UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
    3958 research outputs found

    ANALISIS SENTIMEN TERHADAP DIREKTORAT JENDERAL PAJAK MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES DENGAN HYBRID ADAPTIVE BOOSTING

    Get PDF
    Direktorat Jenderal Pajak atau DJP merupakan unit kerja di bawah Kementrian Keuangan yang bertanggung jawab dalam pemungutan dan pengelolaan pajak di Indonesia. Selama periode tahun 2022 hingga 2023, DJP menjadi topik yang ramai diperbincangkan di platform Twitter. Berbagai opini muncul mengenai DJP, termasuk opini positif dan negatif, yang bahkan mencapai trending topic. Kondisi ini mendorong DJP untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang penting, seperti keluhan umum masyarakat, tingkat kepuasan pelayanan, efektivitas program penyuluhan, dan efektivitas upaya dalam bidang kehumasan. Naive Bayes merupakan metode klasifikasi dalam machine learning untuk menyelesaikan masalah pengambilan keputusan dengan tingkat akurasi dan kecepatan yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam menganalisis opini dari masyarakat. Adaptive boosting (AdaBoost) adalah metode boosting untuk mengoptimalkan model klasifikasi yang digunakan dengan memberikan bobot pada data latih yang salah diklasifikasikan oleh model sebelumnya. Implementasi Naive Bayes dengan Hybrid AdaBoost tidak konsisten dalam meningkatkan akurasi analisis sentimen terhadap DJP. Terdapat variasi dalam hasil yang diperoleh, dengan beberapa kategori mencapai akurasi, presisi, dan recall tertinggi, tetapi tidak secara merata di semua kategori. Hasil yang diperoleh dari pengujian terhadap aplikasi analisis sentimen terhadap DJP, diperoleh akurasi terbaik diperoleh pada partisi data 60:40, 70:30 dan 80:20 pada kategori Penyuluhan dan Pelayanan yaitu sebesar 100%, presisi tertinggi pada partisi 60:40 dan 80:20 pada kategori Pelayanan dan Penyuluhan sebesar 100%, dan recall pada partisi 70:30 kategori Penyuluhan sebesar 100% dengan total keseluruhan 3.512 data. Kata kunci: Klasifikasi, Analisis Sentimen, Naive Bayes, Hybrid AdaBoost, DJP

    IMPLEMENTASI METODE SINGLE SHOT MULTIBOX DETECTOR UNTUK MENGENALI KUE TRADISIONAL BERBASIS ANDROID

    Get PDF
    Kekayaan budaya kuliner Indonesia, khususnya kue tradisional, memiliki potensi besar untuk dipromosikan dan diperkenalkan secara luas kepada masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode Single Shot Multibox Detector (SSD) pada aplikasi berbasis Android untuk mengenali kue tradisional secara efektif. Dataset yang digunakan terdiri dari 1600 gambar yang mencakup 8 jenis kue tradisional yang berbeda, yaitu lalampa, nasi jaha, panada, koyabu, apang bakar, apang kukus, dodol, dan cucur. Penerapan teknologi deteksi objek pada aplikasi Android ini menawarkan peluang besar dalam mempromosikan keanekaragaman kuliner Indonesia kepada masyarakat global. Aplikasi ini memiliki akurasi yang tinggi dan menjadi alat efektif untuk memperkenalkan serta mempopulerkan kue-kue tradisional Indonesia, sekaligus berkontribusi pada pelestarian dan peningkatan kesadaran akan warisan budaya kuliner yang berharga. Teknologi ini memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Indonesia kepada dunia. Pada tugas akhir ini menggunakan metrik evaluasi Mean Average Precision (mAP), Average Precision (AP) dan Average Recall (AR) untuk mengukur hasil kinerja dari model deteksi objek. Evaluasi hasil menunjukkan model deteksi mencapai performa dengan nilai mAP sebesar 97.9%, AP sebesar 98%, dan AR sebesar 98.4%. Selain itu, jarak deteksi terbaik diperoleh pada jarak 15 cm dari objek. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan model yang baik dalam mengidentifikasi kue tradisional dan aplikasi memiliki potensi menarik dalam mempromosikan serta memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Indonesia. Kata kunci: Kue tradisional, deteksi objek, Single Shot Multibox Detector (SSD), Android, kuliner Indonesia

