Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    TRANSFER OF HERBAL TECHNOLOGY OF GREEN STEEL LEAVES FOR WHITE IN YOUTH AT 'AISYIYAH ORPHANAGE

    Get PDF
    Background: Vaginal discharge is also known as vaginal discharge. Vaginal discharge is a physiological condition, but because this fluid can make the genital area moist, so often the genital area becomes a good habitat for the growth of various organisms such as bacteria or fungi to thrive. Efforts can be made to make young women more concerned about genital health by providing insight, continuous motivation on the importance of maintaining genital health and direct practice on ways to maintain genital health. Betel leaf contains kavikol can be used as an antiseptic that can kill fungi and germs. Betel leaf boiled water is easy to make, inexpensive, easy to obtain, low risk because it is an herbal medicine, and has been used since our ancestors. Objective: This PKM aims to provide knowledge, personal hygiene practices and train betel leaf stew for young women who live in the Aisyiyah Orphanage, Wirun Mojolaban Sukoharjo Village. Methods: To provide personal hygiene knowledge, it was carried out by providing personal hygiene education counseling using the lecture method for training in the skills of making betel leaf boiled water. Results: Based on the evaluation during community service activities, several positive results were obtained, such as: 1) PKM participants totaled 30 people 2). Participants gave positive feedback. 3) Participants are able to independently make a solution from boiled green betel water to be used to maintain genetic health. The conclusion of this activity is that health education with lectures, discussions and training methods is effective to increase knowledge about how to maintain genital health.Â

    Hubungan Peran dan Pengalaman Ibu terhadap Kesiapan Toilet Training pada Anak Usia 3 Tahun

    Get PDF
    Latar Belakang: Masa toddler berkisar dari usia 12 sampai 36 bulan pada masa ini toddler belajar berjalan tanpa dibantu sampai berlari. Salah satu tugas masa toddler adalah toilet training. Kontrol volunter sfingter anal dan uretra yang berfungsi untuk mengontrol rasa ingin defekasi dan rasa ingin berkemih mulai berkembang kira-kira setelah anak berjalan, antara usia 18 dan 24 bulan. Kesiapan pada anak untuk melakukan toilet training, pengetahuan orang tua mengenai toilet training, dan pelaksanaan toileting yang baik dan benar pada anak, merupakan suatu domain penting yang perlu orang tua ketahui. Domain tersebut dapat meningkatkan kemampuan toilet training pada anak usia toddler (1-3 tahun). Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar. Metode: metode kuantitaif analitik menggunakan rancangan Cross Sectional, pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji chi square Hasil: Hasil bivariat membuktikan bahwa ada hubungan peran ibu terhadap kesiapan toilet training pada anak usia 3 tahun di Kelompok Bermain Kecamatan Grogol sebesar (p-value) 0,001  dan hubungan pengalaman ibu dengan jumlah anak terhadap kesiapan toilet training pada anak usia 3 tahun sebesar (p-value) 0,002 Kesimpulan: Ada hubungan peran dan pengalaman ibu dengan jumlah anak terhadap kesiapan toilet training pada anak usia 3 tahun di Kelompok Bermain Kecamatan Grogol

    The Duration Of Hormonal Contraceptive Use Is Not Related To Weight Gain

    Get PDF
    Hormonal contraceptives, especially injectable and oral contraceptives, are most widely used by the community, this is because they are easy and affordable to use. The purpose of this study was to determine the difference between the duration of hormonal contraceptive use and weight gain in hormonal family planning (KB) acceptors. This study uses observational analytic with a cross-sectional approach. The population of this study were all hormonal family planning acceptors in Sidoarjo District, Sragen Regency who met the inclusion and exclusion criteria. The number of samples in this study were 32 respondents who were taken using a consecutive sampling technique. The statistical test used in this study is the Independent T test. The results showed that the average use of hormonal contraception was 86.1 (52.10) months. most of the respondents did not experience an increase in body weight 81.3%,. The results of the statistical test showed a p value of 0.908, which means that there was no difference in the duration of the use of hormonal contraception for family planning acceptors with weight gain

