Rumah Jurnal Universitas Al-Falah As-Sunniyah Jember
Not a member yet
956 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK HIPNOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA ISLAM GUMUKMAS TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Peran seorang siswa adalah belajar, perlu kiranya motivasi belajar tercipta. seiring dengan berkembangnya zaman motivasi belajar supaya lebih ditingkatkan. Bermain, keadaan ekonomi orang tua, orang tua yang broken home, lingkungan belajar tidak nyaman, lingkungan sekitar yang kurang kondusif itu adalah sebagian contoh kecil fenomena yang ada di sekitar kita saat ini. Sehingga mengakibatkan motivasi belajar menurun. Motivasi belajar sangat penting dalam pengembangan diri, sebab pengembangan diri adalah belajar, belajar adalah pengembangan diri. Jika seorang anak ingin lebih sukses dibanding pencapaian keberhasilan anak saat ini, kuncinya ialah jangan pernah berhenti belajar.
Fokus masalah pada penelitian ini adalah Apakah Ada Efektif konseling kelompok dengan teknik hipnoterapi untuk meningkatkan Motivasi belajar dalam hal agar lebih senang belajar mandiri, agar tidak bosan terhadap tugas-tugas, dan agar senang mencari dan memecahkan soal-soal peserta didik kelas XI di SMA Islam gumukmas.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi belajar peserta didik dan untuk mengetahui efektivitas penggunaan teknik hipnoterapi dalam meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik di SMA Islam gumukmas.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan penelitian pre-experimental designs dengan bentuk desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian berjumlah 13 peserta didik SMA Islam Gumukmas yang mengalami kurangnya motivasi belajar dalam kategori tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket motivasi belajar, wawancara, observasi dan analisis data dengan menggunakan uji T. teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji paired sample t-test dengan menggunakan SPSS 18.0
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya: (1) teknik hipnoterspi untuk meningkatkan motivasi belajar lebih senang belajar mandiri pada peserta didik SMA Islam Gumukmas dengan Sub variable Yi di peroleh hasil thitung 7.056 dan nilai sig. 0.000,. (2) teknik hipnoterspi untuk meningkatkan motivasi belajar tidak cepat bosan terhadap tugas-tugas pada peserta didik SMA Islam Gumukmas dengan Sub variable Y2 di peroleh hasil thitung 7.270 dan nilai sig. 0.000, (3) teknik hipnoterapi untuk meningkatkan motivasi belajar senang mencari dan memecahkan soal soal pada peserta didik SMA Islam Gumukmas dengan Sub variable Y3 di peroleh hasil thitung 4.232 dan nilai sig. 0.001
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Hasta Karya Berupa Hantaran Pernikahan Dan Buket Di Dasawisma Melati Dusun Krajan Desa Yosowilangun Lor Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang
Program Pengabdian kepada masyarakat berbasis riset dilakukan oleh mahasiswa Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember di Desa Yosowilangun Lor yang dilaksanakan di Dusun Krajan Desa Yosowilangun Lor Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang adalah ibu-ibu Dasa Wisma Melati. Program tersebut adalah pelatihan pembuatan hasta karya berupa hantaran pernikahan dan buket sebagai salah satu alternative peluang usaha di mana nantinya dengan inovasi pembuatan hasta karya ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Program pengabdian berupa pelatihan ini dipilih sebab hasil dari survei yang didapatkan menunjukkan bahwa banyaknya Ibu rumahtangga yang berusia produktif tidak memiliki penghasilan sedangkan kebutuhan ekonomi keluarga masih terbilang kurang jika hanya mengandalkan upah dari suami. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat menggunakan metode EBR (Empowerment-Based Research) dengan menerapkan langkah-langkah ECA-EVARED (Exploration, Create and Action, Evaluation and Dissemination). Pada tahap Exploration, dilakukan identifikasi di lokasi dampingan, bahwa banyaknya Ibu rumahtangga yang berusia produktif dan memiliki waktu luang. Create and Action yakni mengumpulkan data terkait pendataan ibu rumah tangga yang bersedia mengikuti pelatihan sekaligus praktik secara langsung, Evaluation, yakni adanya perbaikan di setiap berakhirnya pelatihan agar tercipta hasil yang lebih baik. Report and Dissemination, yaitu pada tahap ini tim pengabdian melakukan riset atas keberhasilan program kerja dan kebermanfaatan dari hasil pengabdian. Setelah itu tim pengabdian menyusun laporan dengan penyebarluasan ide dan gagasan yang terkait dengan hasil dari program kerja. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset ini, terjadi peningkatan pengetahuan peserta pelatihan dalam hal ini adalah ibu-ibu Dasa Wisma tentang cara membuat hantaran pernikahan dan buket sebagai alternatif peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Taman Kanak Kanak Islam Baitul Haq Desa Kabuaran Kunir Lumajang
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu strategi penting untuk untuk meningkatkan derajat kesehatan, karena banyak penyakit yang bisa dicegah jika masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat. Anak usia dini merupakan kelompok usia yang rentan untuk mengalami masalah kesehatan karena sebagian waktunya dihabiskan diluar lingkungan rumah dan diluar pengawasan orang tua. Saat anak berada di lingkungan sekolah bisa mengalami penularan penyakit dari teman sebaya, dari lingkungan sekolah atau bisa saja mengkonsumsi makanan yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Anak usia dini juga merupakan kelompok usia yang mudah untuk diberikan pengetahuan tentang PHBS untuk membentuk perilaku yang sehat. Sekolah anak usia dini atau bisa disebut TK Islam Bitul Haq berlokasi dilingkungan yang padat penduduk dan belum tersedia wastafel untuk mencuci tangan yang memenuhi syarat kesehatan. Karena hal tersebut maka sangat tepat jika dilakukan pemberian pengetahuan tentang PHBS melalui metode ceramah yang menarik yang kemudian dilanjutkan dengan praktek dan tanya jawab. Pelaksanaan sosialisasi berlangsung dengan baik, anak-anak juga sangat antusias saat mendengarkan paparan dan sangat aktif saat diskusi. Anak-anak juga terlihat sudah memahami konsep PHBS dan sudah mengerti bagaimana cara melaksanakannya
Analisis Nilai-Nilai Tujuan Pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 Official Song
Pendidikan Islam merupakan suatu proses yang membawa dan mencapai peradaban dan pencapaian manusia dengan tujuan tertentu menuju yang lebih baik, secara dhohir maupun bathin. Dalam Pendidikan Islam itu sendiri kurang lebih memiliki tiga tujuan yaitu tujuan tertinggi, tujuan umum dan tujuan khusus. Hal yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian ini adalah banyak yang masih belum bisa mengambil nilai-nilai Islami yang ada pada hal yang tidak Islami yang memuat hikmah-hikmah Ajaran Islam. Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui nilai-nilai tujuan pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 official song. Jenis penelitian pada penelitian ini ialah Studi Pustaka (library research). Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer seperti syair atau lirik lagu dari AFC Asian Cup Qatar 2023 official song dan untuk data sekunder yang digunakan seperti buku, jurnal atau artikel ilmiah literatur pendukung lainnya. Berdasarkan hasil dari penelitian yang ditelaah, ditemukan nilai-nilai tujuan pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 official song yaitu meliputi tujuan tertinggi, tujuan umum dan tujuan khusus. Dalam syair atau lirik AFC Asian Cup Qatar 2023 official song yang berjudul Hadaf yang dinyanyikan oleh Fahad Al-Hajjaji dan Humood AlKhudher ini mengandung tujuan tertinggi pendidikan Islam yaitu tujuan penciptaan manusia, pada tujuan umum pendidikan Islam yaitu penggalian potensi diri dan tujuan khusus Pendidikan Islam yaitu pembentukan akhlaq al-karimah. Sehingga dari permasalahan yang termaktub, peneliti tertarik untuk menganalisis nilai-nilai tujuan pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 official song yang berjudul Hadaf yang dinyanyikan oleh Fahad Al-Hajjaji dan Humood AlKhudher terkait dengan relevansinya dengan tujuan dalam pendidikan Islam.
