Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    Hubungan Kepatuhan Protokol Kesehatan dengan Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Desa Masaran, Kabupaten Sragen

    Get PDF
    Latar Belakang: Jumlah kasus infeksi COVID-19 dari waktu ke waktu semakin meningkat sejak akhir tahun 2019. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan 5M. Akan tetapi jumlah kasus masih cukup tinggi per 1 Februari 2022, tercatat di Desa Masaran, Kabupaten Sragen mencapai 1295 kasus. Kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan merupakan salah satu upaya dalam mengendalikan penyebaran COVID-19. Tujuan: Menganalisis hubungan antara kepatuhan protokol kesehatan dengan pengendalian penyebaran COVID-19 Desa Masaran, Kabupaten Sragen. Metode: Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan metode kuantitatif yang bersifat analitik. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel 97 responden. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis bivariate menggunakan uji Spearman Rho. Hasil: Hasil uji Spearman Rho didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < α (0,05) dan nilai koefisien kolerasi 0,643 sehingga ada hubungan kepatuhan protokol kesehatan dengan pengendalian penyebaran COVID-19 Desa Masaran, Kabupaten Sragen. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan pengendalian COVID-19. Penyebaran COVID-19 dapat dikendalikan dengan patuh akan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas

    PENGARUH SENAM TAI CHI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA

    Get PDF
    Seiring dengan bertambahnya usia pada lansia tersebut dapat menimbulkan berbagai macam gangguan, salah satunya adalah gangguan pola tidur. Kualitas tidur pada kebanyakan lansia cenderung berubah, sebagian mengeluhkan sulit dalam memulai tidur dan tidur kembali ketika terrbangun dimalam hari. Untuk mengurangi gangguan kualitas tidur pada lansia tersebut ada beberapa metode dipakaidalam menyembuhkan gangguan tidur yaitu dengan pendekatan farmakologi dan nonfarmakologi. Senam Tai Chi adalah aktifitas fisik berupa latihan mind-body yangberhubungan dengan perbaikan suasana hati, kesehatan mental dan tidur lansia. Senam Tai Chi dapat mengurangi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas tidurlansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Tai Chi terhadap kualitas tidur pada lansia. Penelitian inimenggunakan metode pre experimental dengan rancangan penelitian one group pre and post test design. Pengambilan sampel dengan random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 20 responden dengan diberikan perlakuan selama 8 minggu setiap minggu 3 kali. Instrumen pengukuran kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pemberian Senam Tai Chi terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia dengan signifikan p=0,000 (p<0,05)

    Gambaran Burnout Syndrome Perawat pada Masa Pandemi COVID-19 di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sragen

    Get PDF
    Latar belakang : Kasus burnout meningkat pada masa pandemi COVID-19, terdapat peningkatan sebanyak sebesar 39% dan penurunan kinerja sebesar 20% selama pandemi COVID-19. Penelitian belum pernah dilakukan di RS PKU Muhammadiyah oleh karena itu peneliti melakukan penelitian mengenai gambaran burnout di PKU Muhammadiyah Sragen. Tujuan : Mengklasifikasikan tingkat burnout pada Perawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Sragen selama masa pandemi COVID-19. Metode : Penelitian descriptive survey, teknik pengambilan sampel total sampling dengan kriteria inklusi yaitu (1) Perawat pelaksana (2) bersedia menjadi responden (3) masa kerja > 1 bulan, dan kriteria ekslusi diantaranya (1) Perawat dalam masa cuti (2) tidak sehat. populasi 65  perawat, sampel 65 responden, instrumen penelitian kuisioner MBI-HSS (Maslach Burnout Inventory Human service survey). Analisa data univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden mengalami burnout tingkat sedang yaitu sebanyak 35 responden (38.5%), berusia 20-29 sebanyak 34 (52.3%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 53 responden (81.5%) pendidikan terakhir DIII Keperawatan sebanyak 55 responden (84.6%), berstatus menikah sebanyak 57 responden (87.7%), dengan masa kerja1-10 tahun sebanyak 56 responden (86.4%). Kesimpulan Mayoritas tingkat burnout responden mengalami burnout sedang yaitu sebanyak 35 responden (38.5%). Kesimpulan : Burnout dapat dicegah dengan mengubah lingkungan sekitarnya, termasuk faktor-faktor individual dan interpersonal yang terdapat didalamnya

    Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Diabetes Mellitus di RSUD Sawah Besar Jakarta Tahun 2022