    APLIKASI PREDIKSI BANJIR DI KOTA MANADO MENGGUNAKAN ALGORITMA DECISION TREE C4.5

    Get PDF
    Data mining merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan tujuan mengidentifikasi pola atau informasi yang berharga dari data yang sudah ada. Proses data mining memungkinkan pengolahan data dari berbagai sumber untuk mengungkap korelasi yang membantu dalam pengambilan keputusan. Salah satu penerapan data mining yang relevan adalah dalam prediksi, di mana data yang telah dianalisis digunakan untuk membuat perkiraan tentang kejadian atau situasi yang akan terjadi di masa depan. Dalam penelitian ini, prediksi digunakan untuk perkiraan banjir di daerah tertentu, khususnya kota Manado. Fenomena banjir merupakan bencana alam yang merugikan manusia. Kota Manado memiliki potensi rawan banjir karena letak geografisnya yang berada di daerah dataran rendah dan dekat dengan laut. Beberapa sungai yang ada di kota Manado juga dapat menyebabkan luapan air ketika curah hujan tinggi atau debit air tinggi. Banjir dapat menyebabkan kerugian infrastruktur, penyebaran penyakit, dan bahkan korban jiwa. Untuk mengatasi permasalahan banjir di kota Manado, diperlukan solusi yang dapat membantu masyarakat memahami dan mengantisipasi risiko banjir dengan lebih baik. Oleh karena itu, penulis menggunakan algoritma Decision Tree C4.5 untuk melakukan prediksi banjir. Algoritma Decision Tree C4.5 merupakan teknik klasifikasi yang dapat memprediksi data berdasarkan pola data sebelumnya. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat melihat hasil prediksi dan peta daerah aliran sungai, sehingga mereka dapat memahami informasi yang lebih relevan tentang risiko banjir di daerah tempat tinggal mereka. Hal ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko banjir dan mendorong mereka untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat guna mengurangi dampak dari bencana banjir di kota Manado. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi prediksi banjir di kota Manado yang menggunakan algoritma Decision Tree C4.5. Aplikasi ini berhasil mencapai tingkat akurasi sebesar 87.46%. Kata Kunci: Prediksi, Banjir, Data Mining, Decision Tree C4.5

    ANALISIS PERCEPATAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE CRASHING DENGAN ALTERNATIF PENAMBAHAN TENAGA KERJA

    Get PDF
    Proyek konstruksi dikatakan berhasil apabila waktu penyelesaian sesuai dengan jangka waktu yang sudah disediakan, biaya yang minimal tanpa mengesampingkan mutu dalam pembangunan. Keterlambatan adalah hal yang sering dijumpai dalam penyelesaian proyek konstruksi, oleh karena itu melakukan percepatan sangat penting untuk dilakukan demi mengatasi keterlambatan. Dalam melakukan suatu percepatan pasti memiliki resiko adalah salah satunya adalah penambahan biaya. Dalam melakukan analisis biaya akibat percepatan waktu dapat digunakan metode Crashing. Metode Crashing adalah salah satu teknik dalam manajemen proyek untuk mempercepat jadwal pelaksanaan proyek dengan menambahkan sumber daya atau tenaga kerja tambahan. Pendekatan ini digunakan ketika proyek mengalami keterlambatan dan harus segera diselesaikan untuk memenuhi tenggat waktu yang ketat. Dalam metode Crashing, tugas-tugas kritis yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk diselesaikan diidentifikasi, dan kemudian sumber daya tambahan ditugaskan untuk mempercepat eksekusi tugas-tugas tersebut. Alternatif penambahan tenaga kerja dalam metode Crashing dapat memberikan dampak positif pada jadwal proyek, terutama ketika sumber daya yang diperlukan untuk tugas-tugas kritis terbatas. Dengan menambahkan lebih banyak tenaga kerja, pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, mengurangi waktu total pelaksanaan proyek, dan memungkinkan proyek untuk selesai lebih awal dari rencana semula. Analisis proyek pembangunan Lanjutan Rumah Sakit Pratama Kota Bitung dilakukan dengan mempersingkat waktu pelaksanaan proyek dengan alternatif penambahan tenaga kerja pada kegiatan – kegiatan kritis. Pelaksanaan proyek pembangunan setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode Crashing dengan menambah pekerja pada kegiatan – kegiatan kritis terjadi percepatan durasi waktu sebesar 42 hari dengan penambahan biaya langsung sebesar Rp72.030.112 Kata kunci: konstruksi, percepatan proyek, metode crashin