    PEMBERDAYAAN IBU REMAJA MELALUI PELATIHAN SELF-ESTEEM DAN PEMBUATAN ABON IKAN DI NUSA TENGGARA TIMUR

    Get PDF
    Adolescent pregnancy remains a major issue in terms of health and social as it relates to morbidity and mortality of mothers and children. Therefore, a more holistic approach is required to support adolescent mothers to have a better quality of life. This empowering project, conducted in Oelasin Village, Southwest Rote, NTT was to empower psychologically and economically 20 adolescent mothers to have a normal life again and a chance of having equal position in household. Three days of an intensive self-esteem building program was undertaken to restore the self- esteem of the 20 participants and to improve their ability to cope with stigma and motherhood. The training consisted of three main activities, such as self-esteem materials and exercises, interpersonal counseling, and sharing experiences. The training was then followed with shredded fish (abon ikan) making training as an economic empowerment training that provided a sustainable relevant skill for the participants to generate income.  At the final stage, participants joined in eight months of mentoring on shredded fish production and promotion activities. Through the participation in this project, the 20 teenage mothers are empowered to build a better quality of life for themselves and their families, and their environment in general

    Peran Fisioterapi Pada Kasus Anak dengan Diagnosa Infeksi Saluran Pernafasan Akut

    Get PDF
    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mereview pengaruh penatalaksanaan fisioterapi pada kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu case study dengan populasi penderita ISPA anak di Klinik Fisioterapi dan Tumbuh Kembang Diena Prambanan. Intervensi fisioterapi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu inframerah, nebulizer, massage ISPA dan mobilisasi scapula serta chest therapy. Hasil dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh terhadap penurunan bunyi ronchi pada lobus kiri dan kanan bawah serta terjadi penurunan spasme otot-otot pernapasan

    MEDIA PEMBELAJARAN YANG MENARIK DAN INTERAKTIF DI MASA PANDEMI COVID 19

    Get PDF
    Media pembelajaran menjadi sarana efektif dalam proses transfer pengetahuan dalam kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran yang baik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang di Bahas dalam kelas. Media pembelajaran yang memuat gambar, suara, dan teks menjadi hal umum yang ditemukan dalam kelas. Sejak terjadi wabah covid-19 pada tahun 2019 dan dinyatakan sebagai pandemi, pembelajaran dilakukan secara dalam jaringan (daring). Kebanyakan metode belajar yang digunakan selama masa pandemi adalah siswa mendengarkan materi yang disampaikan guru diruang daring saja. Akibatnya siswa menjadi cepat bosan karena interaktif yang biasa dilakukan di kelas seperti bertanya, menyapa teman dan guru jarang dilakukan. Perlu media pembelajaran yang menarik dan sekaligur interaktif untuk menyiasati masalah tersebut. 110 guru dari 120 guru yang mendaftar dan mengikuti kegiatan dapat menginstal aplikasi classpoint. Sebagian lainnya terkendalan dengan spesifikasi system operasi yang masih windows 7 dan Microsoft office yang masih versi 2007

    Program Exercise Therapy dan Edukasi pada Pasien Post Hip Arthroplasty di Ruang Rawat Inap RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso: A Case Report

    Get PDF
    Berjalan merupakan aktifitas sehari-hari yang dilakukan oleh manusia. Proses berjalan merupakan kombinasi dari kekuatan otot, gaya berat dan kekuatan momentum khususnya pada tungkai. Salah satu sendi penting yang bergerak serta menopang berat badan saat berjalan adalah sendi hip/panggul. Bagian ini merupakan penghubung antara bagian axial tubuh dengan ekstremitas bawah. Dalam menjalankan fungsinya, sendi hip seringkali mengalami beberapa masalah baik yang bersifat degeneratif maupun non-degeneratif misalnya fracture dan hip osteoarthritis. Pada tahap lanjut tindakan yang dilakukan berupa operasi penggantian sendi hip dengan arthroplasty. Hip arthroplasty merupakan sebuah prosedur bedah penggantian sendi (joint replacement) pada sendi panggul yang mengalami destruksi. Pasien post hip arthroplasty akan mengalami beberapa perubahan dalam melakukan aktifitas fungsional dan rutinitasnya dalam sehari-harinya. Dalam hal terjadi perubahan fungsi sendi dan otot serta ligamen karena kekuatan yang menurun serta adanya rasa nyeri paska operasi.  Keterbatasan gerak yang akan terjadi setelah operasi arthroplasty menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan agar tidak mengakibatkan kecacatan. Kecacatan ini akan mengganggu fungsional dan gaya berjalan pada individu tersebut. Case report ini disusun untuk melihat sejauh mana perbaikan yang terjadi pada pasien dengan kondisi post hip arthroplasty. Tindakan yang diberikan berupa program exercise therapy sejak awal paska operasi dan edukasi untuk mendukung program. Program exercise baik latihan di bed maupun latihan berdiri, berjalan menggunakan alat bantu hingga pada kondisi rawat jalan. Pengukuran yang dilakukan menggunakan VAS dan HHS untuk melihat perkembangan subjek. Hasil dari tindakan cepat ini didapatkan pasien mengalami penurunan keluhan serta perbaikan pada kemampuan fungsional post hip arthroplasty