    Get PDF
    Latar Belakang: Terganggunya fungsi hormon insulin merupakan penyebab yang paling sering dialami penderita diabetes mellitus. Hal ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan dan komplikasi akibat penyakit diabetes mellitus seperti penyakit kardiovaskuler, kegagalan kronis ginjal, kerusakan retina, kerusakan saraf, dan komplikasi kaki. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus di RSUD Sawah Besar Jakarta Tahun 2022. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan desain metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani pengobatan penyakit diabetes mellitus yang berjumlah 155 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling, dimana semua subjek penelitian yang datang dan memenuhi kriteria pemilihan diikutsertakan dalam penelitian sampai jumlah subjek penelitian yang dibutuhkan terpenuhi sebanyak 30 responden. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Sawah Besar Jakarta tahun 2022 dengan menggunakan uji Chi square bahwa ada hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus dengan nilai p-value 0,004. Simpulan: hal ini membuktikan bahwa ada hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus. Disarankan kepada pasien diabetes mellitus untuk selalu meminta dukungan pada keluarga dalam melakukan pengobatan

    SOSIALISASI DAN DETEKSI PEMERIKSAAN PENURUNAN FLEKSIBILITAS OTOT HAMSTRING PADA KADER LANSIA DI KECAMATAN JEBRES SURAKARTA

    Get PDF
    Peningkatan jumlah lansia di masa yang akan datang dapat memberikan dampak positif dan negatif. Peningkatan jumlah lansia akan meningkat ketika kondisi lansia sehat, aktif dan produktif, namun di satu sisi dapat berdampak kurang baik ketika kondisi lansia mengalami penurunan kesehatan. Pada lansia banyak terjadi kemunduran, termasuk unsur kemampuan fisik, seperti kelenturan atau kelenturan. Rentang gerak sendi yang terbatas akan membatasi kelenturan atau kelenturan yang mengakibatkan terbatasnya aktivitas fungsional. Memasuki usia lanjut akan mengalami penurunan fisik, penurunan fisik akan mengakibatkan penurunan massa otot dan kelenturan. Permasalahan yang terjadi pada lansia di Kecamatan Jebres Surakarta adalah pengetahuan lansia tentang informasi penurunan fleksibilitas masih rendah sehingga dapat mengganggu aktivitas lansia sehari-hari. Selain itu, kesadaran lansia akan penurunan fleksibilitas dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang ditawarkan kepada kelompok mitra adalah memberikan sosialisasi guna meningkatkan pengetahuan tentang risiko penurunan fleksibilitas dan memeriksa penurunan fleksibilitas pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Maret 2022 di Kecamatan Jebres Surakarta. Pengabdian kepada masyarakat diberikan kepada kader lansia di Kecamatan Jebres Surakarta dengan jumlah peserta 68 orang. Dari 68 peserta, 8 di antaranya memiliki skor fleksibilitas otot hamstring yang baik. Sedangkan 60 lainnya mengalami penurunan kelenturan otot hamstring dengan kisaran nilai 140-160 derajat. Namun peserta sangat antusias mengikuti latihan yang telah diajarkan

    PENERAPAN METODE NAPS (TIDUR SIANG) UNTUK PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES PADANG

    Get PDF
    Some companies, including Google and Apple allow their employees to take a nap at work, and science proves that this is a very good idea. Studies show that short nap for 10 to 15 minutes increase mental efficiency and productivity, which is a small investment in time for big results in corporate morale and production. The purpose of this community service activity is to identify the benefits of napping for employees of the Department of Midwifery at the Polytechnic of the Ministry of Health in Padang. If they feel the benefits, of course they can apply it on a daily basis during office breaks in addition to prayer and lunch. This Community Service Activity is carried out on September 19 to November 1, 2019. Community Service Activity is carried out every day if employees have time for a nap. Most of the employees consisting of lecturers and education staff feel that taking a naps provides benefits, eliminates fatigue, and makes the body work more enthusiastic because it feels fresher. It is expected that the Department of Midwifery or the Poltekkes of the Ministry of Health in Padang can implement the Naps method or make a nap program in its office

    PEMBERDAYAAN IBU BALITA DALAM KELAS IBU BALITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA

    Get PDF
    The quality of a child can be assessed from the process of growth and development. The process of growth and development is the result of the interaction of genetic factors and environmental factors. Genetic factors are factors related to genes originating from father and mother, while environmental factors include biological, physical, psychological, and social environments. Children under five are one of the populations most at risk from various health problems. The mother is the closest person to the child who provides care. Mothers must be equipped with sufficient knowledge and skills to stimulate child growth and development. The quality of growth and development of children is determined by the care of the family, especially parents. Mothers are very instrumental in the stimulation and early detection of developmental deviations. Toddler Mother Class is a class where mothers who have children aged between 0 to 5 years jointly discuss, exchange opinions, exchange experiences of fulfilling health services, nutrition and stimulation of growth and development. The empowering mother of children under five in the class of mother of children under five to increase the ability to monitor growth and development of infants aims to improve the ability to monitor growth and development of child

