Rumah Jurnal Universitas Al-Falah As-Sunniyah Jember
Not a member yet
956 research outputs found
Sort by
Pendampingan Maharah Kalam dalam Pelajaran Sorof di FORMASPI Junior Putri Pondok Pesantren Assunniyyah Kencong Jember
The skill of speaking Arabic at the Assunniyyah Islamic Boarding School in Kencong Jember is less popular with some students, one of which is the junior female formaspi, the problem is the lack of mastery of maharah kalam because they think that learning Arabic is very difficult and there needs to be a habit so that students can easily get used to maharah kalam, in learning Arabic as well. language layout is required and must also be able to arrange words according to well-organized grammar. Mentoring aims to provide services for junior female Islamic boarding school assunniyah students to increase maharah kalam through nahwu and sorof. The methods used to achieve the expected outcomes are divided into three elements, namely: preparation, implementation and evaluation. The results of this assistance are that female junior students have slightly improved regarding maharah kalam through sorof learning
Penerapan Thinking Aloud Pair Problem Solving (Tapps) Setting Working Backward Pada Materi Belah Ketupat Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
One common goal of learning mathematics junior high school students were included in the National Education Standards is that students have the competence to solve problems that include the ability to understand the problem , devised a mathematical model , solve the model , and interpret the obtained solution . This research is motivated by the low student math learning outcomes . This is because of the lack of creative educators in teaching mathematics so that math becomes fun. Based on those explanations, problem formulation in this research is 1)Is the application of Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) setting working backward method into Rhombus topic able to improve learning activity of Class VII B students of MTs Miftahul Huda?; and 2) Is the application of Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) setting working backward method into Rhombus topic able to improve learning result of Class VII B students of MTs Miftahul Huda. Meanwhile, the purpose of this research is 1) to find activity improvements of the students in the application of Thinking Aloud Pair Problem solving (TAPPS) setting working backward learning method into Rhombus topic in Class VII B MTs Miftahul Huda; 2) to find study result improvements after using Thinking Aloud Pair Problem solving (TAPPS) setting working backward method into Rhombus topic in Class VII B MTs Miftahul Huda. The research method is descriptive quantitative research method and classroom action research by data analysis technique. Based on this study result, students activity porcentage in first meeting was 87,5 % with ‘very active category’, while in second meeting the porcentage was 92,4 % with ‘very active category’. This result shows the improvement by 4,9%. Meanwhile, result analysis of students learning progress data based on data in Mathematics teacher, shows that comprehension porcentage of previous material reviews was 70,8 %, while comprehension porcentage of the last test is 87,5 %. It shows that there is improvement by 16,7 % in students comprehension at Mathematics and classically comprehensed. Based on research results and analysis, it can be concluded that 1) Aplication of TAPPS setting working backward is able to improve students activities in Class VII B MTs Miftahul Huda; and 2) Application of TAPPS setting working backward is able to improve study results of students in Class VII B MTs Miftahul Huda
PENINGKATAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN MELALUI PENGUATAN SDM DI DARUL MUHIBBIN, NGAMPELREJO, JOMBANG, JEMBER
Program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Riset (PkM-BR) yang dilakukan oleh mahasiswa dari Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah Kencong Jember merupakan salah satu wujud nyata dalam membangun masyarakat sejahtera menuju SDGs, salah satu goal yang diharapkan dalam SDGs yaitu Pendidikan Berkualitas. Pemilihan Goal dalam bidang pendidikan ini tidak lain karena potensi yang dimiliki salah satu TPQ yang ada di desa Ngampelrejo. Pengabdian ini dilakukan selama 40 hari penuh dengan menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development). Pengabdian ini dilakukan dengan melihat kondisi awal, yang mana proses pembelajaran di TPQ Darul Muhibbin kurang efektif dan kurangnya kedispilinan dari para santri meskipun kapasitas ustadz dan ustadzah yang masih aktif di TPQ Darul Muhibbin sudah mencapai 19 asatidz. Maka dari permasalahan tersebut, mahasiswa PkM-BR melakukan observasi secara langsung dengan para ustadz dan ustdzah di TPQ Darul Muhibbin untuk melakukan penataan kelas dengan penambahan jadwal pelajaran yaitu pelaksanaan praktek shalat berjama’ah setelah kegiatan ngaji tilawati. Mahasiswa PkM-BR juga membaginya kedalam beberapa tahapan sesuai dengan tingkatan kelas, seperti kelas 1 dan 2 yang difokuskan untuk pelafalan bacaan shalat