3121 research outputs found
Sort by
Analisis Peran Purchasing dalam Mengurangi Risiko Kesalahan dalam Pengadaan Barang
Dalam sebuah industri baik perhotelan, restoran maupun manufaktur membutukan yang namanya departemen purchasing. Peran dari departemen purchasing sendiri menyusun rencana pembelian dan membuat pesanan. Namun peran departemen purchasing, tidak hanya terpaku pada pengadaan barang saja melainkan juga memastikan mutu dari barang tersebut serta kesesuaian jumlah yang dipesan dengan jumlah barang yang datang dari supplier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran purchasing dalam mengurangi risiko kesalahan dalam proses pengadaan barang di Chow chow bali Restoran, penelitian ini mengunakan analisis deskriptif kualitatif dimana teknik pengumpulan data berupa penelitian perpustakaan dan penelitian lapangan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran purchasing pada Chow Chow Bali Restoran sudah berjalan dengan cukup baik, meskipun masih ada beberapa hal yang belum sesuai dengan unsur unsur purhasing. Maka hal tersebut memerlukan perhatian lebih dari pihak restoran mengenai peran purchasing dalam hal pengandaan barang dimana tugas purchasing adalah menjembatangani antara pihak restoran dan supplier, sehingga dapat meminimalisir risiko kesalahan dalam pengadaan barang
Analisis Produktifitas Penyewaan Alat Berat Excavator pada Bulan Maret-Mei 2024 pada PT. Sinarbali Binakarya
Laporan ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas penyewaan alat berat pada PT. Sinarbali Binakarya. Laporan ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil laporan ini menunjukkan tingkat produktivitas/aktivitas penyewaan alat berat pada bulan Maret-Mei 2024 serta harga sewanya. Data dalam laporan ini diperoleh dari hasil rekap penyewaan alat berat per bulanMaret-Mei 2024. Berdasarkan hasil laporan ini, perlu dilakukan sosialisasi maupun pelatihan terhadap departemen-departemen yang bertanggung jawab langsung atas tugas tersebut, terutama yang terhubung dengan pembuatan faktur (invoice) penyewaan alat berat. Pelatihan juga diperlukan untuk menyesuaikan produktivitas alat berat dalam menentukan tarif harga. Selain itu, diperlukan potongan harga yang sesuai dengan kontrak yang telah disepakati, serta potongan khusus yang harus diterima konsumen tetapi tidak tercantum dalam kontrak yang telah disetujui
Analisis Ketepatan Waktu Proses Receiving Nota Kesistem Visual Hotel Program (VHP) pada Hotel Horison Seminyak
Laporan ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan waktu untuk mereceiving nota ke sistem agar dapat memastikan bahwa supplier yang mengirimkan barang sesuai dengan pesanan. Receiving nota sangat penting untuk setiap perusahaan agar mencegah tujuan keterlambatan dalam pemulihan barang yang hilang, retur barang, hingga pelunasan utang ke supplier atau vendor. Prosedur receivingan nota ini dimulai dari proses penerimaan barang, periksa apakah produk tidak rusak, catat item yang di terima, dan nota di receiving tujuannya agar ada dokumen tertulis sebagai bukti atau tanda bahwa barang tersebut sudah di terima atau rincian transaksi atau tagihan yang harus dibayarkan. Setiap proses ini dilakukan dengan kehati-hatian dan teliti guna memastikan setiap nota yang di receving sesuai dengan nota. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses yang tepat dan teliti dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi resiko selisih stock barang di store. Oleh karena itu, analisis yang tepat dalam pencatatan sistem perlu dilakukan agar pembayaran dapat berjalan dengan lancar, mengurangi risiko, dan menjaga kesehatan keuangan
Analisis Penerapan Manajemen Risiko untuk Mengurangi Kredit Bermasalah di PT BPR Luhur Damai Tabanan
Bank Perkreditan Rakyat sebagai bank yang melaksanakan usahanya dalam lingkup menghimpun dana dari masyaarakat, memberikan kredit, menyediakan pembiayaan dan penempatan dana sesuai dengan ketetapan Bank Indonesia namun dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam proses manajemen risiko dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko kredit. PT BPR Luhur Damai memperoleh pendapatan melalui bunga yang diterima dari debitur. Selain itu, PT BPR Luhur Damai Tabanan juga menawarkan produk lain seperti tabungan dan deposito. Salah satu produk kredit yang sangat diminati masyarakat adalah kredit modal kerja, kredit konsumtif, kredit investasi, dan kredit multiguna. Seringkali kredit yang diberikan menghadapi risiko tidak dapat ditagih dan hal ini merupakan permasalahan yang menurunkan kinerja perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan manajemen risiko yang diterapkan oleh PT BPR Luhur Damai dalam menanggulangi permasalahan ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan kepala bagian kredit, serta data sekunder yang berasal dari laporan mengenai kredit bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan PT BPR Luhur Damai Tabanan belum mengimplementasikan mitigasi manajemen risiko yang tertulis secara formal
