Rumah Jurnal Universitas Al-Falah As-Sunniyah Jember
Not a member yet
    956 research outputs found

    Pemberdayaan Pondok Pesantren dan Pendidikan Formal Terhadap Santri Assunniyyah Kencong Jember di Era Regulasi Pendidikan Nasional

    Get PDF
    This paper about pesantren as a religious institution gained momentum in the national education system after the issuance of Law no. 20 of 2003 concerning the national education system. The law states that religious education is not only one type of education, but already has various forms such as diniyah education, pesantren and other similar forms, then alternative solutions emerge so that both of them complement each other and together have the same goal of producing students. students become human beings who have faith, piety and have science and technology in accordance with the objectives of the laws of the State of Indonesia. From the problems above, researchers are interested in conducting research on the development of religious education (PPK). In general, the development of religious education in Islamic boarding schools can be said to exist with religious activities that are continuously carried out by increasing student resources (SDS) both through formal education and diniyyah salafiyah. Tulisan ini tentang pesantren sebagai institusi keagamaan mendapatkan momentum dalam sistem pendidikan nasional setelah keluarnya Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Undang-Undang tersebut menyebutkan bahwa pendidikan keagamaan tidak hanya salah satu jenis pendidikan, tetapi sudah memiliki berbagai bentuknya seperti pendidikan diniyah, pesantren dan bentuk lain yang sejenis kemudian muncul alternatif solusi agar keduanya saling mengisi dan bersama-sama mempunyai tujuan yang sama untuk mencetak santri-santrinya menjadi manusia mempunyai keimanan, ketaqwaan dan mempunyai ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan tujuan undang-undang Negara Indonesia. Dari permasalahan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pengembangan pendidikan keagamaan (PPK). Secara umum pengembangan pendidikan kegamaan yang ada di pondok sudah bisa dikatakan eksis dengan kegiatan keagamaan yang terus menerus dilaksanakan dengan meningkatkan sumber daya santri (SDS) baik melaui pendidikan formal dan diniyyah salafiyah

    Pengembangan Sains Anak Usia Dini melalui Pendampingan Penggunaan Metode Pembelajaran Demonstrasi di TK Dewi Masyithoh 58 Grenden-Puger

    Get PDF
    ABSTRACT (ENGLISH) The low creativity and innovativeness of teachers in using learning methods in the classroom which impacts make students feel bored, which results in a decrease in children's learning enthusiasm so they do not focus on receiving material from the teacher. The purpose of this community service research is to be able to develop children's science knowledge and become a teacher's guide in using relevant learning methods. The method used is EBR (Empowerment Basic Research). The results of this service research are an increase in teacher knowledge of learning methods that are relevant to the subject matter. Increased skills possessed by Dewi Masyithoh 58 Kindergarten teachers in the use of demonstration learning methods, Increasing teacher motivation and enthusiasm in carrying out learning activities in the classroom, There is an undeniable improvement that teachers are very enthusiastic in preparing the media to be used and enthusiastic to participate in activities in mentoring and students are more active and enthusiastic in participating in learning activities on science material. And the conclusion is that this activity is going well so that it provides new knowledge for teachers in the use of learning methods that are relevant to early childhood science material and teachers are more active and enthusiastic in carrying out learning activities in the classroom. Then the researcher's advice for the teachers of Kindergarten Dewi Masyithoh 58 to continue to be enthusiastic and active in developing their knowledge related to learning methods, because this is one way so that educational goals can run effectively and efficiently ABSTRAK (INDONESIA) Rendahnya kreatifitas dan inovatif guru dalam menggunakan metode pembelajaran di kelas yang dampaknya menjadikan peserta didik merasa bosan, yang berakibat pada turunnya semangat belajar anak sehingga tidak fokus dalam menerima materi dari guru. Tujuan dari penelitian pengabdian masyarakat ini ialah agar mampu mengembangakan pengetahuan sains anak dan menjadi pedoman guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang relevan. Metode yang digunakan ialah EBR (Empowerment Basic Research). Hasil dari penelitian pengabdian ini ialah Adanya peningkatan pengetahuan guru terhadap metode pembelajaran yang relevan dengan materi pelajaran. Meningkatnya ketrampilan yang dimiliki guru TK Dewi Masyithoh 58 dalam penggunaan metode pembelajaran demonstrasi, Menambah motivasi dan semangat guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran di kelas, Adanya peningkatan yang tidak bisa dipungkiri bahwa guru sangat bersemangat dalam mempersiapkan media yang akan digunakan dan antusias untuk mengikuti kegiatan dalam pendampigan ini dan Peserta didik lebih aktif dan semangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pada materi sains. Dan kesimpulannya ialah kegiatan ini berjalan dengan baik sehingga memberikan pengetahuan baru untuk guru dalam penggunaan metode pembelajaran yang relevan dengan materi sains anak usia dini dan guru lebih aktif dan semangat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Kemudian saran peneliti untuk guru TK Dewi Masyithoh 58 agar terus semangat dan aktif dalam mengembangkan pengetahuannya terkait metode pembelajaran, karena ini merupakan salah satu cara agar tujuan pendidikan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. &nbsp