yang tepat, kelas 3 dan 4 yang diperkenalkan dengan gerakan-gerakan dalam shalat melalui praktek shalat berjama’ah dikelas masing-masing, sampai di kelas 5 dan 6 santri diharapkan sudah bisa melaksanakan shalat berjama’ah dimusholla TPQ Darul Muhibbin. Hal ini tentunya dengan memberikan penguatan dari kapasitas dari ustadz dan ustadzah yang ada di TPQ Darul Muhibbin yang mencapai 19 asatidz yang dibagi dalam beberapa kelas untuk melakukan pendampingan secara menyeluruh masing-masing kelas. Dari proses pendampingan tersebut terlihat peningkatan yang signifikan dari para santri di TPQ Darul Muhibbin, selain adanya kemajuan dalam pelafalan bacaan shalat, penerapan tersebut juga tentunya dapat meningkatan kedisplinan santri serta dapat menumbuhkan semangat belajar mengaji untuk para santri TPQ di Darul Muhibbin melalui praktek sholat berjama’ah yang dilakukan setiap selesai pembelajaran Tilawati disertai dengan bacaan-bacaan setelah sholat. Sehingga proses pembelajaran melalui pendampingan yang sudah dilakukan oleh peneliti beserta ustadz dan ustadzah di TPQ Darul Muhibbin dapat berjalan dengan efektif dan dapat menciptakan kelas menjadi lebih kondusif
Pemberdayaan Pemuda Melalui Kegiatan Pelestarian Kesenian Hadrah Di Desa Grenden
Kesenian hadrah merupakan salah satu jenis kesenian Islam yang sudah membudaya di masyarakat, termasuk di masyarakat Desa Grenden Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Sebelumnya di Desa Grenden sudah pernah ada kegiatan hadrah namun seiring waktu kegiatan tersebut terhenti. Hal ini sangat disayangkan karena tersedianya alat musik hadrah yang masih lengkap dan dalam kondisi bagus. Ditambah dengan banyaknya pemuda yang menetap di Desa Grenden, sehingga menjadi potensi untuk melaksanakan kembali kegiatan hadrah dengan memberdayakan para pemuda sebagai upaya untuk melestarikan kesenian hadrah. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pelestarian kesenian hadrah ini adalah untuk menghidupkan kembali kesenian hadrah yang hampir ditinggalkan kalangan pemuda, untuk menumbuhkan minat pada pemuda untuk mengikuti kegiatan hadrah, untuk memunculkan kebiasaan baru yang lebih positif bagi para pemuda dan untuk melestarikan kesenian hadrah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu menggunakan strategi dan langkah- langkah yang telah disusun, strategi yang digunakan yaitu melakukan observasi di masyarakat, memanfaatkan potensi yang ada yaitu alat hadrah, melakukan sosialisasi di masyarakat, melibatkan stakeholder di desa yang memiliki keahlian di bidang hadrah, membentuk kelompok atau grup hadrah, memanfaatkan teknologi untuk promosi, dan memonitor dan mengevaluasi setiap tahapan yang dilaksanakan, dan langkah- langkah yang telah disusun yaitu koordinasi bersama stake holder, persiapan sarana prasarana kegiatan, pengorganisasian kelompok hadrah, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terbentuknya grup hadrah yang sudah diresmikan bersama perwakilan masyarakat dan kegiatan sholawatan rutin bersama masyarakat setiap satu bulan sekali. Program ini telah memberdayakan para pemuda di Desa Grenden melalui kegiatan pelestarian kesenian hadrah dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Desa Grenden
Peran Agama Islam dalam Membentukan Karakter Religius Siswa melalui Kegiatan Keagamaan di Sekolah Dasar
Masalah pendidikan karakter dalam dunia pendidikan menjadi sangat penting bagi dunia pendidikan. Terkait dengan krisisnya karakter siswa, membuat resah para orangtua. Hal tersebut para orangtua ingin anaknya agar memiliki karakter yang kokoh dengan membentuk melalui karakter religius. Adapun fokus penelitian ini yaitu terbentuknya karakter religious siswa melalui kegiatan keagamaan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Adapun teknik penelitian yang digunakan untuk memperoleh data meliputi: wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan yaitu konsep pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan diterapkan melalui memberikan pendampingan, memberi contoh, arahan, semangat pada anak. Strategi pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan terdiri dari pemahaman, pembiasaan, dan keteladanan. Implikasi pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan memperkuat keimanan siswa, berubahya karakter siswa ke arah yang baik serta berakhlakul karimah
DIMENSI-DIMENSI SOSIOLOGIS FENOMENA HAK DAN KEWAJIBAN RELASI SUAMI ISTRI, DAN ANAK DI INDONESIA
Ikatan perkawinan merupakan ikatan yang erat, yang menyatukan antara seorang laki laki dan perempuan. Dalam ikatan perkawinan tersebut, suami istri diikat dengan komitmen untuk saling melengkapi antara keduanya dengan memenuhi hak dan kewajiban masing masing, termasuk terhadap Anak. Dan terbentuknya pola relasi didalamnya. Tujuan Penelitian adalah, 1. Untuk mengetahui Bagaimana relasi Suami Istri dan Anak dalam perkawinan di Indonesia. 2. Untuk mengetahui dimensi sosiologis hak dan kewajiban Suami Istri, dan Anak di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi pustaka (library research). Artikel ini memberikan kesimpulan bahwa : Pola relasi sosiolois suami istri terdiri dari pola relasi tradisional dan pola relasi modern yakni relasi owner-property dan pola relasi head complement, senior-partner dan pola relasi equal partner. Pola relasi terhadap anak yakni Pola relasi anak dan oran tua yaitu Tolerance-Intolerance, Ermissive-strictness, Involvement-detachment Warmth- coldness Selanjuntya hak dan kewajiban suami isteri adalah adanya hak bersama, hak Istri yakni hak kebendaan yakni seperti mahar, nafkah, menyediakan rumah dan sebaainya, sedangkan hak bukan kebendaan seperti diperlakukan dengan baik dan berbuat adil. Hak suami adalah ditaati oleh Istri. Dan hak anak dalam islam adalah hak untuk hidup dan tumbuh berkembang