    KELAS SEHAT LANSIA DALAM MENGENAL PERMASALAHAN PADA KASUS MUSKULOSKELETAL

    Get PDF
    The problem of the elderly group in the Posyandu Lansia Aisyiyah Banjarsari Surakarta based on the result of observation and survey is the lack of awareness of the elderly in maintaining health that can lead to geriatric condition, especially musculoskeletal health problems. Based on these problems, the solution offered to the partner group is assisting the elderly by providing health education. Health education program by a healthy elderly class consisting of health education, regular health condition check-up, early detection, intervention of geriatric problems, and recreation functional activities. Sustainable assistance is provided through healthy elderly class. Output that will be produced through this program are booklet and journal. Result of this program is an increase in elderly knowledge about musculoskeletal problems such as Osteoarthritis, Rheumatoid arthritis, Osteoporosis and Low Back Pain. Conclusion of this community service is that the activity that have been carried out get positive and good response by the cadres and elderly. After attending the ederly class activities, the elderly learn about musculoskeletal cases in elderly, prevention and treatment in musculoskeletal disorder

    Pengaruh Relaksasi Napas Dalam terhadap Penurunan Kecemasan Pasien Hemodialisis di Klinik Hemodialisis PMI Surakarta

    Get PDF
    Latar Belakang; Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gagalnya fungsi ginjal untuk mempertahankan metabolisme keseimbangan cairan dan elektrolit akibat kerusakan struktur ginjal yang progresif dengan adanya penumpukan sisa metabolik didalam darah. Terapi hemodialisis menjadi pilihan utama pengganti fungsi ginjal, hemodialis menimbulkan kecemasan bagi pasien yang menjalani hemodialisis. Relaksasi napas dalam merupakan terapi nonfarmakologi untuk menurunkan ketegangan pada otot sehingga dapat menurunkan cemas. Tujuan; Mengetahui pengaruh relaksasi napas dalam terhadap penurunan kecemasan pasien hemodialisis di Klinik Hemodialisis PMI Surakarta. Metode; jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode pre-experimental design dengan rancangan one group pretest and posttest design Populasi penelitian adalah pasien hemodialisis di Klinik Hemodialisis PMI Surakarta. Sampel penelitian sebanyak 35 responden yang ditentukan dengan teknik kuota sampling. Pengumpulan data menggunakan HARS (Hamilton Rating Scale of Anxiety) dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai signifikansi (p-value) 0,000 sehingga terdapat perbedaan kecemasan sebelum dan sesudah pemberian relaksasi napas dalam pada pasien hemodialisis di Klinik Hemodialisis PMI Surakarta. Kesimpulan; adanya pengaruh antara pemberian relaksasi napas dalam terhadap kecemasan pasien hemodialisis di Klinik Hemodialisis PMI Surakarta

    Gambaran Tingkat Stres pada Remaja yang Bermain Game Online di Desa Kentong Kecamatan Cepu

    Get PDF
    Latar Belakang: Stres adalah suatu reaksi fisik dan psikis terhadap setiap tuntutan yang menyebabkan ketegangan dan mengganggu stabilitas kehidupan sehari-hari. Faktor pemicu stres pada remaja adalah stres akademik. Stres akademik dikarenakan lamanya belajar di Sekolah, banyaknya tugas dan kecemasan dalam menghadapi ujian. Salah satu cara yang dilakukan remaja untuk mengatasi stres akademik berupa bermain game online. Tujuan: untuk mendeskripsikan tingkat stres yang terjadi pada remaja yang bermain game online di Desa Kentong Kecamatan Cepu. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif, teknik pengambilan data menggunakan Total Sampling, sampel 64 responden, instrumen penelitian kuisioner. Hasil: hasil analisis univariate di ketahui tingkat stres sedang pada remaja terhadap game online 14 orang (21.9%), tingkat stres ringan pada remaja laki-laki dengan usia 13-15 tahun 13 orang (100.0%), tingkat stres ringan pada remaja laki-laki 13 orang (100.0%), tingkat stres sangat berat pada remaja dengan lamanya bermain game online selama 21- 30 jam dalam seminggu 8 orang (61.5%). Kesimpulan: gambaran tingkat stres sedang pada remaja terhadap game online, tingkat stres ringan pada laki-laki dan usia remaja 13-15 tahun, tingkat stres sangat berat pada remaja dengan lamanya bermain game online selama 21-30 jam dalam seminggu

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