3121 research outputs found
Sort by
SISTEM INFORMASI SEKOLAH PADA SMP NEGERI 2 MENGWI BERBASIS WEBSITE
Sistem informasi sekolah merupakan suatu sistem yang memberikan layanan informasi khususnya dalamhal administrasi sekolah dan data kepegawaian. Keberadaan sistem informasi sekolah ini sangatlahpenting karena dapat membantu dalam pengelolaan administrasi dan kepegawaian sekolah. Dalam halini, SMP Negeri 2 Mengwi sebagai tempat penelitian, karena sistem yang sedang berjalan pada sekolahtersebut masih konvensional sehingga sering terjadi kesulitan dalam pengelolaan data administrasi,seperti arsip surat masuk dan surat keluar serta arsip dokumen kepegawaian PNS. Tujuan penelitian iniadalah untuk memberikan kemudahan dalam pengelolaan data surat masuk dan surat keluar,mempermudah pengelolaan dokumen kepegawaian dan meningkatkan keamanan data sehinggakeamanan data administrasi lebih terjamin.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SDLC (System development LifeCycle) dengan model waterfall. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebuah website sistem informasisekolah SMP Negeri 2 Mengwi yang dibuat untuk mempermudah dalam pengelolaan administrasi dandata dokumen kepegawaian pada SMP Negeri 2 Mengwi
IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI WISATA BERASIS WEB UNTUK DESTINASI NUSA PENIDA
Nusa Penida merupakan salah satu destinasi wisata populer di Bali yang menawarkan berbagai atraksialam dan budaya. Pulau Nusa Penida juga memiliki banyak tempat wisata yang indah dan menarik untukmendatangkan wisatawan mancanegara maupun domestik. Namun, informasi mengenai destinasi inimasih tersebar dan kurang terstruktur, sehingga menyulitkan wisatawan dalam merencanakan kunjunganmereka. Para wisatawan juga mendapatkan informasi dari berbagai media sosial dimana sebaraninformasi masih sedikit, sehingga potensi memperkenalkan tempat wisata di Nusa Penida menjadi tidakoptimal. Dari permasalahan tersebut dikembangkan sistem informasi wisata berbasis web yangterintegrasi dan mudah diakses dengan pemanfaatan framework laravel untuk memberikan gambarandestinasi yang ada di pulau Nusa Penida. Framework Laravel dipilih karena keunggulannya dalamkemudahan pengembangan, keamanan, dan manajemen basis data yang efisien. Sistem informasi wisatayang dibangun menyediakan fitur-fitur utama seperti informasi destinasi wisata, rute perjalanan,booking, rekomendasi penginapan dan restoran, serta ulasan dari wisatawan. Penggunaan framework inisudah menggunakan konsep kerja MVC sehingga memudahkan didalam proses pengkodean didalamproses implementasi program. Tampilan dari sistem sudah responsive karena menggunakan template bootstrap, sehingga nyaman untuk digunakan. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisiskebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem informasi wisata sudah diujimenggunakan metode black box testing menghasilkan sistem yang berkerja sesuai denganfungsionalnya, serta mampu memberikan informasi yang akurat dan up-to-date yang meningkatkanpengalaman pengguna dalam merencanakan perjalanan ke Nusa Penida. Sistem ini juga mendapatrespons positif dari pengguna uji coba terkait kemudahan navigasi dan kelengkapan informasi yangdisediakan
PERANCANGAN UI/UX WEBSITE PROMOSI ENERGI TERBARUKAN PANEL SURYA DENGAN METODE AGILE DEVELOPMENT (STUDI KASUS CV. PAMA SOLAR)
Website adalah sebuah platform atau kumpulan halaman yang dapat digunakan sebagai mediapenyebaran informasi dan promosi. Penelitian ini dilakukan pada CV. Pama Solar yang bergerak dalambidang energi terbarukan khususnya pada energi surya. Saat ini, proses promosi pada CV. Pama Solardinilai kurang baik dikarenakan proses promosi hanya menggunakan sosial media seperti facebook daninstagram. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang UI/UX website promosi untuk meningkatkankegiatan promosi CV. Pama Solar terhadap produk dan layanan yang dimiliki. Perancangan UI/UXwebsite promosi ini akan menggunakan metode agile development. Metode agile development terdiridari beberapa tahapan diantaranya, planning, design, development, testing dan deployment. Teknikpengumpulan data yang digunakan meliputi studi pustaka, observasi, dan wawancara. Prosesperancangan UI/UX website promosi ini akan dilakukan dengan menggunakan aplikasi Figma. Prosestesting pada penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan black box testing yang hanya berfokuspada fungsionalitas tanpa memperhatikan detail kode maupun logika internalnya. Dengan dilakukannyapenelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rancangan desain website promosi yang sesuai dengankebutuhan pengguna dan dapat meningkatkan kegiatan promosi CV. Pama Sola