    Bimbingan Parenting Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Anak

    Get PDF
    Parenting ialah ilmu yang mempelajari tentang cara mendidik anak, mengasuh anak serta membimbing anak dengan cara yang baik dan tepat. Bimbingan parenting ini sangat penting untuk diketahui. Bahwa pendidikan anak pertama kali yakni dari keluarga. Baik itu cara anak berbicara, berperilaku, mengambil sikap ataupun hal lainnya. Semua berawal dari lingkungan keluarga, dan yang paling penting berperan dalam lingkungan keluarga yakni orang tua. Disinilah parenting dibutuhkan. Penulis mengambil tema bimbingan parenting yang berguna agar menambah wawasan mengenai perilaku anak agar orang tua mampu mengontol perilaku anak, mengatahui perilaku anak yang beraneka ragam. Disini peneliti melakukan bimbingan parenting di Desa Puger Wetan dan menemukan orang tua yang kesulitan dalam hal pola asuh ataupun mengenali perilaku anak. Sehingga di sini peneliti memberikan pengarahan atau bimbingan yang berkaitan dengan permasalahan tersebut. Dalam melaksanakan program pengabdian bimbingan parenting ini , penulis menggunakan metode penelitian yakni metode EBR (Empowerment-Based Research) di mana dalam metode EBR ini terdapat 4 tahapan antara lain ada exploration, create and action, evaluation dan report and dissemination. Dan kemudian bimbingan parenting ini sesuai dengan kebutuhan subjek dampingan maka hasil dari bimbingan parenting akan berdampak baik terhadap pola asuh orang tua, dan secara otomatis ketika pengetahuan mengenai pola asuh yang didapat pada bimbingan parenting apabila diterapkan dengan baik maka akan berdampak baik pula terhadap peningkatan pengontrolan perilaku anak. Setelah penulis melakukan pengabdian, penulis mempertimbangkan bahwa dengan adanya kegiatan parenting ini dapat menumbuhkan pola asuh yang benar dan baik secara pendidikan maupun psikologis terhadap anak. Parenting tidak mengenai pola asuh saja tapi juga mengenai bagaimana mendidik, menjaga dan melindungi perkembangan anak. Tujuan yang telah ditetapkan oleh penulis yakni agar orang tua tahu pentingnya parenting education, agar orang tua menanamkan nilai dan norma sejak dini kepada anak, untuk membentuk pola didik yang baik.&nbsp

    Analisis Soal Tematik Bahasa Arab berbasis HOTS pada Kelas XII MAN 3 Jember

    Get PDF
    The failure of learning Arabic can occur because of the measurability of the tests used to test students' abilities which results in information on student learning outcomes that are not mapped properly. This article aimed to analyze the HOTS-based Arabic thematic test items for class XII MAN 3 Jember in the 2020/2021 academic year in ar-riyāḍah and ash-syabāb material. Researchers used quantitative methods with item measurement techniques through the multiple-choice item analysis application Anates Version 4.0.2. The research findings showed that of the 15 questions tested, there were 9 questions that had not been HOTS, reliability was 0.78, and distractors number 4, 10, 11, and 14 could not be used. There were 4 questions with inappropriate interpretation and the rest were feasible with improvement. The questions being tested still need to be corrected both qualitatively and quantitatively

    Adaptasi Belajar Baca Kitab Kuning Model Sidogiri di Ponpes As-Sunniyyah Al-Jauhari Jember

    Get PDF
    The ability of reading yellow book is a necessary requirement for students at Ponpes As-Sunniyyah Al-Jauhari Kencong Jember. Al-Miftāḥ li al-ʻUlūm method as the Sidogiri model is adapted to improve the ability of the students of Ponpes As-Sunniyyah Al-Jauhari Kencong Jember in reading the yellow book. This article pointed to describe the implementation of the Al-Miftāḥ li al-ʻUlūm method as a Sidogiri model at Ponpes As-Sunniyyah Al-Jauhari Kencong Jember. This article uses a qualitative method to analyze the data descriptively. The results exposed that the Sidogiri model could be coherent with the learning climate at Ponpes As-Sunniyyah Al-Jauhari Kencong Jember and in accordance with the expectations of Ponpes As-Sunniyyah Al-Jauhari Kencong Jember to make reading the yellow book effective. The Al-Miftāḥ li al-ʻUlūm method as the Sidogiri model can be an alternative model for the acceleration of reading the yellow book in the pesantren environment

