum optimal karena sebagian besar Puskesmas belum menerima pembayaran kapitasi 100% karena tidak dapat memenuhi ketiga indikator komitmen layanan. Sebanyak 63% Puskesmas tidak memenuhi indikator Angka Kontak; 44% Puskesmas tidak memenuhi indikator Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung dan 5% Puskesmas tidak memenuhi indikator Rasio Rujukan Non Spesialistik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Faktor Pencapaian Indikator KBPKP di Puskesmas Kota Palembang. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini total sampling, yaitu 41 pemegang program KBPKP Puskesmas Kota Palembang. Data dalam penelitian ini diambil melalui penyebaran kuesioner, wawancara, observasi dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan staf (p=0,000); informasi (p=0,001); wewenang (p=0,001); sarana prasarana (p=1,000). Ada hubungan antara staf, informasi, wewenang terhadap Pencapaian Indikator KBPKP di Puskesmas Kota Palembang. Tidak ada hubungan antara sarana prasarana terhadap Pencapaian Indikator KBPKP di Puskesmas Kota Palembang

    Dampak Anemi Defisiensi Besi pada Kehamilan : a Literature Review

    Get PDF
    Ibu hamil yang menderita anemia defisiensi besi dapat memberikan dampak negative pada kesehatan ibu maupun bayi yang dilahirkan sehingga dapat meningkatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian anak (AKB). Literature review ini bertujuan untuk melakukan telaah terhadap artikel-artikel hasil penelitian eksplanatori dan eksperimental yang dipublikasikan 10 tahun yang lalu atau mulai dari tahun 2008 terkait dengan dampak anemia defisiensi besi pada ibu saat hamil dengan outcome kehamilannya seperti prematuritas, BBLR, kejadian preeklamsi, perkembangan kognitif anak dan kematian bayi. Hasil penelusuran melalui 4 electronic search engine yaitu Proquest, CINAHL Medline, dan Scopus menemukan 220 artikel. Setelah dilakukan proses skrining berdasarkan kriteria inklusi yang ditetapkan, maka diperoleh 50 artikel yang akan ditelaah. Hasil telaah artikel yang telah kami lakukan menemukan bahwa paling banyak (21) artikel membahas mengenai dampak anemia defisiensi besi pada ibu hamil dengan kejadian BBLR, 18 artikel dengan kejadian prematuritas, 6 artikel dengan perkembangan mental anak, dan sisanya (5) artikel dengan kadar zat besi dalam tubuh bayi baru lahir dan ourcome kehamilan yang lainnya. Hasil penelitian di berbagai Negara baik Negara berkembang maupun Negara maju menunjukan bahwa anemia yang terjadi pada masa kehamilan dapat memberikan dampak kelahiran dengan BBLR, prematuritas, kematian neonatus, anemia neonatus, kelahiran denga  metode sectio, hambatan perkembangan mental, dan rendahnya skor APGAR

    APLIKASI TEHNIK EQUALISASI UNTUK MENCEGAH BAROTRAUMA PADA PENYELAM TRADISIONAL

    No full text
    The traditional fisherman dive to get a lot of fish, they called traditional divers. The majority of traditional divers do not use equalization techniques while diving, because they have an assume that equalization techniques is not important. The traditional divers also have some signs of barotrauma symptoms such as headaches, ear pain, feeling full in the ears, chest pain, dizziness after diving. The incidence of barotrauma can be reduced if traditional divers can do equalization technique while diving. The target and output are they have better knowledge, skills and awareness to use equalization techniques while diving to prevent barotrauma independently. The method of activities was a seminar and workshop on day 1, demonstration and role play on day 2. The activity was held on 27-28 July 2019, the subject was 70 traditional divers at Kedung Cowek District Surabaya, and was delivered by lecturers and students of STIKES Hang Tuah Surabaya. They have beenbetter improvement in knowledge, skills and awareness of they standard diving procedures, especially in equalization technique to prevent barotrauma

