3121 research outputs found
Sort by
Rantai Pasok Kopi Arabika Berbasis Ekspor di Unit Usaha Produktif (UUP) Catur Paramitha
Penelitian ini dilakukan di Unit Bisnis Produktif (UBP) Catur Paramitha, yang dibentuk oleh Subak Abian Wana Sari Kenjung sebagai upaya mengembangkan pengolahan kopi Arabika hingga tahap hilir agar menghasilkan biji dan bubuk kopi siap konsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme rantai pasokan kopi Arabika, serta menilai biaya pemasaran, margin pemasaran, pangsa petani, dan efisiensi pemasaran di UBP Catur Paramitha. Penelitian berlangsung dari Agustus hingga Desember 2022 dengan 18 responden, terdiri atas petani dan agen pemasaran kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasokan kopi di UBP Catur Paramitha melibatkan tiga aliran utama, yaitu arus produk, arus keuangan, dan arus informasi. Arus produk mengalir dari petani ke pengolah, kemudian ke pengecer, pedagang grosir, hingga konsumen akhir. Arus keuangan berjalan dari hulu ke hilir melalui sistem pembayaran tunai sesuai kesepakatan harga antar pelaku. Sementara itu, arus informasi disampaikan melalui pesan pribadi, panggilan telepon, serta media sosial seperti Facebook untuk memperlancar komunikasi antar pelaku usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya pemasaran tertinggi terdapat pada Saluran III (Rp30.300/kg), dan terendah pada Saluran II (Rp13.700/kg). Margin pemasaran tertinggi ditemukan pada Saluran I (Rp106.000/kg), sedangkan pangsa petani tertinggi juga terdapat pada Saluran I (11,67%). Dari hasil perhitungan efisiensi, Saluran II merupakan saluran paling efisien dengan nilai 1,95%, karena memiliki biaya pemasaran yang paling rendah dibanding saluran lainnya.
Kata Kunci: Rantai pasokan, margin pemasaran, saham petani, efisiensi pemasaran, kopi Arabik
Keefektifan Biotrap Sebagai Deteksi dan Monitoring Hama Lalat Buah Pada Cabai Rawit Putih
Cabai rawit putih (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang populer di Indonesia karena kandungan vitamin C dan betakaroten yang bermanfaat sebagai antioksidan dan meningkatkan daya serap tubuh terhadap kalsium dan zat besi. Namun, budidaya cabai sering menghadapi kendala, terutama serangan lalat buah (Bactrocera spp.), yang menyebabkan buah rontok sebelum matang dan mengakibatkan kerugian bagi petani. Studi ini dilakukan untuk mengetahui spesies lalat buah yang menyerang tanaman cabai di Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, serta untuk menguji efektivitas metil eugenol sebagai atraktan alami dalam pengendalian lalat buah. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat dua spesies lalat buah, yaitu Bactrocera carambolae dan Bactrocera umbrosa, dengan B. carambolae sebagai spesies dengan populasi tertinggi. Lalat buah tertarik pada aroma ester dan asam organik yang dihasilkan buah cabai yang hampir matang, sehingga meletakkan telur pada usia tanaman 83 hingga 87 hari setelah tanam (HST). Penggunaan perangkap yang mengandung metil eugenol disarankan sebagai metode pengendalian yang ramah lingkungan dan efisien untuk menekan populasi lalat buah serta mengurangi kerusakan pada tanaman cabai, diharapkan dapat membantu petani cabai dalam meningkatkan hasil panen melalui teknik pengendalian lalat buah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Biotrap, Capsicum frutescens, Bactrocera spp., metil eugenol, pengelolaan hama terpad
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SANITASI, HYGIENE DAN KESELAMATAN KERJA SISWA MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM LEARNING
Penelitian tindakan kelas, khususnya mengkaitkan Hasil Belajar Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan Kerja Siswa dengan menggunakan Model Quantum Learning di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) termasuk langka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja siswa kelas X Jurusan Jasa Boga di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bali Dewata Denpasar dengan penerapan model pembelajaran kuantum (Quantum learning). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan jumlah sampel sebanyak 41 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes essay untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas X jurusan jasa boga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bali Dewata tahun ajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran quantum learning pada mata pelajaran sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan rata-rata skor 70,95% berada pada kategori “cukup baikâ€, selanjutnya setelah melalui siklus II, rata-rata hasil belajar siswa menjadi 84,29% dan berada pada kategori “baikâ€. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 13,34%. Serta terjadi peningkatan ketuntasan klasikal dari yang sebelumnya 31,71% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model quantum learning dalam penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan mampu dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran jasa boga untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Â
ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT DUA CERITA ABADI
Sistem akuntansi penjualan merupakan sistem yang berisi transaksi penjualan barang atau jasa yang dilakukan secara tunai maupun kredit. Sistem akuntansi penjualan yang baik akan memberikan pengendalian yang juga baik karena akan meminimalisir resiko penjualan yang mungkin terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem akuntansi penjualan yang digunakan pada PT Dua Cerita Abadi. PT Dua Cerita Abadi sendiri menggunakan 2 jenis penjualan yaitu penjualan debit dan kredit. Dalam tugas akhir ini penulis mengemukakan data Primer dan Sekunder seperti hasil dari wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa PT Dua Cerita Abadi sudah menggunakan sistem akuntansi penjualan yang baik berkenaan dalam metode debet dan kredit, dengan mengikuti setiap prosedur sistemn penjualan dan melakukan pencatatan yang sesuai
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PENERIMAAN BARANG PADA HOTEL PANDAWA ALL SUITE
Setiap perusahaan tentunya perlu menerapkan prinsip - prinsip sistempengendalian internal sehingga dalam kegiatan operasionalnya agar dapatberlangsung secara efektif dan efisien baik dari segi waktu, biaya dan tenaga. HotelPandawa All Suite merupakan perusahaan di bidang jasa akomodasi yang secaraumum sudah menerapkan sistem pengendalian internal secara baik. Adapun masalahyang ditemukan yaitu, pada bagian receiving sering terjadi barang yang diterimajumlah dan jenisnya tidak sesuai dengan purchasing order sehingga menghambatkegiatan operasional hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistempengendalian internal penerimaan barang pada Hotel Pandawa All Suite sudahmenerapkan prinsip-prinsip pengendalian internal yang baik. Jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah dataprimer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistempengendalian internal pada proses penerimaan barang sudah berjalan dengan baiknamun masih memiliki kelemahan seperti, bagian receiving yang tidak menggunakansurat order pembelian sebagai dasar penerimaan barang yang menyebabkan seringterjadi barang yang diterima jumlah dan jenisnya tidak sesuai dengan purchasingorder/daily market list
Pengoptimalan Menggunakan Central Composite Design (CCD) untuk Depolimerisasi Kitosan secara Degradasi Oksidatif dengan NaNO2
Optimalisasi proses depolimerisasi kitosan melalui degradasi oksidatif dilakukanmenggunakan natrium nitrit (NaNO2) sebagai agen oksidator untuk menghasilkan LowMolecular Weight Chitosan (LMWC). Metode eksperimen menggunakan desain eksperimenCentral Composite Design (CCD) berbasis Response Surface Methodology (RSM) untukmengidentifikasi pengaruh berbagai faktor proses terhadap tingkat depolimerisasi kitosan.Depolimerisasi kitosan dilakukan untuk pengembangan manfaatnya melalui prosesderivatisasi untuk memperluas jangkauan aplikasinya. LMWC hasil depolimerisasi memilikisifat mudah larut dalam air/larutan berair dengan pH netral dan memiliki viskositas yanglebih rendah dalam kondisi fisiologis sehingga lebih mudah diaplikasikan di berbagai bidang,seperti biomedis dan pertanian. Faktor-faktor yang dimasukkan dalam eksperimen adalahsuhu reaksi (A), konsentrasi NaNO2, dan waktu reaksi. Analisis statistika menunjukkan dataeksperimen mengikuti model linier dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9219.Nilai optimal variabel independen pada 50 ï‚°C; 0,3 M NaNO2, dan 1,5 jam. Pengukuran Mvpada kondisi ini memiliki ketepatan 94.35% dengan penurunan bobot molekul sebesar83.68%
EFEKTIVITAS CKCE TERHADAP NYERI LUTUT EC OSTEOARTHRITIS BILATERAL PADA ANGGOTA PENSIUNAN TELKOM BALI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas closed kinetic chain exercise(CKCE) terhadap penurunan nyeri lutut et causa(EC) osteoarthritis bilateral pada anggotapensiunan Telkom bali. sehingga terjadi peningkatan kemampuan aktivitas fungsionalsehari-hari lebih baik. Penelitian ini akan dilakukan di poliklinik fisioterapi RSU PuriRaharja Denpasar. Rancangan penelitian ini menggunakan model pre experimentaldesign dengan design satu kelompok tes awal dan tes akhir (pre test dan post test groupdesign). Sampel dalam penelitian ini 12 orang anggota pensiunan Telkom bali. sesuaidengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Seluruh sampel akandiberikan CKCE pada ke dua lutut klien. Alat ukur