Dampak Penggunaan Tik Tok Terhadap Perkembangan Sosial dan Kepribadian Anak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan tik tok terhadap perkembangan sosial dan kepribadian anak. Munculnya Tik tok saat ini telah menjadi sebuah media aplikasi yang banyak digandrungi oleh berbagai kalangan termasuk anak-anak usia MI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan cara mewawancarai orang tua dari dua anak kelas III dan kelas V MI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak penggunaan Tik Tok terhadap kepribadian anak yakni anak-anak cenderung menirukan sesuatu yang ia lihat dari tik tok tersebut. Sedangkan dampak terhadap perkembangan sosial mereka ini tidak membawa banyak perubahan, karena meskipun mereka suka bermain smartphone dan bermain tik tok mereka juga masih tau batasan. Keduanya masih suka bermain di luar bersama teman temannya ketimbang hanya bermain tik tok di dalam rumah
Implementasi Pembelajaran Steam Guna Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Tematik Integratif di Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang pahamnya banyak siswa terhadap materi pelajaran yang sangat meresahkan bagi pendidik, sebab tanpa pemahaman siswa niscaya tujuan pembelajaran sulit untuk tercapai. Pembelajaran STEAM mampu mengatasi hal ini, sebab STEAM mampu mengintegrasikan komponen STEAM sekaligus subjek, sehingga mampu mempelajari banyak materi hanya dengan sekali pembelajaran. Fokus penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran STEAM dalam meningkatkan pemahaman siswa. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran STEAM dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis datanya menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pada pembelajaran STEAM berupa projek yang mampu mengintegrasikan komponen STEAM dengan subject, sehingga siswa akan belajar banyak hal secara tidak langsung. Pelaksanaan pembelajaran STEAM berupa pengintegrasian mata pelajaran dengan komponen STEAM sedangkan sistem evaluasinya berupa evaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dari evaluasi ini dapat diketahui bahwa pemahaman dan sebab akibat siswa meningkat akibat pembelajaran STEAM yang diterapkan
Technology Integration in Arabic Language Skills Development in the Digital Era
The development of methods and the use of technology in learning Arabic has become the focus of attention in the context of education. The purpose of this research is to provide a comprehensive understanding of learning methods and technology integration in teaching Arabic. The research method used is a literature study that reviews the development of literature related to classical and modern methods such as grammar-translation, direct, reading, and speech, as well as the application of technology such as audiovisual, e-learning, and games in the learning process. The results of the study show the obstacles in the application of methods and technologies, as well as the proposed innovative efforts to overcome these challenges. In conclusion, the development of Arabic learning methods and technologies remains relevant and sustainable in the digital era
Student’s Challenge Speaking Skill Toward Merdeka Curriculum By Using Project Based Learning In Juniour High Skill
This study explores the challenges and opportunities associated with developing speaking skills among junior high school students within the framework of the Merdeka Curriculum through Project-Based Learning (PBL). The purpose of this research is to know the character building of student’s speaking skill and to find out the student ability who are able in speaking. This study employs a descriptive qualitative research to explore the challenges faced by junior high school students in developing their English-speaking skills through Project-Based Learning (PBL) under the Merdeka Curriculum. The observation is doing in the second grade of Juniour High School. The data collection was carried out by observation and using video to test the speaking ability. The findings reveal that while students showed notable improvement in their speaking skills when engaged in PBL, several challenges hindered its full effectiveness. These challenges include students' initial reluctance to participate in speaking activities due to anxiety and a lack of confidence, particularly among those with lower English proficiency. Additionally, time constraints within the school curriculum made it difficult for teachers to balance content coverage with providing adequate speaking practice