    PENGABDIAN PADA MASYARAKAT TERPADU (PPMT) BAGI LANSIA DUSUN KRAJAN, DESA MAJAKSINGI, KABUPATEN MAGELANG

    Get PDF
    Peningkatan Usia Harapan Hidup berdampak munculnya penyakit degeneratif pada lansia. Di Dusun Krajan, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur terdapat 192 (56,6%) orang lansia. Dari 192 lansia ditemukan 68 orang mengalami hipertensi, 31 orang mengalami diabetes melitus, 30 orang mengalami kolesterol tinggi, 34 orang mengalami asam urat tinggi, dan 29 orang mengalami rematik. Program Pengabdian Masyarakat Terpadu ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu lansia tentang masalah kesehatan lansia serta upaya pencegahannya sehingga diharapkan status kesehatan lansia meningkat.  Metode yang digunakan adalah metode pemberdayaan masyarakat dengan model Participatory Rural ApraisalSetelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan, kader memahami tentang penyakit pada lansia dan pencegahannya serta terampil dalam melaksanakan akupresur, senam lansia, senam kaki dan senam otak. Masyarakat juga berperan aktif saat penanaman tanaman obat keluarga untuk mencegah penyakit pada lansia seperti jahe, kencur, mentimun, bayam, lidah buaya, temu ireng, temu giring, dlingo, bengkle, dan kapulogo. Pendampingan dilakukan selama tiga minggu untuk menjamin keberlanjutan program yang sudah diajarkan kepada masyarakat. Dari hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh tim, masyarakat sudah bisa melanjutkan kegiatan-kegiatan yang diajarkan pada saat PPMT, bahkan telah ditunjuk satu orang personal yang bertanggung jawab untuk melajutkan kegiatan.Luaran kegiatan berupa publikasi di media masa, poster, video kegiatan dan artikel ilmiah

    EMBERDAYAAN PERAN KADER MELALUI POSYANDU REMAJA PLUS KIE KESEHATAN REPRODUKSI DI POSYANDU REMAJA KELURAHAN PENYENGAT RENDAH KOTA JAMBI

    Get PDF
    The implementation integrated health center of adolences begins in 2018 at Aur Duri Primary Health Care, the number of adolescent visits has decreased due to one of them being established and there is no specific method in providing information and education communication (IEC) reproductive health. The target activities are 30 adolescents in Penyengat Rendah from April to June 2019. These community service activities through 3 stages of activity: the pre-implementation stage determining and obtaining a response letter from partners, arranging cooperation and determining goals activities, determine fun and flexible methods, determine activities which include lectures, discussion of Buzz Group methods and IEC practices. The implementation phase includes the provision of information about IEC through discussions using the Buzz Group and IEC practices. The post-implementation phase evaluates the knowledge and skills in providing IEC. The results of knowledge tests showed differences in the mean knowledge before and after using the Buzz Group of 3.133. The conclusion was level of achievement the target good, and adolescents feel the many benefits received increasing knowledge and skills of giving IEC to their peers. It is recommended for Primary Health care can develop this activity in other integrated health center of adolescen

    PENINGKATAN PENGETAHUAN PBHS DAN PENERAPAN CUCI TANGAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA SANTRI DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN

    Get PDF
    Pondok Pesantren is one of the educational places in Indonesia where students live together. In almost all cities you can find Islamic boarding schools with various problems. , an unhealthy environment is closely related to an increased incidence of disease. Especially with the Covid-19 pandemic, one of the behaviors that must be carried out by Pondok santri is to wash their hands with running water with soap in the hope that students can increase their knowledge of washing hands and apply it in their daily behavior in preventing Covid-19. In addition to the factor of hand washing habits that are not frequently practiced, there are also other factors that influence health behavior, namely the lack of health promotion regarding hand washing. The aim of this activity is to promote how to wash hands with soap for the prevention of Covid-19. The method in this activity is giving lectures, direct questions and answers, demonstrations of washing hands with soap, redemonstrations by students, the results of previous knowledge of washing hands 24 (34.2)% to 48 (68.8%). In conclusion there is an increase in knowledge of washing hands with soa