nyeri lutut EC osteoarthritis bilateralyang digunakan adalah visual analog scale . Adapun tujuan jangka panjang penelitian iniadalah memberikan manfaat praktis dan teoritis bagi praktisi/pendidik khususnyafisioterapis sebagai bahan pertimbangan intervensi setelah menentukan clinicaljudgment, sebagai tambahan literatur/bahan ajar mata kuliah fisioterapi dan dapatmenjadi bahan rujukan bagi peneliti/pembaca dalam mengembangkan penelitianselanjutnya. Target khusus yang ingin dicapai adalah minimal publikasi jurnal nasionalSINTA 1-6 sehingga peneliti berharap segera bisa melaksanakan penelitian. Kebaruan(novelty) penelitian ini adalah penambahan durasi latihan yaitu menjadi empat minggupada kasus osteoarthritis lutut bilateral terhadap lansia persatuan pensiunan Telkom balidan yang berusia enam puluh sampai delapan puluh tahun dengan meminimalisirpenggunaan medikamentosa melalui latihan yang dapat dilakukan dimana saja dankapan saja untuk mengurangi nyer
ANALISIS PENGENDALIAN INTERNAL PIUTANG USAHA UNTUK MEMINIMALKAN PIUTANG TAK TERTAGIH PADA HARRIS HOTEL SEMINYAK
Industri perhotelan merupakan salah satu industri yang mendukung sektor pariwisataterkhususnya pada daerah Bali. Perkembangan industri masa kini yang semakin pesatmenyebabkan semakin banyak industri perhotelan yang bermunculan. Penelitian ini membahastentang Analisis Pengendalian Internal Piutang Usaha Untuk Meminimalkan Piutang Tak TertagihPada Harris Hotel Seminyak. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui bagaimanaperkembangan proses penagihan piutang di Harris Hotel. Analisis data pada penelitian inimenggunakan analisis kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini data yang diperoleh menggunakanmetode observasi data keuangan khususnya data piutanguntuk menganalisis piutang. Hasilyang Pada penelitian kali ini adalah Harris Hotel sudah melakukan pengendalian piutang dengansangat baik, sehingga menghasilkan presentase penagihan piutang diatas 90%. Oleh karena itu,Pengendalian internal di Harris Hotel harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi denganmelakukan cost control penjualan kamar di setiap harinya dan mengingatkan kepada klien atauagent sebelum jatuh tempo pembayaran
PENTINGNYA INTERAKSI SOSIAL ANTARA REMAJA DAN LANSIA DI DESA PENATAHAN
Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antar manusia danberlangsung sepanjang hidupnya dalam masyarakat. Interaksi sosial membuat manusia tidakmerasakan kesepian. Perasaan sepi ini sering dialami oleh lansia dan biasanya cenderung mengarahkearah yang kurang baik sehingga terjadi penurunan derajat keaktifan dan peran sosial lansia. Halini juga akan mengakibatkan lansia kehilangan pekerjaan dan merasa menjadi individu yang kurangmampu. Di Desa Penatahan terdapat kelompok lansia yang berperan aktif dalam berkegiatan. Salahsatunya seperti senam, mejejaitan dan kerja bakti diarea sekitar banjar. Kami mahhasiswa KKNTUniversitas Dhyana Pura yang terjun langsung di desa penatahan bertujuan untuk membanguninteraksi yang lebih dekat dengan para lansia, menjaga kesehatan lansia seperti cek tensi, gula darahdan kolesterol. Selain itu, kami mengajak para lansia untuk melakukan aktivitas jalan santai danposyandu lansia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan kualitatif. Dengan populasipenelitian 60 responden dan pemilihan sampel menggunakan total sampling. Hasil dari kegiatan inikami dapat dekat dengan para lansia, mengontrol kesehatan mereka, keaktifan beraktivitas danberbaur dengan semua kalangan
ANALISIS PROSEDUR PENERIMAAN KAS ATAS PENJUALAN KAMAR PADA J4 HOTELS LEGIAN
Sistem dan prosedur penjualan kamar dan restoran merupakan tahapan kegiatan dari perusahaan jasa di bidang perhotelan mulai dari penjualan, penerimaan keuangan dan penyimpanan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis sistem dan prosedur penjualan kamar yang terdapat dalam J4 Hotels Legian. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis terhadap formulir dan catatan akuntansi dalam penjualan kamar dan restoran, analisis fungsi yang terkait dalam penjualan kamar dan restoran, analisis prosedur penjualan kamar dan restoran dan analisis pengendalian intern dalam sistem dan prosedur penjualan kamar dan restoran. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam prosedur dan sistem penjualan kamar yang dilakukan masih terdapat kekurangan. Hal ini ditemukan karena masih adanya perangkapan fungsi pada bagian front office. Perangkapan fungsi ini dapat menyebabkan terjadinya kelalaian dan kecurangan, selain itu hal ini juga akan menyebabkan lemahnya pengendalian intern. Pemisahan fungsi pada setiap bagian harus dilakukan untuk meningkatkan pengendalian intern pada hotel tersebu