UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
3958 research outputs found
Sort by
Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Stroke Pada Keluarga Ny. G.Idi Desa Waleo Dua Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara
Latar Belakang : Stroke adalah gangguan saraf yang ditandai dengan penyumbatan pembuluh darah. Gumpalan terbentuk di otak dan mengganggu aliran darah, menyumbat arteri dan menyebabkan pembuluh darah pecah, menyebabkan pendarahan. Metode : Menggunakan terapi Range of Motion(ROM) dengan metode observasi dan wawancara.
Hasil : Pemberian asuhan keperawatan dilakukan selama 3 hari dengan dilakukannya pemberian terapi ROM dan menunjukan hasil bahwa penurunan kekuatan otot yang dialami klien membaik sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi ROM efektif dilakukan pada pasien dengan Stroke.
Kata Kunci: Stroke, Range of motion (ROM
AKTIVITAS KERJA PADA BAGIAN ADMINISTRASI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Sdr. MY Dengan Diagnosa Keperawatan Halusinasi Di Ruangan Antareja Rumah Sakit Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor
Latar Belakang: Halusinasi merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa yang penderitanya terus menerus bertambah setiap tahun. Halusinasi mempengaruhi pikiran seseorang dimana hal tersebut dapat berdampak pada berbagai aspek dalam kehidupan salah satunya berinteraksi dengan orang lain dan melakukan pekerjaan. Masyarakat masih kurang memperhatikan tanda dan gejala halusinasi sehingga penanganannya tidak dilakukan lebih awal. Hal tersebut tidak terelakkan karena jumlah penderita halusinasi terus mengalami peningkatan. Tujuan: Mengetahui asuhan keperawatan halusinasi pada Sdr. MY di Ruangan Antareja Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Metode: penulisan ini menggunakan penerapan asuhan keperawatan melalui Pengkajian, Diagnosa, Intervensi, Implementasi, dan Evaluasi Keperawatan. Hasil: Melalui penerapan asuhan keperawatan, didapati hasil masalah keperawatan jiwa halusinasi sudah teratasi. Kesimpulan: Asuhan keperawatan jiwa telah diterapkan pada klien dengan masalah halusinasi dan sudah teratasi.
Kata Kunci : Halusinasi, Skisofrenia, Halusinasi Pendengaran, Asuhan Keperawatan Jiwa
Kepustakaan : 7 Jurnal, 1 Buku, 1 Artikel (2018 - 2024
KEWENANGAN SUATU NEGARA DALAM MENGKLAIM BENDA ANGKASA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ANGKASA INTERNASIONAL
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji ketidakpastian hukum terkait kepemilikan dan klaim atas sumber daya di ruang angkasa, yang menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya eksploitasi sumber daya antariksa dan perbedaan interpretasi antara hukum angkasa internasional dan langkah-langkah negara-negara seperti Amerika Serikat. Fokus utamanya adalah isu kewenangan suatu negara dalam mengklaim benda angkasa, yang semakin relevan seiring dengan meningkatnya eksploitasi sumber daya antariksa dan kemajuan teknologi dalam eksplorasi ruang angkasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memahami secara mendalam kewenangan hukum negara dalam mengklaim benda angkasa berdasarkan perspektif hukum angkasa internasional, mengkaji akibat hukum dari eksplorasi dan pemanfaatan benda angkasa, serta menganalisis bagaimana hukum angkasa internasional mengatur klaim-klaim tersebut oleh negara-negara dalam konteks hukum angkasa internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deduktif. Akibat hukum yang dapat dikenakan kepada Amerika Serikat dapat berupa tindakan ganti kerugian yang mengarah kepada tindakan kecaman yang kemudian mengarah kepada pemberian sanksi diplomatik. Kewenangan yang diperoleh oleh negara dari hasil dan pembahasan yaitu eksplorasi dan pemanfaatan bagi kepentingan umat manusia antara negara space power dan negara non space power. Penelitian ini menyoroti perlunya penguatan mekanisme penegakan hukum internasional untuk mengatasi pelanggaran terkait eksplorasi ruang angkasa dan menekankan pentingnya kerja sama internasional yang inklusif. Temuan ini memberikan dasar untuk reformasi hukum dan kebijakan guna memastikan eksplorasi ruang angkasa yang adil dan berkelanjutan.
