UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
    3958 research outputs found

    ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN INDUSTRI PARIWISATA EDUKATIF DI KOTA TOMOHON

    No full text
    Pariwisata merupakan berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. Provinsi Sulawesi Utara dijuluki sebagai “The Rising Star” dalam sektor pariwisata Indonesia karena menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang berkembang pesat saat ini. Kota Tomohon sebagai salah satu kota yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara menjadi daerah destinasi wisata yang paling diminati sebagai oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Kota Tomohon menawarkan berbagai atraksi wisata berupa wisata alam, budaya, dan buatan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sebanyak 90% wisatawan mancanegara memilih Kota Tomohon sebagai tujuan wisata kedua setelah mengunjungi Kota Manado. Berdasarkan angka tersebut, maka terdapat peluang usaha untuk membangun tempat wisata dalam rangka memfasilitasi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan investasi dari tempat wisata edukatif bertema tradisional di Kota Tomohon. Penelitian ini akan menganalisis melalui dua aspek, yaitu aspek non finansial dan aspek finansial. Aspek non finansial terbagi atas beberapa aspek yaitu aspek pasar, aspek teknis, aspek manajemen, serta aspek sosial dan lingkungan. Sedangkan aspek finansial akan membahas kelayakan investasi berdasarkan kriteria yang ditetapkan dengan menggunakan metode Payback Period (PP). Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis aspek-aspek yang dilakukan, seluruh aspek baik non finansial maupun finansial telah memenuhi sehingga pembangunan tempat wisata edukatif bertema tradisional dapat dikatakan layak. Kata Kunci: Pariwisata edukatif, analisis kelayaka

    PENGARUH KENAIKAN TARIF PAJAK PERTAMBAHAN NILAI 11% TERHADAP DAYA BELI PETANI UNTUK PUPUK NON SUBSIDI(Studi Empiris Kios Pengecer Pupuk pada Kabupaten Bolaang Mongondow)

    No full text
    Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pajak merupakan peralihan kekayaan dari rakyat kepada kas negara yang berguna untuk membiayai public invesment. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan pajak yang dikenakan dalam setiap pertambahan nilai dari suatu barang atau jasa dalam peredarannya dari pihak produsen kepada pihak konsumen dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) termasuk jenis pajak tidak langsung, dimana pajak ini disetor oleh pihak lain (pedagang) kepada penanggung pajak (konsumen akhir) tidak menyetor langsung pajak yang ditanggung.Untuk mengetahui Kenaikan Tarif Pajak Pertambahan Nilai 11% Berpengaruh signifikan Terhadap Daya Beli Petani Pada Non Pupuk Subsidi Pada Kios Pengecer Pupuk Di Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini mengunakan Regresi linear sederhana adalah regresi dengan menggunakan satu variabel bebas sebagai penaksir variabel terikat. Dengan kata lain, analisis regresi linear sederhana adalah proses mengestimasi atau menaksir sebuah fungsi hubungan anatara variabel terikat (Y) dengan variabel bebas (X). sehingga berarti variabel independen memiliki berpengaruh terhadap variabel dependen. maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang bermakna bahwa Pajak Pertambahan Nilai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Daya Beli. Pengaruh Kenaikan Tarif PPN 11% terhadap Daya Beli Petani pada pupuk non subsidi. Hal ini menunjukkan ada pengaruh signifikan variabel Pajak Pertambahan Nilai (X) terhadap Daya Beli (Y). Kata Kunci: Kenaikan Tarif PPN 11%, Daya Beli

    ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) PADA RUAS JALAN IR. SOEKARNO

