3121 research outputs found
Sort by
GAMBARAN PROGRAM DESA GETTING to ZERO DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MENGWI I KABUPATEN BADUNG
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang dapat menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Pada Tahun 2021 kasus HIV/AIDS 1.767, dengan kasus HIV 247 kasus dan sebanyak 1.520 kasus AIDS. Kasus paling banyak dialami oleh laki-laki (74,7%). Pada Tahun 2022 kasus HIV/AIDS sebanyak 4.797, tetapi dari program Getting to Zero belum tercapai. Kabupaten Badung telah melaksanakan berbagai upaya untuk memberikan sebuah inovasi, salah satunya berupa program Desa Getting to Zero pada tanggal 19 Desember 2022. Getting to Zero merupakan target Global untuk mencapai Ending AIDS pada Tahun 2030 dalam penanggulangan HIV/AIDS berbasis di desa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Responden pada Penelitian ini berjumlah 5 orang. Variabel pada penelitian ini adalah input, processs, output dengan melakukan wawancara mandala. Analisis data dengan menggunakan pendekatan tematik dan Teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program Desa Getting to Zero belum terdapat pedoman yang ditetapkan serta anggaran yang belum sepesifik adapun saran untuk pihak Dinas Kesehatan dapat terus melakukan koordinasi yang maksimal baik secara internal maupun eksternal bersama lintas sector untuk membahas terkait pedoman atau petunjuk teknis program Desa Getting to Zero melalui workshop, dan membentuk tim kerja
ANALISIS SENTIMEN TERHADAP KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK MENGGUNAKAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR
Beberapa saat setelah diberlakukan kenaikan harga BBM pada awal bulan September 2022, timeline Twitter dibanjiri dengan kata kunci BBM naik, timbulnya banyak opini positif dan negatif menjadi menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis sentiment, hasil accuracy precision dan recall dari perbandingan data 60:40 dan 70:30 menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor. Penelitian ini menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) karena KNN menangani data training dengan lebih akurat. Hasil dari klasifikasi dengan algoritma KNN setelah dilakukan pengujian mendapatkan accuracy 66,67%, precision negatif 73,02%, precision positif 48,89%, recall negatif 80,00% dan recall positif 39,29% dari perbandingan 60:40 sedangkan pada perbandingan 70:30 mendapatkan accuracy 70,31%, precision negatif 76,92%, precision positif 54,05%, recall negatif 80,46%, dan recall positif 48,78%. Hasil penelitian menunjukan terdapat 65,7% opini negatif dan 34,3% opini positif, hal ini dikarenakan dapat merugikan masyarakat yang menggunakan kendaraan dalam kegiatannya sehari-hari
Persepsi Kepuasan Pelapor Terhadap Seksi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim) Dalam Menangani Pengaduan Pelayanan Di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah RAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengeksplorasi, serta mengganbarkan mengenai persepsi pelapor saat menyampaikan aduan laporam di seksi TIKIM kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. Subjek penelitian adalah pelapor yang setidaknya pernah datang secara langsung ke kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah rai. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dalam penelitian ini dilakukan secara langsung dan tidak langsung dengan teknik terstruktur. Observasi dalam penelitian ini yaitu observasi partisipan, peneliti ikut serta dalam kegiatan yang dilakukan oleh subjek penelitian di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. Dokumentasi dalam penelitian ini yaitu berupa rekaman suara narasumber, catatan pada saat melakukan observasi dan wawancara, dokumen penunjang mengenai informasi terkait seksi TIKIM, serta foto-foto yang dapat menunjang hasil penelitian
Gambaran Kecemasan Memilih Pasangan pada Wanita Hindu etnis Bali yang Mencari Sentana
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan seperti apa yang timbul saat memilih pasangan pada wanita Hindu etnis Bali yang mencari sentana dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kecemasan itu muncul. Pendekatan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan subjek wanita Hindu etnis Bali yang mencari sentana. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah Observasi,wawancara, dan dokumen pada subjek dan informan. Bentuk Analisa yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan gambaran kecemasan yang terjadi saat mencari sentana pada wanita Hindu etnis Bali yang mencari sentana, pada hasil penelitian dalam dilihat beragam kecemasan yang timbul saat proses mencari sentana seperti, grogi saat di tanya sentana, gemetar saat berkenalan dengan orang baru, dan sedih jika tidak mendapatkan sentana. Dan juga ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecemasan itu timbul saat wanita Hindu etnis Bali mencari sentana, antara lain adanya dorongan dari diri sendiri dan lingkungan untuk mencari sentana, ada juga beberapa kendala seperti stigma masyarakat tentang sentana, restu dari orang tua, dan para lelaki yang tidak berkenan sentana