    AKIBAT HUKUM DALAM PERJANJIAN SPAYLATER PADA APLIKASI SHOPEE DITINJAU DARI HUKUM POSITIF DI INDONESIA

    Get PDF
    Shopee banyak diminati oleh banyak kalangan masyarakat khususnya kaum milenial karena dapat diakses melalui handphone dan menawarkan berbagai macam produk. Shopee telah menyiapkan beberapa fitur yang dapat memudahkan pengguna dalam bertransaksi antara lain fitur Shopee Pay Later atau disingkat SPaylater. Aturan yang mengatur transaksi elektronik di Indonesia tertuang dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Konsumen membeli barang elektronik lewat aplikasi Shopee dengan metode pembayaran Spaylater namun barang tersebut tidak diterima oleh konsumen sehingga tagihan Spaylater terus berjalan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan mengikat dari perjanjian pinjam meminjam berbasis teknologi informasi dalam transaksi jual beli secara online serta mengetahui akibat hukum dari perjanjian pinjam meminjam dalam bentuk layanan Spaylater pada aplikasi Shopee apabila para pihak wanprestasi menurut hukum positif di Indonesia. Metode penelitian ini tentunya menggunakan metode penelitian hukum normatif dimana penelitian kepustakaan ini diperoleh melalui sumber dari peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal, penelitian ini menggunakan metode secara kualitatif yang terdapat sumber data primer dan sekunder, dengan menggunakan data sekunder terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder serta bahan hukum tersier menguraikan hasil penelitian dengan kalimat yang efektif. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa perjanjian merupakan suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan diri terhadap satu orang lain atau lebih serta pelaku usaha berkewajiban untuk mengganti kerugian yang dialami oleh pihak konsumen dan akibat hukum yang diberikan kepada konsumen Spaylater yaitu adanya ganti rugi sesuai yang diatur dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kata Kunci: Akibat Hukum, Konsumen, Spaylate

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN RUMAH SUSUN ATAS KETIDAKJELASAN SERTIFIKAT KEPEMILIKAN SATUAN RUMAH SUSUN

    Get PDF
    Rumah susun diharapkan sebagai alternatif guna memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya tempat tinggal demi meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kepemilikan suatu bangunan atau tempat tinggal khususnya rumah susun, sertifikat hak milik atas satuan rumah susun merupakan hal yang wajib dimiliki setiap penghuni rumah susun guna menjamin masyarakat untuk hidup aman dan damai. Akan tetapi, dalam prakteknya masih sering terjadi sengketa antara pengembang rumah susun dengan konsumen. Seperti kasus perbuatan melawan hukum yang terjadi di rumah susun Tangerang, Serpong Utara. perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pihak pengembang rumah susun yang tidak memberikan sertifikat kepemilikan atas satuan rumah susun kepada konsumen. Maka dari itu perlu diteliti bagaimana kekuatan dari perjanjian awal yang dilakukan pengembang rumah susun dengan konsumen yang disebut dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) antara pengembang rumah susun dengan konsumen apakah bisa menjamin terpenuhinya sertifikat hak milik. Selain itu, membahas tentang bagaimana bentuk perlindungan hukum yang akan didapatkan apabila pihak pengembang rumah susun melakukan perbuatan melawan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang berdasarkan hukum dan norma-norma. Data yang dikumpulkan dengan cara studi kepustakaan serta dari literatur berupa buku, dan jurnal-jurnal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PPJB mempunyai kekuatan hukum karena didalamnya telah memenuhi syarat sahnya perjanjian serta perjanjian yang dibuat dihadapan pejabat resmi berdasarkan Undang-undang. Bentuk perlindungan yang didapatkan oleh konsumen atas perbuatan melawan hukum pihak pengembang yaitu pihak yang melakukan perbuatan melawan hukum harus mengganti kerugian yang dialami konsumen rumah susun. Kata kunci: Perlindungan hukum, Rumah Susun, Sertifika

