Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
733 research outputs found
Sort by
Urgensi Segmentasi Pasar Bagi Perusahaan : Literature Review
Segementasi pasar merupakan suatu strategi yang penting dalam proses pemasaran suatu produk karena dapat membantu perusahaan atau pemasar untuk mengidentifikasi pelanggan berdasarkan pada keinginan dan kebutuhannya secara tepat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bahwa segmentasi dapat dijalankan dengan baik oleh pemasar dalam mengembangkan strategi pemasarannya, kemudian untuk mengetahui apa manfaat dari segmentasi dan bagaimana cara melakukan segemntasi suatu produk agar efektif dan efisien menjangkau konsumen. Design penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur review. Pendekatan penulisan dalam artikel ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif dan penelitian kepustakaan atau library research dengan bantuan referensi terkini yang diperoleh dari pencarian kutipan Google Schoolers dan Science Direct. Hasil penelitian dianalisis dan dijadikan bahan diskusi untuk menentukan jawaban dari permasalahan dari Penerapan Strategi Segmentasi oleh perusahaan. Hasil review literature menunjukkan bahwa adanya Strategi Segmentasi yang diterapkan perusahaan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pemasaran Penerapan strategi segmentasi sangat diperlukan oleh pemasar untuk dapat meningkatkan nilai pemasaran produk yang dijual. Hal ini disebabkan karena strategi segmentasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pemasaran.Segementasi pasar merupakan suatu strategi yang penting dalam proses pemasaran suatu produk karena dapat membantu perusahaan atau pemasar untuk mengidentifikasi pelanggan berdasarkan pada keinginan dan kebutuhannya secara tepat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bahwa segmentasi dapat dijalankan dengan baik oleh pemasar dalam mengembangkan strategi pemasarannya, kemudian untuk mengetahui apa manfaat dari segmentasi dan bagaimana cara melakukan segemntasi suatu produk agar efektif dan efisien menjangkau konsumen. Design penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur review. Pendekatan penulisan dalam artikel ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif dan penelitian kepustakaan atau library research dengan bantuan referensi terkini yang diperoleh dari pencarian kutipan Google Schoolers dan Science Direct. Hasil penelitian dianalisis dan dijadikan bahan diskusi untuk menentukan jawaban dari permasalahan dari Penerapan Strategi Segmentasi oleh perusahaan. Hasil review literature menunjukkan bahwa adanya Strategi Segmentasi yang diterapkan perusahaan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pemasaran Penerapan strategi segmentasi sangat diperlukan oleh pemasar untuk dapat meningkatkan nilai pemasaran produk yang dijual. Hal ini disebabkan karena strategi segmentasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pemasaran
MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG KEBERSIHAN DAN KETAHANAN PANGAN DI DESA SERETAN
Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Seretan, Kecamatan Lembean Timur. Masalah utama yang akan dibahas dalam kegitan ini adalah tentang pencemaran air dan penyakit demam berdarah. Pencemaran air disebabkan oleh aktivitas manusia seperti pembuangan sampah dan limbah yang dapat merusak ekosistem peraiaran dan mengancam ketersediaan air bersih, Disisi lain, penyakit demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat menimbulkan dampak serius pada kesehatan manusia. Selain itu, ketahanan pangan juga menjadi permasalahan penting di Desa Seretan. Faktor-faktor seperti variasi makanan, perubahan iklim, dan kemiskinan dapat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. Strategi untuk mengatasi ketahanan pangan di desa ini adalah dengan menanam rempah-rempah di pekarangan rumah. Menanam rempah-rempah sendiri dapat mengurangi pengeluaran uang belanja dan memastikan kualitas makanan yang lebih baik. Dampak negatif dari masalah-masalah ini tidak hanya terbatas pada kesehatan manusia, tetapi juga berdampak pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan dan ketahanan pangan. Dan hasil kegiatan ini kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan cukup baik. Masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam upaya menjaga kebersihan, mencegah penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman yang mendalam tentang ketahanan pangan, mengajarkan strategi praktis cara menanam dan merawat rempah-rempah di pekarangan ruma
The Effect of Long-Term Use of Custom Insole on Agility in Adult Flat Foot Case