    No full text
    Jalan adalah suatu sarana transportasi, yang dapat membantu menghubungkan Desa, Kota, Kabupaten, maupun Provinsi. Jalan juga sangat bermanfaat untuk membantu menunjang prasarana masyarakat untuk berpergian keluar daerah ataupun sangat membantu untuk kendaraan pengangkut barang. Oleh karena itu pemeliharaan jalan sangat dibutuhkan untuk menjaga jalan agar tidak rusak. Survei kondisi jalan (SKJ) atau Surface Distress Index (SDI) merupakan salah satu dari metode pemeliharaan jalan dari survei rutin untuk keseluruhan jaringan jalan. Surface Distress Index (SDI) dilakukan untuk mendapatkan data kondisi kerusakan dari bagian-bagian badan jalan aspal maupun jalan tanah/kerikil, sehinggah sesuai dengan data yang didapat dari survei dan dilanjut untuk penyusunan rencana dan program pembinaan jaringan jalan. Hasil dari survei dikumpul untuk penyusunan rencana program pembinaan jaringan jalan, dan sebagai masukan dalam sistem perencanaan teknis jalan. Proses pengolahan data yang akan dilakukan, yaitu dengan menghitung luas dan persentase kerusakan yang ditinjau dan dilanjutkan dengan menghitung nilai SDI dan menentukan kondisi kerusakan tiap 100 m pada jalan yang disurvei. Proses pengolahan data yang akan dilakukan, yaitu dengan menghitung luas dan persentase kerusakan yang ditinjau dan dilanjutkan dengan menghitung nilai SDI dan menentukan kondisi kerusakan tiap 100 m pada jalan yang disurvei. Dapat disimpulkan bahwa kondisi ruas jalan Ir. Soekarno sebagian besar berada pada kondisi yang Baik, dengan beberapa kerusakan kecil pada beberapa segmen yang disurvei. Kata kunci: Metode Surface Distress Index (SDI), Survei Kondisi Permukaan Jalan

    ANALISIS PERENCANAAN DESAIN TATA LETAK (LAYOUT) YANG OPTIMAL PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS RUMAH KEMASAN

    No full text
    UPTD Rumah Kemasan yang didirikan oleh Dinas koperasi usaha kecil dan Menengah Minahasa Tenggara merupakan tempat pusat pelayanan kemasan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM), pembangunan Rumah Kemasan didasari dari Jumlah Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Masalah pengorapasian yang dihadapi UPTD Rumah Kemasan berkaitan dengan penataan letak dari mesin dan peralatan. Masalah pengorapasian yang dihadapi UPTD Rumah Kemasan berkaitan dengan penataan letak dari mesin dan peralatan. Kondisi pada area-area Rumah kemasan saat ini belum ditentukan dan belum adanya perencanaan dan penataan, hal ini pastinya akan memberi dampak yang besar dalam pengoperasian UPTD Rumah Kemasan. Metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan Rumah kemasan ada dua, yang pertama BLOCPLAN (Block Layout Overview with Layout Planning) dan kedua metode CORELAP (Algoritma Computerized Relationship Layout Planning) yang dapat memberikan solusi terkait perencanaan tata letak awal yang optimal untuk UPTD Rumah Kemasan. Hasil pengolahan data setelah dibandingkan maka layout yang direkomendasikan adalah output metode CORELAP (Algoritma Computerized Relationship Layout Planning), dengan hasil yang paling optimal, dilihat dari beberapa indikator dan hasil jarak yang didapat berdasarkan aktivitas peta proses operasi 49.2 meter dan berdasarkan jarak mesin dan peralatan 65.78. Kata Kunci : BLOCPLAN, CORELAP, layout, optima

    IMPLEMENTASI METODE NAIVE BAYES DALAM PENENTUAN SUPPLIER (STUDI KASUS: UD. PUTRA ADONARA)

    No full text
    Supplier merupakan pihak yang menyediakan produk atau layanan yang diperlukan pada suatu perusahaan dalam menjalankan operasi suatu perusahaan. Hal ini menjadikan supplier sebagai salah satu bagian terpenting pada perusahaan, terlebih khusus pada perusahaan penyedia bahan industri. Salah satu cara untuk mendapatkan supplier yang baik dan berkualitas, yaitu dengan melakukan proses seleksi atau penentuan supplier dengan baik dan efisien. UD. Putra Adonara merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia bahan industri, yakni mengolah arang menjadi arang yang siap pakai di perusahaan. Untuk menjalankan operasi pada perusahaan, UD. Putra Adonara membutuhkan suatu sistem yang dapat membantu perusahaan dalam menentukan supplier yang baik dan berkualitas. Oleh karena itu, dibangun aplikasi penentuan supplier menggunakan metode Naive Bayes untuk mendapatkan supplier yang berkualitas. Proses dan cara kerja dari metode Naive Bayes pada aplikasi yang dibangun, yaitu menghitung nilai probabilitas dari setiap atribut dengan berdasarkan dataset yang menjadi data uji. Hasil nilai probabilitas akan dikategorikan menjadi Ya dan Tidak. Dalam hal ini Ya dikategorikan sebagai setuju untuk mengambil supplier dan Tidak dikategorikan sebagai tidak setuju untuk mengambil supplier. Bahasa pemrograman yang digunakan, yaitu PHP, CSS, dan HTML. Penggambaran model aplikasi digambarkan menggunakan UML. Untuk metodologi pengembangan perangkat lunak yang digunakan, yaitu metodologi SDLC Waterfall. Tugas akhir ini memberikan hasil bahwa aplikasi penentuan supplier menggunakan metode Naive Bayes berhasil diimplementasikan dan berjalan dengan baik. Hasil dari implementasi metode Naive Bayes ke dalam aplikasi penentuan supplier memberikan hasil akurasi, presisi dan recall yang baik terdapat pada persentase pembagian data 80% data latih dan 20% data uji, yaitu nilai akurasi mencapai 100%, presisi 100% dan recall 100%. Kata kunci: Penentuan Supplier, Prediksi, Naive Bayes

