Rumah Jurnal Universitas Al-Falah As-Sunniyah Jember
Not a member yet
    956 research outputs found

    Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Digital Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Dimensi Tiga

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media animasi digital pada hasil belajar siswa pada materi dimensi tiga. Peneliti juga membandingkan penggunaan media pembelajaran menggunakan media animasi digital dan menggunakan metode konvensional. Penelitian  ini tergolong dalam penelitian quasi  experiment (eksperimen  semu)  dengan  desain  penelitian pretest-posttest  group pada  kelas  eksperimen  dan  kelas  kontrol.  Kelas  eksperimen  menerapkan  pembelajaran  menggunakan media animasi digital, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji paired sample T-test dan independent sample T-test. Dalam paper ini didapatkan bahwa penggunaan media animasi digital berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Peneliti juga mendapatkan bahwa penggunaan media animasi digital lebih baik dibandingkan menggunakan metode konvensional

    Extracurricular Study of Qira'atul Qutub in the Formation of Students' Religious Character at SMPI Darul Ulum Probolinggo

    Full text link
    This study explores the role of the Qira'atul Qutub extracurricular program in the formation of students' religious character at SMPI Darul Ulum Probolinggo through book reading activities. Research methods include observation, semi-structured interviews, and documentation. The results show that this program helps to classify classes and implement various support programs. The supporting factors include the role of educators, student motivation, and the school's vision and mission, while the inhibiting factors include educators' unpunctuality, lack of student motivation, and reduced lesson hours. The achievement of students' religious character includes reading and murojaah of the yellow book, obedience to time, polite behavior, and obedience to parents and educators. The implication is that this activity is important in developing the religious character of students at SMPI Darul Ulum Probolinggo, showing that religious character can be formed through Qira'atul Qutub by deepening religious understanding and shaping students' morals, discipline, and responsibility

    Characteristics Of Student Learning Styles And Learning Behavior Orientation (Case Analysis of Learning Behavior of Social Studies Education Students UIN Jember)

    Full text link
    Based on the results of observations and direct interaction with students of the Social Studies Education Study Program of UIN KHAS Jember as many as 65 students, both male and female, who are still active from semester 2 to semester 6 for 3 months, this study found that the results of student understanding of certain courses are greatly influenced by the learning system provided by the lecturer. The more the lecturer gives many reasoning tasks and also summarizes the material, the student's interest in learning also increases. In addition, the more creative the lecturer is in using learning methods, the more active and easier it is for students to achieve the expected learning objectives. However, whether the 65 students who were used as respondents can grasp the material quickly, moderately or slowly, this is what is interesting to study. The results of the hypothesis in this study, effective learning methods and strategies are needed to achieve learning objectives that can be obtained by each student. So to be able to teach well, before teaching a teacher must be able to answer three main questions, namely: 1) will students be able to learn?, 2) how to organize students so that they can achieve their learning objectives well?, 3) what things must be done related to individual differences that students have? Using a phenomenological approach, this study concludes that in the context of higher education, visual learning styles, auditory learning styles, and kinesthetic learning styles have a positive relationship or influence on student learning behavior in understanding learning materials. Increasing understanding of visual learning styles, auditory learning styles, and kinesthetic learning styles is one of the crucial aspects in preparing students to become competent and effective educators in today's educational context

    Integration of Local Wisdom in Social Studies Learning to Realize The Pancasila Student Profile in Elementary Schools