    KONSEP PENYELESAIAN ISTRI NUSYŪZ TELAAH KITAB UQUD AL-LUJAIN

    Get PDF
    Ulama 'calls Nusyūz as a wife's deviation to her husband. This research will explain the concept of Nusyūz from Shaykh Nawawi Albantani in the book of Uqud Al-Lujain. By using a qualitative approach to the library research which with this research will produce how the opinion of Shaykh Nawawi about Nusyūz and how the relevance of Shaykh Nawawi's opinion with the pesantren community. Shaykh Nawawi in explaining Nusyūz was only charged to the wife, this was because the husband had given dowry and a living in marriage, therefore the husband had the right to get the wife's obedience. While the relevance of the Nusyūz problem with the context of the pesantren community is now irrelevant because the pesantren community is not specializing in Nusyūz to the wife

    Peran Kreativitas Siswa dalam Kemampuan Memecahkan Masalah Fisika pada Pembelajaran Kontekstual

    Get PDF
    Proses belajar mengajar merupakan aktivitas yang berlangsung dengan melibatkan bermacam- macam komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan yang salah satunya adalah kreativitas siswa. Untuk itu perlu dilakukan usaha perbaikan pengajaran yang lebih mendasar yang menyangkut tentang proses pemecahan masalah dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini untuk menjawab permasalahan bagaimanakah pengaruh kreativitas siswa terhadap kemampuan memecahkan masalah fisika pokok bahasan optic fisis dalam pembelajaran kontekstual. Populasi adalah seluruh siswa kelas XI Siswa MAN 3 Jember, sedangkan sampel yang diambil adalah siswa kelas XI-A. Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes, yaitu tes kreativitas dan tes kemampuan memecahkan masalah. Data dianalisis dengan analisis korelasi regresi sederhana diperoleh hasil penelitian sebagai berikut Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kreativitas siswa terhadap kemampuan memecahkan masalah fisika pokok bahasan optic fisis dengan koefisien korelasi r = 0,752 dan diperoleh hubungan fungsional antara kreativitas dengan    kemampuan    memecahkan    masalah    yang    dinyatakan    dengan    garis    linier^Y =8,37 + 0,85 X . Hasil penelitian ini juga menunjukkan makin tinggi kreativitas makin tinggi pula kemampuan memecahkan masalah dalam pelajaran fisika. Dengan demikian usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan perlu diarahkan pada pengembangan potensi kreativitas dalam pembelajaran

    The Responsibility of Islamic Education (Syara’ Verses Review)

    Get PDF
    Abstract Every son of Adam has responsibility for himself as well as those for whom he is responsible. Especially for educators who are responsible for Islamic education for their students. The responsibility of Islamic education is broad and detailed, not only about spiritual education, and physical education but also getting more attention. Therefore, it is very important to know what responsibility that educators should fulfill for each student to be accepted by them. This article aims to describe how the responsibility of Islamic education is strengthened by syara' verses so that there is no doubt about carrying out these responsibilities. Every educator must fulfill his Islamic education responsibilities, both in terms of faith, character, physical, intellectual, social, and sexual education to realize an individual who has good behavior according to Islam. &nbsp

    Humanist Learning With Multiple Intelligences Strategy On Religious Education

    Get PDF
    Learning in Islamic education is very important in the application of learning with multiple intelligences in Islamic Religious education learning. The learning planning document is called a lesson plan, there is multiple intelligences research at the time of acceptance of new students to find out their intelligence, students are grouped based on their respective intelligence. The implementation of multiple intelligences in Islamic religious education learning in schools has been carried out well. The lesson plan has been owned by the religious education teacher before the lesson is carried out. The main basis for teachers in making lesson plans for religious education learning is the linguistic intelligence of students by adjusting all learning activity plans with linguistic intelligence indicators. The implementation of the multiple intelligences linguistics strategies in religious education learning has been carried out with learning activities that are adapted to the linguistic intelligence of students, both activities at the beginning of learning such as apperception, warner, and scene setting, core activities are presented with methods that are following linguistic intelligence, and activities at the end of the lesson

    Komparasi Hasil Belajar Bahasa Arab Siswa dengan Media Gamtem di MI As-Syafi’iyyah Jember

    Get PDF
    Learning media needs to be adapted to the age of students. To support the success of the learning process, media have been created and modified to make it easier for students to understand the teaching material. This research decided to compare the learning outcomes of students in grades Va and Vb elementery school As-Syafi'iyah Wonorejo Kencong Jember on a‘ḍā' al-jism material using Gamtem media. A qualitative approach helped this research with data collection through observation and documentation. The results of the research showed that Gamtem media applied in class Va was superior in the written test with an average score of 88,95, while class Vb was superior in the oral test with an average score of 78,44. Thus, Gamtem media can support students' success in learning speaking and writing competence

    892

    full texts

    956

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Al-Falah As-Sunniyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