Kata kunci: Benda Angkasa, Hukum Antariksa Internasional, Kewenangan Negar
PENGARUH PELAYANAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KELOMPOK TANI HORTIKULTURA DI KECAMATAN TOMOHON TIMUR
Penyuluh pertanian merupakan salah satu pilar dalam Pembangunan pertanian di Indonesia. Penyuluh pertanian diwujudkan sebagai layanan pemerintah dalam menyediahkan sarana pendidikan, konsultasi, pelatihan bagi petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh pelayanan penyuluh pertanian terhadap tingkat kepuasan kelompok tani hortikultura di kecamatan Tomohon Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data skala likert dan regresi linear berganda. Responden dalam penelitian ini berjumlah 33 kelompok tani yang ada di kecamatan Tomohon Timur. Variabel independent dalam penelitian ini adalah berwujud (tangible), keandalan (reability), kesigapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty) dan variabel dependent yaitu tingkat kepuasan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya uji asumsi klasik yang tidak terpenuhi, sehingga perlu dilakukan perbaikkan dalam model regresi dengan menghapus variabel keandalan (reability), kesigapan (responsiveness). Setelah dilakukan pengujian ulang hasil yang diperoleh adalah variabel berwujud (tangible) memiliki koefisien regresi negatif sehingga mengidentifikasikan ketika terjadi peningkatan aspek fisik yaitu sarana-prasarana, maka tingkat kepuasan kelompok tani cenderung menurun. Sementara variabel jaminan (assurance) dan empati (emphaty) memiliki pengaruh yang positif. Artinya apabila terjadi peningkatan pada variabel jaminan (assurance) yaitu kredibilitas, keahlian dan rasa aman maka akan meningkatkan tingkat kepuasan kelompok tani hortikultura dan apabila terjadi peningkatan aspek empati (emphaty) yaitu kepedulian serta kemampuan penyuluh pertanian memahami kondisi kelompok tani maka akan meningkatkan tingkat kepuasan kelompok tani. Nilai koefisien determinasi dari variabel berwujud (tangible), jaminan (assurance), dan empati (emphaty) 83,8% berpengaruh terhadap variabel tingkat kepuasan, sisanya dipengaruhi oleh variabel diluar model.
Kata Kunci : Pelayanan, Penyuluh Pertanian, Tingkat Kepuasan, Regresi Linear Berganda
Asuhan Keperawatan Pada Klien Tn. F.S dengan Gangguan Muskuloskeletal: Gout Arthritis di Desa Kema Kecamatan Kema Satu Kabupaten Minahasa Utara
Penyakit asam urat yang biasa dikenal dengan gout arthritis merupakan suatu penyakit yang diakibatkan karena penimbulan kristal monosodium urat didalam tubuh seseorang.
Dari hasil wawancara, klien mengatakan pola makan yang tidak sehat dan disertai dengan mengkonsumsi minuman beralkohol, merokok, mengkonsumsi sayuran hijau, dan daging yang berlebih menjadi faktor penyebab terjadinya asam urat pada klien. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan terdapat penurunan kadar asam urat dibandingkan sebelum diterapkan pemberian rebusan air daun salam. Pada kasus ini
diagnosa keperawatan yang didapatkan ada 3 yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pecedera fisik, defisit pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah, dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif berhubungan
dengan kompleksitas program perawatan/pengobatan. Evalusia yang dilakukan pada klien selama 5 hari dengan evaluasi ketiga masalah keperawatan yang didapatkan dapat terasi.
Kata Kunci : Gout Arthritis, Daun Salam, Nyeri, Makana
ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA KELURAHAN DI KECAMATAN TONDANO SELATAN
Akuntabilitas dan transparansi sangat penting dalam memastikan pengelolaan dana kelurahan yang efektif dan efisien karena merupakan prinsip dasar dalam Good Governance, yang memastikan bahwa setiap anggaran digunakan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan masyarakat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana tiap kelurahan di Kecamatan Tondano Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan dana kelurahan di tiap kelurahan yang ada di Kecamatan Tondano Selatan telah menerapkan prinsip akuntabel, transparan, dan partisipatif hal ini dibuktikan dengan perencanaannya dilaksanakan melalui forum musrenbang. Akuntabilitas penatausahaan pengelolaan dana kelurahan di tiap Kelurahan Kecamatan Tondano Selatan sudah menggunakan format sesuai dengan peraturan yang ada, dimana Kelurahan-kelurahan tersebut menyusun laporan secara periodik sehingga dalam proses penatausahaan pengelolaan dana kelurahan dikatakan Akuntabel. Pertanggungjawaban pengelolaan dana tiap kelurahan di Kecamatan Tondano Selatan telah dikelola dengan baik, dimana Kelurahan telah menyampaikan kepada Bupati melalui Camat setiap akhir tahun anggaran berupa laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBD. Pengelolaan dana tiap kelurahan di Kecamatan Tondano Selatan sebagian besar telah memenuhi teori akuntabilitas, dari segi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan telah 100% memenuhi syarat sesuai dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014.