    Full text link
    This research aims to identify forms of local wisdom relevant for integration in Social Studies learning in elementary schools and demonstrate their relationship with the Pancasila Student Profile dimensions, analyze effective strategies and learning models in integrating local wisdom, and evaluate the influence of Social Studies learning integrated with local wisdom on the formation of Pancasila values and elementary school student character. This research uses a qualitative approach with an interpretive paradigm and multi-site case study design involving three elementary schools in urban, suburban, and rural areas. Research subjects include Social Studies teachers, students in grades IV-VI, parents, and community leaders. Data collection techniques were conducted through participatory observation, in-depth interviews, focus group discussions, documentation studies, and open questionnaires. Data were analyzed using thematic analysis techniques with data triangulation to increase research validity. Research results show that the forms of local wisdom integrated include traditional organic farming practices, mutual cooperation systems, customs, traditional medicine knowledge, folk stories, and local handicraft traditions, all of which have meaningful relationships with the Pancasila Student Profile dimensions. Effective learning strategies include contextual learning (CTL), project-based learning, collaboration with community leaders, narrative learning based on folk stories, and outdoor learning with structured field trips. The combination of strategies with local context adjustments proved most effective. Social Studies learning integrated with local wisdom significantly influences the formation of Pancasila values and student character, demonstrated by a 45 percent increase in understanding Pancasila values, strengthening of cultural and national identity (92 percent of students), development of mutual cooperation and empathy character (78 percent of students), 3.5-fold increase in social participation, and learning motivation increasing from 65 percent to 87 percent. This research proves that the integration of local wisdom in Social Studies learning is an effective and meaningful strategy to realize the Pancasila Student Profile, not only increasing conceptual understanding but also building strong connections between students and their communities, strengthening cultural identity, and encouraging students to become agents of positive change in societyPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kearifan lokal yang relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar dan menunjukkan hubungannya dengan dimensi-dimensi Profil Siswa Pancasila, menganalisis strategi dan model pembelajaran yang efektif dalam mengintegrasikan kearifan lokal, dan mengevaluasi pengaruh pembelajaran IPS yang terintegrasi dengan kearifan lokal terhadap pembentukan nilai-nilai Pancasila dan karakter siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif dan desain studi kasus multisitus yang melibatkan tiga sekolah dasar di wilayah perkotaan, pinggiran kota, dan pinggiran kota. Subjek penelitian meliputi guru IPS, siswa kelas IV. VI, orang tua, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, studi dokumentasi, dan kuesioner terbuka. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi data untuk meningkatkan validitas penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kearifan lokal yang terintegrasi meliputi praktik pertanian organik tradisional, sistem gotong royong, adat istiadat, pengetahuan pengobatan tradisional, cerita rakyat, dan tradisi kerajinan tangan lokal, yang semuanya memiliki hubungan yang bermakna dengan dimensi-dimensi Profil Siswa Pancasila. Strategi pembelajaran yang efektif meliputi pembelajaran kontekstual (CTL), pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi dengan tokoh masyarakat, pembelajaran naratif berbasis cerita rakyat, dan pembelajaran luar ruang dengan kunjungan lapangan terstruktur. Kombinasi strategi dengan penyesuaian konteks lokal terbukti paling efektif. Pembelajaran IPS yang terintegrasi dengan kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap pembentukan nilai-nilai Pancasila dan karakter siswa, ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman nilai-nilai Pancasila sebesar 45 persen, penguatan jati diri budaya dan nasional (92 persen siswa), pengembangan karakter gotong royong dan empati (78 persen siswa), peningkatan partisipasi sosial sebesar 3,5 kali lipat, dan peningkatan motivasi belajar dari 65 persen menjadi 87 persen. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS merupakan strategi yang efektif dan bermakna untuk mewujudkan Profil Siswa Pancasila, tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual tetapi juga membangun koneksi yang kuat antar siswa.Siswa dan komunitas mereka, memperkuat identitas budaya, dan mendorong siswa untuk menjadi agen perubahan positif di masyaraka

    The Global Research Trends on Importance of Emotional Intelligent

    No full text
    Emotional intelligence is a necessary skill to possess because with good emotional intelligence, individuals can manage themselves and maintain good interactions in the volatile and highly uncertain 21st century. This study aims to determine the development of research on aspects of emotional intelligence published from 2016 to 2025 through the Dimensions AI database and the help of the VOS Viewer application accessed on October 2, 2025. The PRISMA method or Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis is the method used. The results of the study showed 780,078 articles with the keyword 'emotional intelligence', which then left 389 scientific articles that fit the research criteria. Ronnel Bornasal King from the Chinese University of Hong Kong, China is one of the active authors in this study while the journal Frontiers in Psychology, Switzerland is a journal listed as one of the journals actively publishing related articles