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMENGARUHI WISATAWAN BERKUNJUNG KE DAYA TARIK WISATA TANAH LOT TABANAN, BALI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi wisatawan berkunjung ke Daya Tarik Wisata Tanah Lot Tabanan, Bali. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 orang responden. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah non probability sampling yaitu accidental sampling, dalam metode ini responden diambil secara acak saat bertemu dengan peneliti dan dijadikan sebagai sampel, jika dirasa orang yang kebetulan ditemui itu sebagai sumber data. Setelah data terkumpul, selanjutnya data tersebut diuji menggunakan analisis faktor dengan taraf signifikan sebesar 0,5 atau 5%. Hasil dari pengujian ini terdapat 4 faktor yang memengaruhi wisatawan berkunjung ke Daya Tarik Wisata Tanah Lot yaitu Keramahtamahan dan Akses, Fasilitas, Sejarah dan Pantai serta Pemandangan Alam dan Pura Tanah Lot. Faktor utama yang memengaruhi wisatawan berkunjung adalah faktor Keramahtamahan dan Akses. Faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan yang paling dominan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi wisatawan berkunjung ke Daya Tarik Wisata Tanah Lot Tabanan, Bali. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai eigenvalues yang didapatkan sebesar 10,714 dan mampu menjelaskan faktor sebanyak 46,6%
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN WISATAWAN BERKUNJUNG KE WATERCRESS CAFE BATU BELIG
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang membuat wisatawan memutuskan untuk pergi ke Watercress Cafe Batu Belig. Sebanyak 105 sampel digunakan dengan metode "chance sampling". Menggunakan lembar kerja untuk mengumpulkan informasi, 7P pemasaran (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence) menjadi fokus penelitian. Konsep 7P ini menghasilkan 21 indikator. Metode analisis data yang menggunakan analisis faktor dengan menggunakan metode Analisis Komponen Utama (PCA), hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor dan 21 variabel yang dipertimbangkan oleh tamu Watercress Cafe Batu Belig yang dapat menjelaskan semua perbedaan dalam data, yaitu sebesar 77,106%. Nama dari tiga faktor berasal dari bagian-bagian yang berbeda. Wisatawan yang pergi ke Watercress Cafe Batu Belig mempertimbangkan tata letak kafe, kemampuannya dalam membantu menyusui, dan penggunaan media promosi. Ketika orang mengunjungi Watercress Cafe Batu Belig, atmosfer menjadi hal paling penting yang mereka pertimbangkan karena memiliki eigenvalue tertinggi
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM PENDAFTARAN ONLINE RAWAT JALAN POLIKLINIK BEDAH DI RUMAH SAKIT UMUM DHARMA YADNYA
Pendaftaran online bertujuan untuk memudahkan pasien dalam mendaftarkan diri atau anggota keluarganya tanpa harus menunggu antrian pasien dan menunggu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui bagaimana gambaran penerapan sistem pendaftaran online rawat jalan poli bedah tahun 2022 di Rumah Sakit Umum Dharma yadnya, untuk mengetahui jumlah pengguna aplikasi pendaftaran online, untuk mengetahui kelengkapan rekam medis pendaftaran online. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif kuantiatif dengan jumlah sampel sebanyak 396 dokumen rekam medis pasien pendaftaran online poli bedah bulan maret sampai april 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Teknik pengambilan sampel dengan teknik quata sampling. Intrumen penelitian menggunakan checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kelengkapan pengisian pendaftaran online poli bedah komponen identifikasi sebesar 100%, pada review laporan penting persentase tertinggi terdapat pada item Tindakan Medis sebesar 73,4%, pada review autentifikasi persentase tertinggi terdapat pada item Nama Penerima Informasi sebesar 73,7%, pada review pendokumentasian yang benar persentase tertinggi terdapat pada item Pecatatan Jelas dan Terbaca sebesar 73,2%. Saran dari peneliti yaitu sebaiknya memberikan penjelasan dan pengarahan kepada petugas rekam medis, dokter, perawat, maupun tenaga medis lainnya mengenai pentingnya terhadap kelengkapan pengisian pendaftaran online dalam pengisian indetifikasi, laporan penting, autentifikasi dan pendokumentasian yang benar
KOMBINASI BOSU BALL EXERCISE DAN CORE STABILITY EXERCISE DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA PASIEN DENGAN KONDISI OSTEOARTHRITIS LUTUT
