UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
    3958 research outputs found

    ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN ISAK 35 (INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN)PADA PAROKI RATU ROSARI SUCI TUMINTING

    No full text
    Laporan keuangan organisasi nonlaba berisi tentang dana atau sumbangan dari berbagai pihak yang harus dipertanggungjawabkan oleh manajemen kepada pihak internal dan pihak eksternal. Organisasi nonlaba di Indonesia saat ini masih cenderung menekankan pada prioritas kualitas program dan tidak terlalu memperhatikan pentingnya sistem penyajian keuangan. Padahal, sistem penyajian keuangan yang baik diyakini merupakan salah satu indikator utama akuntabilitas dan transparansi sebuah lembaga. Standar Akuntansi Keuangan ISAK 35 diterapkan dengan tujuan untuk menunjukkan pertanggungjawaban atau informasi yang memiliki relevansi tinggi dan lengkap sesuai standar akuntansi keuangan atas dana yang diperoleh, sehingga laporan keuangan dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pengguna laporan keuangan tersebut. ISAK 35 tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba memberikan pedoman penyajian dalam laporan keuangan untuk entitas nonlaba. Metode Penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, jenis data yang digunakan adalah menggunakan dua data yaitu primer dan sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis Miles dan Huberman. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa penyajian laporan keuangan yang ada di Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting belum sepenuhnya sejalan dengan konsep yang tercantum dalam ISAK No. 35, sebaiknya menerapkan konsep ISAK No. 35 pada penyajian laporan keuangan secara penuh. Kata Kunci : ISAK 35, Laporan Keuangan, dan Nonlab

    PENGARUH PROMOSI JABATAN, MUTASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA ANGGOTA POLRI DI POLRES MINAHASA SELATAN

    No full text
    Kinerja Anggota adalah suatu kualitas kerja yang diberikan anggota sebagai pencapaiannya saat melakukan tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkan tujuan yang ada dalam suatu instansi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan melihat pengaruh dari Variabel Promosi Jabatan, Mutasi, dan Kompensasi terhadap Kinerja Anggota Polri di Polres Minahasa Selatan. Peneliti menggunakan jenis penelitian Metode Kuantitatif dengan menggunakan data dari kuisioner yang sudah disebarkan oleh peneliti peda seluruh anggota di Polres Minahasa Selatan, data kuisioner diolah menggunakan sistem IBM SPSS 29 dan menggunakan metode analisis regresi linear berganda sebagai alat analisis data. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa secara parsial Promosi Jabatan dan Kompensasi berpengaruh secara signifikan, sedangkan Mutasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Anggota Polri yang ada di Polres Minahasa Selatan. Berbeda dengan parsial, bahwa secara simultan variabel Promosi Jabatan, Mutasi dan Kompensasi berpengaruh terhadap Kinerja Anggota Polri di Polres Minahasa Selatan. Kata Kunci:Promosi Jabatan, Mutasi, Kompensaso, Kinerj

    TINGKAT KEBERHASILAN PENYULUH DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN DIKELURAHAN SARONGSONG II KECAMATAN AIRMADIDI KABUPATEN MINAHASA UTARA

    Get PDF
    Penyuluhan pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan pertanian karena penyuluhan merupakan upaya untuk memberdayakan petani dan pelaku lain di sektor pertanian untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan. Penyuluh pertanian berfungsi memberikan dorongan kepada para petani agar mau mengubah cara berfikir, cara kerja dan cara hidupnya yang lama dengan cara-cara yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi pertanian yang lebih maju. Kinerja Penyuluh Pertanian menjadi faktor penentu keberhasilan suatu program. Penyuluh pertanian turut berperan penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian, yaitu dalam transfer teknologi pertanian kepada petani. Dengan demikian, kinerja penyuluh pertanian perlu mendapat perhatian. Penyuluh pertanian dapat dikatakan berkinerja baik apabila telah melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan standar indikator yang telah ditentukan. Salah satu upaya untuk meningkatkan sumberdaya petani, adalah melalui kegiatan penyuluhan pertanian. Kegiatan penyuluhan di Kelurahan Sarongsong II telah lama dilakukan di kelompok-kelompok tani yang tersebebar. Sampai saat ini jumlah tenaga penyuluh yang bertugas masih sangat terbatas, berdasarkan data yang diperoleh jumlah petani yang bertugas perkelurahan hanya 1 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan penyuluh dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan di Kelurahan Sarongsong II Kecamatan Airmadidi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, .Teknik pengambilan sampel menggunakan Purpossive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan analisis data deskriptif menggunakan pengukuran skala likert dengan menggunakan tabel. dengan jumlah responden yang di ambil yaitu sebanyak 20 responden. Berdasarkan hasil analisis menggunakan skala likert, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan penyuluh dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan di Kelurahan Sarongsong II Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara mempunyai kinerja tinggi dengan skor 2,4 dan dikategorikan sangat berhasil. Petani berpendapat bahwa dengan adanya penyuluh pertanian petani merasa sangat terbantu dalam berusahatani. Bagi petani mengikuti dengan mengikuti kegiatan penyuluhan sangat bermanfaat bagi kemajuan kelompok tani karena lewat kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta dapat merubah sikap dan perilaku petani beserta keluarga dari tradisional menjadi modern dalam hal berusahatani.\ud Kata Kunci: Penyuluh Pertanian, Tingkat Keberhasilan, Kinerja, Purposive Samplin