 
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Buku Wahabi Gagal Paham Karya Ustadz Idrus Ramli
Agama Islam merupakan agama terakhir dari Allah melalui Nabi Muhammad hingga menyebar ke penjuru dunia, dalam sepanjang sejarahnya, menghadapi perpecahan dan perbedaan interpretasi. Paham ahlussunah menjadi sumber perpecahan, menyebabkan penyimpangan akidah dengan dampak negatif. Ini mencemari sektor pendidikan, di mana beberapa kurikulum terpengaruh pandangan yang melenceng dari ajaran Islam. Upaya mengatasi masalah ini muncul dalam bentuk buku seperti "Wahabi Gagal Paham," yang berusaha menyikapi ketidakpahaman terhadap Islam dan memberikan sudut pandang yang berbeda. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi untuk mencegah kekeliruan berakidah serta tambahan wawasan syariah dan akhlak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah Library Research Sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku wahabi gagal paham karya ustadz idrus ramli. Adapun teknik pengumpulan data nya menggunakan tekhnik Dokumentasi teknik analisis data yang digunakan adalah kontent Analysis. Penelitian ini berhasil menyimpulkan bahwa : a.Nilai-nilai pendidkan akidah Dalam Buku Wahabi Gagal Paham Karya Ustadz Idrus Ramli dalam berakidah seseorang harus berpedoman dengan sumber akidah islam yang benar yaitu Al-qur‟an, Hadits, Ijma‟ dan juga Qiyas, Metode ber Akidah yang benar yaitu dengan mengikuti salah satu dari Madzhab yang di sepakati yaitu Asy‟ariyah dan Maturidhiyyah karena hal tersebut sangat sesuai dengan akidah yang di yakini oleh Rasulullah dan juga ulama‟ shalaf. Nilai pendidikan syariah dengan cara beribadah sesuai tuntunan Rasulullah yaitu dengan ber pedoman kepada salah satu dari 4 madzhab yaitu Hanafi, maliki, syafi‟i dan juga Hambali, Nilai pendidikan akhlak berupa ketegasan dalam menyampaikan argumen, jujur, bertanggung jawab dan juga selektif dalam memilih pendapat
Akuntansi Mudharabah
In line with the development of sharia economics, sharia financial institutions in managing their activities are also required to be more optimal in managing and applying the mudharabah accounting concept as an opportunity or opportunity to develop business or investment with capital that they do not have so as to create a concept of mutual benefit between the parties involved. concerned. In order to obtain these benefits, it is necessary to understand in detail the procedures and criteria and mudharabah accounting that are in accordance with the rules that have been established. So, the purpose of the discussion of this article is to examine the concept of mudharabah accounting in Islamic economics. The importance of this discussion topic as a reference for humans, especially Muslims to be able to understand matters relating to mudharabah accounting.
 
MENGUPAS TUNTAS PROBLEMATIKA HAID DAN KEWANITAAN: PEMAHAMAN FIKIH WANITA PADA SISWI SMA
Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang haid dan problem kewanitaan lainnya kepada siswi SMA/MA/SMK, khususnya bagi siswi SMA Islam Gumukmas. Setelah mengikuti sosialisasi ini, siswi diharapkan paham bagaimana cara mengidentifikasi macam macam air yang keluar dari dirinya serta bagaimana cara menyucikannya sesuai dengan syariat Islam. Sebelum kegiatan sosialisasi, kami melakukan observasi dan wawancara agar mengetahui kondisi awal di lapangan. Kegiatan sosialisasi dilakukan dalam 4 tahap, yaitu pembukaan, penyampaian materi, diskusi, dan penutup
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN MAHARAH QIRO’AH DENGAN METODE UMMI DI BESUK LUMAJANG
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan dalam membaca bahasa Arab, salah satunya adalah kurang terbiasanya mereka mendengar atau membaca teks-teks yang berbahasa arab. Ummi adalah salah satu metode dalam pembelajaran Al-Qur’an. Ummi sendiri bermakna ibu yang identik dengan sabar, tabah, dan lembut. Sehingga dalam pembelajaran metode ummi ini mengusung tiga prinsip, yakni mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati. Metode ummi ini untuk mempermudah anak untuk belajar membaca, karena di dalamnya terdapat 6 jilid yang mana di masing-masing jilid terdapat tahapan-tahapan tersendiri untuk belajar membaca