Dinamika Adaptasi Karier Bagi Usia Di Generasi Z Dengan Kondisi Fatherless Di Kota Denpasar
Gen Z adalah individu yang lahir dalam rentang tahun 1997 hingga 2012. Karakteristik Generasi Z dalam berkarier yang cenderung memiliki keinginan berpindah-pindah, kurang berkomitmen, fleksibel, dan kurang mampu bekerja di bawah tekanan dalam mengambil pekerjaan. Maka dari itu dalam bekerja perlu adaptabilitas karier. Adaptabilitas karier adalah kesiapan individu dalam menghadapi suatu tantangan yang dapat dan tidak dapat diprediksi guna beradaptasi pada segala perubahan lingkungan yang memengaruhi pekerjaan. Namun dalam perjalanan kariernya individu tidak dapat disama ratakan, faktor keluarga menjadi slah satu penentu keberhasilan anak dalam berkarier. Indonesia menjadi negara dengan tingkat fatherless tertinggi ketiga di dunia. Fatherless merupakan kondisi di mana terdapat ketidakhadiran sosok seorang ayah secara emosi, fisik, dan psikologis pada anaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan purposive sampling sebagai cara menentukan subjek penelitian dengan kriteria sudah bekerja, generasi Z, mengalami fatherless, dan tinggal di Kota Denpasar. Pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara semi terstruktur dan observasi. Subjek penelitian berjumlah lima orang. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa kelima subjek memiliki kepedulian, pengendalian, keingintahuan, dan keyakinan karier yang tinggi. Walaupun termasuk dalam golongan generasi Z yang kurang berkomitmen dan tidak memiliki figur ayah sebagai role model dalam bekerja kelimanya memiliki cita-cita, motivasi, dan keyakinan yang kuat dalam berkarier.  
Aplikasi Nanokitosan Karapas Udang Putih Pasifik, Litopenaeus vannamei Sebagai Pengawet Alami Pada Bandeng Cabut Duri
Bandeng cabut duri adalah ikan bandeng segar yang duri halus dalam tubuhnya dihilangkan, penghilangan duri halus tersebut dapat menggunakan teknologi tepat guna yang sederhana melalui pengkajian letak dan struktur duri yang dihilangkan dengan cara mencabut duri. Bandeng cabut duri termasuk ke dalam produk mentah yang menyebabkan mudah mengalami kemunduran mutu atau kerusakan. Bandeng cabut duri perlu dilakukan pengawetan yang aman dan mampu memperpanjang masa simpan produk bandeng cabut duri. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan memperbaiki pengemasan produk yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada bandeng cabut duri selama penyimpanan suhu ruang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi nanokitosan karapas udang L. vannamei terhadap masa simpan bandeng cabut duri pada suhu ruang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan dalam penelitian adalah larutan perendaman bandeng cabut duri pada larutan nanokitosan dengan konsentrasi 0%, 0,8%, 1%, dan 1,2% sebagai pengawet alami pada bandeng cabut duri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi nanokitosan 1% dan 1,2% pada bandeng cabut duri berpengaruh untuk memperpanjang umur simpan selama 36 jam pada penyimpanan suhu ruang. Pertumbuhan koloni bakteri pada konsentrasi nanokitosan 1% dan 1,2% selama 36 jam penyimpanan suhu ruang masih dibawah standar BSN yaitu 5x105 sel/gram.
Kata Kunci: nanokitosan, L. vannamei, biopreservasi, bandeng cabut dur
THE MANUFACTURE OF FLOUR MAGGOT (Hermetia illucens) WITH DIFFERENT STEAMING TIME AGAINST CRUDE PROTEIN CONTENT AND FAT CRUDE SUBSTITUTE FISH MEAL
This research was conducted to produce flour maggot with quality and good quality through different steaming as well as fish feed as an alternative. This research is both experimental methods RAL which consists of 4 treatments and five replicates. The main parameters are observed, namely protein content and fat. Analysis of data processed by using ANOVA and Duncan Test Double. The result of the research shows that the initial duration of the different influences there is a maggot real (p < 0.05) against fat and protein content in flour maggot. Based on the results of Multiple Distance Test Duncan there is a significant difference between the treatment P3 with P0, P1 and P2 on the protein content and the leak on flour maggot. The initial length of time difference on the influence on the quality of flour maggot maggot is protein content and fat. the length of time the best steamed in this study is 25 minutes with the highest protein values i.e. 38.14% and the highest fat content i.e. 15.94%.