Latar Belakang: Osteoarthritis atau yang sering disebut masyarakat umum sebagai pengapuran sendi, merupakan suatu proses degeneratif pada persendian dan sering dijumpai di masyarakat. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas kombinasi bosu ball exercise dan core stability exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada pasien dengan osteoarthritis lutut. Metode:Desain penelitian ini adalah pre-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 20 orang yang dipilih dengan teknik consecutive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok penelitian dengan berjumlah 10 orang untuk masing-masing kelompok. Kelompok 1 akan diberikan intervensi bosu ball exercise + core stability exercise dan kelompok 2 hanya diberikan intervensi core stability exercise saja. Pengukuran dilakukan dengan time up and go test dan kuisioner WOMAC. Hasil: Uji paired t-test pada masing-masing kelompok didapatkan p<0,05, dan uji independent t-test p<0,05 Kesimpulan: Kombinasi bosu ball exercise dan core stability exercise dapat meningkatkan kemampuan fungsional pasien osteoarthritis lutut Implikasi: kombinasi intervensi ini dapat dijadikan pedoman dalam memberikan latihan pada pasie
PENDAMPINGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SDN 2 DAN SDN 3 LUMBUNG
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah salah satu strategi pembangunan nasional yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat pada masyarakat. Salah satu sasaran PHBS adalah sekolah. Tujuan pendampinganPHBS di sekolah adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan masyarakat di lingkungan sekolah agar menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat untuk menciptakan sekolah sehat yang mendukung proses belajar dan mengajar. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu berupa sosialisasi yang terdiri dari penyampaian materi, penayangan video animasi, sesi tanya jawab, dan pemasangan poster PHBS di lingkungan sekolah. Materi yang disampaikan adalah cara mencuci tangan yang baik dan benar, cara sikat gigi yangbaik dan benar, konsumsi makanan gizi seimbang, berolahraga secara teratur, membuang sampah pada tempatnya, dan penggunaanjamban yang bersih dan sehat. Peserta dalam pendampingan PHBS adalah siswa- siswi kelas 1-6 di SDN 2 Lumbung dan SDN 3 Lumbung. Peserta pendampingan tampak aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Hal itu terlihat dari kemampuan peserta dalam menjawab pertanyaan dan mempresentasikan kembali di depan kelas
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DI TK PRADNYANDARI II KEROBOKAN KELOD
Aspek yang sangat penting distimulasi adalah kemampuan kognitif anak usia dini melalui model pembelajaran yang tepat yaitu berhubungan dengan pemecahan masalah, berpikir logis dan berpikir simbolik. Kemampuan kognitif dapat dikembangkan melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang berpusat pada anak sehingga anak dapat menemukan sendiri konsep dari kegiatan yang dilakukan anak dengan bimbingan dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak Kelompok B2 TK Pradnyandari II Kerobokan Kelod. Subjek Penelitian ini yaitu anak Kelompok B2 TK Pradnyandari II Kerobokan Kelod yang berjumlah 15 anak. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan lembar kerja yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan dianalisa secara deskriptif. Hasil observasi awal sebelum tindakan dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing, menunjukkan bahwa ketuntasan anak 20,00%, pada Siklus I ketuntasan anak mencapai 46,67% dan Siklus II mengalami peningkatan ketuntasan mencapai 86,67%. Berdasarkan hasil tersebut, dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada anak Kelompok B2 TK Pradnyandari II Kerobokan Kelod dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif anak dapat meningkat
PERILAKU ANTAR GENERASI PENIKMAT KOPI YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI KOPI KEKINIAN
Minuman seperti kopi populer di kalangan penikmat kalangan generasi millenials dan Z.Meskipun demikian, variasi perilaku antar generasi penikmat kopi berdampak pada keingintahuanmereka terhadap kopi modern. Kopi yang tergolong kekinian menawarkan beragam rasa, dantampilan yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel yangmempengaruhi sikap dan perilaku peminum kopi lintas generasi serta minat mereka terhadap kopimodern. Dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data. Sampel penelitian dibagimenjadi dua kelompok generasi millenials dan generasi Z. Temuan penelitian ini menunjukkanbahwa generasi pengguna kopi yang berbeda berperilaku berbeda. Di zaman antar generasisekarang kopi kekinian memiliki banyak varian rasa dan juga memiliki kemasan yang unik yangmenarik perhatian pelanggan karena sesuai dengan selera generasi muda. Ada beberapa faktorpoint penting yang me mpengaruhi minat beli kopi kekinian. Faktor produk, harga, kemasan,tempat, pribadi, sosial, psikologis. Untuk itu generasi yang paling banyak mengkonsumsi kopikekinian adalah generasi Milineals dan Generasi Z. Namun ada sedikit yang membedakan generasiMillenials dalam membeli kopi karena memang menyukai kopi dan ada juga di generasi sekarangatau generasi Z membeli kopi hanya karena lagi viral saja atau karena memiliki kemasan yangmenarik. Tapi balik lagi tidak semua seperti itu tergantung dari masing-masing pribadi