    Asuhan Keperawatan Pada Klien Tn.V.R. Dengan Chronic Kidney Disease Stage V Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Gunung Maria Tomohon

    Get PDF
    Latar Belakang: Salah satu kasus kegawatdaruratan yang menyebabkan tingginya angka kematian dan membutuhkan pernanganan cepat dan tepat adalah penyakit gagal ginjal kronis, Adanya pemberian asuhan keperawatan seperti pemberian tindakan posisi semi fowler, dinilai sangat efektif untuk mengurangi kejadian sesak nafas atau dipsnea. Tujuan: untuk memaparkan analisis pelaksanaan asuhan keperawatan pada Pasien Chronic Kidney Disease di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Gunung Maria Tomohon. Metode: Pelaksanaan asuhan keperawatan gawat darurat dengan perencanaan keperawatan yang dilakukan selama 1x7 jam. Hasil: Asuhan keperawatan pada pasien kelolaan ini, dinilai sesuai dengan kriteria hasil yang ditentukan. Berdasarkan hasil evaluasi setelah dilakukan tindakan keperawatan, menunjukkan tanda belum teratasi sehingga pasien dipindahkan ke ruangan Intensive Care Unit (ICU) untuk penanganan lebih lanjut. Kesimpulan: Pelaksanaan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien kelolaan dengan kasus gagal ginjal kronis di ruangan IGD menunjukkan masalah belum teratasi secara optimal dan perlu mendapatkan perawatan lanjut di ruangan ICU. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan Gawat Darurat, Chronic Kidney Disease (CKD), Instalasi Gawat Darurat (IGD) Kepustakan: 3 buku, 11 E-Book, 29 jurna

    PENGARUH INOVASI PRODUK, LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING RUMAH MAKAN AYAM GEPREK INBOX DAPOERKU

    Get PDF
    Kewirausahaan adalah perilaku dinamik yang siap menerima resiko, serta perilaku kreatif yang berorientasi pada pertumbuhan yang mengarah pada peningkatan pendapatan. Dengan meningkatnya pendapatan, tentunya perekonomian suatu Negara juga akan mengalami peningkatan. Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian suatu Negara adalah dengan mengembangkan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah). Dalam survei lapangan terdapat beberapa usaha ayam geprek di Kecamatan Sario Kota Manado mengalami kebangkrutan atau sudah tutup. Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi keunggulan bersaing, yaitu inovasi produk, lokasi, dan harga. Dari pembahasan diatas, maka peneliti melakukan penelitian tentang pengaruh inovasi produk, lokasi, dan harga terhadap keunggulan bersaing rumah makan ayam geprek inbox dapoerku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh signifikan antara inovasi produk, lokasi, dan harga terhadap keunggulan bersaing. Analisis metode yang digunakan oleh peneliti adalah Metode Regresi Berganda, dengan menggunakan data yang diperoleh dari kuisioner yang dijalankan kepada 171 responden yang merupakan konsumen dari rumah makan ayam geprek inbox dapoerku. Hasil penelitian menunjukan bahwa inovasi produk secara parsial tidak memiliki signifikan terhadap keunggulan bersaing sedangkan lokasi dan harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing. Dan secara simultan inovasi produk, lokasi, dan harga berpengaruh signifikan terhadap variabel keunggulan bersaing. Kata Kunci: Inovasi produk, Lokasi, Harga, Keunggulan Bersaing, Kewirausahaan

    PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERKEMBANGAN USAHATANI TANAMAN JAGUNG DI KELURAHAN SUKUR KABUPATEN MINAHASA UTARA (Studi Kasus: Lahan Kelompok Tani Terpahor)

    Get PDF
    Penyuluh pertanian merupakan bagian dari pembangunan nasional serta merupakan proses transformasi dari pertanian tradisional menjadi pertanian tangguh yang mampu memanfaatkan sumber daya secara optimal. Tujuan dan rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peran penyuluh pertanian terhadap perkembangan usahatani tanaman jagung pada lahan kelompok tani Terpahor di Kelurahan Sukur Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel yang diambil berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan yaitu 15 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala likert dan interval kelas. Hasil dari penelitian ini, yang paling dominan yaitu peran penyuluh sebagai fasilitator dengan jumlah nilai sebesar 4,1. Persepsi terbanyak terdapat pada pernyataan yang menyatakan bahwa peran penyuluh dalam memfasilitasi alat bantu peraga. Alat bantu peraga terbagi menjadi dua yaitu untuk kegiatan penyuluhan dan kegiatan usahatani. Alat bantu peraga dalam kegiatan penyuluhan terdiri dari lembar persiapan penyuluhan, alat tulis-menulis, proyektor/ LCD, leaflet, brosur, poster, dan sarana ruangan. Sedangkan alat bantu peraga dalam kegiatan usahatani, seperti traktor, sekop, cangkul, parang, alat bantu pembasmi hama, alat untuk menaruh benih, dan alat untuk menyiram tanaman. Dengan demikian peran penyuluh pertanian terhadap perkembangan usahatani tanaman jagung pada lahan kelompok tani Terpahor di Kelurahan Sukur Kabupaten Minahasa Utara dapat dikategorikan berperan sebagai fasilitator dengan peran penyuluh dalam memfasilitasi alat bantu peraga kepada kelompok tani Terpahor. Kata kunci: Peran, Penyuluh Pertanian, Purposive Sampling, Skala Likert, Interval Kela

    2,917

    full texts

    3,958

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