bahasa Arab Dalam pelaksanaan Pengabdian ini menggunakan metode pendekatan Empowerment Based-Reseach (Pemberdayaan Berbasis Riset) EBR. Meskipun terdapat ada kemiripan dengan pendekatan PKM yang konvensional, pada dalam tataran tekniknya pelaksanaan metode EBR mengandung perbedaan yang sangat tajam, yaitu adanya ECA-EVARED (Exploration, Create and Action, Evaluation, dan Report and Dissemination) Tujuan pendampingan ini untuk meningkatkan minat anak dalam belajar bahasa asing/ bahasa Arab, serta memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada anak agar bisa membaca bahasa Arab atau Al-qur’an dengan baik dan benar. Alasan saya memilih pendampingan karena saya melakukan pendampingan pada anak-anak di madin Ad-Darojah desa Besuk Lumajang.Pendidik menjelaskan materi serta memberikan contoh yang kemudian di ikuti oleh peserta didik sampai mereka benar-benar faham. Setelah selesai mereka praktik secara individu atau kelompok. Metode ummi di gunakan untuk meningkatkan minat anak untuk belajar maharah qiro’ah. Karena dengan metode ummi anak di ajarkan mulai dari mengenalkan huruf hijaiyyah sampai dengan cara membaca yang baik dan benar. Adapun membaca adalah suatu hal yang penting terhadap anak yang masih belum bisa membaca dan masih merasa kesulitan dalam pembelajaran yang tak lain adalah bahasa Arab
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG UNTUK MENUNJANG KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMBIBITAN SAYURAN DI DESA KASIYAN, JEMBER
Ketahanan pangan merupakan aspek vital dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, yang mencakup ketersediaan, aksesibilitas, keterjangkauan, dan kualitas pangan. Desa Kasiyan, Kabupaten Jember, dengan potensi alam yang mendukung pertanian, masih menghadapi tantangan dalam pemanfaatan lahan kosong. Untuk itu, program KKN Kolaboratif #3 tahun 2024 memperkenalkan inisiatif pembibitan sayur mayur seperti bayam, kangkung, dan cabai untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Program ini mencakup persiapan media tanam, penyemaian, distribusi bibit, dan sosialisasi perawatan tanaman. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dalam bercocok tanam, serta potensi pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya mencapai kemandirian pangan dan kesejahteraan sosial. Program ini diharapkan dapat menurunkan ketergantungan terhadap pasar dan menciptakan peluang ekonomi baru melalui pertanian berkelanjutan
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM PENURUNAN STUNTING MELALUI EDUKASI PEMBUATAN MPASI DI DESA MANGGISAN TANGGUL
Stunting merupakan masalah kesehatan yang mendesak di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting di Indonesia masih tergolong tinggi, mencapai 24,4% pada tahun 2021. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif dan produktivitas mereka di masa depan. Oleh karena itu, intervensi yang efektif dalam menurunkan angka stunting sangatlah penting. Kader posyandu sering kali menghadapi keterbatasan dalam hal pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengedukasi masyarakat secara efektif, khususnya terkait pencegahan stunting dan pembuatan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa kader Posyandu memegang peranan kunci dalam upaya penurunan stunting. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pelatihan yang diberikan, kader dapat memperbaiki kualitas penyuluhan yang mereka berikan kepada ibu-ibu. Pengetahuan yang lebih baik tentang MPASI memungkinkan kader untuk membantu ibu-ibu dalam menerapkan praktik MPASI yang benar, yang pada gilirannya diharapkan dapat mengurangi angka stunting di desa tersebut. Namun, beberapa tantangan seperti perbedaan tingkat pendidikan kader, keterbatasan akses informasi dan sumber daya, serta kurangnya motivasi dan komitmen kader memerlukan perhatian khusus. Kegiatan pemberdayaan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu, sehingga mereka mampu memberikan edukasi yang lebih efektif kepada masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting di desa tersebut. Pendekatan door to door dipilih agar pesan yang disampaikan dapat lebih personal dan tepat sasaran, mengingat keberagaman tingkat pemahaman di masyarakat desa