Background: Adult Flat foot is a condition in which the foot does not have the normal arch of the foot and occurs in adulthood. Someone who experiences flat feet will tend to decrease the quality of walking, including activities that require agility or agility. One of the treatments that can be given for flat foot cases is the provision of a custom insole in the form of medial arch support. Medial arch supports are designed to control the alignment and function of the foot and lower limbs and are used to limit movements such as overpronation. Objective: To decide the long-term impact of utilizing custom insoles on nimbleness in grown-up flat-foot cases. Method: The inquiry about the plan could be a quasi-experimental sort of investigation with a one-group pre and post-test. The research subjects were 18 students who experienced flat feet. Each investigated subject was given a custom insole mediation for six months and observed every two months. Information examination in this consideration utilised the Combined Tests T-test and the Wilcoxon test. Results: Statistically, there was a significant effect on the use of custom insole on agility as measured by the EST method (t = -3.05, p-value = 0.002), measured by the T-Test method (t = 5.91, p-value = 0.000), and measured by the IAT (z = -2.21, p-value = 0.016). Conclusions: The use of a custom insole affects increasing agility in flat foot conditions, so it is recommended to use a medial arch support in flat foot conditions
Five Finger Hypnosis for Post-Flood Psychological Disorders
Background: Central Java is a province that often experiences floods and Surakarta is the city with the second highest flooding after Semarang. Floods that occur will cause several impacts, one of which is psychological impacts. Psychological impacts in the form of anxiety, stress and clinical depression and mental health problems will interfere with daily activities. Objective: to determine the Effect of Five Finger Hypnosis on Psychological Symptoms of Post-Flood Society. Methods: this study was conducted in the Sangkrah area with 45 respondents according to inclusion and exclusion criteria. The research instrument used was DASS-21 and analyzed using the Wilcoxon test. Results: the significance value of psychological stress disorders (P-Value) = 0.000 <0.05; the significance value of psychological anxiety disorders (P-Value) = 0.001 <0.05; and the significance value of psychological anxiety disorders (P-Value) = 0.003 <0.05. There is an effect of five-finger hypnosis therapy on post-flood psychological disorders in the Sangkrah area, Surakarta before and after being given five-finger hypnosis therapy. Conclusion: five finger hypnosis therapy can be used to reduce psychological disorder
The Influence of Fire Simulation on Community Preparedness in Facing Household Fires in Sudiroprajan
Background: Structure sustained structural damage, lost possessions, and incurred financial losses due to the fire. Disaster simulation is a tool that can be used to train people to prepare themselves in the face of disasters. The goal of the study is to determine how fire simulation affects community readiness in the event of a residential fire disaster. Methods: The study employs a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test without a control group. A total of 20 respondents participated in a fire disaster simulation, and their preparedness levels were evaluated before and after the simulation using purposive sampling. Results: The simulation was provided, the all of respondents had a preparedness level categorized as unprepared, with 20 respondents (100%). After the preparedness simulation, the number of respondents who initially were unprepared increased, with 2 respondents (10%) now categorized as very prepared and 18 respondents (90%) as prepared. The Wilcoxon test analysis shows a p-value of 0.000, which indicates that there is an effect of fire simulation on the community's preparedness to face household fires. Conclusion: The fire simulation had a positive impact on enhancing community preparedness for household fires
UPAYA PENCEGAHAN FRAMBUSIA DENGAN EDUKASI ELIMINASI FRAMBUSIA PADA ANAK DAN KELUARGA
Frambusia is an extremely contagious tropical disease. Indonesia is believed to have the highest number of frambusia instances in Southeast Asia, with 185 cases reported in 2021. The findings of serological examinations in numerous regions and cities suggest that the prevalence of frambusia is 20-120 per 100,000 people aged 1 to 15. Efforts to fight frambusia can be carried out through health promotion. A pre-survey at SD N 01 Dukuh Waluh, conducted through interviews with ten students, revealed that students had never received health education about frambusia and had no idea what the disease was. This program aims to educate students and their parents about frambusia and its prevention. The activity took place on Wednesday, March 15, 2023, at SD N 01 Dukuhwaluh, with 16 parents and 35 5th grade kids in attendance. The results of the program after health education revealed that the majority of respondents' knowledge increased (75%), knowledge remained constant by up to 25%, and no respondents (0%) had knowledge decreased. This exercise is expected to offer children and parents with a thorough awareness of Frambusia, as well as to encourage the adoption of clean and healthy living habits in order to prevent the disease.
Keywords: Health education; Prevention; Frambusia; Children; Elementary School.