    Gambaran Kepuasan Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rsud Wangaya Denpasar

    Get PDF
    Pendahuluan:  Kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan dan staf di rumah sakit merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Ketidakpuasan kerja terhadap suatu pekerjaan akan berdampak pada menurunnya motivasi kerja, menurunnya loyalitas karyawan serta mengakibatkan tingginya tingkat perputaran karyawan atau turnover. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan kerja perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Wangaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Deskriftif Kuantitatif dengan jumlah populasi 165 perawat dan jumlah sampel sebanyak 130 responden dengan teknik pengambilan sampel purpossive sampling. Adapun instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuisioner kepuasan kerja. Hasil: Hasil peneilitian ini menunjukkan karakteristik perawat di ruang rawat inap RSUD Wangaya Kota Denpasar, yaitu yang mendominasi berjenis kelamin perempuan sebesar  74,6%, dengan paling banyak dalam rentang umur antara 20-30 tahun sebesar 62,3%, perawat paling banyak berlatar belakang pendidikan DIII Keperawatan sebesar 55,4%, perawat dengan status kawin paling banyak sebesar 68,5% dan perawat  paling banyak memiliki masa kerja antara 1-5 tahun sebesar 60,1% dan sebanyak 94,6 % perawat menyatakan cukup puas bekerja di RSUD Wangaya. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan hasil bahwa sebagian besar perawat merasa puas dengan pekerjaannya sebagai perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Wangaya Denpasar. Hasil penelitian ini juga menunjukkan item kuisioner “Pemberian insentif tambahan atas suatu prestasi atau kerja ekstra†paling banyak responden yang menyatakan tidak puas  yaitu 76 responden (58,5%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan agar RSUD Wangaya hendaknya tetap melaksanakan survei  kepuasan  kerja perawat, meningkatkan transparansi sistem keuangan dan  memberikan insentif yang adil sesuai kebijakan agar meningkatkan kepuasan pegawai

    Status Activity Daily Living Lansia pada Keluarga Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Surakarta di Era Pandemi

    Get PDF
    Peningkatan usia harapan hidup beriringan dengan meningkatnya jumlah lansia merupakan salah satu tantangan untuk tetap menjaga kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan melanjutkan hidup aktif. Era pandemic yang dialami saat ini, perhatian seyogyanya ditingkatkan untuk kesehatan lansia, oleh karena itu pengukuran derajat kesehatan dan penilaian kemandirian lansia, sehingga dapat diberikan tindakan sesuai dengan masalah yang dialami. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menilai status activity daily living (ADL) lansia pada keluarga mahasiswa Diploma IV Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik yaitu menggambarkan status activity daily living lansia menggunakan index barthel yang terdiri atas dua bagian yaitu fungsi perawatan diri dan fungsi kerumahtanggan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu lansia pada keluarga mahasiswa semester VI yang memenuhi kriteria inklusi berusia >60 tahun dan dapat berkomunikasi dengan baik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa status ADL fungsi perawatan diri lansia dominan mengalami ketergantungan ringan (62.5%), mandiri (21.9%), ketergantungan berat (9.4%), ketergantungan sedang dan ketergantungan total masing-masing (3.1%). Sedangkan status ADL fungsi kerumahtanggaan lansia dominan mengalami ketergantungan ringan (34,4%), ketergantungan sedang (31.3%), ketergantungan berat (18.8%), mandiri (12.5%) dan ketergantungan total (3.1%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa status ADL lansia dominan mengalami ketergantungan ringan

    Studi Kajian Peran BPBD dan Aisyiyah Disaster Action dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Surakarta