Kata Kunci : Akuntabilitas, Transparansi, Pengelolaan Dan
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY. H.T DENGAN GANGGUAN KARDIOVASKULER HIPERTENSI DI DESA TONTALETE
Hipertensi adalah keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolic lebih dari 90 mmHg. Penyakit hipertensi dapat menyebabkan banyak komplikasi yang terjadi pada pada usia muda dan lanjut usia, hipertensi terjadi karena adanya faktor gaya hidup yang berlebihan, mengkomsumsi makan..yang tinggi kalori, dan kurangya pola istrirahat. Penyakit hipertensi dapat mempengarui jantung, banyaknya melakukan aktivitas akan mengakibatkan tekakan darah tinggi sehingga untuk mencegah terjadi hipertensi dilakukan cara mengkomsumsi makan..yang kurang kalori, kolestrol, makanan yang berlemak, rutin dalam olaraga dan menjaga kesehatan tubuh agar tekanan darah dapat teratasi secara mandiri.
Kata Kunci : usia muda, lanjut usia, Hipertensi
HUBUNGAN BURNOUT SYNDROME DENGAN QUALITY OF LIFE PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT JIWA PROF. Dr. V. L. RATUMBUYSANG SULAWESI UTARA
Latar Belakang: Perawat dapat mengalami burnout syndrome karena tuntutan dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja yang mengakibatkan kepuasan kerja menurun dan tanpa sadar mempengaruhi kualitas hidup. Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang merupakan satu-satunya rumah sakit jiwa yang ada di provinsi Sulawesi Utara hingga menjadikan tugas perawat di rumah sakit jiwa tersebut tidak mudah. Hal ini dapat mempengaruhi aspek kehidupan perawat dan menyebabkan menurunnya kualitas kerja keperawatan bila tidak ditangani dengan baik dan maksimal. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan burnout syndrome dengan quality of life pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Sulawesi Utara.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Lokasi penelitian berada di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Sulawesi Utara dengan pengambilan data menggunakan metode Total Sampling. Uji pada penelitian ini menggunakan koefisien korelasi Spearman’s Rank.
Hasil: Hasil analisis hubungan burnout syndrome dengan quality of life
didapatkan P= <0.001 dan nilai korelasi -0.492.
Kesimpulan: Semakin meningkat burnout syndrome yang dialami perawat maka quality of life dari perawat akan semakin menurun.
Kata Kunci: Burnout Syndrome, Quality Of Life, Keperawata
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tn.Y.N dengan Masalah Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif di Desa Makalisung Kecamatan Kema Sulawesi Utara
Latar Belakang : Dukungan keluarga yang rendah diketahui menjadi salah satu faktor rendahnya manajemen hipertensi pada pasien, sehingga berdampak pada rendahnya angka keberhasilan pengobatan hipertensi atau menjadi hipertensi yang tidak terkontrol. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan dukungan keluarga.
Tujuan : Untuk menganalisis asuhan keperawatan keluarga pada Tn. Y.N dengan masalah keluarga manajemen kesehatan keluarga tidak efektif di desa makalisung kecamatan kema kabupaten minahasa utara.
Metode : Dengan cara pendekatan dengan keluarga dan pembuatan asuhan keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi.
Hasil : Terdapat peningkatan dari sebelum adanya edukasi terhadap manajemen keluarga dari yang tidak efektif menjadi efektif dalam perawatan Tn. Y.N
Kesimpulan : Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa keluarga Tn. Y.N tidak memahami bagaimana cara untuk merawat penyakit Tn. Y.N sehingga terjadinya manajemen kesehatan keluarga tidak efektif dalam merawat Tn. Y.N
Kata Kunci : Edukasi Keluarga, Hipertensi, Keluarg