Analisis Pengendalian Internal Piutang dalam Meminimalisir Piutang tak Tertagih pada Hotel Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian internal piutang usaha di Hotel Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road. Pengendalian internal yang baik sangat penting untuk memastikan bahwa standar operasional perusahaan berjalan dengan baik. Piutang adalah klaim terhadap aset seperti uang, barang, atau jasa yang harus diterima dari pelanggan. Piutang usaha di sektor perhotelan sering kali berkaitan dengan transaksi yang melibatkan pelanggan korporat dan agen perjalanan, sehingga pengelolaannya menjadi krusial untuk menjaga arus kas dan profitabilitas. Terkadang, piutang ini tidak dapat ditagihkan karena berbagai alasan, seperti ketidakmampuan atau ketidakmauan pelanggan untuk melunasi kewajibannya kepada perusahaan dan para pelanggan meminta waktu lebih untuk melakukan proses pembayaran. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui bagaimana perkembangan proses penagihan piutang di Hotel Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif deskriptif, dengan melakukan pengumpulan data langsung, wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa Hotel Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road sudah melakukan pengendalian piutang dengan sangat baik, sehingga menghasilkan presentase penagihan piutang diatas 90%. Oleh karena itu, Pengendalian internal piutang di Hotel Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road harus tetap dipertahankan dan jika bisa ditingkatkan lagi dengan melakukan kontrol harga penjualan kamar di setiap harinya serta selalu mengingatkan kepada para klien atau agen perjalanan terkait pembayaran agar melakukan pembayaran sebelum tanggal jatuh tempo. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi dan akademisi dalam memahami dinamika piutang usaha di industri perhotelan serta memberikan rekomendasi untuk praktik manajerial yang lebih baik
Pola Kepribadian dan Sindroma Klinis Pasien Rehabilitasi Napza di RSJ Provinsi Bali
Prevalensi pengguna Napza di Indonesia selama tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 0,15%, sehingga menjadi 1,95% atau 3,66 juta jiwa. Beberapa program dilakukan untuk mengurangi prevalensi tersebut, termasuk program rehabilitasi yang dilakukan di RSJ Provinsi Bali. Salah satunya adalah dengan melakukan identifikasi pola kepribadian dan sindroma klinis memakai Millon Clinical Multiaxial Inventory. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi pola kepribadian dan sindroma klinis berdasarkan identifikasi Millon Clinical Multiaxial Inventory pada pasien rehabilitasi Napza di RSJ Provinsi Bali selama tahun 2021-2022. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik potong lintand. Data diambil dari rekam medis selama dua tahun yang meliputi karakteristik pasien, pola kepribadian dan sindroma klinis dari MCMI-IV. Sampel diambil menggunakan metode total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasil penelitian dilakukan analisis 76 data responden tahun 2021-2022, dengan karakteristik responden seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, terbanyak pada kelompok usia 25-29 tahun, pendidikan terakhir adalah SMA/sederajat, bekerja sebagai karyawan swasta, berasal dari kabupaten Buleleng, dan menggunakan Napza jenis stimulan. Clinical personality pattern terbanyak adalah narsisistik (94,7%), severe personality pathology terbanyak adalah paranoid (88,2%), dan clinical syndrome terbanyak selain penggunaan Napza (96,1%) adalah spektrum bipolar (88,2%). Terdapat hubungan yang signifikan antara clinical personality pattern dengan clinical syndrome (p<0,05)
Gambaran Toxic Friendship Di Kalangan Remaja Akhir Universitas X, Badung, Bali
Abstrak.