 
Studi Korelasi Tingkat Spiritualitas dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa
Latar Belakang: Masalah spiritual dapat dialami oleh pasien yang terdampak penyakit akibat kurangnya penerimaan terhadap penyakit yang dialaminya, salah satunya adalah penyakit gagal ginjal kronis. Masalah kecemasan juga menjadi dampak psikologis yang harus dihadapi oleh pasien hemodialisa. Kecemasan dapat berpotensi meningkatkan rasa sakit, resiko mortalitas dan morbiditas yang memungkinkan pasien mengalami delusi dan halusinasi hingga memungkinkan pasien akan mencoba upaya untuk mengakhiri kehidupan. Tujuan: mengetahui korelasi tingkat spiritualitas dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani Hemodialisa. Metode: desain observasional analitik metode cross sectional. Sampel diambil secara purposive sampling dengan jumlah 109 pasien, tempat penelitian dilakukan di Ruang Hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Gamping. Data diambil menggunakan kuesioner Spiritual Well Being Scale (SWBS) dan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis statistik menggunakan uji Kendall Tau. Hasil: tingkat spiritual pasien dalam tingkat spiritual sedang sebanyak 90 pasien (82,6%) dan sebagian besar pasien tidak mengalami kecemasan sebanyak 47 pasien (43,1%). Hasil analisis bivariat antara tingkat spiritual dan tingkat kecemasan dengan nilai p-value < 0,05. Uji hasil tingkat keeratan diperoleh nilai -0,184. Kesimpulan: adanya korelasi antara spiritual dengan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani Hemodialisa dengan tingkat keeratan sangat lemah
Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Berbasis Manekin dan Skenario untuk Meningkatkan Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan dalam Penanganan Gawat Darurat
Latar Belakang: Kematian akibat henti jantung di dunia sebanyak 16,17% dari total kasus, dengan 245.343 kasus di Indonesia pada tahun 2023. Tingginya angka kematian inilah yang mengharuskan Mahasiswa keperawatan sebagai first responder minimal harus memiliki pengetahuan dan pengalaman dasar terkait BHD. Pengetahuan mahasiswa keperawatan yang masih kurang, mendasari perlunya pertolongan BHD yang benar sesuai prosedur guna meminimalkan angka kematian korban. Banyaknya metode tradisional yang telah digunakan, mengharuskan penelitian ini menggunakan metode yang lebih interaktif yaitu dengan Simulasi Berbasis Manekin dan Skenario. Tujuan: Mengetahui pengaruh simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap pengetahuan mahasiswa keperawatan. Metode: Metode penelitian Quasy Experiment dengan jumlah sampel 126, tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan BHD yang sudah valid dan reliabel, kemudian di analisis menggunakan Uji Paired Sample T-Test. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 hingga bulan Juni 2024. Hasil: Tingkat pengetahuan sebelum dilakukan simulasi termasuk dalam kategori kurang (76%). Tingkat pengetahuan setelah dilakukan simulasi dalam kategori baik (94%). Terdapat pengaruh Tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan simulasi BHD dibuktikan dengan nilai p-value 0,001 < 0,05. Kesimpulan: Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) berbasis manekin dan skenario meningkatkan pengetahuan mahasiswa keperawatan dalam penanganan gawat darurat
Pemberian MP-ASI pada Balita Usia 25-60 Bulan : Studi Deskriptif di Wilayah Pedesaan Kabupaten Klaten
Latar Belakang: Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) diberikan sesuai kebutuhan gizi anak usia enam bulan. Data 2015-2020 menunjukkan 56% bayi 0-6 bulan sudah menerima makanan selain ASI, dengan lebih dari 40% ibu di Indonesia memberikan MP-ASI terlalu dini, yang berisiko meningkatkan malnutrisi hingga 2-3 kali lipat. Sementara itu, hanya 40% bayi di Indonesia mendapatkan ASI eksklusif, dan angka ini diperkirakan meningkat pada 2025. Penelitian ini dilakukan di desa pelosok dengan mayoritas penduduk sebagai petani untuk memahami pola pemberian MP-ASI. Tujuan: Mengetahui gambaran pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) di Desa Jiwan. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan purposive sampling dengan 98 sampel dari orang tua anak usia 25-60 bulan di Posyandu Desa Jiwan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terkait pemberian MP-ASI selama satu bulan dan dianalisis secara univariat. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata usia anak 40,35 bulan (± 11,03) dengan berat badan 14,44 kg (± 3,03). Proporsi jenis kelamin seimbang (50% laki-laki, 50% perempuan). Mayoritas ibu berusia 32,33 tahun (± 5,48), berprofesi sebagai ibu rumah tangga (85,7%), dan berpendidikan SMA/K (43,9%). Sebagian besar pemberian MP-ASI sudah baik (70,4%). Kesimpulan: Pemberian MP-ASI di Desa Jiwan sebagian besar sudah baik. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan ibu memengaruhi kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan gizi anak secara optimal
Acupressure to Increase Milk Production in Breastfeeding Moms
Introduction: Giving acupressure therapy can increase breast milk production because it affects the stimulation process of the hormone prolactin. This study aimed to determine the effect of acupressure at points ST 15, ST 16, and Li 4 on breast milk production in postpartum mothers. Materials and Method: Type of quantitative research. Quasi-experimental research design, post-test control group research design. The sample was 32 people, 16 in the control group and 16 in the treatment group. Data processing and analysis using the SPSS application with the Mann-Whithney test. Result: The Mann-Whitney test output obtained a p-value of 0.000 (<0.05). The group of postpartum mothers who were treated produced more breast milk than the group who were not treated. Conclusion: Acupressure at points ST 15, ST 16 and, Li 4 can increase breast milk production in postpartum mothers. Midwives can perform acupressure at points ST 15, ST 16, and Li 4 on postpartum mothers to increase breast milk production