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP JURNALIS DAN KEMERDEKAAN PERS DI ZONA KONFLIK: TINJAUAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL DAN HAK ASASI MANUSIA UNIVERSAL

    Get PDF
    Informasi yang didapatkan oleh jurnalis berguna untuk menjelaskan suatu kejadian secara faktual yang berguna untuk memberikan pandangan akan suatu hal. Sepenting itu, jurnalis menjadi sasaran serangan khususnya dalam zona konflik yang membuat mereka menjadi korban penahanan, serangan fisik dan mental hingga meninggal. HHI diperlukan untuk menjaga jurnalis serta hak asasiNya. Kemerdekaan pers juga perlu diperhatikan di dalam zona konflik di mana kebebasan dari pers untuk mencari dan menyebarkan berita bagaimana aturannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia kepada jurnalis dan kemerdekaan pers di zona konflik dan kontribusi dari pemerintah serta masyarakat internasional dalam membantu perlindungan terhadap jurnalis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang menggunakan bahan hukum berupa instrumen hukum, berbagai bentuk studi kepustakaan, serta kamus-kamus hukum. Hasil penelitian yang dicapai, jurnalis secara tegas dilindungi oleh HHI dalam bentuk Protokol Tambahan I 1977 dan Konvensi Jenewa III dan IV yang mengkategorikan seorang jurnalis sebagai non-combatant. Segala bentuk pelanggaran aturan ini juga mencelekai hak asasi sesuai dengan DUHAM. Organisasi internasional seperti International Committee of Red Cross serta International Federation of Journalist juga memiliki tugas yang dapat berkontribusi dalam melindungi jurnalis dalam zona konflik. Masyarakat internasional juga dapat melakukan intervensi humaniter ketika pihak-pihak yang memiliki kewenangan melindungi sudah tidak mampu lagi melakukan tugasnya dengan memerlukan persetujuan dewan keamanan PBB. HHI juga bersifat erga omnes atau merupakan suatu kewajiban bagi seluruh subjek hukum internasional tanpa terkecuali. Organisasi internasional diharapkan dapat terus melakukan kontribusi dalam membantu perlindungan hukum. Kata kunci: Hukum Humaniter Internasional, Jurnalis, Kemerdekaan Pers

    ANALISIS PERAN INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN HALMAHERA SELATAN DALAM PENGELOLAAN DANA DESA

    Get PDF
    Inspektorat merupakan salah satu anggota dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang bertugas melakukan pegawasan atas kinerja organisasi perangkat daerah. Pengawasan yang dilakukan anatar lain pemeriksaan pertanggungjwaban pengelolaan keuangan Desa, Dalam melakukan tugasnya Inspektorat bertanggungjawab kepada Bupati/Walikota. Pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu, mencari tahu bagaimana peran Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan dalam Pengelolaan dana Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan dalam Pengelolaan Dana Desa Prinsip-prinsip pengelolaan keuangan Desa sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 bahwa pengelolaan keuangan Desa meliputi segala kegiatan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan Desa serta dikelola secara tranparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Dan teknik pengambilan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara semi terstruktur. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Peran Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan dalam pengelolaan dana Desa sudah dilakukan sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang yang berlaku. Akan tetapi terdapat beberapa kendala anatara lain yaitu kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini pegawai dibidang auditor sehingga laporan-laporan yang disusun selesai tidak sesuai dengan waktunya. Sehingga untuk solusinya, menambah pegawai di bidang auditor untuk memperlancar aktivitas pekerjaan. Kata Kunci : Peran Inspektorat, Pengelolaan, Dana Des

    2,917

    full texts

    3,958

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