Keywords: maggot, steaming time, rude fat, rude protein
RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT LPD DENGAN METODE SAW DAN TOPSIS (STUDI KASUS: LPD DESA GUMBRIH, JEMBRANA – BALI)
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat merancang sistem pendukung keputusan pemberiankredit pada LPD Desa Gumbrih dan juga untuk dapat membuat sistem yang terkomputerisasi yang dapatmencegah seperti proses pengambilan keputusan yang tidak efektif, human error, dan adanya kolusiantara calon nasabah dengan pegawai LPD. Dalam penelitian ini, dibahas perancangan sistem pendukungkeputusan kredit dengan menggunakan metode (TOPSIS) dan metode (SAW). Hasil penelitian ini,berhasil memberikan rancangan sistem pendukung keputusan pemberian kredit dengan metode (TOPSIS)dan metode (SAW) pada data Perkreditan, informasi kredit, cetak laporan kredit di LPD dengan hasilpengujian black box testing yaitu bekerja sesuai fungsinya. Menu-menu yang terdapat di dalam sistempendukung keputusan kegiatan perkreditan berupa beranda, menu login, menu data permohonan kredit,dan menu data pengguna. Dan berhasil membuat sistem yang terkomputerisasi yang dapat mencegahseperti proses pengambilan keputusan yang tidak efektif dan dapat memudahkan bagian pegawai, yangada di LPD dalam menggunakan aplikasi ini yang dibuktikan dengan data kuantitatif yaitu hasil usabilitydengan USE Questionnaire yang menunjukan persentase usability sebesar 82,75% atau dapatdiklasifikasikan “sangat baik†dan data kualitatif yaitu hasil pengujian sistem sesuai dengan kebutuhanuser yang ditunjukan dengan data user acceptance test dengan persentase 80% atau dengan kategorisistem layak digunakan
FIGURATIVE LANGUAGE USED IN THE SONG LYRIC OF ELLIE GOULDING ALBUM “BRIGHTEST BLUEâ€
The objectives of the study are to identify the types of figurative language and analyzed the meaning of the figurative language used in Ellie Goulding’s song lyrics. The data were analyzed based on the theory from Knickerbocker and Reninger (1963). Used to identify the types of figurative language and theory proposed by Leech (1974). The method used in collecting the data was observation method. The result show there are 5 types of figurative language used in the song lyrics of Ellie Goulding’s album “Brightest Blueâ€. They are; simile, metaphor, Personification, Synecdoche and Hyperbole. There were found 19 sentences identified using those seven types of figurative language such as: 10 of simile (47,61%), 1 of metaphor (4,76%), 1 metaphor (4,76%), 1 personification (4,76%), 3 of Synecdoche (14,28%), 1 of Metonymy (4,76%), 4 of Hyperbole (19,047%) 1 of Allusion (4,76). The result show there are two types of meaning used in the song lyrics of Ellie Goulding’s album “Brightest Blueâ€, such are; connotative meaning, conceptual meaning and affective meaning It can be in dictated that the dominant type of figurative language in the song lyrics is hyperbole. The meaning of figurative language is also stated clearly
THE ANALYSIS OF CODE-MIXING FOUND IN PRETTY LITTLE LIARS INDONESIA SERIES
The study is concerned with the phenomenon of mixing two or more languages called code-mixing that are found in the Pretty Little Liars Indonesia Series. This study aims at finding out the types of code mixing and the reason of code mixing found from the conversations of the characters in Pretty Little Liars Indonesia Series. Observation method was used in collecting the data. The method used in analyzing the data was descriptive qualitative method by applying the theory by Hoffman (1991). This result of this research reveals that code mixing occurs when speakers mix two or more languages in one utterance. This study shows that all types of code-mixing are found, such as; intra-sentential code-mixing, intra-lexical code-mixing, and involving a change of pronunciation. Meanwhile, the top three for the reason of code-mixing that were found are talking about particular topic (84.21%). interjection (13.16%), and intention of clarifying the speech content for interlocutor (2.63%). Some of the reasons were not found in the data, namely; quoting someone’s word, expressing feeling about something, repetition used for clarification, and expressing group identity, because in the dialogue the characters never have related to the reason of code-mixing