    ANALISIS LAPORAN ARUS KAS DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT. WAHANA WIRAWAN MANADO

    No full text
    Untuk meningkatkan daya saing masing-masing perusahaan, salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan menganalisis laporan keuangan yang dapat membantu stakeholder dalam memilih dan mengevaluasi informasi. Manajemen laporan keuangan sangat berpengaruh pada setiap individu yang ada dalam perusahaan tersebut. Laporan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur hasil usaha dan perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu untuk mengetahui sudah sejauh mana perusahaan mencapai tujuannya dan untuk menilai kinerja keuangan dari suatu perusahaan. Salah satu sumber laporan keuangan untuk mengukur kemampuan perusahaan yaitu laporan arus kas. Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menyajikan arus kas masuk dan arus kas keluar pada suatu periode akuntansi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kinerja keuangan pada PT. Wahana Wirawan Manado dengan menggunakan rasio arus kas AKO, CAD, CKB, CKHL, PM, TH, KAK, dan AKBB. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan menggunakan Teknik dokumentasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Teknik analisis rasio arus kas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Wahana Wirawan Manado pada tahun 2018-2020 masih kurang baik, karena dari kedelapan rasio tersebut satu rasio menunjukkan kriteria di atas standar 1, sedangkan ketujuh rasio menunjukkan kriteria di bawah standar 1. Kata Kunci: Laporan Arus Kas, Rasio Arus Kas, Kinerja Keuanga

    Asuhan Keperawatan Pada Pasien N.Y.R Dengan Vulnus Combustio di Ruangan Flamboyan Rumkit.TK.II.R.W.Monginsidi

    No full text
    Latar belakang : Vulnus Combustio merupakan rusaknya jaringan akibat terkena dengan paparan panas seperti api, air panas, minyak panas, listrik dan lain-lain. Angka kejadian Vulnus Combustio saat ini masih tinggi, prevalensi luka bakar yang terjadi di Indonesia sekitar 40%, Persentasi luka bakar di Sulawesi utara sendiri yaitu 1,3%. Tujuan : Karya ilmiah akhir ners ini dilakukan untuk dapat memahami tentang penyakit Vulnus Combustio serta mendapat pengalaman dalam hal merawat pasien dengan Vulnus Combustio. Metode : Karya ilmiah akhir ners ini menggunakan penelitian kualitatif dengan desainnya adalah studi kasus. Metode yang digunakan adalah proses keperawatan yang dimulai dari pengkajian, penegakan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil Penelitian : Dalam karya ilmiah ini diketahui bahwa masalah keperawatan yang muncul pada Ny.R dengan Vulnus Combustio (luka bakar) adalah nyeri akut, gangguan Integritas kulit, gangguan mobilitas fisik dan resiko infeksi. Setelah dilakukan implementasi dan evaluasi selama 3 hari, pasien mengatakan nyeri berkurang, diagnosa kedua sudah ada perubahan turgor kulit mulai membaik, diagnosa ketiga gangguan mobilitas mulai menurun dan pasien mulai latihan ROM pasif dan aktif, dignosa keempat resiko infeksi teratasi sebagian karena sudah dilakukan perawatan luka. Kesimpulan : Proses asuhan keperawatan pada Ny.R dengan Vulnus Combustio ( luka bakar) telah dilakukan secara tepat dan benar namun perawatan yang hanya dilakukan selama 3 hari membuat penulis tidak maksimal dalam melakukan asuhan keperawatan sehingga tidak mengetahui perkembangan selanjutnya pada pasien

    2,917

    full texts

    3,958

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