    DEEP LEARNING UNTUK MEMPERBAIKI KURIKULUM INDONESIA

    Full text link
    Salah satu tujuan kecerdasan buatan (AI) adalah untuk mengajarkan komputer untuk berpikir dan belajar seperti manusia. Asisten virtual, pengendali TV jarak jauh yang diaktifkan dengan suara, deteksi penipuan, dan pengenalan wajah otomatis adalah beberapa aplikasi AI yang digunakan dalam produk sehari-hari berkat teknologi deep learning. Dalam teknologi baru seperti mobil tanpa pengemudi dan realitas virtual, pembelajaran mendalam sangat penting. Berkas komputer yang dilatih oleh ilmuwan data untuk melakukan tugas dengan menggunakan algoritme atau rangkaian langkah yang telah ditetapkan dikenal sebagai model pembelajaran mendalam. Perusahaan membuat prediksi untuk berbagai aplikasi dan menganalisis data dengan model deep learning

    Tantangan Aktualisasi Zuhud di Era Society 5.0

    Full text link
    The era of Society 5.0 has brought significant changes to various aspects of human life through the integration of digital technology and the physical world. However, this progress also presents challenges in maintaining spiritual values, such as zuhud, which emphasizes simplicity and a balance between worldly and spiritual matters. Amidst the growing trends of materialism and individualism, the values of zuhud remain relevant as moral guidance. This study aims to analyze the challenges, opportunities, and strategies for actualizing the values of zuhud in the Society 5.0 era. It is conducted due to the limited research linking the concept of zuhud with the context of modern technological revolutions. Using a qualitative approach based on literature review, the research seeks to provide practical and contextual solutions to various spiritual issues in the digital age. The research method involves content analysis of various literature, interviews with scholars, and observations of community practices that apply the values of zuhud. The findings reveal that the main challenges include pressures of a consumerist lifestyle and dependency on technology. However, the values of zuhud can be integrated through spirituality-based education, community roles, and the utilization of technology for good. These findings offer practical guidelines for maintaining a balance between spiritual and worldly life amidst the complexities of Society 5.0

    IMPLEMENTASI PEMBIASAAN MEMBACA PERKALIAN PRA PEMBELAJARAN UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH

    No full text
    This study examines the implementation of pre-learning multiplication reading habituation as a strategy to develop discipline character in Madrasah Ibtidaiyah students. Using a qualitative case study approach, the research was conducted at a private Madrasah Ibtidaiyah from September to October 2025, involving 20 third-grade students, 4 classroom teachers, and 1 school coordinator. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and document analysis, then analyzed using an interactive model with triangulation techniques. The findings reveal that multiplication reading habituation implemented routinely every Friday morning for 10-15 minutes successfully cultivates both time discipline and learning discipline in students. Punctuality increased significantly from 55% to 95% over eight weeks, while adherence to instructions reached 93% and learning readiness achieved 90%. Supporting factors include teacher consistency as role models, positive reinforcement, leadership role rotation, and synergy between school and family environments. Hindering factors include time limitations, variations in student abilities, and occasional concentration disturbances, which teachers overcame through adaptive strategies. This research demonstrates that simple academic habituation, when implemented consistently, can effectively serve as character education media without requiring large costs or advanced technology. The study contributes to character education theory and practice in Islamic elementary education contexts, providing concrete guidelines for integrating discipline values with daily learning activities.Penelitian ini mengkaji implementasi pembiasaan membaca perkalian sebelum pembelajaran sebagai strategi untuk mengembangkan karakter disiplin pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian dilakukan di sebuah Madrasah Ibtidaiyah swasta dari September hingga Oktober 2025, melibatkan 20 siswa kelas tiga, 4 guru kelas, dan 1 koordinator sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dengan teknik triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan membaca perkalian yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi selama 10-15 menit berhasil menumbuhkan disiplin waktu dan disiplin belajar pada siswa. Ketepatan waktu meningkat signifikan dari 55% menjadi 95% selama delapan minggu, sementara kepatuhan terhadap instruksi mencapai 93% dan kesiapan belajar mencapai 90%. Faktor pendukung meliputi konsistensi guru sebagai teladan, penguatan positif, rotasi peran kepemimpinan, dan sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, variasi kemampuan siswa, dan gangguan konsentrasi sesekali, yang diatasi guru melalui strategi adaptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan akademik sederhana, bila dilaksanakan secara konsisten, dapat secara efektif menjadi media pendidikan karakter tanpa memerlukan biaya besar atau teknologi canggih. Studi ini berkontribusi pada teori dan praktik pendidikan karakter dalam konteks pendidikan dasar Islam, memberikan pedoman konkret untuk mengintegrasikan nilai disiplin dengan kegiatan pembelajaran sehari-har