    Get PDF
    Surakarta memiliki 25 kelurahan rawan banjir itu berada di daerah aliran sungai. Daerah Sungai Bengawan Solo dikatakan dengan daerah yang berpotensi bencana banjir dikarenakan rusak dan hilangnya daerah tangkapan hujan akibat illegal loging,  jenis batuan dan tanah yang kurang baik dalam menyerap air, penggunaan lahan oleh manusia mempertinggi tingkat erosi, dan kesadaran masyarakat akan terjadinya banjir masih rendah. Masyarakat di daerah rawan banjir itu diminta waspada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang peran Aisyiyah Disaster Action dalam pengurangan resiko bencana di Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen Penelitian ini  human instrument. Instrumen yang digunakan wawancara yang semi terstruktur. Terbatasnya kompetensi SDM. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk mencegah bencana masih rendah. Pendokumentasian wilayah-wilayah rawan bencana belum semuanya tersusun .Kesadaran pemilik usaha untuk penyediaan APAR sesuai ketentuan masih rendah. Belum semua daerah rawan bencana dapat dikurangi kerentanaanya.Belum optimalnya proses penyaluran bantuan bencana pada masyarakat. Minimnya regulasi yang mengatur tentang bencana.Belum optimalnya kelembagaan dalam menjalankan tugas sebagai relawan.Belum optimalnya pembentukan kelurahan tangguh akibat regulasi yang mengatur baru diluncurkan.Rencana strategi tersebut menyangkut pola yang diterapkan dalam penanggulangan bencana yang terjadi di masyarakat. Bencana yang sering terjadi di Kota Surakarta adalah bencana banjir. Usaha yang dilakukan oleh masyarakat dalam  mengatasi bencana banjir tersebut belum terlalu maksimal dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum menyadari perilaku membuang sampah ke sungai dapat menyebabkan banjir..Peranan BPBD Kota Surakarta dalam Penanggulangan bencana banjir Wilayah Surakarta merupakan wilayah yang sering terjadi bencana seperti gempa, serta luapan air bengawan solo yang tidak mampu menampung debit air yang tinggi terutama saat terjadi hujan deras, maka disekitar bengawan solo dibangun parapet dan dibendungan tirtonadi dibangun embung untuk menampung debit air yang tinggi. Apabila terjadi bencana  membuat rencana kontragesi dengan mengumpulkan Satpol PP, Dishub, DKK, Puskesmas, TNI, POLRI, maka dari itu peran Aisyiyah Disaster action  sangatlah penting supaya crosscek kelapangan secara langsung untuk melihat keadaan secara langsung dan bisa melaporkan keadaan yang terjadi ke BPBD Upaya lain dalam penggulangan risiko bencana sekarang namanya ada segilima yang meliputi Pemerintah , Wirausaha ,Masyarakat , Institusi , Media masa dimana media masa ini berperan sangat penting karena berita yang terjadi di wilayah langsung bisa diketahui dengan cepat dan mudah dalam penanganan

    PELATIHAN DAN PEMBENTUKAN POSBINDU PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) ‘AISYIYAH RANTING AMBARKETAWANG

    No full text
    The increasing prevalence of non-communicable diseases (NCD) poses a serious threat to development because it threatens national economic growth. The global target of non-communicable diseases is 25% reduction in death from non-communicable diseases in 2025. The results of the Basic Health Research in 2018 show that the prevalence of NCD has increased when compared to Basic health research in 2013. The leaders of the 'Aisyiyah Gamping Branch have carried out routine activities every month in each branch and also have 5 branches. One of the study material programmed is the theme of health. The activity is limited to provide for counseling from health sector speakers, there has been no implementation of Posbindu of the non-communicable diseases which can be held integrated with monthly activities. The output program are the trained cadres, NCD risk factor pocketbooks, and NCD risk factor data. The results of the program are 1) 45 cadres, trained increased attitudes towards the formation of Posbindu integrated with routine study activities, 2) NCD risk factor pocketbook used for training participants 3) the formation of Posbindu non-communicable diseases integrated with 'Aisyiyah Ambarketawang Branches; 4) non-communicable diseases risk factor data for trainees and study groups. The conclusion is that training can improve the attitude and formation of Posbindu non-communicable diseases

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