    INOVASI JUMPUT SAMPAH ANTI JENTIK (JUMPATIK) DALAM MEWUJUDKAN REJOSARI SEHAT (RESE)

    Get PDF
    One of the health problems in Rejosari Hamlet is about clean and healthy living behavior, especially in terms of solid waste management, as evidenced by the absence of a landfill that is equal to 14.04%. The surrounding community is accustomed to littering, either thrown in rivers, empty gardens, or even thrown in the yard of a house. If left unchecked will cause pollution and malaria. To overcome this, promotive and preventive movements are carried out, specifically regarding waste management. The method used is descriptive qualitative research that describes the real condition of the community with direct observation. The sampling technique is the Total Sampling method. Residents of Rejosari Hamlet welcomed positively and hoped that no one would litter. Residents say that the level of knowledge about clean and healthy behavior is increasing. Increased knowledge and awareness of Dusun residents about clean and healthy living behaviors especially in waste management increased by 45% and residents understood good waste management

    Studi Fenomenologi: Pengalaman ODHA dalam Program Pendampingan Peer Group di Surakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) rentan terkena berbagai penyakit lain akibat penurunan status kekebalan tubuhnya. Berbagai masalah fisik, psikologis, ekonomi dan sosial masih menjadi tantangan bagi ODHA dalam menjalani kehidupan. Salah satu upaya untuk mendukung ODHA supaya tetap survive adalah program pendampingan, khususnya oleh peer group. Dimana belum ada penelitian sebelumnya yang menggali pengalaman ODHA mengikuti program pendampngan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali pengalaman ODHA dalam program pendampingan oleh peer group di Surakarta. Metode: Metodologi yang digunakan dengan kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah studi fenomenologi, yakni mengambarkan fenomena yang dialami partisipan secara holistik dalam bentuk kata atau konteks khusus secara ilmiah. Teknik pengumpulan data secara indeph interview terhadap 10 partisipan setelah mencapai saturasi. Hasil: Hasil penelitian ini mendapatkan 4 (empat) tema utama yang menggambarkan pengalaman ODHA dalam program pendampingan peer group. Tema tersebut adalah 1) Sumber motivasi dalam pendampingan, 2) Adanya dukungan baik fisik maupun psikologis, 3) Tantangan yang dihadapi ODHA, dan 4) Harapan terhadap program pendampingan. Kesimpulan: Pengalaman ODHA di Surakarta dalam program pendampingan memberikan gambaran lebih mendalam. Hal ini bisa digunakan sebagai acuan dalam perbaikan kualitas program pendampingan peer group selanjutnya

    Hubungan Intensitas Penggunaan Gadget terhadap Status Gizi pada Siswa SMK Batik 2 Surakarta

    Get PDF
    Latar Belakang : Persentase gadget remaja SMA Kota Solo usia 14-19 tahun persentasenya sebesar 32%. Intensitas penggunaan gadget merupakan salah satu hal yang termasuk dalam faktor tidak langsung yang mempengaruhi status gizi. Apabila semakin tinggi intensitas penggunaan gadget maka kecenderungan indeks massa tubuh semakin tinggi. Hal ini disebabkan karena individu melakukan intensitas penggunaan gadget hanya dengan berdiri, duduk, atau berbaring sehingga terjadi ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang keluar. Tujuan : Untuk mengetahui intensitas penggunaan gadget terhadap status gizi pada siswa SMK Batik 2 Surakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Hasil : Hasil penelitian ini diperoleh dari 89 siswa dengan intensitas penggunaan gadget tinggi sebanyak 74 siswa (83,1%) dengan kategori status gizi normal sebanyak 52 siswa (58,4%). Hasil dari uji Spearman Rank Correlation di dapatkan hasil nilai p value sebesar value sebesar <0,05. Hal ini menunjukkan ada hubungan intensitas penggunaan gadgetterhadap status gizi pada siswa SMK Batik 2 Surakarta. Kesimpulan : Ada hubungan intensitas penggunaan gadget terhadap status gizi pada siswa SMK Batik 2 Surakarta. Pihak keluarga maupun sekolah lebih memperhatikan anak dalam menggunakan gatget

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