    Managing Assessment Data and Dual Curriculum Integration in Indonesian Islamic Primary Education: A Case Study from Indonesia

    Full text link
    This study aims to analyze the implementation of the dual curriculum policy in educational planning, focusing on assessment data management at Al Azhar Elementary School. This study is motivated by the complexity of assessment data management in a dual curriculum system that integrates the National Curriculum and the Cambridge Curriculum. The study used a qualitative approach with a case study method through in-depth interviews with various educational stakeholders, learning observations based on Cambridge International Standards, and dual curriculum documentation studies. Data were analyzed using thematic analysis techniques with a focus on the planning, implementation, and evaluation aspects of assessment data management. The results show that the dual curriculum assessment data management planning has been well integrated through a structured documentation system and a digital platform that facilitates tracking of student progress. Evaluations are conducted periodically with stakeholder involvement to ensure quality and accountability. However, several challenges were identified, such as the complexity of the assessment system, the need for teacher competency development, and harmonization of assessment standards. This study recommends the development of a more integrated assessment data management system, a teacher capacity building program in assessment literacy, and strengthening collaboration with Cambridge International to optimize the implementation of the dual curriculum.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan dual curriculum dalam perencanaan pendidikan yang berfokus pada manajemen data assessment di SD Al Azhar. Studi ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas pengelolaan data penilaian dalam sistem kurikulum ganda yang mengintegrasikan Kurikulum Nasional dan Cambridge Curriculum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam dengan berbagai stakeholder pendidikan, observasi pembelajaran berbasis Cambridge International Standards, dan studi dokumentasi kurikulum ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan fokus pada aspek perencanaan, implementasi, dan evaluasi manajemen data assessment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen data asesment kurikulum ganda telah terintegrasi dengan baik melalui sistem dokumentasi terstruktur dan platform digital yang memudahkan tracking progress siswa. Evaluasi dilakukan secara berkala dengan melibatkan stakeholders untuk menjamin kualitas dan akuntabilitas. Meski demikian, ditemukan beberapa tantangan seperti kompleksitas sistem penilaian, kebutuhan pengembangan kompetensi guru, dan harmonisasi standar penilaian. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem manajemen data assessment yang lebih terintegrasi, program peningkatan kapasitas guru dalam assessment literacy, dan penguatan kolaborasi dengan Cambridge International untuk optimalisasi implementasi kurikulum ganda

    Analisis Perbandingan Hukum Acara Perdata Islam di Indonesia dan Mesir: Menavigasi Tradisi Dan Modernitas

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk analisis komparatif tentang hukum acara perdata Islam di Indonesia dan Mesir, dua negara mayoritas Muslim yang telah mengintegrasikan prinsip-prinsip Syariah ke dalam sistem hukum nasional mereka. Di Indonesia, keberadaan Peradilan Agama memiliki sejarah yang panjang dan mapan, beroperasi sebagai lembaga peradilan yang setara di bawah Mahkamah Agung Pendekatan ini didasarkan pada sumber hukum yang terkodifikasi, seperti Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang mewakili model "ijtihad yang dipimpin negara" untuk mencapai kepastian hukum dan konsistensi peradilan. Sebaliknya, Mesir mengadopsi sistem pengadilan yang terinspirasi dari model sekuler yang berasal dari hukum Perancis, di mana Pengadilan Keluarga berfungsi sebagai sirkuit khusus dalam sistem peradilan umum. Sumber hukum Mesir, meskipun terus direformasi, masih bergantung pada fiqh Hanafi yang tidak terkodifikasi untuk masalah-masalah yang tidak diatur secara eksplisit. Perbedaan paling signifikan terletak pada proses perceraian: di Indonesia, perceraian diinisiasi melalui proses pengadilan yang dimediasi untuk kedua belah pihak, sedangkan di Mesir, pria memiliki hak unilateral dan non-yudisial untuk menceraikan istri mereka, sementara wanita harus melalui proses pengadilan yang memberatkan, yang sering kali menuntut pembuktian "bahaya" atau penyerahan hak finansial melalui khula. Terlepas dari perbedaan ini, kedua negara menghadapi tantangan serupa, seperti biaya litigasi yang tinggi, proses yang panjang, dan kesulitan dalam penegakan putusa

    892

    full texts

    956

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Al-Falah As-Sunniyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