This study aims to describe the phenomenon of toxic friendship among late adolescents at University X, Badung, Bali. A toxic friendship is an unhealthy relationship characterized by manipulative and domineering behavior, a lack of empathy, and prolonged emotional pressure. This study employs a qualitative approach using the phenomenological method to explore the subjective experiences of students aged 18–21 who have experienced psychologically harmful friendships. Data were collected through in-depth interviews and observations of four primary informants and supporting informants. The results of the study indicate that toxic friendships arise due to low self-confidence, excessive emotional attachment, social pressure, and academic demands. The impacts felt include stress, social anxiety, overthinking, decreased enthusiasm, loss of motivation to study, and even the desire to withdraw from social environments or drop out of college. These findings emphasize the importance of awareness of healthy boundaries in friendships and the need for educational institutions to support the creation of a positive social environment to maintain students' psychological well-being
Hubungan Kepuasan Kerja dengan Turnover Intention Karyawan di PT. X
This study aims to determine the relationship between job satisfaction and employee turnover intention at PT. X. This study used a quantitative correlational approach with data collection using a job satisfaction scale and a turnover intention scale. Both measurement tools have been retested to obtain reliability values of (0.963) and (0.973). This study applies a non-probability sampling method with purposive sampling. The sample in this study consists of non-managerial employees, for a total sample size of 43 people. The data analysis used in this study was Spearman's rank test with a correlation coefficient of -0.328. The results indicated that there was a negative relationship between job satisfaction and turnover intention. This condition showed that the higher the level of job satisfaction of employees, the lower the turnover intention of employees at PT.X. Another finding from this study was the presence of a coefficient of determination of 10.76%. This value indicates that job satisfaction contributes 10.76% to explaining turnover intentions
Hubungan Antara Citra Diri dengan Kepercayaan Diri pada Remaja Perempuan di Kabupaten Badung
The purpose of this study was to determine the relationship between self-image and self-confidence in adolescent girls in Badung Regency, Bali. This study applied a quantitative correlational approach with a sample of 386 adolescent girls in Badung Regency, Bali, who were selected through random sampling. The instruments for measuring self-image and self-confidence have undergone validity and reliability tests, resulting in very high reliability coefficients (0.981 for self-image and 0.979 for self- confidence), making them suitable for use in this study. Based on the results of the hypothesis test, the hypothesis was accepted because the p-value was < 0.001, confirming the existence of a relationship between self-image and self-confidence. The correlation value (r = 0.612) indicates a strong positive relationship, where an increase in self-image is directly proportional to an increase in self-confidence among adolescent girls. This study shows a strong positive relationship between self-image and self-confidence among adolescent girls in Badung Regency, indicating that the better the self-image, the higher the self-confidence
Integrating Interactive Storytelling into Early Childhood Education: A Pedagogical Framework Within Indonesia’s Merdeka Curriculum
The Indonesia’s Merdeka Curriculum offers a new paradigm in the learning process. Principle of the differentiation, its approach to providing learning freedom for students and flexibility for educators in designing learning activities. Learning should be carried out in an interactive, inspiring, enjoyable, and challenging. Interactive storytelling is one of the first approaches to teaching and learning in early childhood education. It combining elements of narrative, visuals, and child interaction. This study aims to describe the concept, benefits, and implementation strategies of interactive storytelling. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through literature studies, teacher interviews, and documentation. The findings show that interactive storytelling can stimulate the imagination of early childhood, improve socialization, experience, and concentration. In addition, interactive storytelling can also increase the motivation and curiosity of early childhood, as well as their social-emotional abilities. Early childhood teachers use interactive storytelling to create engaging learning settings for students. Therefore, the implementation of interactive storytelling serves as an effective pedagogical strategy to create meaningful, enjoyable, character, and learning experiences that align with the Pancasila Student Profile in Indonesia’s Merdeka Curriculum